uji hipotesis beda dua rata - rata

  • View
    486

  • Download
    4

Embed Size (px)

Transcript

  • Uji Hipotesis Beda Dua

    Rata - RataOLEH :

    1. RATIH RAMADHANI

    2. DIORA KAPISAS

    3. R. A. FITRIA FADHILLAH

  • Langkah Langkah Pengujian

    Menurut Ledhyane Ika Harlyan dalam pdf-nya yang berjudul Uji

    Hipotesis (Harlyan, 2012), pabila kita hendak menguji hipotesis

    beda dua rata rata, kita dapat melakukan langkah langkah

    berikut ini :

    1. Menentukan Formulasi Hipotesis

    2. Tentukan taraf nyata ( significant level )

    3. Tentukan kriteria pengujian

    4. Menentukan nilai uji statistik

    5. Membuat kesimpulan

  • 1. Menentukan Formulasi Hipotesis

    a) Hipotesis nol yaitu (Ho) dirumuskan sebagai pernyataan

    yang akan diuji. Rumusan pengujian hipotesis, hendaknya

    Ho dibuat pernyataan untuk ditolak

    b) Hipotesis Alternatif / Tandingan (Ha / H1) dirumuskan

    sebagai lawan /tandingan hipotesis nol. Bentuk Ha terdiri

    atas :

    Ha : q > qo Ha : q < qo Ha : q qo

  • ........Menentukan Formulasi Hipotesis

    Contoh :

    Waktu pengajaran dengan metode ceramah lebih singkat

    dibanding metode diskusi kelompok kecil.

    Hipotesisnya :

    Ho Waktu pengajaran dengan metode ceramah = metode

    diskusi kelompok kecil.

    Ha: Waktu pengajaran dengan metode ceramah lebih singkat

    dibanding metode diskusi kelompok kecil.

  • ........Menentukan Formulasi Hipotesis

    Contoh :

    Penggunaan Student center learning efektif dibanding

    teacher center learning.

    Hipotesisnya :

    Ho: Penggunaan Student center learning = Penggunaan

    teacher center learning

    Ha: Penggunaan Student center learning efektif dibanding

    teacher center learning

  • Taraf nyata ( )adalah besarnyatoleransi dalam menerima

    kesalahan hasil hipotesis terhadap

    nilai parameter populasinya.

    Taraf nyata dalam bentuk %

    umumnya sebesar 1%, 5% dan 10%

    ditulis 0,01; 0,05; 0,1.

    Besarnya kesalahan disebut sbg

    daerah kritis pengujian (critical

    region of a test) atau daerah

    penolakan (region of rejection)

    2. Menentukan Taraf Nyata

  • 3. Tentukan Kriteria Pengujian

  • Uji beda dua rata-rata populasi dengan df = n1 + n2 2 30

    disebut sampel besar. Pengujian dilakukan menggunakan

    distribusi Z (Rohendi, 2014)

    Uji beda dua rata-rata populasi dengan df = n1 + n2 2 < 30

    disebut sampel kecil. Pengujian dilakukan menggunakan

    distribusi t (Rohendi, 2014)

    4. Menentukan nilai uji statistik

  • ........ Menentukan nilai uji statistik

  • Pembuatan kesimpulan merupakan penetapan keputusan

    dalam hal penerimaan atau penolakan hipotesis nol yang

    sesuai dengan kriteria pengujiaanya

    5. Membuat Kesimpulan

  • Suatu perkuliahan statistika diberikan pada pada dua kelas. Kelas

    pertama diikuti 12 mahasiswa dengan pembelajaran kooperatif dan

    kelas lain diikuti 10 mahasiswa dengan pembelajaran konvensional.

    Pada akhir semester mahasiswa diberi ujian dengan soal yang sama

    untuk kedua kelas. Hasil ujian pada kelas kooperatif mencapai nilai

    rata-rata 85 dengan simpangan baku 4, sedang kelas biasa

    memperoleh nilai rata-rata 81 dengan simpangan baku 5.

