Proposal Bisnis "Oishi Onigiri"

  • View
    1.579

  • Download
    295

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Studi Kelayakan Bisnis

Text of Proposal Bisnis "Oishi Onigiri"

  • 1

    Proposal Bisnis

    Oishi Onigiri Bisnis Kuliner

    Jakarta, 2 Desember 2013

    Disusun oleh:

    Ayu Mulyaningsih (21210251)

    Candy Gloria (21210516)

    Ely Puji Setianingsih (22210352)

    Dara Veri

    Sartika (26210394)

  • 2

    RINGKASAN EKSEKUTIF

    Makanan merupakan kebutuhan manusia yang sangat penting untuk

    memenuhi nutrisi dalam tubuh. Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan

    manusia diperlukan makanan yang sehat dan bergizi. Waktu sarapan merupakan

    waktu yang tepat untuk dapat mengisi nutrisi dalam tubuh agar dapat melaksanakan

    kegiatan sehari-hari dengan lancar. Hal ini tentunya sangat dibutuhkan oleh setiap

    manusia, khususnya oleh para karyawan dan mahasiswa.

    Sebagian besar karyawan tidak memiliki waktu untuk sarapan karena

    tergesa-gesa untuk berangkat ke kantor, begitupun mahasiswa. Padahal sarapan

    merupakan waktu yang penting bagi tubuh untuk menerima asupan gizi. Bagi

    sebagian besar karyawan, tidak melakukan sarapan akan membuat konsentrasi

    karyawan menurun karena belum ada nutrisi yang masuk ke dalam tubuh.

    Akibatnya, kinerja karyawan yang kurang baik akan berdampak pula pada kinerja

    perusahaan. sedangkan bagi mahasiswa akan berdampak pada hasil belajar yang

    kurang memuaskan, karena pada prosesnya sebagian besar mahasiswa yang tidak

    melakukan sarapan tidak akan fokus dan berkonsentrasi pada kegiatan yang

    dijalankannya.

    Sekarang ini, porsi sarapan dapat diinovasikan menjadi lebih praktis, tetapi

    tetap tidak menghilangkan kandungan gizi yang ada di dalamnya. Onigiri

    merupakan salah satu jenis makanan khas Jepang yang dapat menggantikan sarapan

    bagi karyawan dan mahasiswa. Onigiri adalah nasi kepal yang berisikan laup-pauk

    dan sayuran di dalamnya. Dengan mengonsumsi Onigiri, karyawan dan mahasiswa

    dapat sarapan dengan praktis tanpa harus duduk di meja makan, sehingga

    konsentrasi pun tetap terjaga dan kinerja karyawan serta mahasiswa dinilai baik.

    Harga yang ditawarkan sangat terjangkau bagi ukuran karyawan dan

    mahasiswa, karena dengan harga tersebut karyawan dan mahasiswa sudah dapat

    menikmati sarapan dengan kandungan karbohidrat dan protein. Lokasi penjualan

    yang strategis membuat karyawan dan mahasiswa lebih teratur sarapan. Sasaran

    penjualan produk ini adalah karyawan perkantoran dan mahasiswa di wilayah Jl.

    TB. Simatupang khususnya di Jati Padang.

  • 3

    LATAR BELAKANG

    Perkembangan teknologi dan informasi membuat masyarakat Indonesia

    mudah mengadopsi kebudayaan dan kebiasaan negara lain. Kebudayaan dan

    kebiasaan tersebut secara tidak langsung berpengaruh terhadap selera masyarakat

    Indonesia, misalnya terhadap makanan. Fenomena ini terlihat dalam kehidupan

    karyawan maupun mahasiswa di wilayah Jakarta Selatan khususnya di daerah Jati

    Padang. Sebagian besar karyawan tidak memiliki waktu untuk sarapan karena

    tergesa-gesa untuk berangkat ke kantor, begitupun mahasiswa. Padahal sarapan

    merupakan waktu yang penting bagi tubuh untuk menerima asupan gizi. Bagi

    sebagian besar karyawan, tidak melakukan sarapan akan membuat konsentrasi

    karyawan menurun karena belum ada nutrisi yang masuk ke dalam tubuh.

