of 78/78
LAPORAN PELAKSANAAN KULIAH KERJA NYATA UNIVERSITAS SYIAH KUALA (Periode 8 Tahun 2015) http://www.webblog.kkn.unsyiah.ac.id/abahlueng8/ GAMPONG : ABAH LUENG KECAMATAN : BANDAR BARU KEMUKIMAN : JALAN RATA KABUPATEN : PIDIE JAYA Disusun Oleh : Muhajir (1110103010100) FISIP / Ilmu Politik Alfiyatul Rahmi (1107101020117) Ilmu Keperawatan Cut Fajar Afridayanti (1106103010068) FKIP / Biologi Firdaus (1108107010061) FMIPA / Informatika Surya Amanda (1104104010078) Teknik / Arsitektur T.Angga Maulana (1101101010057) Ekonomi / EKP KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA BADAN PELAKSANAAN KULIAH KERJA NYATA DARUSSALAM - BANDA ACEH 2015

Laporan Akhir KKN Kelompok 163

  • View
    195

  • Download
    18

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Laporan Akhir KKN Kelompok 163, Universitas Syiah Kuala

Text of Laporan Akhir KKN Kelompok 163

  • LAPORAN PELAKSANAAN KULIAH KERJA NYATA

    UNIVERSITAS SYIAH KUALA

    (Periode 8 Tahun 2015)

    http://www.webblog.kkn.unsyiah.ac.id/abahlueng8/

    GAMPONG : ABAH LUENG

    KECAMATAN : BANDAR BARU

    KEMUKIMAN : JALAN RATA

    KABUPATEN : PIDIE JAYA

    Disusun Oleh :

    Muhajir (1110103010100) FISIP / Ilmu Politik

    Alfiyatul Rahmi (1107101020117) Ilmu Keperawatan

    Cut Fajar Afridayanti (1106103010068) FKIP / Biologi

    Firdaus (1108107010061) FMIPA / Informatika

    Surya Amanda (1104104010078) Teknik / Arsitektur

    T.Angga Maulana (1101101010057) Ekonomi / EKP

    KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

    UNIVERSITAS SYIAH KUALA

    BADAN PELAKSANAAN KULIAH KERJA NYATA

    DARUSSALAM - BANDA ACEH

    2015

  • i

    LEMBARAN PENGESAHAN LAPORAN AKHIR KKN

    Tema/Judul:

    Menciptakan Masyarakat Yang Kreatif, InovatifdanKomunikatif

    Oleh :

    Muhajir (1110103010100) FISIP / Ilmu Politik

    Alfiyatul Rahmi (1107101020117) Ilmu Keperawatan

    Cut Fajar Afridayanti (1106103010068) FKIP / Biologi

    Firdaus (1108107010061) FMIPA / Informatika

    Surya Amanda (1104104010078) Teknik / Arsitektur

    T.Angga Maulana (1101101010057) Ekonomi / EKP

    Disetujui Oleh:

    Mengetahui:

    Dosen Pembimbing Lapangan (DPL)

    Zainuddin, ST, M.Sc

    NIP : 197306042008011013

    Dosen Pembimbing Pendamping /

    KoordinatorKecamatan

    Dr. Mustanir, M.Sc

    NIP : 196605101993031002

    Keuchik Gampong

    Safrizal AB Gampong : Abah Lueng

    Kecamatan : Bandar Baru

    Ketua BAPEL KKN

    UniversitasSyiah Kuala

    Dr. Rusli Yusuf M.Pd

    NIP : 195702101985031004

  • ii

    KATA PENGANTAR

    Puji dan syukur kehadirat Allah SWT, atas rahmat dan karunia-Nya yang telah

    memberi kami kesehatan dan hidayah-Nya serta selawat dan salam kepangkuan Nabi

    besar Muhammad SAW, sehingga Laporan KKN (Kuliah Kerja Nyata) ini dapat kami

    selesaikan.

    Terimakasih kami ucapkan yang sebesar-besarnya kepada Bapak Zainuddin, ST,

    M.Sc selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kami, yang tidak hentinya memberi

    arahan, masukan, bimbingan, serta perhatiannya kepada kami sehingga kami bisa

    menyelesaikan kegiatan KKN kami di Gampong Abah Lueng Kecamatan Bandar Baru

    Kabupaten Pidie Jaya.

    Kami menyadari bahwa laporan ini masih memerlukan kesempurnaan, oleh

    sebab itu saran dan kritik yang membangun sangat diharapkan dalam laporan ini. kami

    banyak mendapat bantuan dari berbagai pihak, untuk itu pada kesempatan ini kami

    mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu menyelesaikan

    laporan ini.

    Untuk itu kami hanya dapat memanjatkan doa kepada Allah SWT agar

    membalas semua budi baik yang telah diberikan, sesungguhnya laporan ini tidak luput

    dari kekurangan serta masih jauh dari kesempurnaan, oleh sebab itu kami meminta maaf

    yang sebesar besarnya. Dan akhirnya semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi kami

    pribadi dan pihak lain yang membacanya.

    Banda Aceh, 18 Februari 2015

    Mahasiswa KKN Unsyiah 2015

    Gampong Abah Lueng

  • iii

    DAFTAR ISI

    Halaman

    HALAMAN PENGESAHAN .............................................................................. i

    KATA PENGANTAR .......................................................................................... ii

    DAFTAR ISI ......................................................................................................... iii

    DAFTAR LAMPIRAN ......................................................................................... iiii

    BAB I PENDAHULUAN ......................................................................... 1

    A. Gambaran Umum Lokasi KKN ................................................. 1

    B. Maksud dan Tujuan Laporan ...................................................... 8

    C. Program Pembangunan Gampong yang telah ada ...................... 10

    D. Metode dan Sistematika Pembahasan ........................................ 11

    BAB II BEBERAPA BIDANG PERMASALAHAN GAMPONG ........ 12

    A. Pendidikan, Agama, Ekonomi dan Sosial Budaya ..................... 12

    B. Sarana dan Prasarana .................................................................. 13

    C. Produksi ...................................................................................... 14

    D. Kesehatan dan Kebersihan Lingkungan ..................................... 14

    E. Administrasi dan Pemerintahan Gampong ................................. 15

    BAB III REALISASI KEGIATAN MAHASISWA KKN ........................ 16

    A. Kegiatan Mandiri ....................................................................... 16

    1. Bidang Kegiatan yang dipilih ................................................. 16

    2. Maksud, Tujuan dan Sasaran yang ingin Dicapai .................. 16

    3. Hasil yang dicapai dan Tindak Lanjut .................................... 16

    4. Faktor Pendukung dan Penghambat ....................................... 16

    B. Kegiatan Kelompok .................................................................... 43

    1. Biidang bidang Kegiatan ..................................................... 43

    2. Hasil yang Dicapai dan Tindak Lanjut ................................... 44

    3. Partisipasi Masyarakat dan Peran serta Pemda/Dinas.Instansi 45

    4. Kegiatan yang Belum Terlaksana ........................................... 45

    BAB IV PENUTUP ...................................................................................... 46

    A. Kesimpulan ................................................................................ 46

    B. Saran ............................................................................................ 46

  • 1

    BAB I

    PENDAHULUAN

    A. Gambaran Umum Lokasi KKN

    Gampong Abah Lueng, sebuah gampong diujung barat Pidie Jaya, paling akhir dan

    terpencil dipergunungan bagian selatan Kecamatan Banda Baru. Saat 2007 bertugas

    memetakan Pidie Jaya, daerah ini tak tersentuh. Sekarang di tahun 2012 dan pemukiman

    Translok (Transmigrasi Lokal) yang berkembang. Abah Lueng memiliki sensasi tersendiri.

    Disini bisa menikmati indahnya panorama dan sungai krueng.

    Proyek perumahan untuk Translok (Transmigrasi Lokal) di Gampong Abah Lueng,

    kecamatan Bandar Baru, kabupaten Pidie Jaya telah dimulai pada tahun 2008 lalu. Hingga

    kini rumah yang telah selesai dibangun sebanyak 92 unit dari target 100 unit.

    Berdasarkan hasil observasi di lapangan tanggal 15 desember 2014 tentang keadaan

    wilayah serta keadaan masyarakat Gampong Abah Lueng, Kecamatan Bandar Baru,

    Kabupaten Pidie Jaya sebagai berikut.

    1. Letak Lokasi Gampong

    a. Letak Administratif

    Secara administrasi lokasi gampong Translok (Transmigrasi Lokal) Gampong

    Abah Lueng terletak pada Kecamatan Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya dengan

    batas sebagai berikut :

    Sebelah Utara : berbatasan dengan Gampong Jim Jim.

    Sebelah Selatan : berbatasan dengan Kawasan Hutan .

    Sebelah Timur : berbatasan dengan Kawasan Hutan.

    Sebelah Barat : berbatasan dengan Sungai Jim Jim.

  • 2

    b. Letak Geografis.

    Secara geografis lokasi gampong Translok (Transmigrasi Lokal) Abah Lueng terletak

    pada :

    05 09' 56,63'' sampai 05 11' 54,17'' Lintang Utara

    96 04' 52,26'' sampai 96 07' 11,65 Bujur Timur.

    Berdasarkan Peta Wilayah Perkembangan Partial dan Satuan Kawasan

    Permukiman (WPP/SKP/SP) yang diterbitkan oleh Direktorat Bina Program Direktorat

    Jenderal Permukiman Departemen Translok (Transmigrasi Lokal), Tahun 1984 bahwa

    lokasi gampong permukiman Translok (Transmigrasi Lokal) Abah Lueng terletak pada

    WPP/SKP/SP ( II / E / 1 ).

    c. Aksesibilitas.

    Aksesibilitas lokasi gampong pemukiman Abah Lueng cukup baik karena terletak

    relatif dekat dengan Ibukota Kecamatan Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya, jelasnya

    aksesibilitas lokasi gampong dapat dilihat pada Tabel 1.1.

    Tabel 1.1. : Aksesibilitas Ke Lokasi gampong Abah Lueng

    No

    Route

    Jarak

    (Km)

    Waktu

    (Jam)

    Prasarana

    Transportasi

    Sarana

    Transportasi

    1.

    2.

    Banda Aceh Lueng Putu.

    Lueng Putu Lokasi

    gampong

    128

    12

    2,5

    0,8

    Jalan Provinsi

    Jalan

    Kabupaten

    Kend umum.

    Roda empat.

    Roda dua.

  • 3

    Translok (Transmigrasi

    Lokal) Abah Lueng

    Sumber : www.Aksesibilitas Ke Lokasi gampong Abah Lueng.com

    Tabel 1.2 : Transportasi Lokasi gampong ke Kota Kabupaten dan sekitarnya.

    No

    Route

    Jarak

    (Km)

    Sarana

    Transport

    Prasarana

    Transportasi

    Biaya

    (Rp)

    1.

    2.

    3.

