Proposal PKM KC

  • View
    132

  • Download
    7

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Proposal PKM KC

Text of Proposal PKM KC

  • 1

    A. JUDUL

    Smart Sensor Healthy Television : Alat pendeteksi jarak pandang televisi

    otomatis sebagai upaya menjaga kesehatan mata

    B. LATAR BELAKANG MASALAH

    Kenyamanan dalam menonton televisi memang menjadi peranan penting

    yang membuat kita betah lama-lama menonton televisi. Tetapi prilaku

    masyarakat di Indonesia yang menonton televisi dan tidak memerdulikan

    posisi mereka menonton televisi, dapat membahayakan kondisi kesehatan

    mata. Dalam menonton televisi anak-anak atau orang dewasa saat ini tidak

    memperhatikan jarak menonton dan sudut menonton televisi.

    Menonton televisi dengan jarak yang dekat dapat berakibat buruk terhadap

    kesehatan mata seperti rabun jauh (miopi) dan menonton televisi dengan

    posisi pandangan terlalu menghadap keatas atau lebih dari 25 (25 derajat)

    akam mempercepat terjadinya kerusakan pada otot leher. Sedangkan jarak

    sudut yang ideal menonton televisi adalah 0o 25o, jika lebih 25o otot leher

    akan tegang dan dapat mengakibatkan aliran darah ke otak menjadi kurang

    lancar dan mengakibatkan kepala pusing dan nyeri tekuk pada leher bila

    dilakukan berulang-ulang bisa mengakibatkan sakit migran dan pusing

    kepala.

    Mata memiliki peran penting bagi perkembangan kecerdasan manusia.

    Ketika bayi dilahirkan, lensa matanya masih bening. Kemudian secara

    bertahap akan berubah menjadi kuning, sejalan dengan usianya. Perubahan

    warna lensa itulah yang menghambat secara progresif sinar biru yang

    melewati lensa. Maka, semakin bertambah usia manusia, semakin kecil risiko

    terganggunya lensa akibat sinar biru. Sebagai perbandingan, secara

    prosentase sinar biru yang mencapai retina pada usia 0-2 tahun sebesar 70-

    80%, sedangkan pada usia 60- 90 tahun hanya 20%. Jadi memang risiko

    terbesar terjadi pada anak usia balita.

    Sinar biru adalah sinar dengan panjang gelombang 400-500 nm

    (nanometer). Sumber terdekatnya adalah lampu layar televisi serta komputer.

    Risiko kerusakan terjadi tergantung dari panjang cahaya, intensitas serta

  • 2

    durasi paparan. Misalnya jika seorang anak terlalu lama nonton televisi dari

    jarak yang dekat maka risiko kerusakannya akan lebih besar. Pada anak-anak,

    sinar biru ini dapat menyebabkan gangguan penglihatan, seperti myopia

    (rabun jauh), hipermetropia, dan astigmatisme. Jika hal ini terjadi pada anak

    ketika ia mulai bersekolah, tentunya ia akan mengalami kesulitan membaca.

    Prestasinya pun bisa dipastikan akan terganggu.

    Oleh karena itu melihat dari permasalahan diatas, penulis mengusulkan

    proposal berjudul Smart Sensor Healthy Television : Alat pendeteksi jarak

    pandang televisi otomatis sebagai upaya menjaga kesehatan mata. Pada

    dasarnya alat ini berfungsi sebagai sensor jarak pandang yang sehat dalam

    menonton televisi. Diharapkan dengan adanya inovasi alat ini dapat

    mengurangi pengaruh yang tidak baik dari radiasi televisi yang dapat

    menyebabkan kerusakan mata pada orang yang menonton televisi.

    C. PERUMUSAN MASALAH

    Ada beberapa masalah yang akan dipecehkan pada program ini:

    1. Bagaimanakah desain Smart Sensor Healthy Television : Alat pendeteksi

    jarak pandang televisi otomatis sebagai upaya menjaga kesehatan mata?

    2. Bagaimana cara kerja dari Smart Sensor Healthy Television : Alat

    pendeteksi jarak pandang televisi otomatis sebagai upaya menjaga

    kesehatan mata?

    3. Bagaimana unjuk kerja dari Smart Sensor Healthy Television : Alat

    pendeteksi jarak pandang televisi otomatis sebagai upaya menjaga

    kesehatan mata?

    D. TUJUAN

    Ada sejumlah tujuan yang ingin dicapai oleh peneliti dalam program ini:

    1. Mengetahui desain Smart Sensor Healthy Television : Alat pendeteksi

    jarak pandang televisi otomatis sebagai upaya menjaga kesehatan mata.

    2. Mengetahui cara kerja dari Smart Sensor Healthy Television : Alat

    pendeteksi jarak pandang televisi otomatis sebagai upaya menjaga

    kesehatan mata.

  • 3

    3. Mengetahui unjuk kerja dari Smart Sensor Healthy Television : Alat

    pendeteksi jarak pandang televisi otomatis sebagai upaya menjaga

    kesehatan mata.

    E. LUARAN YANG DIHARAPKAN

    Luaran yang diharapkan dari program ini adalah dapat dibuat suatu alat

    yang efektif dan efisien yaitu Smart sensor healthy television yang dapat

    dimanfaatkan dimasyarakat, serta tidak menimbulkan efek samping.

    F. KEGUNAAN

    Dari program ini diharapkan nantinya dapat digunakan untuk:

    1. Bagi Mahasiswa

    a. Sebagai penerapan teori yang telah diperoleh di perkuliahan.

    b. Memacu kreativitas dan pengembangan daya pikir mahasiswa.

    c. Menciptakan ide unik, kreatif dan inovatif

    2. Bagi Perguruan Tinggi

    a. Mengetahui sejauh mana mahasiswa dalam menerapkan ilmu yang

    diajarkan selama kuliah.

    b. Menjadi ajang pencarian bakat mahasiswa, sebagai panduan

    pemilihan mahasiswa berprestasi.

