laporan kkn sugi

  • View
    426

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of laporan kkn sugi

KULIAH KERJA NYATA ( KKN ) UNIVERSITAS PGRI NTT TAHUN AKADEMIK 2010/2011(Laporan individu) Oleh Nama Nim Desa Kecamatan Kabupaten : Damasius Sugianto : 0820717220 : Poco Likang : Ruteng : Manggarai

UNIVERSITAS PGRI NTT KUPANG 2011

1

LEMBARAN PENGESAHAN LAPORAN KKN

Laporan Kegiatan Kulia Kerja Nyata Universitas PGRI NTT Di Desa Poco Likang Kecamatan Ruteng Kabupaten Manggarai Telah diperiksa Dan disetujui Oleh Dosen Pembimbing Lapangan dan disahkan Oleh Kepala Desa Doroteus Jema

Kupang....................................(

Oleh Kepala Desa DPL

Doroteus Jema S.pd.

Yohanes Hasbun

Mengetahui Kepala LP2M UNIVERSITAS PGRI NTT

2

.............................. KATA PENGANTARTim penulis mengucapkan puju syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat dan perlindungannya, sehingga Kecamatan mengalami Mahasiswa Ruteng Universitas lancar berarti. PGRI dan Tim NTT selamat penulis dapat tanpa juga melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Poca likang, dengan yang hambatan

mengucapkan terima kasih kepada : 1. 2.3.

Rektor universitas PGRI NTT kupang. Drs.Aloisius Poleng, M.Si selaku ketua kordinator umum Yohanes Hasbun S.pd selaku Dosen pembimbing

Universitas PGRI NTT di ruteng. lapangan yang telah membimbing mahasiswa selama kegiatan KKN ini berlangsung sampai pada penyelesaian laporan.4.

Doroteus Jema selaku kepala Desa Poco Likang yang

telah mendamping dan memberikan bimbingan dalam pelaksanaan Kegiatan KKN selama 2 Bulan.5.

Semua staf Desa Poco likang atas dorongan dan Seluruh Masyarakat Desa Poco Likang yang dengan Semua pihak yang telah membantu penulis dalam

motivasi sehingga KKN dapat berjalan dengan baik.6.

caranya masing-masing memperlancar kegiatan KKN. 7. menyelesaikan laporan ini. Sudah merupakan suatu kewajiban apabila pada akhir masa studinya Mahasiswa diwajibkan untuk melaksanakan

3

KKN

dan

selanjudnya

membuat

sebuah

laporan

hasil

pengabdian berdasarkan program kerja yang telah dibuat Mahasiswa bersama masyarakat. Selama melaksanakan KKN didesa Wae Mulu, Kecamatan Wae Ri`i. Mahasiswa menemui berbagai masalah yang dihadapi masyarakat baik yang berkaitan langsung dengan kebutuhan hidup masyarakat maupun yang berhubungan dengan yang Administrasi ada telah pemerintahan Desa. Masalah-masalah

dikelompokkan sesuai bidang persoalan dan dicari solusi secara bersama antara Mahasiswa, Aparat pemeritah Desa, BPD dan masyarakat setempat. Penulis menyadari bahwa isi laporan ini belum sempurna, oleh karena itu kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan. Semoga laporan ini bermanfaat bagi semua pihak.

Ruteng,Agustus 2011

Tim penulis

4

DAFTAR ISIHalamanJudul................................................................................... .1 Halaman Pengesahan....................................................................... 2 KataPengantar.................................................................................. .3 Daftar isi............................................................................................ 5 Lampiran......................................................................................... ...

l

PENDAHULUAN A.

latarBelakang................................................................ 6 B. Tujuan dan Manfaat...................................................... 7 C. Metode.......................................................................... 9 l l. PERMASALAHAN DAN KEBUTUHAN MASYARAKAT

5

A.Permasalahan Masyarakat........................................... 10 B.Kebutuhan Masyarakat................................................ 12 l l l. PEMECAHAN MASALAH MASYARAKAT A.Invertarisasi Masalah...................................................13 B.Matrik Program Kerja...................................................16 1V. PELAKSANAAN PROGRAM KERJA A.Pelaksanaan Program kerja Bulan Pertama...............17 B. Pelaksanaan Program kerja Bulan Kedua................ 19 V. 21 B.Saran........................................................................ 21 Daftar Pustaka............................................................................ 23 PENUTUP A.Kesimpulan...............................................................

