Click here to load reader

Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah

  • View
    221

  • Download
    4

Embed Size (px)

Text of Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah

  • LEMBARAN DAERAH KABT]PATEN TAIYGERANG

    Tahun 2OO9Nomor O2

    Menimbang : a.

    Mengingat : 1.

    b.

    PERATURAN DAERAH KABUPATEN TANGERANG

    NOMOR 2 TAHUN 2OO9

    TENTANG

    POKOK-POKOK PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH

    DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

    BUPATI TANGERANG

    bahwa untuk melaksanakan ketentuan pasal I51. ayat (1) Peraturan PemerintahNomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan PeraturanMenteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pengelolaan KeuanganDaerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam NegeriNomor 59 Tahun 2007, maka ketentuan tentang pengelolaan keuangan daerahlebih lanjut perlu diatur dengan Peraturan Daerah ;

    bahwa berdasarkan pertimbangan pada huruf a, perlu ditetapkan PeraturanDaerah tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah.

    Undang-undang Nomor 18 Tahun 1997 tentang Pajak Daerah dan RetribusiDaerah (Tambahan Lembaran Negara Tahun 1997 Nomor 41, TambahanLembaran Negara Nomor 3685 ) sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 34 Tahun 2000 (Lembaran Negara Tahun 2000 Nomor 187,Tambahan Lembaran Negara Nomor 4020 );

    Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggalaan Negara yangBersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (Lembaran NegaraRepublik Indonesia Tahun 1999 Nomor 75, Tambahan Lembaran NegaraRepublik Indonesia Nomor 3851);

    Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan LembaranNegara Republik Indonesia Nomor a286);

    Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5 , TambahanLembaran Negara Republilk Indonesia Nomor 43 5 5);

    Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan PeraturanPerundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Republik IndonesiaNomor 4389);

    Undang-undang Nomor 23 Tahun 2000 tentang Pembenttrkan Propinsi Banten(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 182, TambahanLembaran Republik Indonesia Nomor a010 ) ;

    2.

    J.

    4.

    5.

    'l T T-r{o-n-tt-r{ann

  • I-

    7.

    8.

    9.

    10.

    I t.

    12.

    13.

    14.

    15.

    16.

    17.

    n

    Undang-undang Nomor 15 tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan danTanggungiawab Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun 2004 Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara Republik IndonesiaNomor 4400);

    Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan NasionalLembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 118, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor aa2D ;

    Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah(Lembaran Negara Rcpublik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, TambahanLembaran Negara Republik lndonesia Nomor 4437) sebagaimana telah dua kalidiubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 12 Tahun 2008 tentangPerubahan Kedua Atas Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentangPemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor a844) ;

    Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan AntaraPemerintdh Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara RepublikIndonesia Tatrun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara RepublikIndonesia Nomor 4438) ;

    Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2001 tentang Pajak Daerah (LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 2001 Nomor 132, Tambahan LembaranNegara Republik Indonesia Nomor 3942) ;

    Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2001 tentang Retribusi Daerah(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2001 Nomor 133, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 39a\ ;

    Peraturan Pemerintah Nomor 24 Ta}n:r;, 2005 tentang Standar AkuntansiPemerintahan (Lembaran Negara Republik lndonesia Tahun 2005 Nomor 49,Tambahan Lembaran Negara Republik IndonesiaNomor4 503);

    Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2005 tentang Pinjaman Daerah(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 136, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4574);

    Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2005 tentang Dana Perimbangan(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor l3'1, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor a575);

    Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2005 tentang Sistem InformasiKeuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahrm 2005 Nomor138, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor a576):

    Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2005 tentang Hibah kepada Daerah(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 139, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4577);

    Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan KeuanganDaerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578);

    18.

    19. Peraturan.....

  • Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2005 tentang Pedoman Penyusunan danPenerapan Standar Pelayanan Minimal (Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun 2005 Nomor 150, Tambahan Lembaran Negara Republik IndonesiaNomor 4585);

    Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang Pedoman Pembinaan danPengawasan Penyelengganuln Pemerintahan Daerah (Lembaran NegaraRepublik Indonesia Tahun 2005 Nomor 165, Tambatran Lembaran NegaraRepublik lndonesia Nomor a593);

    Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Barang MilikDaerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 10Tambahan Lembaran Negara Republik IndonesiaNomor a5ft);

    Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Laporan Keuangan danKinerja Instansi Pemerintatr( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006Nomor 25, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor a6l$;

