Materi Presentasi 130814_revise

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Evaluasi Semester I Kinerja BPPI

Text of Materi Presentasi 130814_revise

  • PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF

    Dra. S.B. WIRYANTI SUKAMDANI, CHAKetua Badan Promosi Pariwisata INdonesia

  • PERAN DAN FUNGSI BPPI

    Sesuai UU No. 10 tahun 2009

    1. Koordinator promosi Pariwisata yangdilakukan dunia usaha di pusat dandaerah

    2. Mitra kerja Pemerintah dan PemerintahDaerah

    BADAN PROMOSI PARIWISATA INDONESIA2

  • PROGRAM UTAMA BPPI

    BADAN PROMOSI PARIWISATA INDONESIA3

    Enjoy

    Engage

    Human-basedTime-based

    Thematic Tourism

    Great Sale

    Vacation Packages

    Nature-based

    Boot Camp

    Outdoor Activities

    Scenery

    Cultural Center

    Festival

    Souvenirs

    Low SeasonGreen

    1.0

    2.0

    3.0

    Creative

    Experience

  • PROGRAM UTAMA BPPI

    BADAN PROMOSI PARIWISATA INDONESIA4

    Educate tourists about history and culture

    Ex: Saung Udjo, Polynesian Cultural Center

    Organize series of acts and performances

    Ex: Mardi Gras, Rio Carnival, Jember Festival

    Provide unique handicrafts for tourists

    Ex: Jepara Carves. Bali Essential Oil

    Enjoy

    Experience

    Engage

    Human-based

    Offer new alternative tourism products

    Ex: Health Tourism, Sports Tourism, Religious Tourism

    Make an ultimate shopping journey

    Ex: Jakarta Great Sale, Midnight Sale

    Create good deal packages

    Ex: Early Book Discounts, Air Fare Discount

    Time-based

    Get engaged with local environment

    Ex: Mining Bootcamp, Summer Camp

    Pursuit leisure through outoor activities

    Ex: Mountain Tracking. Scuba Diving, Rock Climbing

    Give information to tourists about breathtaking views

    from each location

    Ex: Sunset at Tanah Lot, Raja Ampat Coral Reef

    Nature-based

    Low SeasonGreen

    1.0

    2.0

    3.0

    Creative

    ... lanjutan

  • Target WISMAN 2014

    BADAN PROMOSI PARIWISATA INDONESIA5

    NO. PASARTARGET 2014

    OPTIMIS MODERAT PESIMIS

    1 SINGAPURA 1.800.000 1.795.000 1.790.000

    2 MALAYSIA 1.600.000 1.595.000 1.590.000

    3 CINA 1.000.000 995.000 990.000

    4 AUSTRALIA 1.000.000 995.000 990.000

    5 JEPANG 525.000 515.000 505.000

    6 KORSEL 350.000 345.000 340.000

    7 TAIWAN 290.000 285.000 280.000

    8 FILIPINA 285.000 280.000 275.000

    9 INGGRIS 250.000 245.000 240.000

    10 AMERIKA SERIKAT 245.000 240.000 235.000

    11 INDIA 220.000 215.000 210.000

    12 TIM-TENG 220.000 215.000 210.000

    13 PERANCIS 200.000 190.000 180.000

    14 JERMAN 175.000 170.000 165.000

    15 BELANDA 165.000 160.000 155.000

    16 RUSIA 95.000 85.000 75.000

    LAINNYA 1.080.000 1.075.000 1.070.000

    JUMLAH 9.500.000 9.400.000 9.300.000

  • 6PADA KABINET 2014 2019QUANTUM LEAP

    BADAN PROMOSI PARIWISATA INDONESIA

    PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF

    HARUS MENJADIPRIORITAS PEMBANGUNAN EKONOMI NASIONAL

    Berarti :

    1. BAPPENAS menempatkan sektor pariwisata sebagai

    prioritas utama setelah sektor DIKBUD dan sektor Kesehatan

    2. Anggaran promosi pariwisata harus meningkat tajam

    3. Pariwisata merupakan penghasil devisa nomor 4 setelah

    minyak kelapa sawit

  • KETERKAITAN/ BENANG MERAH ANTARA

    PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF

    7

    EKONOMIKREATIF

    PROMOSI

    1. SOUVENIR2. KULINER3. FASHION4. DESIGN5. SENI PERTUNJUKAN

    6. FILM, DLL

    PARIWISATA

    BADAN PROMOSI PARIWISATA INDONESIA

    1. Promosi : Produk dan jasa ekonomi kreatif merupakan media promosiyang efektif bagi suatu destinasi wisata, dan sebaliknya.