BAB I PENDAHULUAN A.latar Belakang

6

Perguruan tinggi ( PT ) di tengah-tengah Masyarakat berfungsi untuk mengemban misi Tri Dharma PT yaitu: Pendidikan dan Pengajaran; Penelitian dan Pengembangan; dan pengapdian kepada masyarakat. Perguruan tinggi sebagai bagian integral dari sistem pembangunan dan sistem pendidikan Nasional, berperan sebagai dinamisator, inovator, dan Katalisator pembangunan masyarakat di negari ini Pengabdian PT kepada masyarakat tidak terbatas pada ruang dan aspek tertentu dari pembangunan kehidupan Masyarakat karena itu setiap PT memiliki spesialisasi dan mengabdi sesuai dengan spesialisasinya itu. Peran ini diberikan ruang khusus dalam kurikulum PT dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dijadikan satu matakuliah Khusus yang diberi bobot SKS tertentu. KKN yang dilakukan di desa adalah salah satu bentuk Partisipasi dan Kepedulian PT terhadap proses pembangunan yang juga dimotori Pemerintah. program KKN pada hakekatnya atas selain memperlancar pembangunan yang diprogramkan pemeritah, menciptakan pembangunan prakarsa mahasiswa dan masyarakat desa di berbagai aspek kehidupan masyarakat. Dengan demikian, Pemeritah dan Masyarakat diharapkan mampu membantu program-program mahasiswa KKN, sehingga secara bertahap Mutu kehidupan rakyat di desa ditingkatkan. KKN merupakan media pembelajaran bagi calon sarjana yang di suatu saat akan menjadi tenaga pembangunan yang trampil dan cerdas dalam melakukan berbagai pembangunan Masyarakat. sesuai Yang telah dibekali ilmu dengan berbagai Ipteks ilmu ini pengetahuan, Teknologi, dan Seni (IPTEKS) secara memedai dengan disiplin masing-masing. mutu diorientasikan kepada pembangunan sumber Daya

manusia dan lingkungan di desa melalui proses alih IPTEKS yang7

berdampak masyarakat.

positif

bagi

peningkatan

kesejahteraan

hidup

Berdasarkan peran PT tersebut, maka PT harus mampu menyiapkan mahasiswa dengan berbagai kompetensi termasuk kompetensi intelektual dan kepekaan terhadap berbagai permasalahan kemasyarakatan. Hal ini sesuai dengan misi yaitu Memahami realita kehidupan Masyarakat. Universitas PGRI NTT Kupang memiliki komitmen di kuat untuk di membantu Kabupaten percepatan pembangunan daerah baik

manggarai, Manggarai Barat, dan manggarai Timur maupun kabupaten lain yang membutuhkannya KKN, sebagai mata kuliah,wajib di ikuti setiap mahasiswa dan wajip pula dibimbing dan dibantu oleh semua pihak. Mata kuliah KKN berbobot 4 SKS. Perkuliahannya dilakukan dilapangan yaitu di Desa selama 2 bulan penuh. Waktu ini ekuivalen dengan satu semester perkuliahan. Kegiatan bersifat terbimbing di bawah satu pengawasan satu orang Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Penilaiannya dilakukan oleh DPL dengan memperhatikan penilaian yang dilakukan panitia, Kepala Desa/lurah, Dosen-dosen Penguji laporan KKN , dan penilaian dari Komponen-komponen lain yang terkait. Nilai akhir semester diserahkan DPL ke Panitia untuk selanjutnya diserahkan ke Unit terkait di UNIVERSITAS PGRI NTT Ruteng.

B.Tujuan dan ManfaatKuliah kerja nyata mempunyai Tujuan dan Manfaat bagi 1.Mahasiswa A. Dapat menerapkan ipteks yang dipelajarinya dalam pelajaran di dalam pelaksanaan pembangunan nyata di desa.

8

B.

