ANALISIS KENAIKAN HARGA BBM, KURS Rp/US$, DAN ?· i ANALISIS KENAIKAN HARGA BBM, KURS Rp/US$, DAN INDEKS…

  • View
    214

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

i

ANALISIS KENAIKAN HARGA BBM, KURS Rp/US$, DAN

INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN

(Event Study Kenaikan Harga BBM 1 Oktober 2005)

Skripsi

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat

Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi

Program Studi Manajemen

Oleh:

Yusnita Siwi Arthanti

032214117

PROGRAM STUDI MANAJEMEN

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS SANATA DHARMA

YOGYAKARTA

2007

ii

iii

iv

HALAMAN PERSEMBAHAN

JESUS Christ.

Simbah buyut di Rumah Bapa, yang mengasuh dan

mendukungku.

Bapak dan Ibu, yang selalu memberi semangat belajar.

Simbah kakung dan putri, om-omku, tante-tanteku, dan

sepupu-sepupuku, matur nuwun.

Mas heri, mbak lina, dan baby kecilku Oix, trimakasih

menjadi penyemangat.

Mas Popi, terimakasih banyak atas kasih dan dukungannya.

Teruntuk EKA, Titis, Evi, Kamel, Ida (Chen-chen), Wika,

Adi, Isha, Sigit, Arby, Edi: Sitepu & Prajoko, Dadang,

Yoyok, Soni, Elman, Amandus, Roy, Tommy, Cu-ya

Atmaja, Windra, Cristian, dan semua teman-teman

manajemen angkatan 2003.

anak-anak UKF BECEK (BadmintonE Cah EKonomi)

Semua temen-temen KKP XIII

v

vi

ABSTRAK

ANALISIS KENAIKAN HARGA BBM, KURS RP/US$, DAN INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN

(Event Study Kenaikan Harga BBM 1 Oktober 2005)

Yusnita Siwi Arthanti

UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA

2007

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan antara

kurs Rp/US$ sebelum kenaikan harga BBM 1 Oktober 2005 dan sesudah kenaikan harga BBM 1 Oktober 2005, dan untuk mengetahui apakah kurs RP/US$ mempengaruhi IHSG. Periode penelitian selama 6 bulan atau 144 hari (tanggal pasar) yang dibagi menjadi dua periode yaitu periode estimasi selama 86 hari dan periode peristiwa selama 58 hari.

Teknik analisis yang digunakan untuk masalah yang pertama adalah independent-samples t test dengan program SPSS. Dari hasil analisis data dapat diketahui bahwa terdapat perbedaan antara kurs Rp/US$ sebelum kenaikan BBM 1 Oktober 2005 dan sesudah kenaikan harga BBM 1 Oktober 2005. Nilai kurs rupiah menguat setelah kenaikan harga BBM 1 Oktober 2005.

Sedangkan untuk masalah yang kedua digunakan analisis regression dengan program SPSS. Dari hasil analisis dapat diketahui bahwa kurs Rp/US$ mempengaruhi negatif IHSG secara signifikan.

vii

ABSTRACT

THE ANALYSIS OF FUEL PRICE RAISING, IDR/USD RATE, AND JAKARTA COMPOSITE INDEX

(Event Study the Fuel Price Raising on October 1, 2005)

Yusnita Siwi Arthanti SANATA DHARMA UNIVERSITY

YOGYAKARTA 2007

The research was aimed to identify whether there were any differences

between IDR/USD rate before the fuel price raising on October 1, 2005 and after the fuel price raising on October 1, 2005 and to identify whether IDR/USD rate influences JCI. The period of the research was 6 month or 144 days (market days) divided into 2 periods, estimated period of 86 days and phenomenon period of 58 days.

The technique analysis used to solve the first problem was independent-samples t test by SPSS. The result of analysis indicated was that there was difference between IDR/USD rate before the fuel price raising on October 1, 2005 and after the fuel price raising on October 1, 2005. IDR/USD rate was strong after the fuel price raising on October 1, 2005.

The technique analysis used to solve the second problem was simple linier regression. The result of analysis indicated that IDR/USD rate significantly influenced JCI.

viii

KATA PENGANTAR

Penulis memanjatkan puji dan syukur Kehadirat Tuhan Yang Maha Esa,

yang senantiasa melimpahkan berkah dan kasih-Nya sehingga penulis dapat

menyelesaikan penyusunan skripsi ini. Skripsi dengan judul Analisis Kenaikan

harga BBM, Kurs Rp/US$, dan Indeks Harga Saham Gabungan (Event Study

Kenaikan Harga BBM 1 Oktober 2005) ini diajukan sebagai salah satu syarat

kelulusan jenjang Strata Satu, Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi di

Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

Dalam penyusunan skripsi ini, penulis banyak mendapatkan bantuan yang

bersifat moral maupun spiritual dari berbagai pihak, untuk itu pada kesempatan ini

penulis ingin menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada:

1. Rama Dr. Ir. P. Wiryono P, SJ, selaku Rektor Universitas Sanata Dharma.

2. Bapak Drs. Alex Kahu Lantum, M.S, selaku Dekan Fakultas Ekonomi

Universitas Sanata Dharma.

3. Bapak Drs. Hendra Poerwanto G., M.Si, selaku Ketua Program Studi

Manajemen.

