Click here to load reader

Aimi Balgrige

  • View
    223

  • Download
    1

Embed Size (px)

DESCRIPTION

tugas aimi baldrige

Text of Aimi Balgrige

ANALISIS ORGANISASI

ASOSIASI IBU MENYUSUI INDONESIA (AIMI ) DENGAN MENGGUNAKAN METODE BALDRIGE

Tugas Mata Kuliah : Manajemen Mutu

Dosen Pengampu : dr. Sudiro, Dr.PH

Disusun Oleh

Eny Mayasari Dewi

25010112410099

MKIA NON REGMAGISTER KESEHATAN MASYARAKAT

UNIVERSITAS DIPONEGORO

2013

KATA PENGANTARDengan mengucapkan Puji dan Syukur Kehadirat Allah SWT, atas berkat, rahmat, dan hidayah-Nya maka penyusun dapat menyelesaikan tugas outline tesis yang berjudul Analisis Organisasi AIMIi dengan Menggunakan Metode Baldrige . Penyusunan tugas ini merupakan salah satu tugas dalam mata kuliah Manajemen Mutu yang di ampu oleh dr. Dr. Sudiro, DRPHAnalisis ini dibuat dengan menggunakan panduan Baldrige Award terbaru (2013) dan dengan data-data yang didapatkan dari literatur mengenai organisasi AIMI. Sesuai arahan dari dosen pengampu, bebrapa data mengenai dibuat menyesuaikan keperluan karena keterbatasan waktu sehingga tidak memungkinkan pengumpulan data primer.

Penyusunan tugas ini tidak terlepas dari bantuan berbagai pihak dan dalam kesempatan ini pula penyusun ingin mengucapkan terima kasih khususnya kepada dosen pengampu yang atas bimbingannya kami dapat menyelesaikan tugas ini serta pada berbagai pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu. Penyusun menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam penyusunan tugas ini. Oleh karena itu, kami mengucapkan maaf yang sebesarnya apabila terdapat hal-hal yang kurang berkenan. Akhir kata, penulis mengharapkan agar tugas ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan dapat menambah wawasan pengetahuan ilmu.

Semarang, Juni 2013

Penulis

DAFTAR ISI2KATA PENGANTAR

3DAFTAR ISI

5BAB I

5BALDRIGE AWARD

5A.Pengertian

5B.Sejarah Baldrige Award

6C.Tujuan Kriteria Baldrige

7D.Tujuh Kriteria Baldrige

9E.Sebelas Nilai Inti Kriteria Baldrige

10F.Tahapan Self Assesment Baldrige Criteria

21BAB II

21PROFIL ORGANISASI

21ASOSIASI IBU MENYUSUI INDONESIA (AIMI)

21A.Latar Belakang AIMI

21B.Visi AIMI

22C.Misi AIMI

22D.Stuktur Organisasi Aimi

23E. Cabang AIMI

23F. Program Utama AIMI

23G.Sumber Daya Manusia

24H.Kinerja AIMI ( Laporan tahun 2011 )

28BAB III

28SELF ASSESMENT AIMI DENGAN METODE BALDRIGE

28A.Penjabaran Kriteria

30B.Perhitungan Skor

31C.Kesimpulan

32DAFTAR PUSTAKA

33LAMPIRAN

BAB IBALDRIGE AWARD

A. Pengertian

Malcolm Baldrige National Quality Award merupakan penghargaan atas mutu kinerja yang diberikan kepada organisasi di Amerika Serikat. Namun dalam makalah ini akan lebih membahas mengenai penilaiannya atau disebut juga Baldrige Assessment. The Baldrige Assessment adalah salah satu tools untuk meningkatkan kinerja organisasi secara keseluruhan dan terus-menerus dengan menggunakan pengukuran dan memberikan feedback mengenai kinerja organisasi dalam menyediakan produk dan jasa yang berkualitas.Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence atau Kriteria Baldrige merupakan penuntun bagi suatu perusahaaan untuk mencapai kinerja bermutu tinggi yang terdiri dari 7 kriteria yaitu Kepeminpinan; Perencanaan Strategis; Fokus pada Pelanggan; Pengukuran, Analisis dan Manajemen Pengetahuan; Fokus pada Tenaga Kerja; Manajemen Proses; dan Hasil.