Memperdalam pemahaman terhadap cara berpikir dan bekerja sistematis dan ilmiah dalam memecahkan masalah

secara C.

pembangunan. Mampu menemukan mengidentifikasi masalah dan membuatnya dalam bentuk Matriks program kerja berdasarkan skala Prioritas pemecahan masalah. D. E. F. G. Mampu menyusun proposal kegiatan dan merealisasikannya Meningkatkan kesadaran akan manfaat dan pentingnya kerja Memperdalam pengertian dan penghayatan pada kesulitan, seluk Memberikan pengalaman belajar dan bekerja sebagai kader dalam bentuk kegiatan nyata. sama yang baik dalam membangun Desa. beluk kehidupan dan perkembangan Masyarakat Desa. pembangunan sehingga bentuk sikap dan rasa peduli terhadap kemajuan Masyarakat. H. Menumbuhkan sikap Profesionalisme dalam menerapkan berbagai keahlian dan ketrampilan secara bertanggung jawab. 2.Masyarakat dan Pemerintah Daerah A. Memperoleh bantuan pemikiran dan tenaga, ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan. B. Memperoleh cara-cara baru yang dibuhtuhkan untuk merumuskan, pengalaman dan dalam melaksanakan menggali serta merencanakan, pembangunan. C. Memperoleh menumbuhkan D. potensi Masyarakat sehingga mampu

berpertisipasi aktif dalam pembangunan. Terbentuknya kader-kader penerus pembangunan di dalam masyarakat sehingga terjamin kelanjutan upaya pembangunan.

9

E.

Memanfaatkan

bantuan tenaga mahasiswa untuk

melaksanakan program dan proyek pembangunan yang berada di bawah tanggung jawabnya. 3.Perguruan Tinggi A. Memperoleh umpan balik sebagai hasil pengintegrasian mahasiswanya dalam proses pembangunan di tengahtengah masyarakat, sehingga kurikulum, materi perkuliahan, dan pengembangan ilmu yang diberikan di perguruan tinggi dapat lebih disesuaikan dengan tuntutan nyata dari pembangunan. B. Memperoleh berbagai khasus yang berharga yang mungkin dapat digunakan sebagai contoh dalam menyajikan materi perkuliahan dan menemukan masalah untuk penelitian dan pengembangan.C. Memperoleh kesempatan unutk membangun daerah secara

bersama, sistematis, dan ilmiah.

C.MetodeMetode atau cara yang dilakukan dalam pengumpulan data adalah sebagai berikut : Dokumentasi, yaitu metode yang digunakan untuk menyimpan semua dokumen kegiatan baik itu berupa data-data yang dikumpulkan maupun foto-foto kegiatan. FGO (Focus Group Discussition), yaitu suatu metode yang digunakan dengan cara mengumpulkan semua masyarakat pada suatu tempat pada waktu tertentu untuk melakukan diskusi bersama menyangkut beberapa masalah yang dihadapi. Observasi,yaitu suatu metode yang digunakan dengan cara mengamati objek yang diteliti yang kemungkinan dianalisis unutk melakukan kegiatan.

10

Partisipasi, yaitu suatu metode yang digunakan dengan cara

melibatkan semua masyarakat dalam berbagai kegiatan baik non fisik maupun fisik. Masyarakat harus berpartisipasi secara aktif dalam segala bentuk kegiatan untuk mencapai tujuan pembangunan desa.

BAB l l PERMASALAHAN DAN KEBUTUHAN MASYARAKATA. Permasalahan Masyarakat Identifikasi dan inventarisasi permasalahan masyarakat merupakan bagian perting yang dilakukan semenjak awal mula pelaksanaan KKN tanggal 3 juni sampai dengan tanggal 3 agustus 2011 , dengan metode observasi, Dokumentasi, diskusi dan partisipasi baik dengan aparat pemerintah Desa, tokohtokoh masyarakat dan warga secara umum secara langsung dengan penulis. Masalah-masalah sebagai berikut :

yang

teridentifikasi

oleh

penulis

adalah

Pemeliharahan fasilitas umum belum maksimal ; Belum tersedianya MCK dikantor Desa Poca likang ; Rendahnya pemahaman masyarakat tentang hukum ; Jalan masuk RT.14 tetewar belum diaspal ; Rendahnya pengetahuan masyarakat tentang pelestarian lingkungan ; Minimnya pengetahuan masyarakat tentang peran keluarga berencana ( KB ) ;11

