P13-CAIRAN TUBUH

  • View
    4

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

cairan tubuh manusia

Transcript

  • **

  • **PENDAHULUAN Cairan di dalam sel (interasel)Cairan di luar sel (ekstrasel)

    Cairan Intrasel*sebagai medium bagi reaksi metabolisme yang berlangsung dalam selCairan ekstrasel*memberikan zat-zat yang dibutuhkan sel Cairan tubuh: selalu konstan (mempunyai zat-zat yang dibutuhkan dalam konsentrasi yang tepat)

  • **Tubuh ManusiaFungsi tubuh: menjaga cairan tubuh agar dalam kondisi cairan tubuh yang wajar dan konstan (homeostatis)Tubuh: sebagian besar terdiri dari cairan tubuhOrang dewasa (berat badan 70 kg): terdapat 40 liter air atau 57 % dari berat badanRata-rata 62% air terdapat dalam sel dan38% terdapat di luar selDari 40 liter cairan tubuh: 25 liter dalam sel dan 15 liter di luar sel

  • **Cairan di luar sel:1. Termasuk dalam sistem sirkulasi (cairan darah dan limfe)2. Cairan interstisial (cairan yang terdapat diantara sel-sel, diluar sistem sirkulasi/di luar pembuluh kapiler)Kira-kira 97% dari darah berupa cairanDarah dalam tubuh: 5 liter:3 liter plasma darah2 liter cairan dalam sel darah (darah merah dan sel darah putih)

  • Darah dialirkan ke seluruh tubuh melalui sistem sirkulasiDarah mengalir ke paru-paru kiri dan kanan O2 dan mengeluarkan CO2 (respirasi)Respirasi ~ sirkulasi darah **

  • **Cairan IntraselMengandung senyawa organik reaksi kimia dalam selTerdapat elektrolit :K+, Mg2+, fosfat, Na+, Cl-, HCO3, SO4 dalam jumlah kecilSenyawa penting: glukosa metabolisme: karbondioksida dan air, atau menjadi glikogen dalam sel

  • Cairan dalam tubuh mengandung sedikit lipid: lemak netral, fosfolipid, dan kolesterol Lipid tidak larut (sebagai emulsi)Asam-asam amino; intrasel> ekstraselOksigen terdapat dalam konsentrasi yg tinggi dan digunakan dalam oksidasi.Karbondioksida ditimbulkan oksidasi dan berdifusi di dalam sel**

  • **Cairan EkstraselPerbedaan terbesar dengan cairan intrasel: konsentrasi elektrolitKonsentrasi Na+, Ca++, dan Cl- beberapa kali lebih besar dari dalam intraselKonsentrasi K+, Mg++, fosfat: jauh lebih besar dalam intrasel dari ekstraselPerbedaan besar konsentrasi elektrolit (K+) menyebabkan potensial listrik yang berperan dalam sistim syaraf

  • **Susunan kimia cairan intrasel dan ekstrasel

    NoElektrolitIntrasel (mEq/l) Ekstrasel (mEq/l) 1Na101372K14153Ca054Mg6235Cl41036HCO310287Fosfat7548SO4219glukosa0-20 mgm %90 mgm %10As. Amino200 mgm %30 mgm %11Kolesterol, fosfolipid,lemak2-95 gm%0,5 mgm %12PO2 20 mmHg35 mmHg13PCO250 mmHg46 mmHg14pH7,17,4

  • **Darah Plasma darahSel-sel darah:- sel darah merah (eritrosit)- sel darah putih (lekosit): 2 permil dari jumlah eritrosit- trombosit (penggumpalan darah)

  • **Fungsi DarahGizi: transpor zat zat yang diabsorbsi melalui dinding ususPernapasan: transpor O2 dari paru-paru ke jaringan dan CO2 dari jaringan ke paru-paru Alat transpor bahan buangan (eksresi): paru-paru, ginjal dan kulit, hati untuk diteruskan ke empedu dan saluran cerna sbg tinja Transpor metabolit: antar jaringan dari bahan-bahan yang diperlukan oleh suatu jaringan dibuat oleh jaringan lain

  • 5. Transport hormon6. Mempertahankan keseimbangan dinamis (homeostatis) tubuh: suhu tubuh, keseimbangan air, asam-basa pH dan cairan tubuh tetap8. Perlawanan (imun): mempertahankan tubuh dari agresi benda atau senyawa asing9. Transpor metabolit

    **

  • centrifugeDarah + antikoagulan sel darah (mengendap) + plasama darah (bagian atas)Darah normal: sel darah = 0,45 dari volume darah : (hematokrit/VPRC)VPRC normal pria = 0,45 L/LVPRC normal wanita = 0,41 L/LVPRC Anemia = 0,15 L/LVPRC Polisitemia = 0,65 L/L**