    Akibatnya, kinerja karyawan yang kurang baik akan berdampak pula pada kinerja

    perusahaan. Sedangkan bagi mahasiswa akan berdampak pada hasil belajar yang

    kurang memuaskan, karena pada prosesnya sebagian besar mahasiswa yang tidak

    melakukan sarapan tidak akan fokus dan berkonsentrasi pada kegiatan yang

    dijalankannya.

    Berdasarkan fenomena tersebut, dibutuhkan makanan siap saji yang sehat

    dan praktis sehingga dapat mengimbangi kepadatan aktivitas karyawan dan

    mahasiswa. Penulis berinisiatif membuat nasi kepal berukuran satu genggaman

    tangan yang berisi lauk-pauk yang disebut Onigiri. Onigiri merupakan salah satu

    bentuk adopsi kebudayaan dari Jepang, khususnya di bidang makanan.

    Makanan khas Jepang ini memiliki penggemar yang cukup besar di

    Indonesia, karena cita rasanya yang khas dan unik. Selain itu, seni penataan dan

    penyajian yang menarik tidak hanya membuat lidah tertarik melainkan matapun

    ikut dimanjakan. Hal tersebut juga didukung oleh kesadaran masyarakat Indonesia

    akan kesehatan serta meyakini bahwa makanan Jepang memiliki manfaat gizi yang

    lengkap, higienis dan praktis untuk dikonsumsi dimana saja. Hal ini dibuktikan

    dengan banyaknya restoran dan gerai-gerai makanan khas Jepang yang sering kita

    temui. Pembuatan Onigiri ini tetap mengutamakan prinsip kesehatan yaitu non-

    minyak untuk mengurangi tingkat penyakit kolesterol.

  • 4

    VISI DAN MISI

    Visi

    Menciptakan bisnis kuliner khas Jepang yang dapat mencukupi

    kebutuhan gizi dan dapat menggantikan porsi sarapan.

    Misi

    Menyediakan Onigiri yang sehat yang memenuhi kebutuhan gizi dalam

    tubuh karena sudah terdapat lauk-pauk dan sayuran di dalamnya.

    Memberikan kualitas pelayanan yang baik bagi setiap pelanggan.

    Membuat packaging semenarik mungkin untuk dapat menarik

    pelanggan.

  • 5

    PROFIL USAHA

    1. Profil Usaha

    Nama Perusahaan : Oishi Onigiri

    Bidang Usaha : Food & Beverages

    Jenis Produk : Onigiri atau nasi kepal

    Alamat Perusahaan : Jl. Jati Padang/Karang Poncol, TB.

    Simatupang, Jakarta Selatan.

    Peta Lokasi Perusahaan :

    Logo Perusahaan :

  • 6

    Arti warna pada logo:

    Merah : warna merah adalah warna yang menarik perhatian, meningkatkan

    gairah, dab dapat membuat seseorang menjadi ingin makan atau merasa lapar.

    Selain itu warna merah juga akan meningkatkan semangat.

    Putih : warna yang melambangkan kemurnian dan sifat alami. Putih juga

    memberikan aura kebebasan dan keterbukaan.

    Hitam : warna hitam menggambarkan sifat yang sederhana dan klasik juga

    elegan.

    Pink : warna pink merepresentasikan sesuatu yang manis, penuh

    kelembutan, dan penuh dengan cinta.

    Tagline

    One Bite Feels in Japan:

    Tagline Oishi Onigiri tersebut dibuat agar mudah diingat oleh pecinta

    makanan Jepang. One Bite Feels in Japan diharapkan dapat menarik perhatian

    pelanggan untuk dapat mencoba Onigiri di Oishi Onigiri.