B. Sejarah Baldrige AwardPada akhir 1980-an, pemerintahan Reagan memulai tugas untuk mengidentifikasi bagaimana perusahaan Amerika bisa menjadi lebih efektif dalam era global. Selama ini, perusahaan-perusahaan Jepang yang melebihi Amerika perusahaan di bidang inovasi, produksi, dan kualitas, terutama dalam industri otomotif. Tren ini terus berlangsung sampai sekarang, dengan Toyota cepat menjadi pembuat mobil terbesar di dunia.

Presiden Reagan menugaskan Menteri Perdagangan Malcolm Baldrige (1981-1987) untuk mengembangkan seperangkat kriteria yang akan memimpin bisnis Amerika ke abad 21. Pemerintah mencari sebuah nama untuk penghargaan sampai kematian tragis Baldrige dalam kecelakaan rodeo pada tahun 1987. Hukum Publik 100-107, yang ditandatangani menjadi undang-undang pada 20 Agustus, 1987, menciptakan Malcolm Baldrige National Quality Award dan menerima dukungan utama dari Yayasan untuk Malcolm Baldrige National Quality Award. Yayasan menerima dana dari Kongres melalui Menteri Perdagangan. Program Baldrige resmi dimulai pada tahun 1988, pada awalnya dirancang untuk mempromosikan Total Quality Management (TQM) sebagai pendekatan yang terbaik untuk meningkatkan dan memulihkan daya saing untuk perusahaan Amerika. Program ini berkembang dan diperluas untuk mencakup daerah seperti kepemimpinan dan manusia sumber daya. TQM mendefinisikan budaya organisasi yang didedikasikan untuk pelatihan, perbaikan terus-menerus, dan kepuasan pelanggan. TQM bercokol di banyak organisasi hari ini sebagai bagian dari warisan Dr W. Edwards Deming, yang diartikulasikan empat prinsip untuk memandu kinerja organisasi. Keempat prinsip tersebut adalah: melakukannya dengan benar pertama kalinya, mendengarkan dan belajar dari pelanggan dan karyawan, perbaikan terus menerus suatu hal sehari-hari, dan membangun kerja sama tim, kepercayaan, dan saling menghormati. Saat nilai yang dirasakan dari TQM sebagai model bisnis telah berkurang di beberapa daerah, Kriteria Baldrige, awalnya dirancang untuk bisnis, telah berkembang untuk mengatasi pendidikan, organisasi pelayanan kesehatan, dan perusahaan jasa. Kriteria Baldrige terus berkembang dan menghasilkan standar khusus untuk penampang yang lebih besar dari organisasi. Kini Metode Baldrige sudah termasuk fokus pada organisasi nirlaba dan pemerintah. Awalnya Kriteria Baldrige tampak memberikan manfaat yang signifikan untuk organisasi, para eksekutif tdak sependapat tentang nilainya. Satu studi, yang dilakukan oleh Louis Harris & Associates, menemukan bahwa beberapa CEO percaya Kriteria Baldrige menjadi sangat berharga (67%) sementara yang lain merasa sangat berharga (79%) untuk merangsang peningkatan kualitas dan daya saing perusahaan di Amerika. Sejak 2003, lebih dari 50 negara telah mengadopsi Kriteria Baldrige sebagai dasar untuk penghargaan kualitas mereka sendiri dalam upaya untuk meningkatkan daya saing mereka di pasar global karena fakta menunjukkan bahwa Kriteria Baldrige memiliki aplikasi untuk semua jenis organisasi di banyak bagian dunia.C. Tujuan Kriteria Baldrige1. Membantu meningkatkan praktik-praktik kinerja organisasi, kemampuan dan hasil-hasil.

