preskes katarak.doc

Embed Size (px)

Text of preskes katarak.doc

Presentasi Kasus

ILMU KESEHATAN MATA

Oleh:

Venny Yulianti Gana

G0007024Ahimsa Yoga Anindita

G0007030Judo Yustanto Kahono

G0007091Kirana Mustikasari

G0007095Nurma Yuliyanasari

G0007119Pembimbing :

Halida Wibawati, dr., Sp.MKEPANITERAAN KLINIK ILMU KESEHATAN MATA

FAKULTAS KEDOKTERAN UNS/RSUD DR. MOEWARDI

SURAKARTA

2011

STATUS PASIEN

I. IDENTITAS

NAMA

: T. SUMUR

: 73 tahun

JENIS KELAMIN

: Laki-lakiAGAMA

: Islam

PEKERJAAN

: PetaniALAMAT

: Gemolong, Sragen

TGL. MRS

: 30/11/2011

TGL. PEMERIKSAAN: 30/11/2011

NO. RM

: 764798II. ANAMNESIS

A. Keluhan utama: mata kanan dan kiri pasien kabur untuk melihatB. Riwayat Penyakit Sekarang:

Sejak 1 tahun SMRS pasien mengeluh kedua matanya terasa kabur untuk melihat. Pandangan seperti tertutup kabut atau awan yang semakin lama semakin memberat sehingga mengganggu aktivitas.

C. Kesan umum

Keadaan umum baik, composmentis, gizi kesan cukup

T: tidak dilakukanRr: 18x/menit

N: 80x/menit t: afebril

D. Riwayat Penyakit Dahulu

Riwayat darah tinggi :disangkal Riwayat kencing manis

: disangkal Riwayat alergi obat dan makanan: disangkal Riwayat pakai kacamata

: disangkal Riwayat pakai softlens

: disangkal Riwayat trauma mata

: disangkal Riwayat pemakaian obat-obat mata : disangkal E. Riwayat Penyakit Keluarga

