Traumatologi Pwr Point

  • View
    230

  • Download
    1

Embed Size (px)

Text of Traumatologi Pwr Point

TRAUMATOLOGI

BAGIAN ILMU KEDOKTERAN KEHAKIMAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA RS H. ADAM MALIK / RSUP DR PIRNGADI MEDAN 2006

Trauma adalah pengetahuan tentang alat atau benda yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan seseorang.

Tujuannya untuk memperjelas suatu tindak kekerasan yang terjadi pada seseorang.

Trauma dapat dibagi atas: Trauma tumpul (meliputi memar, abrasi, laserasi, gigitan) Trauma tajam (meliputi luka iris / sayat, luka tusuk, luka bacok) Luka bakar Luka tembak Luka listrik

TRAUMA TUMPUL 1. Luka memar (kontusio, hematom)Perdarahan dalam jaringan bawah kulit / kutis akibat pecahnya kapiler dan vena, yang disebabkan oleh kekerasan benda tumpul, tanpa disertai diskontinuitas permukaan kulit. Perbedaan luka memar dengan lebam mayat:Perbedaan Lokasi Pembengkakan Penekanan Mikroskopik Luka memar Bisa dimana saja Positif (+) Warna tetap Lebam Mayat Pada terendah Negatif (-) Memucat / hilang bagian

Reaksi jaringan (+) Reaksi jaringan (-)

2. Luka lecet (ekskoriasi, abrasi) Luka lecet gores Luka lecet serut Luka lecet tekan Luka lecet geser Ciri-ciri luka lecet:

bentuk luka tidak teratur batas luka tidak teratur tepi luka tidak rata terkadang ditemukan sedikit perdarahan permukaannya tertutup oleh krusta warna coklat kemerahan pada pemeriksaan mikroskopik terlihat adanya beberapa bagian yang masih ditutupi epitel dan reaksi jaringan (inflamasi).

3. Luka terbuka / robek (vulnus laseratum)Luka ini memiliki ciri : bentuk luka yang umumnya tidak beraturan tepi atau dining tidak rata tampak jembatan jaringan antara kedua tepi luka bentuk dasar luka tidak beraturan sering tampak luka lecet atau luka memar di sisi luka bila ditautkan tidak dapat rapat lokasi luka lebih mudah terjadi pada daerah yang dekat tulang di sekitar garis batas luka ditemukan memar

TRAUMA TAJAMCiri luka akibat benda tajam adalah sebagai berikut : Garis batas luka biasanya teratur, tepinya rata dan sudutnya runcing Bila ditautkan akan menjadi rapat dan membentuk garis lurus atau sedikit melengkung Tebing luka rata dan tidak ada jembatan jaringan Daerah di sekitar garis batas luka tidak ada memar. Luka akibat kekerasan benda tajam dapat berupa:

Luka iris / luka sayat Luka tusuk

Luka bacok

Luka akibat kekerasan benda tajam pada kasus pembunuhan, bunuh diri, atau kecelakaan memiliki ciri-ciri berikut :

PembunuhanLokasi luka Jumlah luka Sembarang Banyak

Bunuh diriterpilih Banyak

KecelakaanTerpapar Tunggal/banyak

PakaianLuka tangkis

TerkenaAda

Tidak terkenaTidak ada Ada

TerkenaTidak ada Tidak ada

Luka percobaan Tidak ada

Cedera sekunder

Mungkin ada

Tidak ada

Mungkin ada

Luka BakarAdalah luka pada jaringan yang disebabkan karena panas, pergesekan, listrik, radiasi atau bahan kimia juga cairan yang panas. Klasifikasi luka bakar berdasarkan kerusakan jaringan: Derajat satu: kemerahan, celah pada epidermis, dilatasi kapiler, pembengkakan, bula yang dikelilingi dengan daerah yang hiperemis. Derajat dua: kemerahan, pembengkakan dan lepuhan, kerusakan lapisan kulit yang lebih dalam,nekrosis sentral, sering terjadi infeksi, tekanan darah menurun, syok atau gagal ginjal karena kulit sudah tidak dapat mencegah cairan keluar, tidak dapat mengatur temperatur, dan mencegah infeksi. Derajat ketiga: kerusakan meliputi seluruh kulit yang lebih dalam y.i lemak, otot, dan tulang

Menurut luasnya jaringan yang terkena rumus Rule of Nine.Area Kepala dan leher Trunkus Anterior Trunkus Posterior % 9 18 18

Genitalia Lengan kanan Lengan kiri Tungkai atas kanan Tungkai atas kiri Kaki kanan Kaki kiri

1 9 9 9 9 9 9

Penyebab luka bakar: Luka bakar karena suhu panas.

Luka bakar karena cairan kimia

Luka bakar karena listrik

Derajat keparahan luka bakar tergantung dari: Luasnya luka Lokasi dimana pada kepala, leher, badan bagian depan lebih berbahaya dari ekstremitas. Umur, dimana pada anak-anak dan orang tua lebih berbahaya. Jenis kelamin, pria lebih tahan dari wanita. Tingginya temperatur Lamanya terkena panas Kemampuan permukaan tubuh untuk menghantarkan panas keluar.

LUKA TEMBAKAdanya penetrasi anak peluru atau persentuhan peluru dengan tubuh.

Yang dapat keluar dari mulut laras adalah:

Anak peluru luka masuk & luka keluar Sisa mesiu yang tidak terbakar penyebaran tato di sekitar luka masuk Api luka bakar Asap meninggalkan jelaga di sekitar luka masuk Gas akibat timbul bila mulut laras kontak menempel dengan jaringan tubuh, mis: tulang gas akan memantul kembali keluar dan membuat luka masuk menjadi luas sering pecah seperti bintang (stellate)

Luka tembak masuk Cincin memar di sekeliling luka masuk (contusion ring). Diameter luka memar ini menggambarkan kaliber peluru yang menembus

Jarak luka tembak ini dibagi atas 4 yaitu: Luka tembak tempel laras senjata menempel pada kulit Luka tembak sangat dekat (close wound), di bawah 15 cm. Luka tembak dekat (near wound), di bawah 70 cm. Luka tembak jauh (distand wound), di atas 70 cm.

Luka tembak keluarjaringan lemak menghadap keluar tidak ditemukan cincin memar disekitar lubang luka

Medikolegal Luka tembak bisa terjadi karena: Pembunuhan Bunuh diri Kecelakaan

LUKA LISTRIK Arus listrik dapat berupa: Arus listrik searah (Direct Current) Arus listrik bolak balik (Alternating Current) Arus listrik statikKecelakaan jenis arus listrik bolak balik (AC) lebih sering terjadi dibanding kecelakaan karena arus listrik searah (DC).

Berdasarkan rumus: Watt = A x E x detik =IxIxRxT = I2RTMaka bila seseorang terkena arus listrik akan tergantung pada: Kuat arus (I) jumlah listrik yang melalui tubuh Tegangan atau voltase (V) Voltase yang rendah lebih sering menyebabkan kematian bila dibandingkan dengan voltase yang lebih tinggi Tahanan (R) >> di kulit,