    2. Penguatan kualitas kepariwisataan : Kualitas kepariwisataanseringkali di ukur dari lama tinggal dan besaran pengeluaranwisatawan

    3. Penciptaan daya tarik wisata : Produk dan jasa ekonomi kreatif, dapatmenjadi daya tarik utama disuatu daerah destinasi wisata.

  • QUANTUM LEAP PARIWISATA

    BADAN PROMOSI PARIWISATA INDONESIA8

    Konsep Trisakti Bung Karno 1963

    Kedaulatan dalampolitik

    Berdikari dalamekonomi

    Berkepribadiandalam kebudayaan

    Revolusi Mental

    Gagasan solutifdenganmemberantaskorupsi, degradasimoral, intoleransidan stagnasikesejahteraan

    Revolusi Pariwisata

    Target wisman 20 25 juta sampai tahun2019

    Target wisnus 275 juta sampai tahun2019

    PDB sektor ekonomikreatif meningkat10% dari PDB nasional.NATION AND CHARACTER

    BUILDING

  • PRASYARAT TERCAPAINYA QUANTUM LEAP PARIWISATA

    BADAN PROMOSI PARIWISATA INDONESIA9

    Faktor Dominan

    Infrastuktur dan aksesibilitas serta konektivitas ke

    destinasi tujuan pariwisata.

    Penambahan secara signifikan seat capacity dari

    negara pasar (main market).

    Kemudahan pelayanan imigrasi, beacukai.

    Penambahan negara bebas visa (negara bebas visa)

    dan pemberian Visa on Arrival (VoA).

    SDM yang memadai (Sertifikasi profesi, competensi

    dan LSU)

  • KONTRIBUSI PENERIMAAN DEVISA

    BADAN PROMOSI PARIWISATA INDONESIA10

    Sumber : BPS, 2013

  • PERTUMBUHAN PARIWISATA DUNIA 2013 BERDASARKAN KAWASAN

    BADAN PROMOSI PARIWISATA INDONESIA11

    Eropa

    Asia Pasifik

    Amerika

    Afrika

    Timur Tengah

    562,8 Juta (5,4%)

    247,7 Juta (6%)

    168,9 Juta (3,6%)

    56,1 Juta (5,6%)

    51,9 Juta (0,3%)

    Jumlah wisatawan Internasional tahun 2013: 1,087 Milyar, tumbuh 5%dibandingkan tahun 2012 sebesar 1,035 milyar wisatawan internasional,dengan distribusi :

    Kawasan Asia Tenggara mengalami pertumbuhan Wisman tertinggi di dunia :

