of 11/11
“PERUBAHAN PERAN PEREMPUAN DALAM KELUARGA” (KAJIAN SOSIO-TEOLOGIS TERHADAP PERUBAHAN PERAN PEREMPUAN DALAM KELUARGA DI NONOHONIS Kec. KOTA SOE ) Oleh, Silpa Rismiyati Taneo 712010036 TUGAS AKHIR Diajukan Kepada Program Studi Teologi, Fakultas Teologi Guna Memenuhi Sebagian Dari Prasyarat Memperoleh Gelar Sarjana Sains Teologi Program Studi Teologi FAKULTAS TEOLOGI UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA Salatiga 2015

“ Ibadah Bulan Purnama ” (Study Sosio-Teologis Ibadah ......“ Ibadah Bulan Purnama ” (Study Sosio-Teologis Ibadah Bulan Purnama di Jemaat GMIM Nafiri Telap ) Author Silpa Rismiyati

  • View
    4

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of “ Ibadah Bulan Purnama ” (Study Sosio-Teologis Ibadah ......“ Ibadah Bulan Purnama ” (Study...

  • “PERUBAHAN PERAN PEREMPUAN DALAM KELUARGA”

    (KAJIAN SOSIO-TEOLOGIS TERHADAP PERUBAHAN PERAN PEREMPUAN

    DALAM KELUARGA DI NONOHONIS Kec. KOTA SOE )

    Oleh,

    Silpa Rismiyati Taneo

    712010036

    TUGAS AKHIR

    Diajukan Kepada Program Studi Teologi, Fakultas Teologi Guna Memenuhi Sebagian

    Dari Prasyarat Memperoleh Gelar Sarjana Sains Teologi

    Program Studi Teologi

    FAKULTAS TEOLOGI

    UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA

    Salatiga

    2015

  • I

  • ii

  • iii

  • iv

  • v

    Motto

    “ Takut Akan Tuhan Itulah Hikmat Dan Menjauhi Kejahatan Itulah Akal Budi”

    (Ayub 28:28b)

    “Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga tetapi nyatakanlah dalam

    segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan

    ucapan syukur”

    ( Filipi 4: 6)

  • vi

    KATA PENGANTAR

    Puji dan syukur kepada Tuhan sang Guru sejati, karena dengan hikmat dan kekuatan

    dariNya sajalah penulis dapat menyelesaikan penulisan Tugas Akhir ini. Begitu banyak

    ceritera telah penulis lalui dalam proses penulisan Tugas Akhir ini. Penulis menyadari bahwa

    hanya karena pertolongan dan bimbinganNya penulis dapat menyelesaikan penulisan Tugas

    Akhir ini dengan baik. Saat-saat ketika penulis merasa lengah dan putus asa, saat itulah

    penulis dikuatkan dan dimampukan. Itulah saat penulis merasakan kasihNya yang nyata

    kepada penulis. Satu hal yang dapat penulis sampaikan bahwa “Saya Bisa Karena TUHAN”.

    Untuk pencapaian ini, penulis hendak mengucapkan terima kasih kepada beberapa pihak

    yang telah membimbing dan memungkinkan penulis berproses di Fakultas Teologi UKSW.

    1. Bapak Justus A. Taneo dan mama Juliana M. Nai’ola. Terima kasih untuk cinta dan

    kasihnya yang begitu tulus. Terima kasih untuk motivasi, nasehat dan dukungan

    materi yang baik. Begitu banyak hal yang telah kalian lakukan untuk saya dengan

    penuh cinta. Terima kasih juga buat kakak-adik yang telah mendukung penulis dalam

    menyelesaikan perkuliahan ini. Juga buat pona’an lori dan zedek terimakasih telah

    memberikan sukacita pada saat penelitian. Begitu juga dengan mama Marci yang

    telah membantu saat penelitian, terima kasih banyak mama. Imanuel

    2. Pdt. Dr. Retnowati Terimakasih untuk ibu selaku Pembimbing 1 yang sudah dengan

    tulus dan rela hati memberikan waktu dan bimbingan-bimbingan yang berkualitas dan

    motivasi yang sangat menguatkan saya agar tetap semangat menyelesaikan penulisan

    Tugas Akhir ini. Juga Pdt. Dr. Ebenhaizer I. Nuban Timo, Terimakasih untuk segala

    ketulusan dan kebaikan selaku Pembimbing 2 dalam memberikan bimbingan dan

    sumbangsih-sumbangsih yang sangat bermanfaat dalam penulisan Tugas Akhir ini.

