LAPORAN PELAKSANAAN - .Pedoman Pelaksanaan Penerapan APU & PPT Bank Syariah Mandiri. PT Bank Syariah

  • View
    223

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of LAPORAN PELAKSANAAN - .Pedoman Pelaksanaan Penerapan APU & PPT Bank Syariah Mandiri. PT Bank...

  • Laporan Pelaksanaan GCG 2012

    LAPORAN PELAKSANAAN

    GOOD CORPORATE GOVERNANCE

    2012

  • PT Bank Syariah Mandiri | I

    Laporan Pelaksanaan GCG 2012

    DAFTAR ISI

    I. PENDAHULUAN

    A. Konsistensi dan Komitmen Penerapan GCG B. Apresiasi Implementasi GCG

    C. Kelengkapan Kebijakan dan Manual GCG

    D. Struktur GCG

    II. RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM

    A. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan

    B. Keputusan Pemegang Saham PT Bank Syariah Mandiri Di Luar Rapat Umum

    Pemegang Saham

    C. Struktur Organisasi Perusahaan

    III. SELF ASSESSMET PELAKSANAAN GCG

    A. Internal Self Assessment (ISA),

    B. External Self Assessment (ESA),

    IV. DEWAN KOMISARIS

    A. Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris

    B. Susunan Anggota Dewan Komisaris

    C. Pengawasan dan Rekomendasi Dewan Komisaris

    D. Rangkap Jabatan Dewan Komisaris

    E. Rapat Dewan Komisaris

    F. Laporan Pengawasan Dewan Komisaris

    V. DIREKSI

    A. Susunan Anggota Direksi

    B. Tugas dan Tanggung Jawab Direksi

    1. Direksi dan pembidangannya

    2. Rangkaian event penting berdasarkan tugas dan tanggung jawab Direksi.

    C. Rangkap Jabatan anggota Direksi pada perusahaan atau lembaga lain. D. Frekuensi Rapat Dan Kehadiran Direksi E. Hubungan Keuangan dan Keluarga F. Program pelatihan untuk meningkatkan kompetensi Direksi. G. Tata Tertib Direksi

    VI. KOMITE KOMITE

    A. Komite Audit

    1. Independensi anggota komite audit 2. Susunan Anggota Komite Audit dan Keahliannya 3. Laporan Kerja Komite Audit 4. Rapat-rapat Komite Audit 5. Riwayat hidup singkat anggota Komite Audit

    B. Komite Pemantau Risiko

    1. Susunan Anggota Komite Pemantau Risiko dan Keahliannya 2. Kegiatan Komite Pemantau Risiko 3. Rapat-rapat Komite Pemantau Risiko

  • PT Bank Syariah Mandiri | II

    Laporan Pelaksanaan GCG 2012

    4. Riwayat hidup singkat anggota Komite Pemantau Risiko C. Komite Remunerasi dan Nominasi

    1. Tugas dan Tanggungjawab Komite Remunerasi dan Nominasi 2. Struktur Komite Remunerasi dan Nominasi 3. Kegiatan Komite Remunerasi dan Nominasi 4. Rapat-rapat Komite Remunerasi dan Nominasi 5. Riwayat hidup singkat anggota Komite Remunerasi & Nominasi

    VII. DEWAN PENGAWAS SYARIAH (DPS)

    A. Susunan Anggota DPS BSM

    B. Tugas dan Tanggung Jawab DPS

    C. Rangkap Jabatan Anggota DPS

    D. Rapat anggota DPS

    VIII. KEPEMILIKAN SAHAM DALAM BANK

    IX. PENANGANAN BENTURAN KEPENTINGAN

    X. BUY BACK SHARE DAN/ATAU BUY BACK OBLIGASI BANK

    XI. PELAKSANAAN FUNGSI KEPATUHAN

    XII. PELAKSANAAN AUDIT INTERN

    A. Pelaksanaan kegiatan Internal Audit Division (IAD) B. Pengembangan Sumberdaya Auditor C. Penjelasan mengenai Sistem Pengendalian Internal Bank D. Jumlah Penyimpangan (internal fraud)