    3. Bagi Masyarakat

    a. Sebagai salah satu solusi untuk meningkatkan kesehatan mata

    masyarakat.

    b. Mengetahui sejauh mana respon masyarakat terhadap alat ini.

    G. TINJAUAN PUSTAKA

    1. Pyroelectric Infrared ( PIR ) Motion Detector

    Sensor ini terbuat dari bahan Crystalline yang dapat

    membangkitkan sinyal elektrik ketika terdapat energi panas pada radiasi

    inframerah, energi panas tersebut dapat berasal dari panas tubuh manusia

    .

  • 4

    Untuk membantu kinerja dari sensor ini diperlukan Fresnel Lens yang

    dimana fungsi dari lensa tersebut adalah untuk mempertajam jarak fokus

    dari sensor. Jika tanpa lensa, jarak maksimum dari deteksi sensor hanya

    dapat mencapai beberapa centimeter, akan tetapi jika dipasang dengan

    lensa maka jarak maksimum dari deteksinya adalah 5 meter pada sudut 0

    derajat.

    Gambar 1. Fresnel Lens

    (Sumber: Wappingers Falls New York, 2003)

    Didalam Sensor Pyroelectric memiliki 2 buah elemen yang dapat

    mendeteksi pergerakan dari arah kiri atau kanan. Jika sumber panas

    berasal dari kanan ke kiri maka elemen yang kanan mendeteksi terlebih

    dahulu dan sinyal keluaran yang dihasilkan adalah sinyal plus (+) terlebih

    dahulu dan di lanjutkan dengan sinyal minus (+) namun ketika elemen

    kiri mendeteksi adanya pergerakan terlebih dahulu maka sinyal yang

    keluar adalah minus terlebih dahulu dan dilanjutkan dengan sinyal plus.

    Pendeteksi pergerakan ini dapat digunakan sebagai alat yang

    mendeteksi orang yang masuk atau keluar dari suatu gedung ataupun

    pada beberapa aplikasi robotik.

    Gambar 2. Rangkaian Sensor Pyroelectric

    (Sumber: Wappingers Falls New York, 2003)

  • 5

    Gambaran umum dari cara kerja sensor pyroelectric dapat dilihat

    pada gambar 3.

    Gambar 3. Cara Kerja Sensor Pyroelectric

    (Sumber: Wappingers Falls New York, 2003)

    2. Mikrokontroler

    Mikrokontroler adalah sistem komputer lengkap dalam satu chip.

    Lengkap dalam artian memiliki unit CPU, port I/O (paralel dan serial),

    timer, counter, memori RAM untuk penyimpanan data saat eksekusi

    program, dan memori ROM tempat dari mana perintah yang akan

    dieksekusi. komponen elektronik kecil yang mengendalikan operasi

    komponen elektronik lain pada suatu sirkuit elektronik. Micro- Controller

    bisa disamakan dengan menara kontrol kecil disuatu bandara yang

    mengkoordinir operasi peralatan pengendali penerbangan.

    Pada sistem keamanan ini digunakan mikrokontroler dari jenis

    AVR (Advanced Versatile Reduce Instruction Set Computer) dengan jenis

    ATMega8535 yang mempunyai beberapa fitur dan fungsi khusus.

    3. Fitur AVR ATMega8535

    ATMega8535 adalah mikrokontroler keluaran dari Atmel yang

    mempunyai jenis RISC (Reduce Instruction Set Computer) yang dimana

    setiap instruksi akan diinput hanya dengan menggunakan satu clock cycle

    sehingga proses input data lebih cepat dari pada jenis CISC (Completed

    Instruction Set Computer). Mikrokontroler ini mempunyai beberapa fitur

  • 6

    antara lain yaitu 130 instruksi, 32 register umum, Nonvolatile Program

    dan Data memories yang dimana data dan program akan tersimpan

    walaupun tidak ada tegangan yang dialirkan ke mikrokontroler tersebut,

    8-KByte Flash Memory yang dapat dihapus dan diprogram sampai

    10.000 kali, 512-Byte EEPROM ( Electronic Erasable Programable

    Read Only Memory ) yang dapat ditulis dan dihapus sebanyak 100.000

    kali, 512-Byte internal SRAM ( Static Random Access Memory ), RTC

    (Real Time Clock ) dengan osilator terpisah, 4 jalur PWM ( Pulse Width

    Modulation ), 10 bit ADC ( Analog to Digital Converter ), 32 jalur input

    atau output yang dapat diprogram menjadi 4 buah port yaitu port A, port

    B, port C dan port D.

    4. Buzzer

    Buzzer adalah sebuah komponen elektronika yang berfungsi untuk

    mengubah getaran listrik menjadi getaran suara. Pada dasarnya prinsip

    kerja Buzzer hampir sama dengan loud speaker, jadi buzzer juga terdiri

    dari kumparan yang terpasang pada diafragma dan kemudian kumparan

    tersebut dialiri arus sehingga menjadi elektromagnet, kumparan tersebut

    akan tertarik ke dalam atau keluar, tergantung dari arah arus dan polaritas

    magnetnya, karena kumparan dipasang pada diafragma maka setiap

    gerakan kumparan akan menggerakkan diafragma secara bolak-balik

    sehingga membuat udara bergetar yang akan menghasilkan suara.

    Frekuensi suara yang di keluarkan oleh buzzer yaitu an