Click here to load reader

contoh KKP

  • View
    747

  • Download
    28

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Contoh KKP (sistem manual)

Text of contoh KKP

BAB I

139

BAB I

PENDAHULUAN1.1. Umum

Perkembangan teknologi mengalami kemajuan yang sangat pesat, semakin hari teknologi semakin canggih, kenyataan ini menuntut keterlibatan sumber daya manusia agar mampu menangani dan memanfaatkan teknologi yang ada semaksimal mungkin. Laju perkembangan teknologi komputer sebagai pengolah data dan informasi yang dapat dipergunakan di segala bidang kehidupan, termasuk pendidikan menjadikan komputer sebagai salah satu alat yang dibutuhkan dalam pengolahan data dan penyajian informasi yang memiliki loyalitas penyimpanan data yang cukup besar serta dukungan keamanan data yang terjamin dengan sistem komputerisasi yang efisien sehingga menghasilkan informasi yang akurat, tepat waktu dan tepat guna.

Banyak puskesmas yang masih belum menerapkan system informasi untuk menunjang kegiatan mereka. Salah satunya ialah Puskesmas Teluk Pucung. Dengan system yang masih tergolong sangat manual, Puskesmas ini masih menyimpan begitu banyak data data pasien ataupun staff dalam bentuk buku dan di arsipkan dalam beberapa lemari. Karena system yang di terapkan masih sangat manual, sangatlah tidak efektif dan efisien. Hal ini di sebabkan karena banyaknya data yang ada sehingga seringkali petugas Puskesmas mengalami kesulitan dalam mencari data pasien, selain itu keakuratan dan keaman data menjadi tidak terjamin karena ada beberapa data (File) yang hilang. Oleh karena itu, Kami mengambil tema penelitian Analisa Sistem Rawat Jalan di Puskesmas Teluk Pucung. Untuk memecahkan permasalahan yang sering terjadi pada Puskesmas tersebut maka di perlukan program aplikasi untuk mempercepat pengolahan data yang meliputi proses Pendaftaran pasien, daftar obat yang ada, jumlah obat yang habis dan yang akan di pesan, serta pembuatan laporan yang lebih cepat, tepat, dan akurat.1.2.Maksud dan Tujuan

Maksud dari penulisan laporan makalah ini adalah sebagai berikut :

1.Menerapkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan yang telah diterima selama mengikuti kuliah di AMIK BSI Bekasi.

2.Untuk mengetahui sistem pendaftaran pasien dan persedian obat di Puskesmas Teluk Pucung Bekasi yang terjadi secara manual. 3.Mencoba memberikan alternatif pemecahan masalah pada sistem yang berjalan.4.Menambah wawasan yang lebih luas di luar bangku kuliah serta pengetahuan secara langsung yang didapatkan dari sistem informasi yang ada di Puskesmas dalam hal Pendaftaran Pasien dan Persediana Obat.

Sedangkan tujuan dari penulisan laporan makalah ini yaitu untuk memenuhi salah satu syarat mata kuliah APSI (Analisi Perancangan Sistem Informasi) pada nilai UAS.1.3. Metode Penelitian

Adapun metode penelitian yang digunakan penulis dalam menyusun laporan Kuliah Kerja Praktek ini adalah sebagai berikut :

1. Pengamatan Langsung (Observation)Kami melakukan pengamatan dan penelitian secara langsung mengenai prosedur sistem Pendaftaran Pasien dan Persediaan Obat yang ada di Puskesmas Teluk Pucung Bekasi.2. Wawancara (Interview)

Selama penelitian, Kami mengadakan wawancara dengan bagian pendaftaran dan penjaga apotik sampai dengan pembuatan laporan untuk mendapatkan penjelasan yang lebih rinci dan jelas.3. Kepustakaan (Library)Kami melakukan pendekatan dengan tinjauan pustaka yaitu dengan mempelajari buku yang berisi teori-teori sebagai bahan perbandingan atau referensi yang berhubungan dengan permasalahan yang akan dibahas.

1.4.Ruang Lingkup

Ruang lingkup masalah yang Kami bahas dalam memenuhi nilai UAS pada mata kuliah APSI (Analisis Perancangan Sistem Informasi) ini adalah sistem informasi Rawat Jalan Pasien Puskesmas Teluk Pucung. Dimulai dari proses Pendaftaran hingga persediaan obat sampai dengan proses pembuatan laporan kepada Kepala Puskesmas.1.5.Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan yang terdiri dari empat bab ini dibuat untuk memberikan gambaran yang jelas untuk mempermudah pemahaman terhadap laporan ini. Adapun rinciannya sebagai berikut :BAB I

PENDAHULUANPada bab ini berisi mengenai penjelasan umum mengenai pemilihan judul, maksud dan tujuan penulisan, metode penelitian, ruang lingkup dan sistematika penulisan.