Rendahnya pengetahuan masyarakat di bidang pertanian ; Rendahnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan umum ; Rendahnya kehutanan ; Belum adanya gedung sekolah dasar. Berdasarkan hasil inventarisasi permasalahan yang telah pemahaman masyarakat tentang masalah

dilakukan penulis selama kurang lebih seminggu selanjudnya dilakukan identifikasi sesuai dengan bidangnya masing-masing. Hasil identifikasi tersebut selanjudnya dikaji dan dianalisis. Analisa terhadap sejumlah permasalahan merupakan kegiatan yang sangat penting disesuaikan dengan kebutuhan, biaya dan tenaga serta menentukan skala prioritas untuk dijadikan program kerja penulis bersama masyarakat. Adapun identifikasi berikut. 1. Bidang Pendididkan -Banyak anak putus sekolah -Masih banyak anak SD yang belum bisa membaca dan menulis -Belim ada gedung sekolah dasar. 2. Bidang Kesehatan -kurangnya air inum bersih -Sebagian warga Desa belum memiliki WC dan tempat sampah -Rendahnya pengetahuan masyarakat tentang pelestaria Lingkungan. -Rendahnya pengetahuan masyarakat tentangf KB 3. Bidang Ekonomi -pendapatan masyarakat masih sangat rendah dilalakukan berdasarkan pembidangan sebagai

12

-Rendahnya pengetahuan masyarakat tentsng di bidang pertanian -Banyak lahan kritis 4. Bidang Sarana Dan Prasarana -Linkungan sekitar belum tertata rapih -Masih ada pipa air yang belum terkubur -Fasilitas kantor Desa belum lengkap. 5. Bidang Pemerintahan -Pendidikan dan pelatihan tentang hukum dan HAM. -Sosialisasi produk hukum dan peraturan lainnya yang berkaitan dengan HAM. -Penyelesaian sengketa pertanahan secara budaya agar teredam konflik horisotal dan vertikal. -Penguatan kapasitas teknis dan managerial bagi aparat Pemeritah Desa. -Pembuatan regulasi Desa dalam bentuk PERDES untuk meminimalisir adminitrasi Desa. -Meningkatkan publik. B. Kebutuhan Masyarakat Kebutuhan Masyarakat Desa Poco Likang sangat berhubungan dengan hasil analisis permasalahan masyarakat. Adapun kebutuhan Masyarakat dibagi berdasarkan pembidangan permasalahan sebagai berikut ; 1. kebutuhan akan air minum bersih ; 2. Masyarakat manginginkan Gedung SD ; 3. penguburan pipa air minum ; 4. fasilitas untuk pembenahan adminitrasi Desa ; partisipasi masyarakat dalam bentuk

13

5. memerlukan pertanian ;

pendampingan

PPL

untuk

permasalahan

6. adanya penyuluhan tentang Hukum dan HAM ; 7. pendapatan masyarakat meningkat ; 8. tersedianya MCK untuk umum ; 9. jalan masuk RT Dusun tetewor ; kebutuhan-kebutuhan yang telah terinci diatas,

membeberkan bahwa perlu adanya keterlibatan pemerintah daerah, Pemerintah Desa dan masyarakat secara bersama dengan Mahasiswa KKN demi terciptanya penyelengaraan pembangunan kearah yang lebih baik. Apabila kerja sama yang dibangun sangat mendukung pembangunan di Desa poco likang Kecamatan Ruteng Kbupaten Manggarai. Apabila pembangunan yang didanai oleh pemerintah tidak cukup untuk mengantisipasi hal tersebut, secara bersama-sama pemerintah desa dan masyarakat akan membangun secara swadaya.