    Lokasi gampong ke

    pasar terdekat

    Ke Kota Kecamatan

    Ke Kota Kabupaten

    14

    14

    41

    Roda dua

    Roda dua

    Roda empat

    Jalan

    penghub

    Jalan

    penghub

    Jalan provinsi

    5.000,-

    5.000,-

    20.000,-

    Sumber : www.Aksesibilitas Ke Lokasi gampong Abah Lueng.com

    d. Peruntukan Lahan.

    Peruntukan lahan lokasi Gampong Abah Lueng terdiri dari lahan pekarangan,

    lahan usaha I, lahan cadangan dan lahan fasilitas umum, selebihnya merupakan lahan

    masyarakat gampong sekitar lokasi gampong. Kondisi lahan pekarangan dan lahan

    usaha I umumnya telah diusahakan sebahagian dengan penanaman tanaman pangan

    seperti padi ladang, jagung, ubi kayu dan lain-lain. Tanaman tahunan seperti coklat,

  • 4

    jeruk, mangga, rambutn dan lain-lain. Sedangkan lahan usaha II mereka umumnya

    belum ditanami, karena belum dibagikan.

    e. Daerah Genangan.

    Daerah genangan atau rawa permanen tidak terdapat di daerah ini. Lokasi

    Gampong Abah Lueng mempunyai bentuk permukaan lahan berombak sampai

    bergunung. Bila hujan lebat fungsi saluran-saluran samping pada jalan penghubung dan

    jalan gampong dapat mengalirkan air hujan dengan baik ke alur dan sungai terdekat.

    f. Sumber Daya Lahan.

    Kulitas kesuburan tanah lokasi gampong Abah Lueng ini berkisar antara rendah

    sampai sedang.

    g. Kondisi Prasarana Transportasi dan Bangunan.

    Prasarana transportasi yang dimaksud disini adalah prasarana jalan penghubung /

    poros, jalan gampong, jembatan, gorong-gorong, drainase dan lain-lain. Volume

    prasarana jalan dan bangunan dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

    Tabel 1.3 : Volume Prasarana Transportasi di Abah Lueng

    No. Jenis Pekerjaan Volume Kondisi

    1.

    2.

    Jalan penghubung/ poros

    Jalan Gampong

    3,5 Km

    1,7 Km

    Baik

    Baik

  • 5

    3.

    4.

    5.

    6.

    7.

    8.

    Jembatan jalan phb / prs

    Jembatan jalan gampong

    Gorong-gorong jalan phb/ prs

    Gorong-gorong jalan gampong

    Saluran Primer

    Saluran Skunder

    3 unit / 15 m

    -

    12 unit / 60 m

    -

    -

    -

    -

    -

    Baik

    -

    -

    Sumber : www.Aksesibilitas Ke Lokasi gampong Abah Lueng.com

    Keadaan Sosial

    Jumlah penduduk Abah Lueng adalah 100 KK. Kondisi tatanan kehidupan masyarakat

    Abah Lueng sangat kental dengan nuansa gotong royong saling bantu-membantu antar satu

    sama lainnya. Dimana kegiatan-kegiatan yang bernuansa sosial kemasyarakatan sangat

    dipelihara. Hal ini terjadi karena adanya ikatan emosional keagamaan yang sangat kuat di

    antara sesama masyarakat. Dimana dalam agama islam memang sangat dianjurkan untuk

    saling hormat-menghormati, saling berkasih sayang, saling bantu-membantu dalam

    meringankan beban saudaranya. Dan dituntut pula untuk saling bina-membina dalam

    memelihara hubungan silaturrahmi antar sesama. Atas dasar inilah sehingga tumbuhnya

    motivasi masyarakat untuk saling melakukan interaksi sosial budaya dengan baik. Ini juga

    merupakan modal untuk mengelola pemerintahan dan pembangunan Gampong Abah Lueng

    untuk lebih pro aktif dan menata kehidupan bermasyarakat yang harmonis.

  • 6

    Hal ini salah satu dapat dilihat dari adanya administrasi pemerintahann gampong yang

    cukup baik serta sudah berfungsi kembali strukur pemerintahan gampong. Kegiatan sosial

    masyarakat dalam kehidupan sehari-hari dapat dilihat pada tabel berikut ini:

    Tabel 1. 5 Kehidupan Sosial Masyarakat

    No. Golongan Jenis Kegiatan

    1. Bapak-bapak (Orang

    Tua)

    Gotong Royong

    Bersama-sama melakukan fardhu kifayah

    Takzikah ke tempat orang meninggal

    Berkunjung ke tempat orang sakit

    2. Ibu-ibu

    Gotong Royong

    Takzikah ke tempat orang meninggal

    Berkunjung ke tempat orang sakit atau

    melahirkan

    Pengajian rutin

    Kegiatan PKK

    3. Pemuda

    Gotong Royong

    Melakukan takzikah ke tempat orang meninggal

    Berkunjung ke tempat orang sakit

    Pengajian rutin

    Kegiatan olah raga

    Sumber : www.Aksesibilitas Ke Lokasi gampong Abah Lueng.com

  • 7

    Keadaan Ekonomi

    Gampong Abah Lueng 95% warga berprofesi dalam bidang pertanian. maka sektor

    perkebunanlah yang sangat menonjol, walaupun ada juga sebagian kecil usaha lain seperti,

    beternak kambing, menjahit, jualan di kios-kios, dan usaha kue basah.

    Gampong Abah Lueng merupakan gampong yang sedang berkembang dan

    masyarakat juga memiliki mata pencaharian variatif/ganda, hal ini disebabkan oleh faktor

    kesempatan kerja, apabila sedang ada peluang bekerja diproyek bangunan mereka menjadi

    tukang atau buruh. Jika sedang tidak ada mereka beralih kepada usaha peternakan. Dan juga

    faktor ketergantungan pada musim yang sedang berjalan.

    Untuk mendukung kegiatan sosial ekonomi masyarakat, Gampong Abah Lueng saat

    ini didukung oleh beberapa jenis fasilitas sebagai mana tercantum dalam tabel berikut ini:

    Tabel 1.6. Fasilitas Pendukung Kegiatan Sosial Ekonomi Gampong

    No. Jenis Fasilitas Jumlah (Unit) Penggunaan

    1 Fasilitas Ibadah/Agama 1 unit Meunasah

    2. Fasilitas Ekonomi 1 unit Teratak

    3. Fasilitas olahraga 2 unit Lapangan voli

    Sumber : www.Aksesibilitas Ke Lokasi gampong Abah Lueng.com

  • 8

    B. Maksud dan Tujuan Laporan

    Maksud dari Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah sebagai bentuk perwujudan yang

    memiliki banyak manfaat yang dapat dirasakan baik oleh mahasiswa, pemerintah, masyarakat

    setempat maupun perguruan tinggi.

    1. Bagi Mahasiswa

    Adapun tujuan dari Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah :

    a. Menerapkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang dimiliki oleh masing-masing

    peserta KKN baik secara individu maupun kelompok dengan berbagai bidang ilmu

    yang berbeda.

    b. Memiliki pengetahuan dan keterampilan yang tinggi pada berbagai bidang serta

    memiliki pengetahuan dasar tentang ilmu-ilmu lain yang berkaitan sehingga mampu

    menyelesaikan berbagai masalah.

    c. Menanamkan jiwa analitis dan esksploratif serta mendorong berkembangnya

    pembelajaran komunikasi dan sosial bagi para peserta KKN.

    d. Untuk memenuhi persyaratan akademis pada Universitas Syiah Kuala dalam rangka

    untuk menyelesaikan tugas akhir.

    2. Bagi Pemerintah

    a. Melalui Kuliah Kerja Nyata, mahasiswa dapat membantu pemerintah setempat untuk

    meningkatkan citra gampong.

    b. Membantu pemerintah desa dalam meningkatkan pembangunan.

    c. Pemerintah dapat menjalin hubungan dengan lembaga perguruan tinggi sebagai

    mitra kerja sejajar.

    3. Bagi Masyarakat

    a. Dapat memberikan perubahan-perubahan ekonomi ke arah yang lebih baik.

  • 9

    b. Masyarakat dapat memperoleh masukan-masukan baru terhadap berbagai

    permasalahan yang dihadapi.

    c. Kehadiran mahasiswa dapat meningkatkan pengetahuan anak-anak digampong.

    d. Dapat memberikan kontribusi dengan instansi puskesmas.

    4. Bagi Perguruan Tinggi

    a. Mahasiswa diharapkan mampu mempertegas eksistensi perguruan tinggi sebagai

    lembaga yang mampu melahirkan kader-kader yang mampu membawa perubahan

    bagi masyarakat.

    b. Melalui kegiatan ini secara tidak langsung Universitas Syiah Kuala mempertegas

    eksitensinya di tengah-tengah masyarakat.

    c. Mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan level Universitas Syiah Kuala ke arah

    yang lebih baik dan berkualitas.

    Adapun tujuan dari Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah sebagai berikut :

    1. Tujuan Umum

    a. menjadi seorang sarjana yang mampu menyelesaikan segala persoalan yang ada

    dilingkungan masyarakat secara pragmatis.

    b. Mendukung dan memotivasi segala proses dan kegiatan pembangunan yang ada di

    lingkungan masyarakat demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    c. Mendekatkan perguruan tinggi dengan masyarakat dimana mahasiswa KKN berada.

    2. Tujuan Khusus

    a. Melatih mahasiswa dalam mengkaji fenomena-fenomena sosial dan ekonomi yang

    terjadi dilingkungan masyarakat.

    b. Memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan teori yang telah

    didapatkan di fakultas demi kepentingan masyarakat

  • 10

    C. Program Pembanguna Gampong Yang Telah Ada

    Program Pembangunan Gampong

    Berdasarkan rekomendasi musyawarah menggagaskan masa depan yang difasilitasi

    oleh Tim Perencanaan gampong menghasilkan beberapa prioritas pembangunan yang akan

    dilaksanakan oleh pemerintah Gampong Abah Lueng selama 5 (lima) Tahun yakni 2010-

    2014 adalah sebagai berikut :

    1. Bidang Kesehatan

    a. Pembangunan pukesmas

    2. Bidang Prasarana

    a. Pembangunan kantor gampong

    b. Pembangunan jalan gampong

    c. Pembuatan grapura gampong

    d. Rehab menasah

    3. Bidang Lingkungan Hidup

    a. Pengadaan tiang listrik

    b. Pengadaan kabel listrik

    c. Penghijauan

    4. Bidang Sosial Budaya

    a. Pengadaan grup barzanji (majelis taklim)

    b. Pengadaan alat musik rebana

    c. Pengadaan kitab pengajian

    d. Pembangunan lapangan voli

    5. Bidang Pertanian dan Perkebunan

    a. Pengadaan bibit coklat

    b. Pengadaan pupuk

  • 11

    D. Metode dan Sistematika Pembahasan

    Adapun Metode dan Sitematika penulisan laporan adalah sebagai berikut :

    BAB I PENDAHULUAN, berisikan latar belakang, tujuan Kuliah Kerja Nyata,

    Manfaat KKN, gambaran umum lokasi KKN, program pembangunan gampong yang telah

    ada, serta metode dan sistematika pembahasan.