    Ujilah hipotesis bahwa hasil pembelajaran dengan kedua metode

    adalah sama dengan menggunakan taraf signifikansi 10 %. Asumsikan

    kedua populasi berdistribusi normal dengan variansi sama. (Waryanto,

    2013)

    Contoh soal 1

  • Diketahui :

    1 = 85 S1 = 4 n = 12 ; 2 = 81 S1 = 5 n = 10

    1. Merupuskan hipotesis

    Ho : 1 2 = 0Ha : 1 2 0

    2. Menentukan taraf nyata

    3. Kriteria Pengujian, Karena df = n1 + n2 2 < 30,

    maka formula yang akan digunakan adalah :

    Contoh soal 1

  • 4. Perhitungan Statistik

    5. Kesimpulan

    Karena t = 2,07 > 1,725, maka H0 ditolak pada taraf signifikansi 10 %. Ini

    berarti bahwa kedua pembelajaran memberikan hasil pembelajaran

    yang tidak sama.(rata-rata hasil pembelajaran kedua metode tidak

    sama)

    Contoh soal 1

  • Dengan menggunakan data pada Contoh 2, Ujilah hipotesis bahwa hasil

    pembelajaran dengan metode kooperatif lebih baik daripada dengan

    metode konvensional dengan menggunakan taraf signifikansi 5 %.

    Asumsikan kedua populasi berdistribusi normal dengan variansi tidak

    sama. (Waryanto, 2013)

    Contoh soal 2

  • 1. Merupuskan hipotesis

    Ho : 1 2 = 0Ha : 1 2 > 0

    2. Menentukan Derajat Kebebasan

    3. Kriteria Pengujian

    Contoh soal 2

  • 4. Perhitungan Statistik

    5. Kesimpulan

    Karena t = 2,04 > 1,74, maka H0 ditolak pada taraf signifikansi 0,05 . Ini

    berarti bahwa pembelajaran kooperatif memberikan hasil

    pembelajaran yang lebih tinggi dibandingkan dengan pembelajaran

    konvensional

    Contoh soal 2

  • Dua macam makanan A dan B diberikan pada ayam secara terpisah

    untuk jangka waktu tertentu. Ingin diketahui macam makanan yang

    mana yang lebih baik bagi ayam tersebut. Sampel acak yang terdiri

    atas 11 ayam diberi makanan A dan 10 ayam diberi makanan B.

    Pertambahan berat badan ayam (dalam ons) hasil percobaan adalah

    sbb.

    dalam taraf nyata = 0,05, tentukan apakah kedua makanan itu

    sama baiknya atau tidak. (Yanuar, 2005)

    Contoh soal 3

  • 1. Merupuskan hipotesis

    Ho : 1 2 = 0Ha : 1 2 0

    2. Menentukan Taraf nyata

    Nilai taraf nyata /2 = 2,5% dan df 19 adalah 2,09, sehingga Hoditerima apabila t hiung terletak antara -2,09 dan 2,09.

    3. Kriteria Pengujian

    Kriteria Pengujian

    Karena df = n1 + n2 2 < 30, maka formula yang akan digunakan

    adalah :

    Contoh soal 3

  • 4. Perhitungan Statistik

    Menentukan nilai uji statistik

    A = 3,22, B = 3,07,

    sA2 = 0,1996,

    sB2 = 0,1112,

    simpangan baku gabungan

    adalah, s = 0,397

    5. Kesimpulan

    Kesimpulan : nilai t adalah 0,862 yang terletak di -2,09 dan 2,09,

    sehingga antara kedua macam makanan ayam itu memberikan

    berat daging yang sama terhadap ayam-ayam itu.

    Contoh soal 3

  • Berikut adalah data nilai prestasi kerja karyawan yang mendapat

    training dengan yang tidak mendapat training. Dengan taraf nyata 5 %

    ujilah : Apakah perbedaan rata-rata nilai prestasi kerja 1 2 > 0 ?

    Contoh soal 4

    DGN TRAINING TANPA TRAINING

    rata-rata nilai prestasi = 300 = 302

    Ragam = 4 = 4.5

    ukuran sampel = 40 = 30

  • 1. Merupuskan hipotesis

    Ho : 1 2 = 0Ha : 1 2 > 0

    2. Menentukan Taraf nyata

    3. Kriteria Pengujian

    Menggunakan uji Z.

    Contoh soal 4

  • 4. Perhitungan Statistik

    5. Kesimpulan

    z hitung = 4 ada di daerah penolakan Ho. Ho ditolak. Sehingga, beda

    rata-rata prestasi kerja > 0

    Contoh soal 4

  • Thank you !

Recommended

View more >