BAB l l l PEMECAHAN MASALAH MASYARAKATA. Inventarisasi dan Identifikasi Masalah Identifikasi dan inventarisasi permasalahan masyarakat merupakan bagian perting yang dilakukan semenjak awal mula pelaksanaan KKN tanggal 3 juni sampai dengan tanggal 3

14

agustus 2011 , dengan metode observasi, Dokumentasi, diskusi dan partisipasi baik dengan aparat pemerintah Desa, tokohtokoh masyarakat dan warga secara umum secara langsung dengan penulis. Masalah-masalah sebagai berikut ; Pendidikan diharapkan ; Pemeliharaan fasilitas umum belum maksimal ; Belum tersedianya MCK dikantor Desa ; Rendahnya manggarai ;

yang anak

teridentifikasi usia dini

oleh

penulis berjalan

adalah sesuai

belum

pemahaman

masyarakat

tentang

pengetaahuan dan penghayatan akan nilai-nilai budaya Jaringan air minum belum memadai ; Jalan masuk RT 14 Dusun tetewor ; Sebagai warga desa yang belum memiliki WC dan tempat sampah Rendahnya pengetahuan masyarakat tentang pelestarian lingkungan ; Rendahnya pengetahuan masyarakat tentang keluarga berencana ; Rendahnya pengetahuan masyarakat dibidang pertanian ; Rendahnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan umum ; Rendahnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat dalam bidang hukum dan HNM ; Rendahnya pemahaman masyarakat tentang permasalahan kehutanan ; Masih banyak anak Sd yang belum mampu menulis dan membaca.

15

Berdasarkan hasil inventarisasi permasalahan yang telah dilakukan penulis selama kurang lebih seminggu selanjudnya dilakukan identifikasi sesuai dengan bidangnya masing-masing. Hasil identifikasi tersebut selanjudnya dikaji dan dianalisis. Analisis terhadap sejumlah permasalahan merupakan kegiatan yang sangat penting disesuaikan denga kebutuhan, biaya dan tenaga serta menentukan skala prioritas untuk dijadikan program kerja penulis kerja bersama masyarakat. Adapun identifikasi dilakukan berdasarkan pembidangan sebagai berikut. 1. Bidang pendidikan Banyak anak putus sekolah ; Masih banyak anak SD yang belum bisa membaca dan menulis ; Guru bidang studi kurang ; Fasilitas untuk pendidikan anak SD belum ada. Belum ada MCK dikantor Desa Sesebagai warga desa belum memiliki WC dan tempat sampah Masih banyak yang kekurangan gizi Rendahnya pengetahuan masyarakat tentang pelestarian linkungan Rendahnya pengetahuan masyarakat tentang KB Banyak pasangan suami istri yang menikah pada usia dini Masih ada hewan peliharaan yang belum dikandangkan Belum tersedianya kamar mandi dan WC umum. 3. Bidang Ekonomi

2. Bidang kesehatan

16

Relatif banyak warga yang miskin Penyuluhan berjalan Sering terjadi kasus rawan pangan Jalan desa belum menyeluruh karena masih ditemukan jalan buntuh Jaringan jalan masuk RT 14 dusun Tetewar belum diaspal. Jalan desa yang belum menyeluruh karena masih ditemukan jalan bumtu Belum ada listrik di pustu Pengetahuan masyarakat akan pelestarian lingkungan belum tersebut. memadai ditandai sejumlah kerusakan lingkungan akibat penggalian bahan galian di wilayah pertanian dan perternakan kurang

4. Bidang sarana dan prasarana

5. Bidang pemeritahan Pendidikan dan pelatihan tentang pembuatan administrasi desa Penguatan kapasitas teknis dan manageniar bagi aparat pemeritah desa Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan publik Pemeliharaan dan perawatan fasilitas umum, keamanan lingkungan dan lain-lain 6. bidang hukum Pendidikan dan pelatihan tentang Hukum danHAM Sosialisasi produk hukum dan peraturan lainnya yang berkaitan dengan HAM

17

Penyelesaian sengketa pertanahan secara Budaya agar terredam konflik horisontal dan vertikal.