    BAB II BEBERAPA BIDANG PERMASALAHAN GAMPONG, bersikan

    Pendidikan, Agama, Ekonomi, dan Sosial-Budaya, Prsarana dan Sarana, Produkasi,

    Kesehatan dan Kebersihan Lingkungan, Administrasi dan Pemerintahan Gampong.

    BAB III, REALISASI KEGIATAN MAHASIWA KKN, berisikan Bidang Kegiatan

    yang dipilih, maksud dan tujuan, sasaran yang ingin dicapai, hasil yang dicapai dan tindak

    lanjut, faktor pendukung dan penghambat.

    BAB IV PENUTUP, berisi kesimpulan dan saran-saran.

  • 12

    BAB II

    BEBERAPA BIDANG PERMASALAHAN GAMPONG

    A. Pendidikan, Agama, Ekonomi dan Sosial Budaya

    Dalam aspek agama, ekonomi dan sosial budaya di Gampong Abah Lueng tidak

    banyak mengalami permasalahan, karena di gampong ini hampir semua sarana dan prasarana

    telah terpenuhi dan dalam aspek pendidikan gampong ini sangat dipermasalahkan, misalkan

    dalam bidang pendidikan, mereka tidak memiliki sekolah sendiri apapun namanya, walaupun

    demikian minat atau keinginan anak-anak bersekolah di gampong ini sangat tinggi. Hal ini

    dapat dilihat dari antusias anak-anak pergi sekolahsetiap hari untuk menuntut ilmu. Rata-rata

    tingkat kecerdasan anak-anak Gampong Abah Lueng masih rendah diakibatkan sekolah SD

    hanya satu-satunya di gampong tersebut.

    Begitu juga dalam aspek keagamaan, masyarakat gampong ini telah dapat

    menghidupkan shalat hanya tiga waktu di meunasah yaitu maghrib, isya dan subuh. Shalat

    dzuhur dan ashar tidak dilakukan karena masyarakat tidak ada di gampong dan mereka semua

    berkebun dan pulang pada sore hati. Selain itu, setiap hari selasa telah diadakan pengajian

    untuk para ibu-ibu dan malam rabu diadakan pengajian untuk para pemuda di meunasah.

    Dalam aspek kemasyarakatan karakteristik masyarakat dalam fase transisi dari

    masyarakat gampong ke masyarakat kota yang sering disebut dengan masa peralihan dari

    masyarakat tradisional menuju masyarakat modern. Kepekaan sosial masyarakat sangat

    kental, hal ini tampak dari keaktifan kerjasama masyarakat dalam gotong-royong

    pembersihan gampong, pembangunan secara swadaya masyarakat dan juga dalam menghadiri

    acara-acara gampong serta ikatan kekeluargaan yang baik dalam menghadapi permasalahan

    yang ada pada masyarakat.

  • 13

    Bila ditinjau dari sektor ekonomi masyarakat, perekonomian masyarakat dapat

    digolongkan dari perekonomian menengah kebawah. Dengan kata lain secara statistik

    ekonomi masyarakat dapat dikatakan mapan, dengan mata pencaharian penduduk antara lain

    sebagai pekebun, petani, pegawai negeri dan buruh bangunan.

    B. Sarana dan Prasarana

    Pengelolaan sarana dan prasarana merupakan hal sangat spesifik dalam menilai

    tingkat kemajuan suatu masyarakat. Gampong Abah Lueng memiliki prasarana dan sarana

    yang kurang mencukupi untuk menjalankan pemerintahannya dengan baik, mulai dari

    prasarana untuk menjalankan Pemerintahan Gampong, Pendidikan, Olahraga, Kesehatan

    Masyarakat dan Keamanan umum. Dalam hal ini mereka agak tertinggal dalam segi sarana

    dan prasarana.

    Sarana yang ada di gampong dikelola dengan baik oleh lapisan pemimpin setempat

    serta mendapat dukungan yang baik dari seluruh lapisan masyarakat, salah satunya sangat

    tampak dari sektor keagamaan, dengan kerjasama dan motivasi keimanan yang tinggi, secara

    gotong royong tokoh masyarakat beserta semua lapisan masyarakat membersihkan meunasah

    Jadi dalam hal manajemen pemerintahan gampong masih diragukan karena kantor

    pemerintahan Gampong Abah Lueng belum tersedia dan semua aparatur gampong bekerja

    dengan lepas sampai saat ini. Dengan demikian berdasarkan hasil observasi lapangan kami

    menyimpulkan Gampong Abah Lueng termasuk gampong yang belum maju dan banyak hal

    yang harus dibenahi.

    Untuk lebih jelasnya prasarana dan sarana yang terdapat di Gampong Abah Lueng

    dapat dilihat pada tabel berikut ini:

  • 14

    Tabel 2.1 Sarana dan Prasarana Gampong Abah Lueng

    NO NAMA SARANA BIDANG

    JUMLAH

    UNIT

    1 Meunasah Agama 1

    2 Pokesdes Kesehatan 1

    3 Balai Gampong Pemerintahan 1

    JUMLAH 3 Unit

    Sumber : www.Aksesibilitas Ke Lokasi gampong Abah Lueng.com

    C. Produksi

    Dalam hal produksi Gampong Abah Lueng dapat dikatakan belum mandiri karena

    Gampong Abah Lueng belum memiliki suatu tempat yang menjadi aset gampong dan

    mempunyai aliran pemasukan dana khas untuk gampong. Namun mengingat masyarakat

    Gampong Abah Lueng mayoritas mata pencahariannya adalah bertani, tidak ada satupun

    fasilititas yang berkaitan dengan peralatan penunjang pertanian yang dimiliki Gampong Abah

    Lueng. Oleh karena itu, masyarakat Gampong Abah Lueng sedikit kesulitan dalam

    melaksanakan aktivitas sebagai pekebun. Ini perlu perhatian dari berbagai pihak dan harus

    ditanggapi dengan cepat dan serius.

    D. Kesehatan dan Kebersihan Lingkungan

    Masyarakat Gampong Abah Lueng belum memperhatikan kesehatan mereka. Salah

    satunya yaitu rata-rata masyarakat Gampong Abah Lueng belum memiliki fasilitas WC

    permanen disetiap rumah. Dan juga Gampong Abah Lueng belum memiliki TPS (Tempat

    Pembuangan Sampah), sehingga mereka membuang sampah sembarangan ke jalan atau ke

  • 15

    hutan dan membuat lingkungan menjadi tidak bersih maupun indah. Dan ini tindakan yang

    tidak diindahkan oleh masyarakat setempat. Oleh karena itu, lingkungan sekitar gampong

    terbilang agak kelihatan kotor dan mereka kurang memperhatikan kesehatan lingkungan.

    E. Administrasi dan Pemerintahan Gampong

    Bidang administrasi dan pemerintahan di Gampong Abah Lueng terstruktur dengan

    baik. Hal tersebut terbukti dengan adanya pemerintahan gampong yang tersusun dengan baik,

    mulai dari keuchik, sekretaris gampong, tuha peut, sampai ke kepala dusun, organisasi

    pemuda dan perangkat gampong lainnya.

    Sistem kendali pemerintahan gampong berada di tangan keuchik dengan penasihat

    tuha peut dan imum meunasah. Dalam melaksanakan tugas-tugasnya, keuchik juga dibantu

    oleh sekretaris gampong (Sekdes), kepala dusun dan perangkat gampong lainnya.

  • 16

    BAB III

    REALISASI KEGIATAN MAHASISWA KKN

    A. Kegiatan Mandiri

    Nama : Muhajir

    Nim :1110103010100

    Fakultas :Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)

    Jurusan :Ilmu Politik

    1. Kegiatan Utama

    1.1. Bidang Kegiatan yang dipilih : Sosialisasi Penyuluhan Anti Korupsi Dini

    Sosialisasi adalah sebuah proses penanaman atau transfer kebiasaan atau nilai dan

    aturan dari satu generasi ke generasi lainnya dalam sebuah kelompok atau masyarakat.

    Sejak dini siswa/i perlu dibekali ilmu yang tidak hanya dengan ilmu pengetahuan kognitif

    saja tetapi juga mencakup seluruh bidang ilmu dan pengetahuan baik akademik maupun non

    akademik terutama pendidikan moral. Kepandaian akademik saja tidak cukup untuk

    menjadikan seseorang menjadi pribadi yang bijaksana dan berwibawa, namun karena

    kurangnya pendidikan moral yang mengakibatkan seseorang salah dalam menggunakan

    jabatan dan wewenangnya untuk mencapai sesuatu yang mereka inginkan demi kepentingan

    pribadi yang akhir-akhir ini marak terjadi dikalangan pemerintahan yaitu tindak Korupsi,

    Kolusi dan Nepotisme atau yang sering kita dengar dengan singkatan KKN, baik itu

    dikalangan politisi, akademisi maupun aparat penegak hukum. Sebagai salah seorang

    mahasiswa FISIP, maka saya mempunyai kewajiban untuk mensosialisasikan penyuluhan

    tersebut kepada anak-anak Gampong Abah Lueng. Oleh sebab itu saya memilih untuk

    mengajari mereka tentang dasar-dasar dari penyuluhan anti korupsi sejak dini.

  • 17

    1.2. Maksud, Tujuan dan Sasaran yang ingin dicapai

    a) Maksud

    Untuk memberikan informasi kepada anak - anak mengenai pentingnya

    penyuluhan anti korupsi dini, dan memberi gambaran akan bahayanya tindak korupsi.

    b) Tujuan

    Agar anak-anak gampong Abah Lueng terlepas dari budaya korupsi yang melekat

    pada masyarakat dan kedepannya mengerti nilai-nilai yang terkandung dalam

    penyuluhan anti korupsi dini serta mampu bertanggung jawab dan bersikap jujur. Serta

    mendorong masyarakat menyadari bahwa pemberantasan korupsi bukan hanya

    tanggung jawab penegak hukum saja, melainkan menjadi tanggung jawab setiap anak

    bangsa.

    c) Sasaran Yang Ingin Dicapai

    Sasaran yang ingin dicapai dengan adanya sosialisasi penyuluhan anti korupsi

    dini adalah agar anak-anak tahu bagaimana pentingnya penyuluhan anti korupsi pada

    zaman globalisasi ini. Dan supaya anak-anak dapat mempraktekkan nilai-nilai dari anti

    korupsi dalam kehidupannya sehari-hari.