    XIII. PERKARA HUKUM YANG DIHADAPI

    XIV. PENYALURAN DANA SOSIAL

    XV. PENDAPATAN NON HALAL DAN PENGGUNAANNYA

    XVI. REMUNERASI DAN FASILITAS LAIN

    A. Kebijakan Remunerasi dan Fasilitas Lainnya B. Remunerasi Anggota Dewan Komisaris, Direksi dan DPS dalam setahun C. Rasio Gaji Tertinggi dan terendah

    XVII. KOMITMEN BANK TERHADAP PERLINDUNGAN KONSUMEN

    XVIII. UNIT KERJA LAIN DALAM MENDUKUNG PENCAPAIAN TARGET PERUSAHAAN

    XIX. DAFTAR KONSULTAN, PENASIHAT ATAU YANG DIEPERSAMAKAN DENGAN ITU

  • PT Bank Syariah Mandiri | 1

    Laporan Pelaksanaan GCG 2012

    LAPORAN PELAKSANAAN

    GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG) PT BANK SYARIAH MANDIRI

    2012 Penerapan GCG secara konsisten dan menyeluruh memberikan kekuatan bagi BSM dalam memperoleh kepercayaan dan dukungan Stakeholders dalam upaya operasional berkelanjutan.

    I. PENDAHULUAN

    Pelaksanaan tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance) di Bank Syariah Mandiri (BSM) diterapkan secara menyeluruh di berbagai lapisan organisasi. Manajemen Bank memberikan semangat dalam menginternalisasikan penerapan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG), dengan berbagai upaya meningkatkan awareness jajaran Bank terhadap prinsip-prinsip GCG. Penerapan GCG secara konsisten dan menyeluruh memberikan kekuatan bagi Bank dalam memperoleh kepercayaan dan dukungan Stakeholders dalam upaya operasional berkelanjutan. Perbaikan dan pembenahan dalam rangka implementasi penerapan GCG terus menerus dilakukan, pada tahun 2012 ini telah dilakukan perubahan pembidangan Direksi sehingga fungsi antara operasional/bisnis dengan fungsi pengawasan/manajemen risiko/pendukung dalam struktur organisasi Bank terpisah. Direksi Bank menekankan kedisiplinan pegawai dalam menegakan nilai-nilai utama ETHIC (Excellence, Teamwork, Humanity, Integrity, Customer Focus) dalam mencapai tujuan perusahaan. Menginternalisasikan ETHIC dalam dada setiap insan BSM. Pelaksanaan tata kelola perusahaan di BSM tetap berpedoman pada Peraturan Bank Indonesia No.11/33/PBI/2009 tanggal 7 Desember 2009 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance Bagi BUS dan UUS yaitu penerapan 5 prinsip dasar Keterbukaan (Transparency), Akuntabilitas (Accountability), Pertanggungjawaban (Responsibility), Profesional (Professional) dan Kewajaran (Fairness).

    Dalam melaksanakan praktik GCG, Bank senantiasa mengacu pada ketentuan yang berlaku baik ketentuan eksternal maupun ketentuan internal, seperti: 1. Undang-undang Republik Indonesia No.40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas;

    2. Undang-undang Republik Indonesia No.21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah;

    3. Peraturan Bank Indonesia No. 11/3/PBI/2009 Tentang Bank Umum Syariah;

    4. PBI No.11/25/PBI/2009 tentang perubahan PBI No.5/8/PBI/2003 mengenai

    Implementasi Manajamen Risiko pada Bank Umum

    5. Peraturan Bank Indonesia No. 11/28/PBI/2009 Tentang Penerapan Anti Pencucian

    Uang (APU) & Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT);

    6. PBI No.11/33/PBI/2009 tanggal 7 Desember 2009 dan SEBI No.12/13/DPbS tanggal 30

    April 2010 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance bagi BUS dan UUS.

    7. PBI No.13/2/PBI/2011 tanggal 12 Januari 2011 tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan

    Bank Umum.

