Asuhan Keperawatan IMA (Infark Miokardium Akut)

  • View
    11.458

  • Download
    4

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Teori Asuhan Keperawatan IMA (Infark Miokardium Akut)

Text of Asuhan Keperawatan IMA (Infark Miokardium Akut)

  • 1. MAKALAH SISTEM KARDIOVASKULAR ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN INFARK MIOKARDIUM AKUT (IMA)DI SUSUN OLEH : B2 / 3-C Absen 31-39Program Studi S1 Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA 2013

2. KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT. Karena dengan rahmat dan karuniaNyalah sehingga penyusunan makalah ini dapat diselesaikan dan tepat pada waktunya. Makalah ini berisikan materi Sistem Kardiovaskular yang membahas tentang Asuhan Keperawatan pada Pasien dengan Infark Miokardium Akut (IMA). Diharapkan Makalah ini dapat memberikan informasi terhadap kita semua tentang bagaimana Emfisema tersebut. Selesainya penyusunan ini berkat bantuandari berbagai pihak. Olehkarena itu, pada kesempatan ini penulis sampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada yang terhormat : 1. Ibu Lono Wijayanti selaku dosen mata kuliah Sistem Kardiovaskular. 2. Bpk. Priyo S. selaku dosen pembimbing. 3. Kepada keluarga tercinta yang memberikan dorongan dan bantuan serta pengertian besar terhadap penulis, baik dalam mengikuti perkuliahan baik dalam menyelesaikan Makalah ini. Semoga Allah SWT memberikan balasan atas kebaikan yang di berikan kepada kami. Kami menyadari Makalah ini jauh dari sempurna. Oleh karena itu kritik dan saran sangat diharapkan oleh kami. Akhirnya penulis berharap semoga Makalah ini dapat bermanfaat bagi semua pihak yang berkompeten. Amin.Surabaya, 21 September 2013Penyusun 3. DAFTAR ISIKATA PENGANTAR ............................................................................................. i DAFTAR ISI ........................................................................................................... ii BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang................................................................................................1 1.2 Rumusan Masalah ..........................................................................................2 1.3 Tujuan Penulisan ............................................................................................3 BAB II TINJAUAN TEORI 2.1 Definisi Infark Miokardium Akut (IMA) .......................................................4 2.2 Etiologi Infark Miokardium Akut (IMA) .......................................................5 2.2.1 Faktor Penyebab ......................................................................................5 2.2.2 Faktor Resiko Menurut Framinghan ........................................................6 2.3 Patofisiologi/WOC Infark Miokardium Akut (IMA) ..................................10 2.4 Manifestasi Klinis Infark Miokardium Akut (IMA) ....................................11 2.5 Pemeriksaan Penunjang Infark Miokardium Akut (IMA) ............................12 2.6 Pengobatan Infark Miokardium Akut (IMA) ...............................................13 BAB III ASUHAN KEPERAWATAN PADA INFARK MIOKARDIUM AKUT (IMA) 3.1 Pengkajian ....................................................................................................18 3.2 Diagnosis Keperawatan ................................................................................22 3.3 Perencanaan ..................................................................................................23 BAB IV PENUTUP 4.1 Kesimpulan ...................................................................................................37 4.2 Saran .............................................................................................................37 DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................ iii 4. BAB I PENDAHULUAN1.1 Latar Belakang Sistem peredaran darah atau sistem kardiovaskular adalah suatu sistem organ yang berfungsi memindahkan zat ke dan dari sel. Sistem ini juga menolong stabilisasi suhu dan pH tubuh (bagian dari homeostasis). Ada dua jenis sistem peredaran darah: sistem peredaran darah terbuka, dan sistem peredaran darah tertutup. sistem peredaran darah, yang merupakan juga bagian dari kinerja jantung dan jaringan pembuluh darah (sistem kardiovaskuler) dibentuk. Sistem ini menjamin kelangsungan hidup organisme, didukung oleh metabolisme setiap sel dalam tubuh dan mempertahankan sifat kimia dan fisiologis cairan tubuh. 1. Pertama, darah mengangkut oksigen dari paru-paru ke sel dan karbon dioksida dalam arah yang berlawanan (lihat respirasi). 