Riwayat darah tinggi :disangkal Riwayat kencing manis

: disangkal Riwayat alergi obat dan makanan: disangkal Riwayat pakai kacamata

: disangkalF. Kesimpulan Anamnesis

OD

OS

Proses

Gangguan penglihatan Gangguan penglihatan

Lokalisasi

Lensa

Lensa

Sebab

Degeneratif

Degeneratif

Perjalanan

Kronis

Kronis

III. PEMERIKSAAN FISIK

A. Kesan umum

Keadaan umum baik, compos mentis, gizi kesan cukupB. Pemeriksaan subyektif

OD

OS

Visus Sentralis Jauh

2/60 1/60Pinhole

tidak membaik tidak membaik

Koreksi

-

-

Visus Sentralis Dekat

Koreksi - -C. Pemeriksaan Obyektif

1. Sekitar mata

Tanda radang

`tidak ada

tidak ada

Luka

tidak ada

tidak ada

Parut

tidak ada

tidak ada

Kelainan warna

tidak ada

tidak ada

Kelainan bentuk

tidak ada

tidak ada

2.Supercilium

Warna

hitam

hitam

Tumbuhnya

normal

normal

Kulit

sawo matang

sawo matang

Pasangannya

dalam batas normaldalam batas normal

Geraknya

dalam batas normaldalam batas normal

3.Pasangan Bola Mata dalam Orbita

Heteroforia

tidak ada

tidak ada

Strabismus

tidak ada

tidak ada

Pseudostrabismustidak ada

tidak ada

Exophthalmus

tidak ada

tidak ada

Enophthalmus

tidak ada

tidak ada

Anophthalmus tidak ada tidak ada

4.Ukuran bola mata

Mikrophthalmus

tidak ada

tidak ada

Makrophthalmus

tidak ada

tidak ada

Ptosis bulbi

tidak ada

tidak ada

Atrofi bulbi

tidak ada

tidak ada

Bufthalmus

tidak ada

tidak ada

Megalokornea

tidak ada

tidak ada

Mikrokornea

tidak ada

tidak ada

5.Gerakan Bola Mata

Temporal Superior

dalam batas normaldalam batas normal

Temporal Inferior

dalam batas normal dalam batas normal

Temporal

dalam batas normaldalam batas normal

Nasal Superior

dalam batas normaldalam batas normal

Nasal Inferior

dalam batas normaldalam batas normal6.Kelopak Mata

Gerakan

:dalam batas normaldalam batas normal

Oedem

:tidak ada

tidak ada

Hiperemis

:tidak ada

tidak ada

Tepi Kelopak Mata

Oedem

:tidak ada

tidak ada

Hiperemi

:tidak ada

tidak ada

Entropion

:tidak ada

tidak ada

Ekstropion

:tidak ada

tidak ada7.Sekitar saccus lakrimalis

Oedem

:tidak ada

tidak ada

Hiperemi

:tidak ada

tidak ada8.Sekitar Glandula lakrimalis

Oedem

tidak ada

tidak ada

Hiperemis

tidak ada

tidak ada

9.Tekanan Intra Okuler

Palpasi

N+

N+NCT

- -10.Konjungtiva

Konjungtiva palpebra superior

Oedem

tidak ada

tidak ada

Hiperemis

tidak ada

tidak adaSekret

tidak ada

tidak ada

Konjungtiva palpebra inferior

Oedem

tidak ada

tidak ada

Hiperemis

tidak ada

tidak ada

Sekret

tidak ada

tidak ada

Konjungtiva Fornix

Oedem

tidak ada

tidak ada

Hiperemis

tidak ada

tidak adaSekret

tidak ada

tidak ada

Konjungtiva Bulbi

Oedem

tidak ada

tidak ada

Hiperemis

tidak ada

tidak adaSekret

tidak ada

tidak ada

Injeksi Konjungtiva

tidak ada

tidak adaInjeksi Siliar

tidak ada

tidak ada

Subkonjungtiva

Hematomtidak adatidak ada

11.Sklera

Warna

putih

putihPenonjolan

tidak ada

tidak ada

12.Kornea

Ukuran

12 mm

12 mm

Limbus

normal

normal

Permukaan

rata

rata

Sensibilitas

tidak dilakukantidak dilakukan

Keratoskop

tidak dilakukantidak dlakukanFlourescin Test

tidak dilakukantidak dlakukan

Arcus Zenilis

ada

ada

13.Kamera Okuli Anterior

Isi

:jernih

jernih

Kedalaman

:dangkal

dangkal14.Iris

Warna

:cokelat tua

cokelat tua

Bentuk

:bulat

bulat

Sinekia anterior:tidak ada

tidak adaSinekia posterior:tidak ada

tidak ada

15.Pupil

Ukuran

:3 mm

3 mm

Letak

:sentral

sentral

Bentuk

:bulat

bulat

Reaksi terhadap

Cahaya Langsung: (+)

(+)

Cahaya tak langsung:(+)

(+)

Konvergensi

:tidak dilakukantidak dilakukan16.Lensa

Ada/tidak

:ada

ada

Kejernihan

:keruhsebagiankeruh sebagianLetak

:sentral

sentralShadow test

:(+)

(+)17.Corpus vitreum

Kejernihan

: tidak dilakukantidak dilakukan

IV. KESIMPULAN PEMERIKSAAN

OD OS

Visus sentralis jauh2/60 1/60Pinhole tidak membaiktidak membaik

Koreksi

-

-

Sekitar matadalam batas normal dalam batas normal

Superciliumdalam batas normaldalam batas normal

Pasangan bola matadalam batas normaldalam batas normal dalam orbita

Ukuran bola matadalam batas normal dalam batas normal

Gerakan bola matadalam batas normal dalam batas normal

Kelopak mata dalam batas normaldalam batas normal

Sekitar saccus lakrimalis dalam batas normal dalam batas normal

Sekitar glandula lakrimalisdalam batas normaldalam batas normal

Tekanan intraokulermeningkat

meningkatKonjungtiva bulbidalam batas normaldalam batas normalKonjungtiva palpebradalam batas normaldalam batas normalKonjungtiva forniksdalam batas normaldalam batas normalSkleradalam batas normaldalam batas normalKorneaada arcus senilisada arcus senilisCamera oculi anteriordalam batas normal dalam batas normalIrisdalam batas normaldalam batas normal Pupildalam batas normal dalam batas normalLensakeruh sebagian

keruh sebagian

Corpus vitreumtidak dilakukantidak dilakukan

V. DIAGNOSIS BANDINGODS katarak imatur

VI. DIAGNOSIS

ODS Katarak imaturVII. TERAPI

- Medikamentosa

Katarlent 3 x1

Retivit 1x1

-Operasi OS KatarakVIII. PLANNING

Pmx laboratorium Konsul jantung Konsul AnestesiIX. PROGNOSIS

OD

OSAd vitam

Bonam

BonamAd sanam

Bonam

BonamAd fungsionam

Bonam

BonamAd cosmeticum

Bonam

Bonam

TINJAUAN PUSTAKA

A. Definisi

Katarak termasuk golongan kebutaan yang tidak dapat dicegah tetapi dapatdisembuhkan. Definisi katarak menurut WHO adalah kekeruhan yang terjadi pada lensa mata, yang menghalangi sinar masuk ke dalam mata. Katarak terjadi karenafaktor usia, namun juga dapat terjadi pada anak-anak yang lahir dengan kondisitersebut. Katarak juga dapat terjadi setelah trauma, inflamasi atau penyakit lainnya. Katarak senilis adalah semua kekeruhan lensa yang terdapat pada usia lanjut,yaitu usia diatas 50 tahun.

Katarak merupakan penyebab kebutaan utama yang dapat diobati di dunia pada saat ini. Sebagian besar k