Wrap Up Skenario 3 A7

  • View
    35

  • Download
    6

Embed Size (px)

DESCRIPTION

skenario 3 blok repro retardasi mental

Text of Wrap Up Skenario 3 A7

SKENARIO 3

RETARDASI MENTAL

Seorang anak perempuan usia 8 tahun, dibawa konsultasi ke seorang psikolog dengan keluhan kesulitan belajar, terutama belajar membaca dan menulis, dalam berbicara sehari-hari tak mengalami banyak kesulitan. Klien mampu merawat diri seperti mandi, berpakaian, dan bab/bak, tetapi dalam ketrampilan akademis ia banyak mendapatkan masalah sehingga ia terpaksa tinggal kelas, karena nilai rapotnya jauh dibawah rerata kelas. Dari hasil tes psikologik diperoleh nilai Intellegence Quotien (IQ) 65, yang menunjukkan klien menyandang Redartasi Mental Ringan. Oleh psikolog klien disarankan untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Luar Biasa (SLB), degan pertimbangan bila di sekolah umum klien akan banyak megalami kesulitan dalam proses belajarnya.Dari riwayat kehidupan sosial, klien berasal dari keluarga dengan tingkat sosial ekonomi rendah, menempati rumah kontrakan yang sempit, ditempati oleh tujuh anggota keluarga. Sebagai bungsu dari lima bersaudara, klien lebih banyak diasuh kakak perempuan yang paling tua; kedua orang tua bekerja, ayah buruh kasar dan ibu buruh cuci, sehingga pemberian makan pada usia balita tidak sesuai dengan kebutuhan nutrisi, padahal usia tersebut adalah periode penting bagi pertumbuhan terutama sel-sel otak.Orang tua klien sebetulnya tidak mampu untuk memasukkan anaknya ke SLB berhubung biayanya yang tidak terjangkau untuk ukuran keluarga klien yang tergolong kaum duafa, tetapi dengan tekad yang kuat akhirnya keluarga ini mendapat bantuan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang bergerak mengelola Zakat-Infak-Shodaqah (ZIS), akhirnya orang tua klien memasukkan anaknya ini ke SLB sebagai tanggung jawab dan wujud dilanjutkan dengan pendidikan ketrampilan, agar klien dapat hidup mandiri, tidak bergantung dengan orang lain.

KATA-KATA SULITIntelligence Quotien (IQ): Satuan ukuran untuk menentukan kecerdasanRetardasi mental: Penurunan fungsi intelektual yang menyeluruh secara bermakna dengan secara langsung menyebabkan gangguan adaptasi sosial.

PERTANYAAN1. Berapa nilai IQ normal?2. Mengapa IQ anak ini di bawah rata-rata?3. Apa hubungan nutrisi dengan kecerdasan?4. Apa hubungan kehidupan sosial dengan keluhan klien?5. Faktor-faktor apa saja yang menyebabkan retardasi mental?6. Bagaimana klasifikasi retardasi mental berdasarkan IQ?7. Apakah retardasi mental ringan bisa menjadi normal?8. Apakah ciri lain retardasi mental selain IQ rendah?9. Pemeriksaan apa yang digunakan untuk mendiagnosis retardasi mental?

JAWABAN1. 90-1102. Karena kekurangan gizi dan faktor psikososial3. Nutrisi merangsang pertumbuhan sel-sel otak4. Kehidupan sosial melatih kemampuan berinteraksi5. Genetik, lingkungan, dan nutrisi6. - Ringan : 50-90 Sedang : 35-49 Berat: 20-34 Sangat berat :