  • PERTUMBUHAN PARIWISATA DUNIA 2013 BERDASARKAN KAWASAN

    BADAN PROMOSI PARIWISATA INDONESIA12

    KRITERIA DAYA SAING PARIWISATA 2009 2011 2013

    1. Kebijakan dan Peraturan 123 88 93

    2. Pariwisata Berkelanjutan 130 127 125

    3. Keamanan dan Keselamatan 119 72 85

    4. Kesehatan 110 115 112

    5. Prioritas Turisme & Travel 10 15 19

    6. Infrastruktur Transportasi Udara 60 58 54

    7. Infrastruktur Transportasi Darat 89 82 87

    8. Infrastruktur Pariwisata 88 116 113

    9. Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi 102 96 87

    10. Daya Saing Harga 3 4 9

    11. Sumber Daya Manusia 42 51 61

    12. Afinitas atau Persepsi Nasional terhadap Pariwisata 78 121 114

    13. Sumber Daya Alam 28 17 6

    14. Sumber Daya Budaya 37 39 38

    Total Rangking 81 74 70

  • TARGET PERJALANAN WISNUS 2014

    BADAN PROMOSI PARIWISATA INDONESIA13

    No. PASAR UTAMA WISNUSTARGET

    OPTIMIS MODERAT PESIMIS

    1 Jawa Barat 45.260.000 45.220.000 45.180.000

    2 Jawa Timur 44.110.000 44.080.000 44.050.000

    3 Jawa Tengah 38.620.000 38.580.000 38.540.000

    4 DKI Jakarta 17.200.000 17.170.000 17.140.000

    5 Sumatera Utara 12.500.000 12.460.000 12.420.000

    6 Sulawesi Selatan 8.880.000 8.850.000 8.820.000

    7 DI Yogyakarta 8.930.000 8.890.000 8.850.000

    8 Bali 8.110.000 8.070.000 8.030.000

    9 Banten 7.200.000 7.170.000 7.140.000

    10 Lampung 6.370.000 6.330.000 6.290.000

    11 Sumatera Barat 5.410.000 5.380.000 5.350.000

    12 Sumatera Selatan 5.980.000 5.950.000 5.920.000

    13 Riau 3.780.000 3.740.000 3.700.000

    14 Kalimantan Selatan 3.830.000 3.790.000 3.750.000

    15 Nusa Tenggara Timur 2.850.000 2.810.000 2.770.000

    16 Aceh 2.780.000 2.740.000 2.700.000

    17 Pasar Lainnya 29.910.000 29.870.000 29.830.000

    TOTAL 251.720.000 251.100.000 250.480.000

  • TARGET PERJALANAN WISNUS 2014

    BADAN PROMOSI PARIWISATA INDONESIA14

    Pengeluaran Wisman didominasi oleh belanja akomodasi, yaitu sebesar 48,91 %

    Pengeluaran Wisnus didominasi oleh belanja angkutan domestik, yaitu sebesar 44,3 %

    Sum

    be

    r: P

    ESd

    an S

    use

    nas

    BP

    S, 2

    01

    3

    48,62

    48,91

    12,35

    11,21

    17,11

    17,67

    17,43

    17,99

    2,22

    1,97

    6,26

    6,77

    42,81

    44,37

    7,06

    6,24

    8,43

    7,87

    14,62

    14,40

    2,82

    2,85

    2,14

    1,99

    1,85

    2,03

    0,31

    0,17

    2,27

    2,28

    2,06

    2,05

    0,28

    0,38

    2,19

    2,90

    0,72

    0,81

    8,48

    7,14

    0,00 20,00 40,00 60,00 80,00 100,00

    wisman 2012

    wisman 2013

    wisnus 2012

    wisnus2013

  • KONDISI SEKTOR PERHOTELAN NASIONAL

    BADAN PROMOSI PARIWISATA INDONESIA15

    Jumlah 2013Hotel Bintang

    Akomodasi Non Bintang 1778

    14907

    Hunian Kamar2009

    2010

    2011

    2012

    2013

    48,31 %

    48,86 %

    52,82%

    53,10%

    52,93%

    Pada 2009-2013, jumlah hotel selalu meningkat setiap tahun. Tamu yang datanguntuk menginap pun meningkat secara signifikan.

    Sumber: BPS, 2013

  • INVESTASI PARIWISATA

    BADAN PROMOSI PARIWISATA INDONESIA16

    TAHUNPMA

    (US$ Juta)PMDN

    (US$ Juta)TOTAL

    (US$ Juta)% Tumbuh

    2007 136.4 12.7 149.1 15.17%

    2008 156.9 23.8 180.7 21.18%

    2009 306.5 35.7 342.2 89.32%

    2010 346.4 39.0 351.1 2.60%

    2011 242.2 39.4 279.8 -20.31%

    2012 786.3 101.5 869.8 210.86%

    2013* 36,54

    Indonesia and China adalah 2 negara teratas investasi hotel tahun 2012

    Hotel dan Restoran menyumbang 2.5% terhadap investasi nasional

  • FOKUS PENGEMBANGAN KEPARIWISATAAN

    INDONESIA

    BADAN PROMOSI PARIWISATA INDONESIA17

    Destinasi16 Destinasi

    Wisata Minat

    Khusus7 tema

    PermintaanSuplai

    Wisman16 Pasar

    Wisnus6 region

    PASAR WISMAN UTAMA

    1. Singapura 2. Malaysia3. Australia

    PASAR WISMAN UNGGULAN

    4. China5. Jepang6. Korea Selatan7. Filipina8. Taiwan9.