Laporan Prakerin Budidaya Tanaman Asparagus

  • View
    248

  • Download
    1

Embed Size (px)

DESCRIPTION

tugas

Text of Laporan Prakerin Budidaya Tanaman Asparagus

LAPORAN KEGIATAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI(PRAKERIN) DI BIONIC FARM TAHUN PELAJARAN 2012/2013

OLEH :

ANGGA ABDUL AZIZNISN.9954474785

KOMPETENSI KEAHLIAN:AGRIBISNIS TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA

DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN CIANJURSMK NEGERI 1 PACETJl. Hanjawar Pacet Ds. Cibodas Pacet Cianjur 43253 Telp (0263) 580533 Fax. (0263) 581008E_mail : smkn1_pacet@yahoo.co.id

DAFTAR GAMBAR

Halaman Gambar 1. Akar asparagus, batang, bunga dan buah asparagus7Gambar 2. Rebung asparagus putih-hijau7Gambar 3.Tempat persemaian benih21Gambar 4. Cara Penyiapan Lahan22Gambar 5. Cara Penanaman Bibit Asparagus23Gambar 6. Rebung Asparagus yang bengkok karena terkena air hujan24Gambar 7. Penguburan gulma di sebelah rumpun tanaman24Gambar 8.Pembumbunan25Gambar 9. Pemupukan Tanaman25Gambar 10. Pemangkasan batang yang sudah tua26Gambar 11. Penyemprotan daun27Gambar 12. Cara memanen asparagus29Gambar 13. Pencucian rebung asparagus30Gambar 14.Pengemasan rebung asparagus31

DAFTAR ISI

HalamanLEMBAR PENGESAHANi, iiKATA PENGANTARiiiDAFTAR ISIivDAFTAR GAMBARviDAFTAR TABELvii

BAB I PENDAHULUAN1A. Latar Belakang1B. Tujuan Prakerin3C. Manfaat Prakerin3D. Tujuan Penyusunan Laporan4BAB II TINJAUAN PUSTAKA5A. Tinjauan Umum Mengenai Tanaman Asparagus5

1. Taksonomi dan Morfologi Asparagus.52. Varietas Asparagus73. Prospek Perkembangan Asparagus94. Kegunaan atau Manfaat (khasiat) Rebung Aspragus105. Cara Perbanyakan Asparagus166. Nilai Penting Komoditas177. Syarat Tumbuh Tanaman18

BAB III KEGIATAN PELAKSANAAN19

A. Tempat dan Waktu Pelaksanaan Kegiatan Prakerin19B. Alur atau Sistematik Kegiatan19C. Pembahasan 20

1. Pembibitan202. Persiapan Lahan213. Penanaman224. Pemeliharaan235. Hama dan Penyakit Asparagus276. Panen297. Penanganan Pasca Panen30

BAB IV PENUTUP32A. KESIMPULAN32B. SARAN32DAFTAR PUSTAKA34LAMPIRAN35

DAFTAR TABEL

HalamanTabel 1. Varietas asparagus yang berkembang baik di tanam di Indonesia8Tabel 2. Komposisi gizi rebung asparagus tiap 175 gram bahan10Tabel 3. Kondisi iklim di sentra pengembangan Asparagus18