    1.3. Hasil Yang Dicapai dan Tindak Lanjut

    Sosialisasi penyuluhan anti korupsi dini untuk anak-anak Gampong Abah Lueng

    dilaksanakan oleh Muhajir, pada tanggal 21 22 januari 2015, bertempat di Meunasah di

    Gampong Abah Lueng. Jumlah anak-anak yang mengikuti proses pembelajaran ini adalah

    sebanyak 60 orang. Proses penyuluhan ini pada dasarnya diajarkan pada siswa/i tingkat

    SD dan SMP, dan malah ada juga beberapa siswa/i tingkat SMA yang mengikuti proses

    penyuluhan tersebut.

  • 18

    Hasil yang didapat pada penyuluhan ini adalah anak-anak sudah mulai mengerti akan

    bahaya dan akibat dari tindak korupsi dan memahami akan bagaimana berperilaku yang

    baik untuk kemajuan dan kesejahteraan bangsa kedepannya, karena anak-anak ini diajarkan

    tentang kesederhanaan, tanggung jawab, keberanian, kejujuran, kedisiplinan, mandiri, daya

    juang, kegigihan, keadilan, peduli dan menghargai sesama. Metode pembelajaran ini

    menggunakan buku panutan tentang Pendidikan Nilai-nilai Anti Korupsi dan menuliskan

    materi di papan tulis, kemudian menjelaskan satu persatu kepada siswa/i, dan juga

    menyuruh anak-anak tersebut untuk menuliskan poin-poin penting tentang apa-apa saja

    yang telah dijelaskan. Setelah itu menyuruh siswa/i untuk mempraktekkan apa yang telah

    dijelaskan sebelumnya.

    Untuk tindak lanjutnya, diharapkan kepada orang tua dan anak-anak itu sendiri agar

    mereka tetap mempelajari dan mempraktekkan dalam kehidupan sehari-hari tentang apa

    yang telah diajarkan oleh mahasiswa KKN Unsyiah. Hal ini bertujuan agar mereka tetap

    ingat dan tidak lupa dengan apa yang sudah mereka pelajari sebelumnnya.

    1.4. Faktor Pendukung dan Penghambat

    Faktor Pendukung :

    a) Adanya bantuan dari sesama anggota kelompok KKN.

    b) Antusias anak-anak yang sangat tinggi untuk mengikuti proses sosialisasi

    penyuluhan anti korupsi dini.

    c) Adanya sambutan dan dukungan yang baik dari pihak Keuchik, aparatur gampong,

    orang tua, dan anak-anak tingkat SD dan SMP tersebut.

    Faktor penghambat:

    a) Masih kesulitan dalam mengatur anak-anak agar tidak ribut saat proses

    pembelajaran.

  • 19

    b) Tidak adanya sarana dan prasarana yang memadai dalam proses pembelajaran serta

    tidak adanya sarana berupa infocus di gampong tersebut tersebut.

    c) Masih banyak anak-anak yang belum bisa menulis dan membaca dengan benar di

    tingkat SD.

    2. Kegiatan Penunjang

    2.1. Bidang Kegiatan yang Dipilih: Pendidikan Public Speaking

    Kemampuan berbicara di depan umum (public speaking) sangat penting, baik dalam

    kehidupan pribadi maupun karir saat ini. Pada zaman globalisasi ini, berkomunikasi dan

    berbicara didepan umum menjadi salah satu kewajiban yang harus dimiliki dan dikuasai

    oleh setiap pemimpin, pendidik, bahkan individu itu sendiri.

    Pendidikan ini merupakan salah satu pengabdian ilmu yang dapat mahasiswa FISIP

    berikan dalam kegiatan praktek Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Gampong Abah Lueng.

    Mengingat kesadaran, kemauan, dan keberanian anak-anak untuk tampil berbicara didepan

    umum yang telah berkurang, maka sangat penting untuk melatih anak-anak sejak dini agar

    berani tampil didepan umum, karna mengingat pula merekalah yang akan menjadi

    pemimpin bangsa dimasa yang akan datang.

    2.2. Maksud, Tujuan, dan Sasaran yang Ingin Dicapai

    Maksud dari kegiatan ini adalah untuk memberi pemahaman seberapa penting dan

    bergunanya Public Speaking bagi setiap individu, serta bermaksud untuk menumbuhkan

    rasa percaya diri dan membuang rasa malu dan takut untuk tampil berbicara didepan umum.

    Adapun tujun ini untuk menciptakan kader-kader pemimpin bangsa dimasa yang akan

    datang dengan cara melatih mental dan keberanian sejak dini untuk tampil berbicara

    didepan publik.

  • 20

    Sasaran yang ingin dicapai adalah anak-anak tingkat SD dan SMP agar mereka

    terbiasa dan berani tampil didepan publik, serta bisa menjadi bekal untuk kehidupan dan

    lingkungannya kelak.

    2.3. Hasil yang Dicapai dan Tindak Lanjut

    Kegiatan Pendidikan Public Speaking ini berjalan dengan lancar karna anak-anak

    Gampong Abah Lueng sangat antusias terhadap pendidikan ini. Kegiatan ini dilaksanakan

    pada tanggal 2 februari 2015 di Meunasah gampong Abah Lueng dan diikuti oleh 50

    orang anak-anak, juga ikut serta sekitar 15 orang anak-anak tingkat SMA dengan dibantu

    oleh teman-teman kelompok KKN.

    Hasil yang dicapai pada kegiatan ini terlihat ketika anak-anak disuruh maju satu

    persatu dan ditonton oleh semua anak-anak yang lain untuk memperkenalkan diri,

    bernyanyi, bersalawat dan mempraktekkan apa yang sudah diajarkan. Anak-anak ini sudah

    mulai tampil berani karna sistem pendidikan mengajarkan bagaimana seharusnya ketika

    seseorang berdidiri dan berbicara didepan kalangan orang banyak dengan baik, dapat

    didengar dengan jelas dan mudah dimengerti. Adapun metode yang diajarkan adalah dengan

    memberi arahan, melatih mental, mengajarkan sopan satun, pengaturan kata, membuang

    rasa malu ketika tampil, memberi contoh praktek, dan mempraktekkannya.

    Untuk tindak lanjutnya, diharapkan kepada anak-anak gampong Abah Lueng untuk

    terus melatih keberanian dan terus belajar dengan mempraktekkannya disekolah, tempat

    pengajian dan dikehidupan sehari-hari tentang apa yang telah diajarkan oleh mahasiswa

    KKN UNSYIAH.

    2.4. Faktor Pendukung dan Penghambat

    Faktor Pendukung :

  • 21

    a) Adanya bantuan dari sesama anggota kelompok KKN.

    b) Antusias anak-anak yang sangat tinggi untuk mengikuti proses pendidikan

    public speaking.

    c) Adanya sambutan dan dukungan yang baik dari pihak Keuchik, aparatur

    gampong, orang tua, dan anak-anak tingkat SD dan SMP tersebut.

    Faktor penghambat:

    a) Masih kesulitan dalam mengatur anak-anak agar tidak ribut saat proses

    pembelajaran.

    b) Tidak adanya sarana dan prasarana yang memadai dalam proses pembelajaran

    karena harus menggunakan tempat ibadah untuk proses belajar.

    c) Masih banyak anak-anak yang belum bisa menulis dan membaca dengan benar

    di tingkat SD.

    Nama : Alfiyatul Rahmi

    Nim : 1107101020117

    Fakultas : Keperawatan

    Jurusan : Ilmu Keperawatan

    3. Kegiatan Utama

    3.1. Bidang kegiatan yang dipilih: Mengadakan sosialisasi hipertensi dan mengukur

    tekanan darah warga di gampong Abah Lueng.

    Kesehatan merupakan suatu keadaan dimana seseorang dapat berada dalam rentang

    sehat-sakit. Dalam siklus kehidupan, setiap individu dapat mengalami perubahan status

    kesehatan setiap waktunya. Sehingga penting bagi setiap individu untuk tetap

    mempertahankan status kesehatannya dalam kondisi sehat. Salah satu upaya yang dapat

  • 22

    dilakukan untuk mengetahui tubuh dalam keadaan yang sehat adalah dengan melakukan

    pemantauan secara teratur terhadap kondisi tanda-tanda vital, termasuk diantaranya adalah

    pemeriksaan tekanan darah.

    Pemeriksaan tekanan darah yang dilakukan secara teratur dapat membantu individu

    untuk mengetahui dan mengantisipasi risiko penyakit yang mungkin muncul, seperti

    hipertensi atau hipotensi yang sering terjadi di kalangan masyarakat.

    Kegiatan pemeriksaan tekanan darah ini merupakan salah satu pengabdian ilmu dan

    keterampilan yang dapat dilakukan dalam rangkaian program KKN. Melalui kegiatan ini,

    peserta KKN berharap semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat di Gampong

    Abah Lueng, Kecamatana Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya.

    3.2. Maksud, Tujuan dan Sasaran yang Ingin dicapai :

    Untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat mengenai

    pengertian, tanda & gejala, pencegahan dan penatalaksanaan hipertensi

    Untuk mengetahui angka prevelensi hipertensi di gampong Abah Lueng dengan

    mengukur tekanan darah warga

    Manfaat dari kegiatan ini adalah:

    a. Agar masyarakat gampong Abah Lueng memiliki pengetahuan yang lebih mendalam

    mengenai hipertensi.

    b. Agar masyarakat gampong Abah Lueng mempunyai kesadaran dini untuk mencegah

    terjadinya hipertensi.

    Dalam melaksanakan kegiatan ini, masyarakat yang mengalami hipertensi di

    gampong Abah Lueng sangat antusias dengan adanya kegitan ini. Pak keuchik dan aparatur

    gampong juga setuju dan memberikan izin untuk melaksanakan program ini.

  • 23

    3.3. Waktu Pelaksanaan

    Hari : Selasa dan rabu

    Tanggal : 3dan 4 februari 2015

    Pukul : 09.30 s/d selesai

    3.4. Hasil yang Dicapai dan Tindak Lanjut

    Hasil yang dicapai adalah masyarakat di Gampong Abah Lueng sudah lebih

    memahami mengenai hipertensi dan tidak lagi menganggap hipertensi penyakit yang sepele.

    Tindak lanjut yang diharapkan kedepannya adalah meningkatnya kesadaran masyarakat

    untuk mencegah terjadinya hipertensi dan menurunya angka prevelensi hipertensi di

    gampong Abah Lueng. Dalam melaksanakan kegiatan ini, masyarakat yang mengalami

    hipertensi di gampong Abah Lueng sangat antusias dengan adanya kegitan ini. Pak keuchik

    dan aparatur gampong juga setuju dan memberikan izin untuk melaksanakan program ini.