B.Matriks Program KerjaTABEL 1.1 : MATRIKS PROGRAM KERJA INDIVIDUNO 1 Bidang Kegiatan Pendidikan Jenis Program Peningkatan motivasi belajar anak SD Jenis Proyek Membantu mengajar, membaca menulis Tujuan Memberikan masukan/input dan bagi anak-anak Pelaksana Rumah Mahasiswa baru warga di RT KKN dan 14 anak SD keterangan Dilaksana kan pada sore hari

2

Kesehatan dan kebersiha n lingkunga n Sosial Budaya

Penyuluhan tentang pentingnya rumah sehat dan bersih

Berdiskusi bersama tuan rumah tentang manfaat rumah bersih bagi kesehatan Mengikuti acara pesta nikah Memberi kekuatan dan dorongan pada anak yang putus sekolah Keikut sertaan dalam kegiatan olahraga bersama

Agar bebas dari berbagai macam kuman yang mengganggu kesehatan Agar dapat bergembira bersama Agar dia tidak mudah putus asa

Rumah warga di RT 9

Mahasisw a KKN dan tuan rumah Mahasisw a KKN dan pengantin Mahasisw a KKN

Dilaksana kan pada malam hari Dilaksana kan pada malam hari Dilaksana kan pada malam hari Dilaksana kan pada sore hari

4

Mengikuti acara pesta nikah Memberi kekuatan dan dorongan pada anak yang putus sekolah Pembinaan persaudaraan

Di dusun tetewar Rumah warga didusun tetewar Lapangan Bola voli poco likang

Meningkatkan rasa persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat

Mahasisw a KKN dan masyarak at

18

BAB l V PELAKSANAAN PROGRAM KERJA

A.Pelaksanaan program kerja bulan pertama.Dalam pelaksanaan program kerja bulan pertama ini adalah melakukan semua jenis kegiatan yang sudah terjadwal dalam rencana program kerja bulanan. Adapun kegiatan yang telah dilakukan mencakupi dua jenis kegiatan yakni kegiatan fisik antara lain keikut sertaan dalam bermain bola voli. Sedangkan kegiatan non fisiknya antara lain peningkatan motivasi belajar anak SD dan penyuluhan tentang pentingnya rumah sehat dan bersih. Kegiatan tersebut dapat dijelaskan dalam tabel berikut ; TABEL. 2.1 JENIS KEGIATAN BULAN PERTAMAN SIFAT O KEGIATAN 1 FISIK JENIS KAGIATAN Keikut sertaan dalam kegiatan olahraga bersama BIDANG KEGIATAN Sosial HASIL YANG DIDAPAT Rasa persaudaraan di masyarakat semakin tinggi

19

2 NON FISIK

Peningkatan motifasi belajar anak SD Penyuluhan tentang pentingnya rumah sehat dan bersih

Pendidikan Kesehatan dan kebersihan lingkungan

Mereka dapat membaca dan menulis Mereka melaksanakannya serius belum secara

1. Kegiatan fisik keikut sertaan dalam kegiatan olahraga bersama a. Proses Dalam pelaksanaan kegiatan ini diawali dengan kepergian tim penulis ke lapangan bola voli dengan maksud menonton orang yang sedang bermain bola voli, dengan tertariknya saya sebagai Mahasiswa KKN maka secara langsung saya megikuti pertandingan tersebut dan terlintas dalam pikiran saya untuk memanfaatkan b. Hasil Kalau dilihat dari usaha saya yang dengan tujuan untuk meningkatkan persaudaraan dalam masyarakat di desa poco likang mencapai 100% ini disebabkan karena banyak warga di desa tersebut yang merasa sangat senag dalam bermain. 2. Kegiatan Non Fisik Peningkatan motifasi belajar anak SD a. Proses Dalam pelaksanaan kegiatan ini diawali dengan kepergian saya sebagai anggota KKN kerumah warga. Setelah bertemu dengan anak tuan rumah saya memberi ceramah khusus buat dia tentang apa pentingnya belajar bagi kita b. Hasil Kalau dilihat dari cara penyampaian saya dalam memberikan motifasi kegiatn ini berhasil 100% karena dengan momen tersebut untuk meningkatkan rasa persaudaraan dalam masyarakat di desa poco likang.

20

ceramah saya, anak tersebut tersentuh hatinya untuk terus belajar. Penyuluhan tentang pentingnya rumah yang sehat dan bersih a. Proses Dalam pelaksanaan kegiatan ini diawali dengan kepergian saya sebagai anggota KKN kerumah warga dan setelah berada di rumah warga tersebut saya memberikan penyuluhan kepada tuan rumah tentang rumah yang sehat dan bersih b. Hasil Kalau dilihat dari keberhasilannya kegiatan ini tidak berhasil dan hanya mencapai 20 % saja.

