Bab1 - Bab 6ringkas

Embed Size (px)

Text of Bab1 - Bab 6ringkas

BAB I MANAJEMEN KEUANGAN SEBUAH PENGANTAR Manajemen Keuangan berhubungan dengan cara menciptakan dan menjaga nilai ekonomis atau kesejahteraan. Konsekuensinya, semua pengambilan keputusan harus difokuskan pada penciptaan kesejahteraan. contoh pengambilan keputusan keuangan itu adalah kapan waktu yang tepat untuk memperkenalkan produk baru, kapan berinvestasi ke aset baru, kapan harus mengganti aset yang sudah ada, kapan harus meminjam uang ke bank, kapan mengeluarkan saham atau obligasi, ketika memberikan kredit kepada pelanggan, dan seberapa banyak uang kas tunai yang harus dipertahankan Tujuan Perusahaan Tujuan utama perusahaan adalah memaksimumkan kesejahteraan pemegang saham dengan cara memaksimalkan nilai saham perusahaan. Tujuan ini tidak hanya merupakan kepentingan bagi para pemegang saham semata, namun juga akan memberikan manfaat yang terbaik bagi masyarakat di lingkungan perusahaan. Tujuan Maksimalisasi Keuntungan Tujuan maksimalisasi keuntungan ini berfungsi sebagai tujuan teoritis untuk menggambarkan bagaimana perilaku rasional perusahaan dalam meningkatkan keuntungan. Sayangnya, hal ini mengabaikan kompleksitas permasalahan dunia nyata yang harus diperhatikan para manager keuangan dalam membuat suatu keputusan. Dalam kenyataannya dua masalah penting yang tidak tercakup dalam tujuan maksimalisasi keuntungan ini adalah waktu dan ketidakpastian. Maksimalisasi keuntungan mengabaikan masalah ketidakpastian. Beberapa alternatif proyek dan investasi saling diperbandingkan dengan menganalisis nilai yang diharapkan (expected value ) atau keuntungan rata rata tertimbang (weight average profits). Sedangkan masalah apakah satu proyek lebih berisiko dibanding yang lain tidak tercakup dalam perhitungan tersebut. Masalah risiko yang dibahas hanya secara umum. Kenyataannya, jika dilihat dari dari karakteristik risikonya, proyek proyek itu sangat berbeda dan jika diabaikan risiko tersebut, akan dapat mengakibatkan pengambilan keputusan yang tidak tepat. Risiko sangat berkaitan dengan expected return dimana investor meminta tingkat pengembalian yang lebih besar untuk suatu investasi dengan tingkat risiko yang lebih tinggi. Maksimalisasi keuntungan mengabaikan lamanya waktu pengembalian. Jika tujuan yang diambil hanya mementingkan keuntungan saat ini maka berarti mengabaikan keuntungan di tahuntahun berikutnya. Namun jika hanya mementingkan keuntungan di masa depan itupun tidak tepat. Jika uang kas yang didapat sama dengan besarnya keuntungan yang diperoleh, maka penerimaan arus kas masuk (cash in flow) yang lebih cepat, akan lebih baik. Akhirnya, manajemen dapat meningkatkan keuntungan perusahaan, namun gagal dalam meningkatkan kesejahteraan para pemegang saham karena tidak mampu memberikan suatu tingkat pengembalian yang paling tidak sama dengan investasi bebas risiko. Tujuan Maksimalisasi Kesejahteraan Pemegang Saham Perumusan tujuan ini adalah dengan memodifikasi tujuan maksimalisasi keuntungan agar mampu menghadapi perubahan lingkungan operasional yang komplek. Tujuan maksimalisasi kesejahteraan pemegang saham ini adalah dengan memaksimalkan nilai pasar saham perusahaan karena seluruh keputusan keuangan akan terefleksi di dalamnya. Kebijakan investasi ataupun dividen yang buruk akan mengakibatkan investor bereaksi dan membuat harga saham turun, begitupun sebaliknya, kebijakan yang baik akan menaikkan harga saham di pasar. Sehingga, keputusan yang baik adalah keputusan yang mampu menciptakan kesejahteraan para pemegang saham.

Manajemen Keuangan

1

Bentuk Hukum Perusahaan Perusahaan Perseorangan (sole proprietorship)dimiliki oleh perseorangan pemilik berhak atas seluruh harta perusahaan tanggung jawab tanpa batas, termasuk semua kewajiban yang timbul tidak ada persyaratan hukum yang harus dipenuhi untuk memulai usahanya.

Persekutuan (partnership)dimiliki oleh lebih dari satu orang bukan badan hukum menjalankan usaha untuk mencari keuntungan

Persekutuan Umumsetiap sekutu bertanggung jawab penuh atas semua kewajiban tindakan salah satu sekutu menjadi tanggung jawab sekutu lainnya bentuk kerjasama diatur dalam perjanjian, lisan maupun resmi tertulis

Persekutuan Komanditersetiap sekutu memiliki kewajiban terbatas sebesar modal yang ditanam harus ada datu sekutu yang secara penuh bertanggung jawab atas jalannya perusahaan nama nama para sekutu komanditer tidak muncul dalam nama perusahaan para sekutu komanditer tidak boleh terlibat dalam manajemen perusahaan

Corporationberbadan hukum, didirikan berdasarkan perjanjian modal dasar seluruhnya terbagi dalam saham secara hukum memiliki harta kekayaan tersendiri, terpisah dari harta pemilik tanggung jawab pemegang saham hanya sebesar modal yang ditanam