    3.5. Faktor pendukung dan faktor penghambat

    a) Faktor pendukung :

    Motivasi yang tinggi

    Dukungan dari masyarakat dan perangkat desa

    Dana yang minim

    Waktu yang memadai

    b) Faktor penghambat

    Tidak ada

  • 24

    4. Kegiatan Penunjang

    4.1. Bidang Kegiatan yang Dipilih : Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

    (MCK)

    Penyuluhan adalah suatu proses penanaman dan transfer kebiasaan atau nilai dari satu

    generasi ke generasi selanjutnya dalam suatu kelompok atau masyarakat. Perilaku Hidup

    Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan suatu konsep yang menggambarkan perilaku individu

    yang membiasakan dirinya untuk tetap menjaga kebersihan dan kesehatan serta sebagai

    upaya untuk mencegah penyakit, memelihara kesehatan, dan meningkatkan derajat

    kesehatan individu, keluarga, dan masyarakat. Kegiatan penyuluhan Perilaku Hidup Bersih

    dan Sehat (PHBS) ini merupakan salah satu pengabdian ilmu yang dapat dilakukan dalam

    rangkaian program KKN. Melalui kegiatan ini, peserta KKN berharap semoga kegiatan ini

    dapat bermanfaat bagi anak-anak, para orang tua, serta masyarakat yang terlibat

    didalamnya.

    4.2. Maksud, Tujuan dan Sasaran yg Ingin Dicapai

    Maksud dari kegiatan ini yaitu sebagai upaya untuk memberikan pemahaman,

    pengetahuan dan meningkatkan kesadaran bagi anak-anak tentang pentingnya Perilaku

    Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) seperti cara mandi, cuci, kakus yang benar (MCK). Dengan

    adanya kegiatan ini diharapkan anak-anak dapat mengetahui, sadar dan mampu

    mempraktikkan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini bertujuan

    untuk memberikan pendidikan kesehatan tentang pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan

    Sehat (PHBS) terutama di kalangan anak-anak yang harus dibiasakan sejak dini guna

    mencegah risiko penyebaran penyakit yang rentan menghampiri mereka, seperti diare,

  • 25

    cacingan, gangguan pernafasan, dan lain-lain. Sasaran dari kegiatan ini adalah seluruh anak-

    anak di Gampong Abah Lueng, Kecamatan Bandar Baru, Kecamatan Pidie Jaya.

    4.3. Waktu Pelaksanaan

    Hari : Sabtu

    Tanggal : 7 februari 2015

    Pukul : 09.00 s/d selesai

    4.4. Hasil yang dicapai dan tindak lanjut

    Kegiatan penyuluhan dan simulasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

    (PHBS)dilaksanakan selama 1,5 jam pada tanggal 30 Januari 2015 ini berjalan dengan

    lancar. Pemaparan materi mengunakan papan tulis. Peserta yang hadir yaitu sebanyak 30

    anak. Partisipasi dari anak-anak dan para orang tua sangat membantu kelancaran kegiatan

    ini. Selain itu kegiatan ini juga didukung oleh teman-teman sekelompok yang membantu

    kelancaran kegiatan.

    Hasil yang mulai terlihat adalah anak-anak mulai memahami dan mengetahui

    pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam keseharian mereka seperti

    mandi, cuci dan kakus dengan benar. Anak-anak juga terlihat antusias memperhatikan

    materi yang dipaparkan.

    Untuk tindak lanjut, diharapkan anak-anak yang telah mengikuti penyuluhan dapat

    mengaplikasikan ilmu yang mereka dapatkan dalam kehidupan sehari-hari.

    4.5. Faktor Pendukung dan Penghambat

    a. Faktor pendukung dari kegiatan ini adalah anak-anak yang begitu antusias

    mengikuti kegiatan penyuluhan mulai dari awal kegiatan sampai akhir kegiatan.

  • 26

    b. Faktor penghambat dari kegiatan ini adalah kurangnya fasilitas untuk melakukan

    penyuluhan.

    Nama : T. Angga Maulana

    Nim : 1101101010057

    Fakultas : Ekonomi

    Jurusan : Ekonomi Pembangunan

    5. Kegiatan Utama

    5.1. Bidang Kegiatan yang Dipilih: Membuat Bagan Struktur Pemerintahan Gampong

    Abang Lueng.

    Pembuatan bagan struktur pemerintahan gampong dibuat oleh T. Angga Maulana

    dirumah sekretaris Gampong Abah Lueng. Pembuatan bagan ini merupakan revisi dari

    bagan yang sebelumnya sudah dibuat oleh saudari Cut Mega Khairina K. Yang merupakan

    anggota dari kelompok KKN periode sebelumnya, yaitu periode 7 di Gampong yang sama

    yaitu Gampong Abah Lueng. Pembuatan bagan ini dilakukan selama dua hari dengan

    awalnya mengumpulkan data, dan mendesain bagan dengan kedudukan masing-masing

    perangkat gampong. Setelah semuanya selesai bagan pun dicetak di tempat percetakan.

    Hasil dari pembuatan bagan itu pun sesuai dengan apa yang diharapkan, tidak ada

    kedudukan dan satu nama pun yang salah.

    5.2. Maksud, Tujuan, dan Sasaran yang Ingin Dicapai

    Maksud pembuatan bagan struktur pemerintahan gampong ini adalah agar perangkat-

    perangkat Gampong Abah Lueng lebih terstruktur serta lebih transparan terhadap fungsi-

    fungsi yang ada.

  • 27

    Adapun tujuan dari pembuatan bagan struktur pemerintahan gampong ini adalah agar

    perangkat-perangkat desa mengetahui fungsi atau tugasnya masing-masing serta semua

    masyarakat dan tamu-tamu yang datang ke gampong ini bisa langsung mengetahui

    perangkat gampong dengan melihat bagan tersebut.

    Sasaran dari kegiatan ini adalah seluruh masyarakat di Gampong Abah Lueng,

    Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya.

    5.3. Waktu pelaksanaan

    Hari : Selasa dan rabu

    Tanggal : 27 dan 28 Januari 2015

    Pukul : 15.00 s/d selesai

    5.4. Hasil yang Dicapai dan Tindak Lanjut

    Hasil yang dicapai dari pembuatan bagan struktur pemerintahan gampong ini adalah

    semua warga masyarakat yang mempunyai kedudukan sebagai aparatur gampong menjadi

    lebih mengetahui peran serta fungsinya.

    Untuk tindak lanjut, diharapkan masyarakat telah mengetahui secara pasti kemana

    arahnya apabila ada sesuatu hal yang penting maupun urusan lainnya yang berkenaan

    dengan perangkat desa gampong.

    5.5. Faktor Pendukung dan Penghambat.

    Faktor pendukung utama dari kegiatan ini adalah mudahnya mendapatkan data, dan

    antusiasme keuchik yang siap membantu.

    Adapun yang menjadi faktor penghambat adalah jauhnya tempat untuk mencetak

    bagan yang telah didesain.

  • 28

    5.6. Rekapitulasi Dana

    No Barang Volume

    Total Harga

    Jumlah Ukuran Harga @

    1 Cetak pamplet 1 100 cm x100 cm Rp 35.000,- Rp 35.000,-

    2 Bingkai pamplet 1 100 cm x100 cm Rp 35.000,- Rp 35.000,-

    Total Biaya Rp 60.000,-

    6. Kegiatan Penunjang

    6.1. Bidang Kegiatan yang Dipilih: Penyuluhan dan Simulasi Perilaku Hidup Bersih

    dan Sehat (PHBS).

    Penyuluhan adalah suatu proses penanaman dan transfer kebiasaan atau nilai dari satu

    generasi ke generasi selanjutnya dalam suatu kelompok atau masyarakat. Sedangkan

    simulasi adalah suatu proses latihan yang dilakukan untuk mempraktikkan ilmu dan konsep

    yang telah didapat dengan cara memainkan peran secara langsung atau secara nyata.

    Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan suatu konsep yang

    menggambarkan perilaku individu yang membiasakan dirinya untuk tetap menjaga

    kebersihan dan kesehatan serta sebagai upaya untuk mencegah penyakit, memelihara

    kesehatan, dan meningkatkan derajat kesehatan individu, keluarga, dan masyarakat.

    Kegiatan penyuluhan dan simulasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) ini

    merupakan salah satu pengabdian ilmu yang dapat dilakukan dalam rangkaian program

  • 29

    KKN. Melalui kegiatan ini, peserta KKN berharap semoga kegiatan ini dapat bermanfaat

    bagi anak-anak, para orang tua, serta masyarakat yang terlibat didalamnya.

    6.2. Maksud, Tujuan, dan Sasaran yang Ingin Dicapai

    Maksud dari kegiatan ini yaitu sebagai upaya untuk memberikan pemahaman,

    pengetahuan dan meningkatkan kesadaran bagi anak-anak tentang pentingnya Perilaku

    Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) seperti cuci tangan bersih, kebersihan kuku, dan jajanan

    sehat. Dengan adanya penyuluhan dan simulasi ini, diharapkan anak-anak menjadi lebih

    mengetahui, sadar dan mampu untuk melakukan kebiasaan hidup bersih dan sehat dalam

    kehidupan keseharian mereka.

    Adapun kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pendidikan kesehatan tentang

    pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) terutama di kalangan anak-anak yang

    harus dibiasakan sejak dini guna mencegah risiko penyebaran penyakit yang rentan

    menghampiri mereka, seperti diare, cacingan, gangguan pernafasan, dan lain-lain.

    Sasaran dari kegiatan ini adalah seluruh anak-anak di Gampong Abah Lueng,

    Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya.

    6.3. Waktu Pelaksanaan

    Hari : Minggu

    Tanggal : 8 februari 2015

    Pukul : 16.00 s/d selesai

    6.4. Hasil yang Dicapai dan Tindak Lanjut

  • 30

    Kegiatan penyuluhan dan simulasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

    (PHBS)dilaksanakan selama 1,5 jam pada tanggal 18 Januari 2015 ini berjalan dengan

    lancar. Partisipasi dari anak-anak sangat membantu kelancaran kegiatan ini. Selain itu

    kegiatan ini juga didukung oleh teman-teman sekelompok yang membantu kelancaran

    kegiatan.

    Hasil yang mulai terlihat adalah anak-anak mulai memahami dan mengetahui

    pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam keseharian mereka seperti cuci

    tangan bersih, menjaga kebersihan kuku, dan jajanan sehat. Anak-anak juga terlihat antusias

    memperhatikan materi yang dipaparkan dan mensimulasikan praktik cuci tangan bersih

    secara massal.

    Untuk tindak lanjut, diharapkan anak-anak yang telah mengikuti penyuluhan dan

    simulasi dapat mengaplikasikan ilmu yang mereka dapatkan dalam kehidupan sehari-hari.

    6.5. Faktor Pendukung dan Penghambat

    Faktor pendukung dalam kegiatan ini adalah anak-anak yang merupakan kalangan

    dengan pesentase terbesar antusias memperhatikan materi yang dipaparkan dan

    mensimulasikan praktik cuci tangan bersih secara massal.