B.Pelaksanaan program kerja bulan keduaDalam pelaksanaan program kerja bulan kedua ini adalah melakukan semua jenis kegiatan yang sudah terjadwal dalam rencana program kerja bulanan. Adapun kegiatan yang telah dilakukan mencakupi satu jenis kegiatan yakni kegiatan non fisik yaitu Mengikuti acara pesta nikah, Memberi kekuatan dan dorongan pada anak yang putus sekolah Kegiatan tersebut dapat dijelaskan dalam tabel berikut ; TABEL. 2.1 JENIS KEGIATAN BULAN KEDUAN O SIFAT KEGIATAN JENIS KAGIATAN BIDANG KEGIATAN HASIL YANG DIDAPAT

1

NON FISIK

Mengikuti nikah

acara

pesta

Sosial Budaya Sosial Budaya

Berhasil mengunjugi pernikahan

acara

Memberi kekuatan dan dorongan pada anak yang putus sekolah

Agar dia tidak mudah putus asa

2. Kegiatan Non Fisik Mengikuti acara pesta nikah

21

a

Proses Dalam pelaksanaan kegiatan ini diawali dengan kepergian saya sebagai anggota KKN kerumah warga yang sedang melakukan acara nikah,Setelah bertemu dengan anak tuan rumah saya memberi ucapan selamat khusus buat mereka

b

Hasil kegiatan ini berhasil 100% karena dengan kehadiran saya,

Penyuluhan tentang pentingnya rumah yang sehat dan bersih a Proses Dalam pelaksanaan kegiatan ini diawali dengan kepergian saya sebagai anggota KKN kerumah warga dan setelah berada di rumah warga tersebut saya memberikan semangat kepada tuan rumah tentang ruginya kalau tidak sekolah. b. Hasil Kalau dilihat dari keberhasilannya kegiatan ini tidak berhasil dan hanya mencapai 20 % saja ini karena anak tersebut belum melaksanakan sepenuhnya apa yang dinasehatkan oleh angota KKN.

22

BAB V PENUTUP A.KesimpulanDari semua hal yang telah diuraikan diatas dapat disimpulkan bahwa permasalahan yang muncul dari hasil identifikasi dalam program kerja pembinaan belajar demi peningkatan mutu sumber daya masyarakat. Dalam setiap persoalan yang dikemukakan, dapat dipecahkan melalui diskusi dan lebih menitik beratkan bagaimana menggali pemahaman masyarakat akan pentingnya pendidikan. Desa poco likang memiliki potensi yang cukup untuk dikembangkan, namun muncul persoalan seperti rendahnya sumber daya masyarakat untuk bagaimana mengembangkan potensi yang ada di desa poco likang.23

KKN adalah salah satu mata kuliah yang diprogramkan dalam kurikulum Universitas PGRI NTT dengan tujuan mahasiswa diharapkan mampu mengenal kehidupan

masyarakat secara langsung dan mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang telah didapat di bangku perkulahan kepada masyarakat. Tujuan lain KKN adalah menggali pemahaman masyarakat tentang bagaimana mereka menganalisis suatu persoalan yang ditemukan dengan mengembangkan potensipotensi yang ada disekitar sebagai suatu pemecahan masalah yang mereka hadapi dalam kehidupan masyarakat.

B.SaranAdapun beberapa saran yang dapat diberikan penyusun kepada semua pihak antara lain ; 1. Bagi lembaga Universitas PGRI NTT kiranya dalam pelaksanaan KKN selanjutnya sangat diharapkan keaktifan serius dari dosen pembimbing lapangan dalam memecahkan persoalan yang ditemukan mahasiswa KKN di lapangan. 2. Bagi masyarakat Desa,sangat diharapkan untuk lebih partisipatif dalam setiap kegiatan dan perlu disadari bahwa kegiatan KKN adalah contoh tentang bagaimana membangun masyarakat Desa secara mandiri menuju masyarakat yang makmur dan sejahtera

24