BAB IPENDAHULUAN

E. Latar Belakang1. Pengertian PrakerinDi era modern dan globalisasi seperti sekarang ini perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan semakin pesat. Oleh karena itu, keberhasilan pembangunan di bidang pendidikan termasuk di dalamnya pembangunan Pendidikan Karakter Bangsa yang kini mulai diterapkan di sebagian Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) akan mampu menghadapi dan menjawab tantangan pada masa sekarang ini dan masa yang akan datang.Dalam upaya mewujudkan tujuan pembangunan di bidang pendidikan, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berfungsi menyiapkan serta menciptakan lulusan-lulusannya sebagai tenaga kerja yang handal dan profesional di bidangnya masing-masing. Aplikasinya dilakukan dengan pendidikan sistem ganda yang salah satunya melalui kegiatan Praktik Kerja Industri (Prakerin).Pendidikan sistem ganda adalah suatu model penyelenggaraan pendidikan yang memadukan secara utuh dan terintegrasi kegiatan belajar siswa di sekolah dengan proses penguasaan keahlian kejuruan melalui praktik kerja langsung di Dunia Usaha/Dunia Industri. Adapun yang dimaksud dengan Praktik Kerja Industri (Prakerin) adalah kegiatan praktik siswa yang dilakukan di Dunia Usaha/Industri, yang merupakan suatu kegiatan kurikuler yang wajib diikuti oleh siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kegiatan ini sebagai wacana untuk lebih memantapkan hasil belajar, sekaligus memberikan kesempatan pada siswa untuk mendalami dan menghayati kemampuan hasil belajar tersebut dalam situasi dan kondisi dunia kerja yang sebenarnya.2. Tinjauan Umum Perusahaan Bionic FarmBionic Farm merupakan salah satu perusahaan yang telah bekerjasama dengan pihak sekolah SMK NEGERI 1 PACET yang memberikan kesempatan kepada siswa-siswinya untuk dapat melakukan Praktik Kerja Industri.Bionic Farm didirikan pada tahun 1990 dan berkomitmen untuk melestarikan alam dengan pertanian organik. Pada awalnya, Bionic Farm khusus membudidayakan jamur. Namun menyadari tumbuhnya kesadaran dan kepedulian masyarakat akan makanan yang dikonsumsi, Bionic Farm mengembangkan variasi produk pertanian organiknya.Bionic Farm memiliki 2 lokasi pertanian, yang utama berada di Ciherang-Bogor, dan di Cibodas-Puncak, Jawa Barat. Di daerah CibodasBionoc Farm membudidayakan berbagai jenis jamur dataran tinggi (misalnya Shiitake, Jamur Tiram, dan lainnya), kopi, sayuran dan tanaman herbal. Di CiherangBionic Farm membudidayakan beras organik, Rosella serta berbagai jenis sayuran dan buah-buahan. Dalam kegiatan Prakerin ini penulis mengambil komoditas asparagus (Asparagus officinalis).Asparagus atau Aspersis yang nama ilmiahnya Asparagus officcinalis merupakan salah satu jenis sayuran rebung (spear) yang makin dikenal dan digemari masayarakat dunia. Menurut sejarahnya, tanaman ini sudah dikenal sejak zaman sebelum masehi. Kalangan bangsawan yang tinggal di Byzantium memanfaatkan asparagus sebagai bahan ramuan obat perangsang. Fakta ini memperkuat dugaan bahwa daerah asal tanaman ini adalah Yunani.Dewasa ini tanaman asparagus telah dibudidayakan hampir di seluruh dunia, baik di daerah beriklim sub tropis maupun tropis. Pusat pengembangannya antara lain Afrika Timur dan Malaysia kemudian meluas ke Eropa, Asia dan Amerika. Masuknya tanaman asparagus ke wilayah Indonesia diduga pada tahun 1980-an.

F. Tujuan Prakerin1. Tujuan UmumPraktik Kerja Industri di Dunia Usaha/Industri bertujuan agar siswa memiliki wawasan, kemampuan dasar untuk bekerja dan menyesuaikan diri dengan keadaan di dunia kerja.2. Tujuan KhususKegiatan Praktik Kerja Industri memiliki tujuan khusus sebagai berikut :a. Mengenal dan memahami tata tertib dan mekanisme kerja di perusahaan/ industri dengan segala aktifitasnya.b. Menumbuhkan semangat dan jiwa berwiraswasta.c. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa sesuai dengan kompetensi keahliannya dalam Dunia Usaha/Industri.d. Melatih dan menumbuhkan etos kerja.e. Mengurangi kesenjangan dan ketidaksesuaian pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh siswa di sekolah dengan yang dibutuhkan dunia kerja/industri.f. Meningkatkan efisiensi dan efektifitas dalam pencapaian tamatan SMK yang pofessional.g. Terjadinya pemindahan atau transfer ilmu pengetahuan dan teknologi dari Dunia Usaha/Industri ke sekolah.