2. Kedua, yang diangkut dari nutrisi yang berasal pencernaan seperti lemak, gula dan protein dari saluran pencernaan dalam jaringan masing-masing untuk mengonsumsi, sesuai dengan kebutuhan mereka, diproses atau disimpan. Metabolit yang dihasilkan atau produk limbah (seperti urea atau asam urat) yang kemudian diangkut ke jaringan lain atau organ-organ ekskresi (ginjal dan usus besar). Juga mendistribusikan darah seperti hormon, sel-sel kekebalan tubuh dan bagian-bagian dari sistem pembekuan dalam tubuh. Penyakit kardiovaskuler adalah adalah penyakit yang mengganggu sistem pembuluh darah, dalam hal ini adalah jantung dan urat-urat darah. Jenis-jenis penyakit jantung itu sendiri bervariasi, seperti : jantung koroner, tekanan darah tinggi, serangan jantung, stroke, sakit di dada (anginan) dan penyakit jantung rematik. Penyakit kardiovaskuler sendiri biasanya terjadi akibat gaya hidup, pola makan, dan aktivitas sehari-hari yang dijalani si pelaku yang tidak memperhatikan kesehatan. 5. Blok sistem kardiovaskuler merupakan blok yang mempelajari definisi, struktur anatomi, histologi, fisiologi sistem kardiovaskuler, patofisiologi, pendekatan diagnosis (anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang dasar rutin, pemeriksaan penunjang penapis/screening, pemeriksaan penunjang lanjutan) dan penatalaksanaan berbagai penyakit sistem kardiovaskuler beserta permasalahan di dalam komunitas serta prinsip-prinsip hukum dan etikanya. Pada tugas makalah ini, akan dibahas tentang salah satu penyakit kardiovaskuler yaitu Infark Miokard Akut. Infark Miokard Akut terjadi karena kematian otot jantung akibat penyumbatan mendadak dari arteri koronaria oleh gumpalan darah. Arteri koroner adalah pembuluh darah yang memasok kebutuhan oksigen dan zat nutrisi bagi otot jantung. Penyakit ini dapat ditimbulkan oleh suatu faktor pencetus misalnya, kerja fisik, stress emosional, dan penyakit medis lain. Infark Miokard Akut penting untuk dibahas karena menimbulkan mortalitas dan morbiditas yang tinggi dan memerlukan penanganan segera.1.2 Rumusan Masalah 1. Bagaimana definisi Infark Miokardium Akut (IMA)? 2. Apa saja etiologi dari Infark Miokardium Akut (IMA)? 3. Bagaimana patofisiologi dari Infark Miokardium Akut (IMA)? 4. Bagaimana manifestasi klinis dari Infark Miokardium Akut (IMA)? 5. Apa saja pemeriksaan penunjang Infark Miokardium Akut (IMA)? 6. Bagaimana pengobatan Infark Miokardium Akut (IMA)? 6. 1.3 Tujuan Penulisan 1. Mahasiswa dapat mengetahui dan memahami definisi Infark Miokardium Akut (IMA). 2. Mahasiswa dapat mengetahui dan memahami etiologi dari Infark Miokardium Akut (IMA). 3. Mahasiswa dapat mengetahui dan memahami patofisiologi dari Infark Miokardium Akut (IMA). 4. Mahasiswa dapat mengetahui dan memahami manifestasi klinis dari Infark Miokardium Akut (IMA). 5. Mahasiswa dapat mengetahui dan memahami pemeriksaan penunjang Infark Miokardium Akut (IMA). 6. Mahasiswa dapat mengetahui dan memahami pengobatan Infark Miokardium Akut (IMA). 7. BAB II TINJAUAN TEORI2.1 Definisi Infark Miokardium Akut (IMA) Infark Miokardium Akut (IMA) didefinisikan sebagai nekrosis miokardium yang disebabkan oleh tidak adekuatnya pasokan darah akibat sumbatan akut pada arteri koroner. Sumbatan ini sebagian besar disebabkan oleh rupture plak ateroma pada arteri koroner yang kemudian diikuti oleh thrombosis, vasokontriksi, reaksi inflamasi, dan mikroembolisasi distal. Kadang-kadang sumbatan akut ini dapat pula disebabkan oleh spasme arteri koroner, emboli, atau vaskulitis (Perki, 2004). Penyakit yang satu ini adalah merupakan salah satu penyakit jantung yang banyak menimbulkan kematian, bahkan seringkali menimbulkan kematian mendadak bila tidak segera mendapatkan penanganan serta pengobatan yang tepat dan cepat. Infark miokard akut ini atau disebut juga dengan IMA (Infark Miokardium Akut) adalah sebuah kondisi kematian pada miokard (otot jantung) akibat dari aliran darah ke bagian otot jantung terhambat atau juga terganggu. Infark miokard akut ini disebabkan adanya penyempitan atau pun sumbatan pembuluh darah koroner. Dan pembuluh darah koroner ini adalah pembuluih darah yang memberikan makan serta nutrisi ke otot jantung untuk menjalankan fungsinya. Klasifikasi Infark Miokardium Akut (IMA) Infark Miokardium Akut (IMA) ini dapat terjadi secara transmural atau subendocardial 1. Infark Miokardium Akut (IMA) Transmural Infark miokardium akut (IMA) biasanya menyerang ventrikel kiri namun pada infark miokardium akut transmural mengenai seluruh bagian dinding ventrikel kiri dan juga terjadi pada daerah distribusi suatu arteri koroner. Pada lebih dari 90% pasien miokard infark transmural berkaitan dengan trombosis koroner. Trombosis sering terjadi di daerah yang mengalami penyempitan arteriosklerotik. Penyebab lain lebih jarang ditemukan. Termasuk disini misalnya perdarahan dalam plaque 8. aterosklerotik dengan hematom intramural, spasme yang umumnya terjadi di tempat aterosklerotik yang emboli koroner. Miokard infark dapat terjadi walau pembuluh koroner normal, tetapi hal ini amat jarang. 2. Infark Miokardium Akut (IMA) Subendocardial Infark miokardium akut subendocardial yaitu nekrosis terjadi hanya pada separuh bagian dalam miokardium (Arif Muttaqin, 2009). Daerah subendokardial merupakan daerah miokard yang amat peka terhadap iskemia dan infark. Miokard infark subendokardial terjadi akibat aliran darah sebendokardial yang relatif menurun dalam waktu lama sebagai akibat perubahan derajat penyempitan arteri koroner atau dicetuskan oleh kondisi-kondisi seperti hipotensi, perdarahan dan hipoksia. Derajat nekrosis dapat bertambah bila