Perbandingan bentuk-bentuk organisasi Perusahaan yang besar dan berkembang akan memilih bentuk perseroan terbatas dengan satu alasan: kemudahan untuk memperoleh dana. Karena tanggung jawab pemilik saham yang terbatas, kemudahan dalam pengalihan kepemilikan, serta keluwesan dalam membagi jumlah saham, membuat perseroan terbatas, sebagai sebuah bentuk usaha, lebih mudah dalam menambah modal usaha. Tugas dan Tanggung Jawab Manager Keuangan dalam suatu Corporasi Struktur organisasi berikut menggambarkan bagaimana masalah keuangan diterapkan dalam perseroan. Manajer keuangan (Chief Financial Officer/CFO)berada di bawah manajer eksekutif (Chief Executive Officer/CEO ) Manajer keuangan (CFO) bertanggung jawab untuk mengontrol perencanaan keuangan, rencana strategi perusahaan, dan mengontrol arus kas (cash flow) perusahaan CFO mempunyai staf yaitu bendahara (treasurer) dan pengawas (contoller) Dalam perusahaan kecil kedua tugas diatas dapat dilakukan oleh satu orang Treasurer menangani kegiatan keuangan perusahaan, termasuk dalam manajemen kas dan kredit, membuat keputusan pengeluaran modal, raising fund, rencana pembiayaan dana manajemen mata uang asing yang diterima perusahaan. Controller bertanggung jawab dalam manajemen tugas pencatatan akuntansi perusahaan, termasuk membuat laporan keuangan, akuntansi biaya, pembayaran pajak, dan pencarian data yang diperlukan dalam mengontrol keuangan perusahaan supaya tetap dalam kondisi yang baik.

Manajemen Keuangan

2

Tugas dan Tanggung Jawab Manager Keuangan dalam suatu Corporasi Board of Director

Chief Executive Officer (CEO)

Vice President Marketing

Vice President Finance Or Chief Financial Officer (CFO) Duties: Oversee financial planning Corporate strategic planning Control corporate cash flow

Vice President Production and Operation

Treasurer

Controller

Duties: Cash Management Credit Management Capital Expediture Raising Capital Financial Planning Management of Foreign Currencies

Duties: Taxes Financial Statement Cost Accounting Data Processing

Hubungan Interaksi antara Perusahaan dengan Pasar Uang 1. Awalnya, perusahaan memperoleh dana dengan menjual sahamnya pada pasar primer. Atas penjualan ini, perusahaan menerima kas sebagai penghasilan atas saham. 2. perusahaan kemudian menginvestasikan kasnya pada generating asset, misalnya proyek baru 3. cash flow dari asset tersebut, selain diinvestasikan kembali ke perusahaan, juga didistribusikan kembali ke investor dalam bentuk dividen atau pembayaran bunga, membeli kembali saham perusahaan, atau dapat juga digunakan untuk membayar pajak kepada pemerintah Pasar primer adalah pasar dimana saham saham baru diperdagangkan. Merupakan saat dimana perusahaan yang menerbitkan saham baru benar-benar menerima uang dari penjulan sahamnya. Pasar ini dapat dibedakan menjadi dua, yaitu: - Initial Public Offering ( IPO ) : pertama kalinya saham perusahaan dijual ke publik - Seasoned new issues/primary offering merupakan penawaran saham dari perusahaan yang sudah mempunyai saham yang diperdagangkan di pasar sekunder Pasar sekunder merupakan pasar dimana saham saham yang telah diterbitkan sebelumnya dijual kembali, sebagai contoh, jika suatu perusahaan membeli 100 saham pada IPO, kemudian ingin menjualnya, maka penjualan atas saham yang telah dibeli tersebut dilakukan di pasar sekunder.

Manajemen Keuangan

3

Hubungan Interaksi antara Perusahaan dengan Pasar Uang

1. Primary Market Corporation Cash Investors

Securities

Secondary markets

2 Corporation invest in return generating asset

Cash Securities traded among investors

3. Cash flow from operation back to investor Taxes

Goverment

Sepuluh Prinsip Sebagai Dasar Manajemen Keuangan Prinsip 1 Prinsip 2 Prinsip 3 Prinsip 4 Prinsip 5 Prinsip 6 Prinsip 7 Prinsip 8 Prinsip 9 Prinsip 10 Keseimbangan risiko dan pengembalian ( The risk return tradeoff ) - jangan menambah risiko kecuali bila mendapatkan kompensasi tambahan pendapatan Nilai Waktu Uang ( Time Value of Money ) Uang yang diterima sekarang lebih berharga dari uang yang diterima kemudian Uang Kas ( cash ) bukan Besarnya Laba ( not profits ) adalah yang Utama Tambahan Arus Kas ( Incremental Cash Flow ) hanya pertambahan nilainya saja yang dihitung Kondisi Persaingan Pasar ( the curse of competitive market ) Alasan Mengapa Sangat Sulit Mendapatkan Proyek dengan Laba yang Luar Biasa Pasar Modal yang Efisien ( efficient capital markets ) Pasar yang Bergerak Cepat dan Harga yang Tepat Masalah Keagenan ( the agency problem ) Manajer tidak akan Bekerja bagi Pemilik Perusahaan jika tidak Selaras dengan Kepentingan Mereka Perpajakan yang Berdampak pada Keputusan Bisnis (taxes bias business decisions ) Tidak Semua Risiko Sama ( all risk is not equal ) Ada Sebagian Risiko yang Dapat Didiversikan Melakukan Sesuatu yang Benar adalah Perilaku yang Etis dan banyak Dilema Etika dalam Manajemen Keuangan

Keterangan lebih lanjut: 1) Keseimbangan Risiko dan Pengembalian ( The risk return tradeoff ) - Jangan menambah risiko kecuali bila mendapatkan kompensasi tambahan pendapatan Alternatif investasi memiliki tingkat risiko dan