    Faktor penghambat dalam kegiatan ini adalah sulitnya mencari waktu yang tepat

    untuk melaksanakan kegiatan karena beberapa pertimbangan seperti jadwal anak-anak yang

    padat setiap harinya.

    Nama : Cut Fajar Afridayanti

    Nim : 1106103010068

    Fakultas : KIP

    Jurusan : Biologi

  • 31

    7. Kegiatan Utama

    7.1. Bidang kegiatan yang dipilih: Mengajar IPA

    Pendidikan adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan

    bimbingan, pengajaran, dan atau latihan bagi peranannya di masa yang akan datang.

    Pendidikan juga merupakan proses sepanjang hayat dan perwujudan pembentukan diri

    secara utuh dalam arti pengembangan segenap potensi dalam rangka pemenuhan dan cara

    komitmen manusia sebagai makhluk individu dan makhluk social, serta sebagai makhluk

    Tuhan.

    Pendidikan tidak hanya menitik beratkan pada pengembangan pola pikir saja, namun

    juga untuk mengembangkan semua potensi yang ada pada diri seseorang. Jadi pendidikan

    menyangkut semua aspek pada kepribadian seseorang untuk membuat seseorang tersebut

    menjadi lebih baik.

    IPA sendiri berasal dari kata sains yang berarti alam. Sains merupakan pengetahuan

    hasil kegiatan manusia yang bersifat aktif dan dinamis tiada henti-hentinya serta diperoleh

    melalui metode tertentu yaitu teratur, sistematis, berobjek, bermetode dan berlaku secara

    universal. IPA juga merupakan pengetahuan teoritis yang diperoleh atau di susun dengan

    cara yang khusus yaitu dengan melakukan observasi, eksperimentasi, penyimpulan,

    penyusunan teori, observasi dan lain sebagainya.

    Kegiatan ini merupakan salah satu pengabdian ilmu yang dapat peserta KKN lakukan

    dalam rangkaian proses KKN. Melakukan kegiatan yang dapat bermanfaat bagi warga

    gampong Abah Lueng adalah salah satu tujuan utama dari semua anggota kelompok KKN.

    7.2. Maksud, Tujuan dan Sasaran yang Ingin Dicapai:

  • 32

    Kegiatan mengajar IPA ini bertujuan untuk menumbuhkan atau menambahkan

    wawasan dalam proses belajar dan memberikan suasana baru dalam belajar sehingga siswa/i

    tersebut tidak bosan dengan hal-hal yang itu-itu saja. Sasaran kegiatan ini adalah siswa/i

    mulai dari kelas 4 SD sampai dengan kelas 3 SMP yang dilaksanakan di musolla gampong

    Abah Lueng Kecamatan Bandar Baru.

    7.3. Waktu Pelaksanaan

    Hari : Selasa

    Tanggal : 20 Januari 2015

    Pukul : 08.00-10.00

    7.4. Hasil yang Dicapai dan Tindak Lanjut

    Kegiatan yang dilaksanakan kurang lebih tiga jam ini berjalan dengan lancar. Proses

    belajar mengajar pun berjalan dengan baik, siswa/i di gampong Abah Lueng yang

    mengikuti proses belajar tersebut sangat antusias mengikuti pelajaran yang diberikan oleh

    mahasiswa KKN.

    Hasil yang mulai terlihat selama kegiatan berlangsung adalah siswa/i sangat antusias

    terhadap materi yang diberikan, karena didalam proses belajar mengajar yang dilakukan

    tidak hanya dengan metode ceramah tetapi juga dengan menggunkan metode eksperimen,

    dimana pada kegiatan eksperimen ini peserta KKN meminta kepada siswa/i untuk

    membuktikan adanya gaya listrik statis pada penggaris yang digesekkan di rambut. Dan

    mereka sudah mulai paham tentang materi yang diajarkan.

    Untuk tindak lanjutnya, diharapkan kepada seluruh siswa/i mulai dari SD sampai

    SMP lebih giat lagi dalam belajar, lebih serius dan lebih mematuhi siapa saja yang

    mengajar di kelas.

  • 33

    7.5. Faktor Pendukung dan Penghambat

    Faktor pendukung:

    1. Rasa ingin tahu dan antusiasnya siswa/i dalam mengukuti proses belajar

    2. Adanya dukungan dari orang tua dan perangkat desa

    Faktor penghambat:

    1. Kurangnya keseriusan dalam belajar sehingga kesulitan dalam menghadapinya

    2. Masih ada siswa/i yang belum bisa membaca.

    7.6. Rekapitulasi Dana

    NO PENGELUARAN JUMLAH HARGA

    1 Alat dan Bahan belajar mengajar Rp. 32.000

    2 Aqua + Permen + Snack Rp. 35.000

    JUMLAH Rp. 67.000

    8. Kegiatan Penunjang

    8.1. Bidang kegiatan yang dipilih : Sosialisasi Serta Penanaman Tanaman Apotik

    Hidup

    Sosialisasi adalah sebuah proses penanaman atau transfer kebiasaan atau nilai dan

    aturan dari satu generasi ke generasi lainnya dalam sebuah kelompok atau masyarakat.

    Apotik hidup adalah memnfaatkan sebagian tanah untuk ditanami tanaman obat untuk

    keperluan sehari-hari. Umum diketahui, bahwa banyak obat-obatan tradisional yang dapat

    digunakan untuk mengobati berbagai penyakit. Obat tradisional umumnya lebih aman

    karena bersifat alami dan memiliki efek samping yang lebih sedikit dibandingkan obat-obat

  • 34

    buatan pabrik. Itulah sebabnya sebagian orang lebih sering mengkonsumsi obat-obat

    tradisional.

    Kegiatan ini merupakan salah satu pengabdian ilmu yang dapat peserta KKN lakukan

    dalam rangkaian proses KKN. Melakukan kegiatan yang dapat bermanfaat bagi warga

    gampong Abah Lueng adalah salah satu tujuan utama dari semua anggota kelompok KKN.

    8.2. Maksud, Tujuan dan Sasaran yang Ingin Dicapai:

    Kegiatan penanaman tanaman apotik hidup ini bertujuan untuk menumbuhkan

    kepedulian masyarakat terhadap tumbuhan obat-obatan yang dapat dimanfaatkan sebagai

    upaya pertolongan utama dalam penyembuhan penyakit ringan secara alami agar tidak

    menggunakan obat-obatan secara kimia. Misalnya seperti batuk ringan dapat digunakan

    tumbuhan jahe. Sasaran dari pelaksanaan kegiatan ini adalah masyarakat Gampong Abah

    Lueng.

    8.3. Waktu Pelaksanaan

    Hari : Sabtu dan selasa

    Tanggal : 31 Januari 2015 (Sosialisasi) & 7 Februari 2015 (penanaman)

    Pukul : 16.30 -18.00 dan 08.30 s/d selesai

    8.4. Hasil yang Dicapai dan Tindak Lanjut

    Kegiatan yang dilaksanakan kurang lebih dua jam ini berjalan dengan lancar.

    Pemaparan tentang sosialisasi apotik hidup dilakukan dengan metode ceramah. Peserta yang

    datang sesuai target berkisar 20 orang. Partisipasi warga gampong sangat membantu

    kelancaran kegiatan ini. Selain itu kegiatan ini juga didukung oleh teman-teman

    sekelompok yang ikut membantu jalannya kegiatan ini.

  • 35

    Hasil yang mulai terlihat selama kegiatan berlangsung adalah adanya antusias dari

    ibu-ibu warga gampong Abah Lueng dalam memberi pertanyaan yang berkaitan dengan

    tanaman apotik hidup. Dan adanya tukar pikiran antara peserta KKN dengan ibu-ibu

    tersebut mengenai tanaman obat. Warga sangat mendukung dengan kegiatan yang telah

    dibuat oleh peserta KKN, warga juga membantu dalam kegiatan penanaman apotik hidup

    misalnya dalam pencarian tanah untuk menanam apotik hidup ini dan ikut serta dalam

    kegiatan sosialisasi yang telah dilakukan.

    Untuk tindak lanjutnya, diharapkan seluruh warga gampong Abah Lueng kedepannya

    lebih peduli terhadap tanaman obat-obatan yang dapat ditanami di perkarangan rumah, yang

    juga dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari sebagai obat tradisional yang alami.

    8.5. Faktor Pendukung dan Penghambat

    Faktor pendukung:

    1. Tersedianya tanaman obat-obatan yang mudah dijumpai seperti jahe, kunyit,

    kencur, lidah buaya dan lain sebagainya.

    2. Adanya lahan untuk ditanami tumbuhan obat tradisional, misalnya diperkarangan

    rumah yang kosong.

    Faktor penghambat:

    1. kurang kedisiplinan atau kurang tepat waktu dalam melakukan kegiatan ini.

    8.6. Rekapitulasi Dana

    NO PENGELUARAN JUMLAH HARGA

    1. Alat dan Bahan yang digunakan untuk

    penanaman tumbuhan obat

    Rp. 70.000

    JUMLAH Rp. 70.000

  • 36

    Nama : Surya Amanda

    NIM : 1104104010078

    Fakultas : Teknik

    Jurusan : Teknik Arsitektur

    9. Kegiatan Utama

    9.1. bidang kegiatan yang dipilih : Pembuatan Peta Gampong

    Peta merupakan gambaran permukaan bumi mirip dengan aslinya yang diproyeksikan

    kedalam bidang datar. Sedangkan pemetaan yaitu, proses perhitungan dan penggambaran

    permukaan bumi dengan menggunakan cara dan atau metode tertentu sehingga didapatkan

    hasil berupa softcopy maupun hardcopypeta.

    Kegiatan Pembuatan Peta Gampong dilakukan karena di Gampong Abah Lueng

    belum mempunyai peta gampong. Dalam pembuatan peta gampong saya menggunakan

    softwareGoogleEarth untuk mengambil Citra satelit Gampong Abah Lueng dan

    softwareCorelDRAW X7 untuk mengolah citra satelit gampong menjadi peta.

    9.2. Maksud, tujuan dan sasaran yang ingin dicapai

    Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk menunjukkan posisi atau letak dari Gampong

    Abah Lueng. Tujuan dari kegiatan pemetaan gampong ini untuk membantu dalam

    merancang atau merencanakan suatu kawasan, membantu dalam proses pendataan dan

    mempermudah dalam mempromosikan potensi atau tempat-tempat yang ada pada Gampong

    Abah Lueng.

  • 37

    Dengan adanya peta gampong nantinya diharapkan bisa memberikan informasi

    kepada masyarakat maupun pendatang tentang Gampong Abah Lueng.

    9.3. Waktu Pelaksanaan

    Hari/tanggal : 21 Januari 8 Februari 2015

    Tempat : Meunasah Gampong Abah Lueng

    9.4. Hasil yang dicapai dan tindak lanjut

    Sebelum pembuatan peta dilakukan observasi gampong terlebih dahulu. Peta

    gampong dibuat di rumah pak keuchik agar bisa berdiskusi dengan pak keuchik secara

    langsung, dan pembuatan peta tersebut menggunakan laptop dan bahan lainnya. Setelah peta

    tersebut dicetak dan dibingkai lalu diserahkan kepada pak keuchik.