G. Manfaat Prakerin1. Bagi Siswa :a. Menerapkan pengetahuan yang didapat dalam kehidupan nyata di bidang pertanian.b. Mendewasakan sikap dan pikiran dalam hal pekerjaan, bermasyarakat dan menyelesaikan suatu masalah.c. Mendapatkan pengalaman dan pengetahuan yang akan membekali dan membentuk jiwa kewirausahaan (mandiri).d. Memberi peluang untuk mendapatkan lapangan kerja.2. Bagi Sekolah (SMK) :a. Menjalin kerjasama antara sekolah dan instansi/perusahaan.b. Memperoleh umpan balik berupa informasi dan teknologi serta bahan dasar pembelajaran di sekolah.c. Peluang untuk promosi sekolah dan memasarkan tamatan.

3. Bagi Dunia Usaha/Industri :a. Memperoleh tenaga kerja sementara yang mempunyai latar belakang pendidikan memadai, relevan dalam bidang usaha.b. Memperoleh kesempatan untuk menjaring tenaga kerja yang dibutuhkan.

H. Tujuan Penyusunan LaporanTujuan penyusunan laporan ini tidak lain adalah untuk memenuhi kompetensi sesuai kurikulum dan sebagai bukti bahwa kami telah melakukan kegiatan Prakerin di Bionic Farm. Adapun tujuan lainnya adalah :1. Mengkomunikasikan kegiatan yang dapat dan tidak dapat dilaksanakan di industri2. Sebagai bahan mengevaluasi untuk kegiatan selanjutnya baik siswa, sekolah, dan industri.3. Melaporkan hasil kegiatan Praktik Kerja Industri (PRAKERIN) di PT. Bionic Farm.4. Untuk memperlancar atau menambah pengetahuan dalam pembelajaran Teknologi Informasi dan Informasi (TIK).5. Sebagai salah satu syarat mengikuti UN dan Ujian Akhir Sekolah (UAS), yang diwajibkan unuk menyelesaikan laporan ini.

BAB IITINJAUAN PUSTAKA

A. Tinjauan Umum Mengenai Tanaman Asparagus (asparagus officinalis)8. Taksonomi dan Morfologi Asparagus Tanaman asparagus termasuk keluarga bawang-bawangan (Liliaceae). Beberapa spesies terkenal seperti Asparagus officinalis L. sering dikonsumsi sebagai sayuran. Menurut Suhardiman kedudukan tanaman ini dalam sistematika tumbuhan sebagai berikut :Kingdom : Plantae Divisi : Spermatophyta Kelas : Angiospermae Ordo : Liliales Famili : Liliaceae Genus : Asparagus Spesies : Asparagus officinalis L.Aparagus mempunyai banyak spesies, baik yang tumbuh liar maupun yang sudah dibudidayakan. Di Cina dan India terdapat jenis asparagus liar, antara lain A. Filicinus, A. Crispus, A. Scanded. Di beberapa negara, asparagus telah banyak dimanfaatkan sebagai tanaman hias, antara lain jenis A. Plumosus dan A. Spingeri. Jenis asparagus yang sudah umum dibudidayakan secara komersial adalah asparagus officinalis. Dewasa ini berbagai varietas asparagus sayur berkembang pesat di seluruh dunia (Rukmana R, 1995).Asparagus adalah tanaman perennial (tahunan) herbaceous berbentuk semak berumpun yang tumbuh tegak atau menjalar. Tingginya bisa mencapai 2 m, berbatang silinder dengan bentuk daun hasil modifikasi batang yang menyerupai jarum (cladophyl). Bunga asparagus tumbuh soliter atau berpasangan dan muncul di ketiak cladophyl, bunga tersebut akan mengasilkan buah berbentuk berry yang berwarna merah dan memiliki biji yang berwarna hitam (Siemonsma dan Piluek, 1994). Asparagus adalah tanaman monokotil dioecious yang ditanam untuk tunas batang lembut yang belum berkembang, umumnya dinamakan rebung (spear) dan dapat dimakan (Rubatzky dan Yamaguchi, 1999). Tanaman asparagus memiliki batang di dalam tanah (rhizome) yang terdiri atas kumpulan tunas, akar lunak yang berfungsi sebagai organ penyimpa