2. Memudahkan komunikasi dan sharing informasi tentang praktik-praktik terbaik di antara organisasi-organisasi.

3. Sebagai alat manajemen untuk memahami dan mengelola kinerja serta sebagai pedoman perencanaan dan kesempatan untuk pembelajaran.

D. Tujuh Kriteria Baldrige

Terdapat tujuh kategori yang dinilai dalam Baldrige Assessment, yaitu:

1. Kepemimpinan/ Leadership (120 poin)

2. Perencanaan Strategik/ Strategic Planning (85 poin)

3. Fokus Pelanggan/ Customer Focus (85 poin)

4. Pengukuran, Analisis, dan Manajemen Pengetahuan/ Measurement, Analysis, and Knowledge Management (90 poin)

5. Fokus Tenaga Kerja/ Workforce Focus (85 poin)

6. Fokus operasi kerja/ Operation Focus (85 poin)

7. Hasil-hasil/ Results (450 poin)

Skor total dari Baldrige assessment adalah 1000 poin. Berikut ini adalah penjelasan dari masing-masing kriteria dalam Baldrige assessment:

1. Leadership (120 poin)

Kepemimpinan menunjukkan bagaimana para pemimpin senior bisa memandu dan menopang organisasi, mengatur visi organisasi, nilai-nilai, dan ekspetasi performance. Perhatian diberikan kepada bagaimana para pemimpin senior berkomunikasi dengan staff, mengembangkan masa depan para pemimpin, dan menciptakan suatu lingkungan yang mendorong perilaku etis dan formance yang tinggi. Kategori ini juga meliputi sistem penguasaan organisasi, di mana penguasaan organisasi dilakukan secarara sah dan bertanggung jawab etis kepada publik, mendukung masyarakatnya, dan juga menyokong kesehatan masyarakat. Kategori Leadership dibagi ke dalam dua sub kategori/item yang akan dijelaskan sebagai berikut:

a. Senior Leadership b. Governance and Societal Responsibilities

2. Strategic Planning (85 poin)

Kategori perencanaan strategis menguji bagaimana cara mengembangkan sasaran hasil dan rencana tindakan strategis. Hal yang juga diuji adalah bagaimana cara memilih sasaran hasil dan rencana tindakan yang strategis untuk disebarkan dan diubah jika keadaannya berubah, dan bagaiamana kemajuan dalam mengukurnya. Kategori Strategic Planning kemudian dibagi kedalam dua item yaitu sebagai berikut:a. Strategy Development (40 poin)b. Strategy Implementation (45 poin)

3. Customers Focus (85 poin)

Fokus terhadap pelanggan menguji bagaimana suatu organisasi menentukan kebutuhan, harapan, dan pilihan pelanggan. Hal lainnya yang diuji adalah bagaimana organisasi membangun hubungan pelanggan, menentukan faktor pokok yang mendorong ke arah tujuannya, kepuasan dan kesetiaan pelanggan dan juga ekspansi ke pelayanan kesehatan dan perluasan. Kategori ini selanjutnya dibagi lagi menjadi dua item, yaitu:

a. Voice of The Customer (45 poin)b. Customer Engagement (40 poin)

4. Measurement, Analysis, and Knowledge Management (90 poin)

Kriteria measurement, analysis, and knowledge ini menguji bagaimana suatu organisasi memilih, mendapatkan, menganalisa, mengatur, dan mengembangkan data, informasi, dan aset pengetahuan yang dimilikinya. Selain itu juga menguji bagaimana suatu organisasi meninjau ulang performanya. Dalam kriteria ini terdapat dua sub kriteria yang akan memudahkan penguji dalam melakukan scoring, yaitu:a. Measurement, Analysis, and Improvement of Organization Performance (45 poin)b. Management o