    Peraturan Pemerintah Nomor 2l Tahun 2007 tentang Perubahan Ketiga AtasPeraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2004 tentang Kedudukan Protokolerdan Keuangan Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 94, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4540) ;

    24. Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2008 tentang LaporanPertanggungjawaban Pemerintah Daerah ( Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahun 2008 Nomor 40, Tambahan Lembaran Negara RepublikIndonesiaNomor a$D;

    Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2008 tentang Sistem PengendalianIntem ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 60,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4641):

    Peraturan Daerah Kabupaten Tangerang Nomor 02 Tahun 2008 tentangOrganisasi Perangkat Daerah Kabupaten Tangerang (Lembaran Daerah Tahun2008 Nomor 02, Tambahan Lembaran Daerah Nomor 0208).

    Dengan Persetujuan Bersama

    DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN TANGERANGDan

    BUPATI TANGERANG

    MEMUTUSKAN:

    Menetapkan : PERATURAN DAERAH TENTANG POKOK-POKOK PENGELOLAANKEUANGAN DAERAH.

    BAB IKETENTUAN UMUM

    Bagian PertamaPengertian

    Pasal I

    Dalam Peraturan Daerah ini yang dimaksud dengan :

    1. Daerah adalah Daeratr Kabupaten Tangerang;

    19.

    20.

    21.

    22.

    23.

    25.

    26.

  • -4-

    2. Pemerintah Daerah selanjutnya disingkat pemda adalah Pemerintah Kabupaten Tangerang;3. Gubemur adalah Gubemur Banten ;

    4. Bupati adalah Bupati Tangerang;

    5. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah selanjutnya disingkat DPRD adalah Dewan Perwakilan RakyatDaerah Kabupaten Tangerang;

    6. Sekretaris Daerah selanjutnya disingkat sekda adalah sekretaris daerah Kabupaten Tangerang;

    7. Pejabat Pengelola Keuangan Daerah selanjutnya disingkat PPKD adalah kepala SKpKD yangmempunyai tugas melaksanakan pengel olaan APBD.

    8. Keuangan Daerah adalah semua hak dan kewajiban daerah dalam rangka penyelenggaraznpemerintahan daerah yang dapat dinilai dengan uang termasuk didalamnya segala

    -bentuk

    kekayaan yang berhubungan dengan hak dan kewajiban daerah tersebut;

    9. Peraturan Daerah selanjutnya disingkat perda adalah Peraturan Daerah Kabupaten Tangerangyang dibahas lglsnma oleh pemda dan DPRD serta ditetapkan Bupati atas persetujuan DPRD;

    10. Organisasi adalah unsur Pemerintahan Daerah yang terdiri dari DPRD, kepala daerah/wakilkepala daerah dan satuan kerja perangkat daerah.

    11. Pengelolaan Keuangan Daerah adalah keseluruhan kegiatan yang meliputi perencanaan,pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, pertanggungjawaba dan pengawasan keuangan d.aerah ;

    12. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, selanjutnya disingkat APBD adalatr AnggaranPendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran, yaitu rencana keuangantahunan pemerintahan daerah yang dibahas dan disetujui bersama oleh pemerintah daerah danDPRD, dan ditetapkan dengan Peraturan Daerah ;

    13. Satuan Keda Perangkat Daerah selanjutnya disingkat SKPD adalah Satuan Kerja PerangkatDaerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang selaku pengguna anggaran/penggunabarang.

    14. Satuan Kerja Pengelola Keuangan Daerah disingkat SKPKD adalah Asisten Bidang KeuanganSekretariat Daerah Kabupaten Tengerang dan Kepala Dinas Pendapatan Daerah KabupetenTangerang;

    15. Asisten Bidang Keuangan adalah SKPKD selakukeuangan daerah;

    SKPKD yang melaksanakan pengelolaan

    16. Kepala Dinas Pendapatan Daerah adalah Kepala SKPD sekaligus selaku SKPKD dalampendapatan daerah ;

    17. Bendahara Umum Daerah selanjutnya disingkat BUD adalah PPKD yang bertindak dalamkapasitas sebagai bendahara umum daerah ;

    18. Pengguna Anggaran selanjutnya disingkat PA adalah pejabat pemegang kewenangan penggunaananggaran untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi SKPD yang dipimpinnya;

    19. Pengguna Barang selanjtnya disingkat PB adalah pejabat pemegang kewenangan ppnggunaanbarang milik daerah ;

    20. Kuasa.....

  • -5-20' Kuasa Bendaha

Search related