BAB IILANDASAN TEORIPada bab ini menjelaskan konsep dasar dari sistem, karakteristik sistem, klasifikasi sistem, serta peralatan pendukung (tools system).BAB IIIANALISIS SISTEM BERJALAN

Pada bab ini menjelaskan secara umum, tinjauan perusahaan yang terdiri dari sejarah perusahaan, struktur organisasi dan fungsinya, prosedur sistem berjalan, diagram alir data, kamus data, spesifikasi sistem berjalan yang terdiri dari bentuk dokumen masukan, bentuk dokumen keluaran, permasalahan pokok serta alternatif pemecahan masalah.BAB IVPENUTUP

Pada bab ini berisi mengenai kesimpulan dari penulis serta saran-saran untuk memperbaiki permasalahan yang ada.BAB II

LANDASAN TEORI

2.1 Konsep Dasar Sistem

Istilah sistem sekarang ini telah banyak digunakan, banyak orang berbicara mengenai sistem akuntansi, sistem perbankan, sistem pembayaran, sistem pemasaran dan sistem lainnya. Sebuah sistem terdiri atas bagian-bagian atau komponen yang terpadu untuk suatu tujuan. Penyusunan sistem atas subsistem adalah tindakan penting dalam menyederhanakan perancangan sistem.

Sebelum kita mempelajari apa itu sistem kita harus mengetahui sistem menurut definisinya, kita akan memperoleh pengertian sistem itu secara berlainan menurut pendapat ahlinya. Dengan demikian definisi ini akan mempunyai peranan penting didalam pendekatan untuk mempelajari sistem. Berikut ini akan dijelaskan lebih lanjut tentang definisi menurut kelompok pendekatannya terutama yang berhubungan dengan penerapan sistem.2.1.1 Pengertian SistemSistem berasal dari bahasa yunani yaitu Systema, yang artinya sekumpulan objek yang bekerja bersama-sama menghasilkan metode, prosedur, tehnik yang digabungkan dan diatur sedemikian rupa sehingga menjadi satu kesatuan yang berfungsi untuk mencapai suatu tujuan.Beberapa pengertian sistem dapat dilihat dari beberapa definisi-definisi berikut :

1. Menurut Jogiyanto (2005:2), Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu..

2. Menurut Kusrini (2007:11), Sistem adalah sebuah tatanan yang terdiri atas sejumlah komponen fungsional (dengan tugas maupun fungsi khusus) yang saling berhubungan dan secara bersama-sama bertujuan untuk memenuhi suatu proses atau pekerjaan tertentu.

3. Menurut Jack Febrian (2007:398), Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu. Terdapat dua kelompok pendekatan didalam mendefinisikan sistem, yaitu pendekatan yang menekankan pada prosedur, dan pendekatan yang menekankan pada komponen atau elemennya.

Menurut Jerry FitzGerald, dkk dalam Jogiyanto (2005:2) mengemukakan bahwa pendekatan yang menekankan pada prosedur mendefinisikan sistem sebagai suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu.Lebih lanjut Jerry FitzGerald, dkk dalam Jogiyanto (2005:2) mengemukakan bahwa pendekatan yang menekankan pada elemen atau komponennya sebagai kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu.Kedua kelompok definisi ini adalah benar dan tidak bertentangan, yang berbeda adalah cara pendekatannya. Pendekatan yang menekankan pada komponen akan lebih mudah didalam mempelajari suatu sistem untuk untuk tujuan analisis dan perancangan suatu sistem. Untuk menganalisis dan merencanakan suatu sistem, analisis dan perancangan sistem harus dimengerti terlebih dahulu mengenai komponen-komponen, atau elemen-elemen atau subsistem dari sistem tersebut.2.1.2 Karakteristik SistemSebuah sistem memiliki karakteristik atau sifat-sifat tertentu, yang mencirikan bahwa hal tersebut dapat dikatakan sebagai suatu sistem. Menurut Jogiyanto (2005:3) karakter sistem yang dimaksud adalah sebagai berikut :1. Komponen Sistem (Components)Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, yang artinya saling bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen atau elemen-elemen sistem tersebut dapat berupa suatu bentuk subsistem atau bagian-bagian dari sistem.2. Batasan Sistem (Boundary)Batasan sistem merupakan daerah yang membatasi antara sistem dengan sistem yang lain atau sistem dengan lingkungan luarnya. Batasan sistem ini dapat dipandang sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dipisah-pisahkan.3. Lingkungan Luar Sistem (Environment)Mempengaruhi operasi sistem ini dapat bersifat menguntungkan dan dapat bersifat merugikan sistem.

4. Penghubung Sistem (Interface)Sebagai media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem yang lainnya.

5. Masukan Sistem (Input)Energi yang dimasukan kedalam sistem disebut masukan sistem, yang dapat berupa pemeliharaan dan sinyal.

6. Keluaran Sistem (Output)

Hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna, keluaran ini merupakan masukan bagi subsistem yang lain.

7. Pengolahan Sistem (Process)Suatu sistem dapat mempunyai suatu proses yang akan merubah masukan menjadi keluaran.

8. Sasaran Sistem (Objective)Suatu sistem memiliki tujuan (goal) dan sasaran (objective). Jika suatu sitem tidak memiliki sasaran, maka operasi tidak berguna. Suatu sistem dikatakan berhasil bila mengenai sasaran atau tujuan yang telah direncanakan.2.1.3. Klasifikasi SistemMenurut Jogiyanto (2005:6) suatu sistem dapat diklasifikasikan dari beberapa sudut pandang, diantaranya :

1. Sistem Abstrak (Abstract System) dan Sistem Fisik (Physical System)Sistem abstrak adalah sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak nampak secara fisik, sedangkan sistem fisik adalah sistem yang ada secara fi