4. Bapak Drs. A Triwanggono, M.S, selaku dosen pembimbing I.

5. Bapak A. Yudi Yuniarto, SE, MBA, selaku dosem pembimbing II.

6. Seluruh staf pengajar, karyawan dan karyawati Universitas Sanata

Dharma.

7. Seluruh rekan-rekan mahasiswa angkatan 2003.

ix

Akhir kata, semoga skripsi ini dapat berguna dan menambah pengetahuan

di bidang pasar modal dan pasar uang. Penulis sangat mengharap kritik dan saran

dari berbagai pihak yang dapat berguna bagi penulis.

Yogyakarta, Agustus 2007

Penulis

Yusnita Siwi Arthanti

x

DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN JUDUL ...i

HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING ..ii

HALAMANGAN PENGESAHAN ....iii

HALAMAN PERSEMBAHAN .iv

PERNYATAAN KEASLIAN KARYA .......................v

ABSTRAK .vi

ABSTRACT vii

KATA PENGANTAR ........viii

DAFTAR ISI ..x

DAFTAR TABEL ..xiii

BAB I PENDAHULUAN ..1

A. Latar Belakang ..1

B. Batasan Masalah ..6

C. Masalah Penelitian ..6

D. Tujuan Penelitian ..7

E. Manfaat Penelitian ..7

F. Sistematika Penulisan ..8

BAB II LANDASAN TEORI 10

A. Investasi 10

1. Pengertian 10

2. Instrumen Investasi 11

xi

Halaman

B. Indeks Harga Saham (IHS) 12

C. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ...15

D. Faktor-faktor yang Mempengaruhi IHSG .17

E. Kurs Valuta Asing ... 22

F. Penelitian Terdahulu 26

BAB III METODE PENELITIAN 29

A. Jenis Penelitian 29

B. Variabel Penelitian 29

C. Data yang Dibutuhkan ...30

D. Teknik Pengumpulan Data 31

E. Lokasi dan Periode Penelitian ...31

F. Subyek dan Obyek Penelitian ....31

G. Definisi Operasional 32

H. Teknik Analisis Data 32

BAB IV GAMBARAN UMUM DATA PENELITIAN...36

BAB V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN 50

A. Analisis Perbedaan Kurs Rp/US$ Sebelum Kenaikan

Harga BBM 1 Oktober 2005 ....50

B. Analisis Pengaruh

Kurs Rp/US$ terhadap IHSG ....52

C. Pembahasan 55

BAB VI PENUTUP 59

xii

Halaman

A. Kesimpulan 59

B. Saran 60

C. Keterbatasan Penelitian .61

DAFTAR PUSTAKA 62

LAMPIRAN 1 : Output independent-samples t test .64

LAMPIRAN 2 : Output regression 66

LAMPIRAN 3 : Tabel t 68

LAMPIRAN 4 : Grafik Kurs Rp/US$ Sebelum Kenaikan

Harga BBM 1 Oktober 2005 ..72

LAMPIRAN 5 : Grafik Kurs Rp/US$ Sesudah Kenaikan

Harga BBM 1 Oktober 2005 ..74

xiii

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 4.1 Data Perusahaan yang Tercatat di BEJ tahun 2005 .36

Tabel 4.2 Data Kurs Rp/US$ 42

Tabel 4.3 Data IHSG 46

1

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Di jaman modern sekarang ini uang tidak hanya alat tukar untuk

pembelian barang dan jasa sebagai pemenuhan kebutuhan hidup, tetapi juga

merupakan salah satu bukti kekayaan yang dimiliki. Menurut John Maynard

Keynes ada tiga motif yang mendorong orang untuk melakukan permintaan

terhadap uang yaitu (1) motif untuk transaksi (transaction motive), (2) motif untuk

berspekulasi (speculative motive), dan (3) motif berjaga-jaga dalam keadaan tidak

menentu (precautionary motive) (Herlambang, 2002: 119). Orang akan

berinvestasi jika memiliki kelebihan dana, baik investasi riil (real assets) maupun

investasi di sektor finansial (financial assets), dengan harapan nilainya akan

berkembang (memperoleh keuntungan) di masa yang akan datang. Investasi riil

(real assets) dapat berbentuk pembelian tanah, gedung, peralatan pabrik,

pembukaan perkebunan atau pertanian, dan lain-lain. Sedangkan investasi di

sektor finansial (financial assets), misalnya pembelian saham, obligasi, ORI, reksa

dana, opsi, waran, deposito, SBI, dan lain-lain.

Sebelum masuk dalam suatu instrumen investasi, investor harus

memperhitungkan return dan risiko yang akan dihadapi, dan disesuaikan dengan

dana yang tersedia untuk diinvestasikan. Tidak ada satu pun instrumen investasi

yang tidak memiliki risiko, pada umumnya semakin tinggi return yang

diharapkan maka semakin tinggi pula risiko yang ditanggung oleh investor, tetapi

2

dengan perhitungan dan analisis yang cermat risiko tersebut dapat diminimalkan,

misalnya dengan diversifikasi (portfolio).

Berinvestasi pada financial assets dapat dilakukan di pasar modal maupun

di pasar uang. Di pasar modal salah satu yang menjadi tolak ukur kinerja adalah

perkembangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Semakin tinggi IHSG