  • **Plasma Darah Plasma darah: 90-92% terdiri dari airAir: pelarut, memelihara tekanan darah, kondisi osmotik, pengatur panasProtein: 6-8%: fibrinogen, albumin, globulin albumin, globulin bagian terbesar (menentukan tekanan osmosis)Fibrinogen fibrin (pembekuan darah)Pada peradangan: fibrinogen pada plasma meningkat, juga pada waktu haid, hamil

  • **Sel Darah Merah (eritrosit)Morfologi- Keadaan normal: Berbentuk dwikonkaf (bikonkaf)- Berbentuk bola sempurna: penyakit bawaan (sferositosis)- Berbentuk telur penyakit ovalositosis- Volume : 94 14 fl (1 femtoliter = 10-15 L)Volume darah dapat berubah dengan kelainan sel darah merah menyertai anemiaVolume darah lebih besar makrositosisVolume darah lebih kecil mikrositosis1 ml darah = 4,2 5,4 juta sel darah merah100 ml darah = 15 gram hemoglobin

  • **LanjutanDibentuk dalam sumsung tulangLipid dalam eritrosit: kolesterol, lesitin, dan sefalinProtein dalam darah: stromatin, lipoprotein, dan eliminEnzim: anhidrase karbonat, peptidase, kolinesterase, dan enzim pada glikolisisZat organik yang larut dalam eritrosit: urea, asam amino, kreatinin, dan glukosa

  • 0,8% eritrosit mengalami kerusakan dan dibentuk setiap hariKerusakan terjadi pada limpa, hati dan sumsum tulang belakangSel rusak, Fe dilepaskan (20-25 mg/hari) dari Hb dan bergabung dengan transferin (protein) dalam plasma dan dapat mengikat Fe secara reversibel**

  • Dalam makanan: 12-15 mg Fe per hari, dan 0,6-1,5 mg yang diabsorbsi ususKekurangan Fe hanya 0,5 1 mg per hariFe keluar: urine, fese, dan keringatKebtuhan Fe: 0,5-1 mg/hari (pria)1-2 mg : wanita haid1,5 2,5: wanita hamil1,5 -2,5: gadis remaja

    **

  • Leukosit leukosit = 1/500 eritrositDiproduksi di sumsum tulang belakangLeukosit dapat keluar dari sistim sirkulasi jaringan, sesuai fungsiBerumur beberapa hari saja

    **

  • Beberapa leukositNetrofil : melawan serangan bakteriEnzim pemecah proteinPada peradangan akut2. Monosit : melawan bakteriKemampuan kemotaksis lebih rendah, tapi daya bunuh lebih besar karena mengandung enzim (lipase) Pada peradangan kronis.3. Eosinofil : **

  • 3. Eosinofil: kemampuan kemotaksis, fagositosis, tetapi tidak begitu efektif4. Basofil: hampir sama dengan netrofil**

  • Penggumpalan DarahTahap I : pembentukan tromboplastinTahap II: tromboplastin + Ca++ protrombin trombinTrombin fibrinogen + fibrin**

  • **HemoglobinFungsi utama SDM: membawa O2 dari paru-paru ke seluruh sel di berbagai jaringanKeperluan O2 tiap saat tdk cukup dari yang terlarut dlm air (cairan serum)Kelarutan O2 dalam darah faktor lingkungan: tekanan parsial (P) dan suhu (T)Mekanisme mengikat O2 secara kimia dan hrs ada senyawa HemoglobinHb + O2 HbO2 Rx kekanan: penggabungan (asosiasi) terjadi di dlm alveolus paru-paru, mrp tempat berlangsungnya pertukaran udara antar tubuh dgn lingkungan

  • **Rx ke kiri penguraian (disosiasi), terjadi dlm jaringanReaksi ini dihambat oleh COHb + CO HbCO

    Hemoglobin protein yang kompleks, tersusun dari protein Globin dan senyawa bukan protein (Hem)Hemoglobin kompleks globin-hemHem suatu senyawa lingkar yang bernama porfirin yang bagian pusatnya ditempati oleh logam besi (Fe)Hem senyawa porfirin besi (Fe-porfirin)

  • **Adanya besi di dalam hemoglobin scr kimia Hb (Fe)4 atau Hb(Fe)Untuk dapat menjalankan fungsinya meng- ikat O2, Fe hrs dalam valensi rendah atau tereduksi (Fe2+) Hb(Fe2+):Hb(Fe2+) + O2 Hb(Fe2+)O2

    Hemoglobin tereduksi

  • **Fe2+ Fe3+ + 1 e-

    Hemoglobin teroksidasi (methemoglobin) Tidak dpt mengikat oksigen dapat terjadi bila ada oksidator (obat-obatan)

  • **