    Terimakasih Kiranya Tuhan Yesus Kristus yang akan membalas segala kebaikan ibu

    dan bapak.

    3. Pdt. Irene Ludji, MAR dan Ibu Ira Mangililo Ira Desiawanti Mangililo, S.Th.,

    MBAL., Ph.D. Terimakasih untuk waktu dan juga ketelitian sebagai reviewer yang

    telah membaca dan memberikan masukan-masukan positif untuk penulisan Tugas

    Akhir ini.

    4. Seluruh dosen Fakultas Teologi UKSW. Terimakasih banyak untuk segala waktu,

    ilmu, metode-metode pembelajaran yang menarik, kebersamaan yang indah dan tidak

    selalu indah, yang sudah dijalani bersama kurang lebih 4 tahun di Fakultas Teologi

  • vii

    UKSW. Tidak lupa, terimakasih untuk tugas-tugas yang telah diberikan. Walaupun

    terkadang tugas-tugas tersebut membuat penulis tidak dapat tidur dengan nyenyak dan

    membuat sakit kepala yang sangat menusuk. Namun sesungguhnya, semuanya telah

    sangat berguna bagi kehidupan penulis saat ini dan selanjutnya.

    5. Pegawai TU. IBu Budi, Mbak Esti, Mbak Liana dan mas Eko. Terimakasih banyak

    untuk setiap bantuan yang telah diberikan untuk mempermudah segala penyelesaian

    hal-hal yang berkaitan dengan administrasi. Tuhan kiranya terus memberi kekuatan

    dan kesehatan untuk tetap mengerjakan tugas dan tanggungjawab sebagaimana

    mestinya.

    6. Gereja Lewi Oenasi dan para narasumber. Terima kasih untuk waktu dan kesediaan

    serta bantuannya bagi penulis dalam mengambil data. Kiranya Tuhan memberkati

    Bapak, Ibu sekalian.

    7. Teman-teman Fakultas Teologi UKSW angkatan 2010. Terimakasih untuk

    persahabatan dan persaudaraan yang begitu erat. Kebersamaan kita selama kurang

    lebih 4 tahun ini tidak akan pernah saya lupakan. Walaupun mungkin kita tidak akan

    pernah bertemu lagi tetapi ingatlah bahwa kita pernah bersama melewati saat sulit dan

    saat bahagia. Two zero one zero kita satu!!

    8. Coy yana, coy sesy, terimakasih buat dukungan dan semangat dari kalian.

    Terimakasih telah menjadi sahabat bahkan saudara selama ini dalam mendengar keluh

    kesah saya. Makasih coy Juga buat panda “ratih” dan tazmania “brenda”, makasih

    buat persahabatan kita. Kalian membuat hari-hari saya penuh dengan tawa. Jangan

    lupakan kegilaan kita teman......

    Akhirnya untuk semua pihak yang terlibat, bapak-mama, saudara-saudari, seluruh

    keluarga dan sahabat, dan beberapa pihak yang tidak sempat saya sebutkan namanya yang

    telah mendoakan dan mendukung saya, terimakasih banyak. Kiranya tulisan yang jauh

    daripada sempurna dapat berguna bagi kita semua. Tuhan Yesus Kristus yang akan membalas

    segala kebaikan hati yang telah diberikan kepada saya. Tuhan Yesus memberkati kita selalu.

    Salatiga, Januari 2015

    Silpa Rismiyati Taneo

  • viii

    DAFTAR ISI

    HALAMAN JUDUL ....................................................................................................... i

    HALAMAN PENGESAHAN....................................................................................... ii

    LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN....................................................................... iii

    LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN AKSES................................................. iv

    LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI......................................... v

    MOTTO........................................................................................................................... vi

    KATA PENGANTAR.................................................................................................... vii

    DAFTAR ISI.................................................................................................................. xii

    ABSTRAK ..................................................................................................................... xiv

    BAGIAN I PENDAHULUAN..................................................................................... 1

    1.1 Latar belakang permasalahan........................................................................ 1

    1.2 Rumusan dan tujuan penelitian...................................................................... 3

    1.3 Sistematika penulisan ................................................................................... 3

    1.4 Metode penelitian .......................................................................................... 3

    BAGIAN II TEORI........................................................................................................... 3

    2.1 Perubahan Peran.......................................................................................... ..... 5

    2.2 Keluarga.............................................................................................................. 7