    9.5. Faktor pendukung dan penghambat

    Program ini didukung dengan adanya dukungan dari masyarakat gampong dan pak

    keuchik sehingga dalam pembuatan peta gampong menjadi lebih mudah dalam menentukan

    zona-zona atau peruntukan lahan dan batas-batas gampong. Selain itu laptop dan software

    juga menjadi pendukung dalam membuat peta.

    Faktor penghambat dalam kegiatan pembuatan peta ini adalah sinyal internet yang

    sangat sulit didapat untuk mengambilkan citra satelit. Selain itu lokasi percetakan yang

    sangat jauh, lalu biaya cetak dan bingkai yang terbilang cukup mahal.

    9.6. Rekapitulasi Dana

    No Barang Volume Total Harga

  • 38

    Jumlah Ukuran Harga @

    1 Cetak peta 1 150 cm x150 cm Rp 78.000,- Rp 78.000,-

    2 Bingkai peta 1 150 cm x150 cm Rp 65.000,- Rp 65.000,-

    Total Biaya Rp 143.000,-

    10. Kegiatan Penunjang

    10.1. Bidang kegiatan yang dipilih : Lomba mewarnai

    Kegiatan perlombaan mewarnai merupakan suatu kegiatan hiburan dan melatih

    kemampuan anak-anak untuk berkreativitas dalam mewarnai. Anak-anak pun menganggap

    perlombaan mewarnai adalah kegiatan yang sangat menyenangkan.

    Dalam perlombaan mewarnai terlebih dahulu mengarahkan atau mengajari cara

    mewarnai yang baik dan mengenalkan macam-macam warna kepada anak-anak. Selain itu

    perlu diajarkan juga cara pemilihan warna yang tepat. Terpilihnya perlombaan mewarnai

    karena penduduk Gampong Abah Lueng lebih banyak anak-anak daripada remaja, dan

    anak-anak Abah Lueng pun lebih senang mewarnai ketimbang mewarnai.

    Program kegiatan ini merupakan salah satu pengabdian saya terhadap ilmu di dalam cabang

    keilmuan saya dalam menjalankan proses kegiatan KKN. Didalam melakukan proses kegiatan

    tersebut yang dapat bermanfaat bagi peserta lomba mewarnai tersebut.

    10.2. Maksud, tujuan dan sasaran yang ingin dicapa

    Maksud dan tujuan dari kegiatan lomba mewarnai adalah :

    - Menambah keingintahuan anak-anak terhadap kreativitas mewarnai.

    - Meningkatkan kemampuan anak dalam kreativitas mewarnai dan mengenal tentang

    nama-nama warna.

  • 39

    10.3. Waktu Pelaksanaan

    Hari/tanggal : 2 Februari 2015

    Tempat : Meunasah Gampong Abah Lueng

    10.4. Hasil yang di capai dan tindak lanjut

    Kegiatan lomba mewarnai yang sasarannya anak-anak TK sampai SD kelas 4

    dilaksanakan oleh Surya Amanda dan dibantu oleh mahasiswa KKN lainnya yang diadakan

    di meunasah Gampong Abah Lueng. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai hiburan untuk anak-

    anak yang senang mewarnai. Selain itu juga kegiatan lomba mewarnai ini berfungsi untuk

    mengajari anak-anak cara mewarnai yang baik dan mengenalkan anak-anak tentang nama

    warna.

    Untuk pengumuman pemenang lomba mewarnai ini diumumkan pada malam

    perpisahan. Para pemenang pun diberikan hadiah agar mereka bertambah senang.

    10.5. Faktor pendukung dan faktor penghambat

    Faktor pendukung :

    - Banyak anak-anak gampong yang meminta agar diadakannya lomba mewarnai.

    - Dukungan dari bapak keuchik dan bapak DPL.

    - Waktu dan tempat yang cukup memadai.

    Faktor penghambat :

    - Letak rumah anak-anak gampong banyak yang jauh dari tempat lomba

    (meunasah).

    - Banyak anak-anak yang tidak memiliki peralatan mewarnai.

    - Tidak cukupnya peralatan mewarnai

  • 40

    10.6. Rekapitulasi Dana

    No Barang

    Volume

    Total Harga

    Jumlah Ukuran Harga @

    1 Crayon 4 - Rp 10.000,- Rp 40.000,-

    2 Photocopy kertas

    gambar

    66 A4 Rp 250,- Rp 16.500,-

    3 Buku (Hadiah) 3 - Rp 5000,- Rp 15.000,-

    4 Pensil (Hadiah) 2 - Rp 5000,- Rp 10.000,-

    Total Biaya Rp 81.500,-

    Nama : Firdaus

    Nim : 1108107010061

    Fakultas : MIPA

    Jurusan : Informatika

    11.Kegiatan Mandiri

    11.1. Bidang kegiatan yang dipilih : Pengenalan komputer pada anak-anak dan

    remaja

    Pada zaman yang serba teknologi ini masyarakat dituntut untuk bisa menggunakan

    teknologi, dan salah satu teknologi yang paling bersahabat dengan manusia adalah

    komputer.Mengajarkan komputer pada anak-anak dan remaja bertujuan untuk menyiapkan

    anak-anak dapat hidup di masa depan dengan lebih baik.Di masa yang akan datang

    penggunaan komputer akan lebih mendominasi kehidupan kita, untuk itu memperkenalkn

  • 41

    teknologi tersebut kepada anak-anak dan remaja secara dini adalah cara terampuh agar

    penerus bangsa dapat menguasai teknogi.

    11.2. Maksud, Tujuan dan sasaran yang ingin dicapai

    Adapun maksud dan tujuan program ini adalah untuk mengenalkan komputer kepada

    anak-anak dan remaja dan cara menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari.Sasaran yang

    ingin dicapai adalah anak-anak dan remaja gampong Abah Lueng,sehingga mereka tidak

    ketinggalan zaman dalam hal komputer dan dapat menambah wawasan dan pengetahuan.

    11.3. Hasil yang dicapai dan tindak lanjut

    Hasil yang dicapai : Anak-anak dan remaja setelah mengikuti program ini adalah

    mereka dapat menghidupkan dan mematikan komputer, membuka microsoft word serta

    dapat menginputkan tabel dan insert gambar.

    Tindak lanjut : Peserta program diharapkan dapat mengaplikasikan hasil dari

    pelatihan pada kehidupan mereka.

    11.4. Faktor pendukung dan faktor penghambat

    Faktor pendukung :

    1. Peserta sangat antusias dalam mengikuti program

    2. Dukungan dari warga desa Abah Lueng

    Faktor penghambat :

    1. Kurangnya fasilitas komputer yang dimiliki.

    2. Fasilitas internet yang tidak mendukung.

  • 42

    11.5. Rekapitulasi dana

    No. Nama bahan Jumlah harga

    1. Aqua dan permen Rp. 25.000

    Jumlah Rp. 25.000

    12.Kegiatan Penunjang

    12.1. Bidang kegiatan yang dipilih : Pengenalan internet positif kepada anak-anak

    dan remaja gampong Abah lueng

    Pada zaman yang serba teknoogi ini, internet sangatlah penting untuk mendapatkan

    informasi-informasi terkini.Internet merupakan suatu jaringan computer dibuat pertama kali

    oleh departemen pertahanan Amerika Serika.

    Kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap internet dapat menghambat

    perkembangan teknologi.Dengan program pengenalan internet ini di harapkan agar

    masyarakat dapat lebih memahami apa itu internet positif.

    12.2. Maksud, Tujuan dan Sasaran yang ingin dicapai

    Maksud : Menambah pengetahuan masyarakat terhadap internet positif.

    Tujuan : Agar anak-anak dan remaja Gampong Abah lueng lebih maju di bidang teknologi.

    Sasaran yang ingin dicapai : Anak-Anak dan remaja Gampong Abah lueng.

    12.3. Hasil yang dicapai dan tindak lanjut

    Hasil yang dicapai : Anak-anak sangat antusias dalam mengikuti program.

    Tindak lanjut : Peserta program diharapkan dapat mengimplementasikan hasil dari

    pelatihan.

  • 43

    12.4. Faktor Pendukung dan Penghambat

    Faktor Pendukung :

    1. Anak-anak Gampong Abah Lueng sangat bersemangat dalam mengikuti

    pelatihan.

    2. Anak-anak Gampong Abah Lueng sangat tertarik untuk mengikuti program.

    Faktor Penghambat :

    Kurangnya kulitas sinyal, mengakibatkan terhambatnya proses mengajar.

    B. Kegiatan Kelompok

    Program kerja kelompok yang direncanakan dan yang telah dilaksanakan oleh

    kelompok selama berada di Gampong Abah Lueng, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten

    Pidie Jaya, juga beserta hasil dan paritisipasi masyarakat terhadap kegiatan kelompok adalah

    sebagai berikut:

    1. Bidang-Bidang Kegiatan

    a. Kegiatan : Silaturahmi ke rumah warga Gampong Abah Lueng

    Tujuan :Saling berkenalan dan diskusi tentang potensi dan

    permasalahan yang sedang dihadapi masyarakat Gampong

    Abah Lueng

    b. Kegiatan : Gotong royong

    Tujuan :Menciptakan lingkungan yang bersih dan kenyamanan di

    meunasah dan sekitar Gampong Abah Lueng

    c. Kegiatan : Perlombaan azan

  • 44

    Tujuan :Menyambut dan memeriahkan Maulid Nabi Besar Muhammad

    SAW

    d. Kegiatan : Perlombaan Rangking 1

    Tujuan : Melihat dan meningkatkan kemampuan anak-anak gampong

    e. Kegiatan : Perlombaan Tebak Kata

    Tujuan : Melihat dan meningkatkan kemampuan berpikir anak-anak

    Gampong

    f. Kegiatan : Pembuatan papan nama lorong

    Tujuan :Memberikan informasi berupa penunjuk jalan bagi masyarakat

    g. Kegiatan : Pengajian malam

    Tujuan :Membantu meningkatkan pengetahuan anak-anak tentang

    agama

    h. Kegiatan : Turnamen sepak bola mini antar gampong sekemukiman

    Tujuan :Meningkatkan rasa kebersamaan masyarakat antar desa, juga

    meningkatkan kekompakan antar mahasiswa KKN.