    Beberapa makna warna di atas adalah filosofi yang mendasari warna dan

    desain logo dari Oishi Onigiri. Logo Oishi Onigiri berbentuk lingkaran seperti

    lingkaran merah pada bendera jepang yang menggambarkan Oishi Onigiri

    sebagai kelengkapan karena Oishi Onigiri hadir dengan menyajikan

    kelengkapan nutrisi dalam menunya yang terdiri dari kharbohidrat, vitamin,

    mineral, dan proterin. Logo Oishi Onigiri juga terdiri dari empat warn utama

    yaitu merah, putih, hitam, dan pink. Warna merah ditujukan untuk memberikan

    karakter yang bersemangat, berenerji, dan meningkatkan perasaan lapar.

    Sedangkan warna puith dalam logo ini menggambarkan kemurnian karena menu

    dari Oishi Onigiri yang terbuat dari bahan-bahan alami yang diolah dengan

    higienis yang tentunya bukan hanya enak di lidah tapi juga baik bagi kesehatan.

    Adapun warna pink dibubuhkan pada logo ini karena warna pink

    merepresentasikan sesuatu yang manis, lembut, dan penuh cinta sepeerti Oishi

    Onigiri yang lembut di mulut, dengan bentuk yang dikemas manis juga

  • 7

    menggambarkan kecintaan kami dalam membuat Onigiri bagi pelanggan. Warna

    hitam yang melambangkan kesederhanaan juga turut menghiasi logo Oishi

    Onigiri yyang memberikan makna bahwa di balik kesederhaanan bahan dasar

    menu Oishi Onigiri tersimpan rasa dan kesan yang spesial bagi tiap pelanggan

    kami.

    2. Produk Usaha

    Oishi Onigiri menyediakan Onigiri atau nasi kepal dengan isi potongan

    ayam dan sayuran di dalamnya. Onigiri merupakan cara praktis untuk sarapan.

    Oishi Onigiri menyediakan packaging yang menarik dan praktis sehingga bisa

    sarapan di mana saja.

    3. Sejarah Onigiri

    Onigiri (, ?) (bahasa Indonesia: nasi kepal) adalah nama

    Jepang untuk makanan berupa nasi yang dipadatkan sewaktu masih hangat

    sehingga berbentuk segitiga, bulat, atau seperti karung beras. Dikenal juga

    dengan nama lain Omusubi, istilah yang kabarnya dulu digunakan kalangan

    wanita di istana kaisar untuk menyebut Onigiri. Onigiri dimakan dengan tangan,

    tidak memakai sumpit.

    Pada masa lampau, Onigiri disebut Tonjiki. Pada masa Heian, tonjiki

    adalah makanan yang diberikan kepada orang-orang yang bermurah hati kepada

    mereka yang kurang mampu untuk dimakan saat mereka ada diluar ruangan.

    Sampai pada permulaan dari masa Showa, orang-orang menggulung nasi yang

    tersisa menjadi bola-bola, memanggang permukaannya dan dilumuri dengan soy

    saus. Ini disebut Yakimusubi. Yakimusubi ini sangat terkenal terutama untuk

    rasa homemadenya.

    Sekarang banyak Onigiri yang diisi dengan berbagai macam bahan, seperti

    Yakiniku (daging sapi yang dibakar), tuna dan lain-lainnya. Di Jepang sendiri,

    Onigiri bahkan bisa dijumpai di supermarket-supermarket yang ada. Karena

    Onigiri ini sudah sangat merakyat dan identik dengan makanan khas Jepang,

    maka sering kita jumpai dalam cerita kartun atau animasi manga (animasi

    Jepang) yang disebut sebagai Rice Ball.

  • 8

    ASPEK MANAJEMEN

    Oishi Onigiri merupakan usaha kuliner makanan khas Jepang yang buka

    mulai pukul 07.00 19.00 WIB. Dalam menjalankan usaha Oishi Onigiri menyewa

    seorang che