    8. Anggaran Dasar PT Bank Syariah Mandiri;

    9. Board Manual PT Bank Syariah Mandiri;

    10. Kebijakan dan Prosedur Kepatuhan Bank Syariah Mandiri;

    11. Kebijakan Kepatuhan PT Bank Syariah Mandiri

    12. Pedoman Pelaksanaan Penerapan APU & PPT Bank Syariah Mandiri.

  • PT Bank Syariah Mandiri | 2

    Laporan Pelaksanaan GCG 2012

    13. Surat Keputusan Bersama (SKB) No.12/002-SKB/Kom.Dir tanggal 27 Desember 2010

    tentang Piagam GCG (Good Corporate Governance Charter).

    14. SE Self Assessment Pelaksanaan Good Corporate Governance (SA GCG).

    15. SE Kewajiban Melaksanakan Prinsip-Prinsip GCG TARProF.

    A. Konsistensi dan Komitmen Penerapan GCG

    Penerapan GCG di BSM pada tahun 2012 terus membaik terbukti dengan penghargaan yang diperoleh Bank untuk ketiga-kalinya pada Annual Report Award (ARA) yakni pada periode 2009, 2010 dan 2011 atas Laporan keuangan Tahunan Perusahaan Terbaik Kategori Swasta Keuangan Non Listed yang diselenggarakan oleh BI, Bapepam-LK, Kementerian BUMN, Kementrian Keuangan, KNKG dan IAI. Konsistensi penerapan GCG yang baik di BSM dibuktikan pula pada penghargaan yang diperoleh Bank dari lembaga pemeringkat The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) yang menyelenggarakan program Corporate Governance Perception Index (CGPI) periode 2011 yaitu penilaian pelaksanaan Good Corporate Governance perusahaan di Indonesia melalui perbaikan berkesinambungan (continous improvement) dengan melaksanakan evaluasi dan melakukan patok banding (benchmarking).

    Tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) sebagai landasan operasional yang menjadi acuan untuk memastikan seluruh proses dan mekanisme yang terjadi guna mencapai tujuan Bank dan mencegah Bank dari penyimpangan dan risiko yang dapat mengakibatkan kegagalan pencapaian tujuan perusahaan. Bank memiliki Piagam GCG (GCG Charter) dan ketentuan internal sejalan dengan Peraturan Bank Indonesia (PBI No.11/33/PBI/2009 tentang Pelaksanaan GCG bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah), sehingga prinsip-prinsip GCG dapat diterapkan pada seluruh jajaran Bank.

    Keberhasilan penerapan GCG di Bank tentu tidak terlepas dari peranan manajemen Bank dalam mendukung implementasi di seluruh unit-unit kerja Bank. Dorongan Direksi untuk menerapkan GCG di berbagai lini organisasi sangat kuat, hal ini, terbukti dari pengarahan Direksi kepada jajaran Bank melalui sharing saat doa pagi bersama hari Senin memberikan masukan-masukan mengenai kedisiplinan jajaran Bank dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab jajaran Bank guna mencapai target perusahaan, implementasi 4 DX (4 disiplin eksekusi) untuk mengeksekusi inisiatif strategis yang telah ditetapkan RBB 2012 bahwa setiap Kepala Unit Kerja harus fokus pada pekerjaannya dan bisa membawa timnya mencapai target perusahaan. Kedisiplinan jajaran Bank dalam menjalankan ETHIC yang telah dijadikan core atau nilai-nilai utama perusahaan dalam mencapai tujuan perusahaan, Direksi mengharapkan semangat ETHIC sudah terinternalisasi dalam dada setiap pegawai dalam melaksanakan tugas-tugasnya.

    Komitmen Direksi terhadap implementasi GCG dibuktikan dengan penghargaan yang diperoleh Bank meliputi antara lain: 1. Direktur Utama Bank Bpk Yuslam Fauzi memperoleh predikat The Best CEO

    untuk ketiga kalinya yang diselenggarakan oleh Perbanas Institute dan Woman Review.

    2. Penghargaan Islamic Banker of The Year 2012 dari Asian Institute of Finance, Malaysia bekerja sama dengan Edbiz Consulting London. Penghargaan kepada CEO terbaik di industry keuangan syariah yang dinilai berdasarkan kriteria a.l. innovative thingking, ethical approach, impact