    2.3 Peran Perempuan dalam Keluarga...................................................................... 8

    2.4 Pembagian Peran Sosial Masyarakan Suku Timor.............................................. 11

    BAGIAN III PERUBAHAN PERAN PEREMPUAN DALAM KELUARGA

    3.1 Selayang pandang kelurahan Nonohonis............................................................ 12

    3.2 Peran perempuan dalam keluarga di Desa......................................................... . 13

    3.3 Peran perempuan dalam keluarga setelah pindah ke kelurahan Nonohonis....... 14

    3.4 Perubahan peran perempuan dalam keluarga.................................................. 15

    3.5 Peran Gereja Lewi Oenasi terhadap perubahan peran perempuan yang berpindah

    ke Nonohonis....................................................................................................... 16

  • ix

    BAGIAN IV KAJIAN SOSIO-TEOLOGIS TERHADAP PERUBAHAN PERAN

    PEREMPUAN DALAM KELUARGA

    4.1 Peran perempuan ............................................................................................... 18

    4.2 Analisa perubahan peran perempuan dalam keluarga......................................... 20

    4.3 Peran Gereja terhadap perubahan peran perempuan dalam keluarga.................. 21

    BAGIAN V KESIMPULAN DAN SARAN

    5.1 Kesimpulan ....................................................................................................... 23

    5.2 Saran................................................................................................................. 24

    DAFTAR PUSTAKA......................................................................................................... 25

  • x

    Abstraksi

    Dalam kehidupan masyarakat, khususnya masyarakat suku Timor, laki-laki dan

    perempuan telah diberikan peran masing-masing. Peran tersebut menggambarkan hubungan

    yang sejajar diantara keduanya. Tetapi seiring perkembangan zaman, laki-laki berusaha untuk

    mengusai perempuan sehingga terciptalah budaya patriakhi. Hal inilah yang membuat

    perempuan suku Timor berperan ganda (bidang domestik dan publik). Ini menunjukkan

    peran dan kedudukan ditentukan oleh budaya dan oleh keluarga. Peran dan kedudukan saling

    mempengaruhi. Jika status tinggi maka kewajiban sedikit dan hak banyak tetapi sebaliknya

    jika status rendah maka kewajiban lebih banyak dari pada hak. Walaupun demikian, status

    dan peran tidak statis tetapi selalu berubah sesuai perkembangan zaman, tempat dan usia.

    Status (kedudukan) dan peran perempuan yang tinggal di desa akan berbeda dengan status

    dan peran perempuan yang tinggal di kota karena adanya perubahan dalam dinamika dan

    struktur sosial. Sehingga perempuan yang berpindah ke kota akan mengalami perubahan

    sosial dalam hal ini perubahan peran. Peran yang dimainkan menunjukkan status seseorang,

    karena peran dan kedudukan adalah aktifitas dan status seseorang yang berpengaruh secara

    luas, serta menentukan kedudukan seseorang dalam keluarga dan masyarakat. Perubahan

    struktur sosial di kota yang heterogen, membuat warganya berusaha berprestasi agar dapat

    meningkatkan statusnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan peran

    yang dialami perempuan akibat perpindahannya ke kota dan bagaimana peran gereja terhadap

    perempuan, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan dipaparkan hasilnya

    secara deskriptif.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan desa yang pindah ke Nonohonis Kec

    Kota Soe karena alasan menikah, harus berprestasi agar dapat meningkatkan statusnya (sektor

    publik). Namun kenyataannya perempuan yang berpindah tidak dapat berperan dalam ranah

    publik, karena faktor pendidikan dan ketrampilan yang dimiliki tidak cocok lagi dengan

    kebutuhan pasar (konsumen). Menghadapi kenyataan tersebut selain pemerintah, perempuan

    juga membutuhkan gereja sebagai persekutuan Kristen yang dapat menolong dan

    memberikan jalan keluar. Sehingga usaha membuka ruang konseling dan program sentral

    usaha perempuan adalah suatu cara yang sangat baik yang dapat diberikan gereja dalam

    menolong perempuan agar dapat menghadapi perubahan peran mereka dengan bijaksana.

    Perubahan peran yang dialami oleh perempuan tersebut bukan masalah perempuan semata-

    mata tetapi laki-laki juga perlu diberi kesadaran untuk dapat menciptakan keadilan dan

    kesetaraan. Sehingga perempuan juga bisa diberikan kesempatan berperan dalam sektor

    publik untuk meningkatkan status sosialnya sekaligus agar perempuan tetap survive.

    Kata kunci : Perubahan, Perempuan, Status dan Peran, Keluarga, Gereja