    2. Hasil yang Dicapai dan Tindak Lanjut

    Semua kegiatan kelompok yang telah dilaksanakan berjalan dengan baik dan lancar,

    serta hasil yang didapat sesuai dengan harapan dari para peserta KKN dan masyarakat

    Gampong Abah Lueng. Beberapa program yang telah direncanakan mengalami

    penambahan saat di lapangan, seperti pemeriksaan tekanan darah, pembuatan struktur

    gampong, dan turnamen sepak bola mini se-mukim jalan rata. Penambahan program yang

    dilakukan disebabkan oleh beberapa hal. Tindak lanjut dari kegiatan yang dilakukan

    diharapkan dapat terus berlangsung dan dilaksanakan oleh masyarakat meskipun masa

    KKN telah berakhir.

  • 45

    3. Partisipasi Masyarakat dan Peran serta Pemda/Dinas/Instansi

    Selama KKN ini, setiap program kegiatan yang telah dilaksanakan mendapatkan

    antusiasme yang tinggi dari masyarakat Gampong Abah Lueng, baik dari kalangan

    orangtua, pemuda maupun anak-anak.

    4. Kegiatan yang Belum Terlaksana

    Pelaksanaan program kegiatan KKN kali ini, kegiatan yang belum terlaksana

    diantaranya yaitu pembuatan vas bunga, dan lomba pidato. Hal ini disebabkan karena

    minimnya waktu yang tersedia. Sedangkan kegiatan senam jantung sehat, pembuatan

    piramida penduduk, dan pembuatan papan 10 program pokok PKK digantikan dengan

    program lain seperti pengukuran tekanan darah, pembuatan struktur gampong, dan

    pembuatan peta gampong.

  • 46

    BAB IV

    PENUTUP

    A. Kesimpulan

    Berdasarkan uraian diatas, penulis dapat menguraikan beberapa kesimpulan yaitu :

    1. Program yang direncanakan berjalan dengan baik berkat terjalinnya hubungan kerja

    sama antara Mahasiswa dengan masyarakat gampong Abah Lueng.

    2. Program kegiatan yang sudah direncanakan sesuai dengan yang diharapkan walaupun

    ada program tambahan dan program yang digantikan.

    3. Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan sebuah program yang dapat membantu

    mahasiswa mengaplikasikan teori yang didapat selama kuliah ke dalam kehidupan

    bermasyarakat.

    4. Program KKN ini dapat dijadikan sebagai motivator untuk membantu masyarakat

    dalam mengembangkan potensi gampong Abah Lueng.

    5. KKN merupakan area penelitian dan pembinaan kepribadian mahasiswa sebagai calon

    sarjana, sehingga dengan adanya KKN ini mahasiswa dapat melihat secara langsung

    realita serta masalah yang ada di tengah-tengah masyarakat dan bersama dengan

    masyarakat dapat memikirkan masalah serta solusi yang dibuat. Dalam hal ini

    mahasiwa diminta untuk berpikir kritis agar solusi yang dibuat efektif dan efisien.

    B. Saran

    Berdasarkan kesimpulan diatas, penulis dapat memberi saran sebagai berikut :

  • 47

    1. Kepada Keuchik selaku pimpinan gampong, kami harapkan untuk selalu memberikan

    terobosan-terobosan yang bermanfaat bagi seluruh masyarakat Gampong Abah Lueng.

    Berhubung dengan potensi-potensi yang ada di gampong dan masyarakat.

    2. Kepada pihak Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPKM) sudi kiranya

    melanjutkan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini, karena kegiatan ini sangat

    bermanfaat bagi mahasiswa khusunya dalam mengabdikan diri dan mengaplikasikan

    ilmu yang telah didapatkan kepada masyarakat. Pihak LPKM hendaknya memberikan

    sumbangsih kepada mahasiswa selama melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) serta

    memberikan asuransi kecelakaan dan kesehatan.

  • LAMPIRAN 1. MATRIKS JADWAL PROGJA KELOMPOK SELAMA PELAKSANAAN KKN

    NO PROGRAM Januari Februari

    11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

    1 Gotong royong

    2 Pembuatan papan

    lorong

    3 Pengajian malam

    4 Perlombaan ranking 1

    5 Perlombaan Adzan

    6 Perlombaan tebak kata

    7

    Sosialisasi hipertensi

    dan mengukur tekanan darah

    8 Membuat peta

    gampong

    9 Membuat struktur pemerintahan

    gampong

    10 Pengenalan aplikasi dasar komputer

    11 Sosialisasi penyuluhan

    anti korupsi dini

    12 Mengajar anak-anak membaca dan berhitung

    13 Pendidikan public

    speaking

  • 14 Apotik hidup

    15

    Melakukan penyuluhan tentang

    perilaku hidup bersih dan sehat (MCK)

    16 Lomba mewarnai

    17

    Melakukan

    penyuluhan tentang perilaku hidup bersih

    dan sehat (PHBS) cuci tangan bersih

    18 Turnamen sepakbola mini antar gampong

    semukiman jalan rata

    Keterangan :

    1. Program Kelompok :

    2. Program Individu

    Muhajir :

    Firdaus :

    T. Angga Maulana :

    Surya Amanda :

    Cut Fajar Afridayanti :

    Alfiyatul Rahmi :

  • LAMPIRAN 2. PETA GAMPONG ABAH LUENG

  • DAFTAR REKAPITULASI PENGGUNAAN BIAYA OPERASIONAL PELAKSANAAN KEGIATAN

    KKN GAMPONG ABAH LUENG, KECAMATAN BANDAR BARU, KABUPATEN PIDIE JAYA

    No. Jenis Kegiatan

    Rincian

    Jumlah (Rp) Jenis Barang Volume

    Harga Satuan

    (Rp)

    1 Kebutuhan penyambutan

    Aqua gelas 3 Kotak 14.000 42.000

    Roti 2 Bungkus 12.000 24.000

    Bolu 2 Bungkus 30.000 60.000

    2 Cetak spanduk Spanduk - 35.000 105.000

    3 Pendaftaran perlombaan

    sepakbola mini - - 150.000 150.000

    4 Papan nama lorong

    Cat avian 2 Kaleng 57.000 114.000

    Kuas 4 Buah 7.000 28.000

    Thinner 2 Kaleng 15.000 30.000

    Cat semprot 2 Kaleng 20.000 40.000

    Kuas lukis 1 Buah 4.000 4.000

    Paku 2" 2 Ons 3.000 3.000

    Paku 4" 1 Kg 14.000 14.000

    Pisau lipat 5 Buah 1.000 5.000

    Double tip 2 Buah 2.500 5.000

    Lakban tembok 1 Buah 10.000 10.000

    Benang 1 1 Buah 3.000 3.000

    Print nama lorong

    - 15.000 15.000

    Cutter 1 Buah 6.000 6.000

    Papan nama lorong

    - 50.000 50.000

    Balok - 100.000 100.000

    5 Kebutuhan perlombaan

    Kertas hvs 1 Rim 34.000 34.000

    Ballpoint 3 Kotak 15.000 45.000

    Fotocopy 30 Lembar 11.000 11.000

    Kain 1 Meter 12.000 12.000

    Buku tulis 1 Set 13.000 13.000

    Pencil 1 Pack 8.000 8.000

    6 Papan pos distribusi - - 29.000 29.000

    7 Kebutuhan malam

    perpisahan - - 40.000 40.000

    JUMLAH 1.000.000

    Banda Aceh, 18 Februari 2015

    Ketua Kelompok

    Muhajir

    NIM : 1110103010100

  • LAMPIRAN 4. STRUKTUR PEMERINTAHAN GAMPONG

  • Lampiran 5. Dokumentasi Kegiatan Mandiri

    Berikut lampiran foto dokumentasi dari setiap kegiatan mandiri

    1. Nama : Muhajir

    Nim : 1110103010100

    Fakultas : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)

    Jurusan : Ilmu Politik

    Menyuruh anak-anak untuk menulis dan

    mengulang kembali hasil belajar

    Foto dihari berikutnya bersama anak-anak

    yang setuju mengatakan Stop Korupsi

    Pengenalan Buku Pendidikan Nilai-Nilai

    Anti Korupsi

    Memberi Penyuluhan dan Mengajarkan

    anak-anak tentang nilai-nilai Anti

    Korupsi

  • Memberi poin-poin penting cara

    berbicara didepan umum dengan baik

    Melatih anak-anak sejak dini untuk

    berani bicara didepan umum Memberi Pendidikan Public Speaking

    Mengajarkan tata krama dan sopan satun

  • 2. Nama : Alfiyatul Rahmi

    Nim : 1107101020117

    Fakultas : Keperawatan

    Jurusan : Ilmu Keperawatan

    Mengukur tekanan darah warga

    Mengukur tekanan darah warga

  • mengukur tekanan darah warga Penyuluhan MCK (mandi cuci kakus)

    Pengenalan aplikasi komputer

  • 3. Nama : T. Angga Maulana

    Nim : 1101101010057

    Fakultas : Ekonomi

    Jurusan : Ekonomi Pembangunan

    Pemberian materi tentang perilaku hidup

    bersih dan sehat (PHBS) Praktik cuci tangan bersih

    Hasil struktur pemerintahan gampong Berpartisipasi menjadi pemateri dalam

    pengenalan komputasi dasar

  • 4. Nama : Cut Fajar Afridayanti

    Nim : 1106103010068

    Fakultas : KIP

    Jurusan : Biologi

    Mengajar Les Bahasa Inggris

    Pengenalan Komputer

  • Penyuluhan Cuci Tangan Bersih

    Mengajar IPA

    Mengajar Baca Tulis

    Penyuluhan Tanam Tanaman Apotik Hidup

  • 5. Nama : Surya Amanda

    NIM : 1104104010078

    Fakultas : Teknik

    Jurusan : Teknik Arsitektur

    Penyuluhan cuci tangan bersih Hasil peta gampong

    Mengajari mewarnai kepada anak-anak Mengadakan lomba mewarnai

  • 6. Nama : Firdaus

    Nim : 1108107010061

    Fakultas : MIPA

    Jurusan : Informatika

    Penyuluhan internet positif Penyuluhan internet positif

    Pengenalan komputer Pengenalan komputer

  • FOTO KEGIATAN KELOMPOK

    Kegiatan : Pengenalan Mahasiswa KKN dengan Masyarakat Gampong Abah Lueng

    Kata-kata sambutan dari Keuchik gampong Abah Lueng Mendengarkan kata-kata sambutan dari Keuchik gampong

    Kata-kata sambutan dari Mahasiswa KKN UNSYIAH Perkenalan diri dan pemaparan kegiatan kelompok kepadawarga gampong

    Masyarakat yang ikut dalam pengenalan Mahasiswa KKN Perkenalan diri oleh Mahasiswi KKN UNSYIAH

  • FOTO KEGIATAN KELOMPOK

    Kegiatan : Gotong Royong

    Membersihkan Halaman Mushalla Gotong Royong Gampong

    Membersihkan Pekarangan Mushalla Gotong Royong Gampong bersama tentara KOMPI

    Istirahat setelah selesai gotong royong Istirahat setelah gotong royong bersama warga dantentara KOMPI

  • FOTO KEGIATAN KELOMPOK

    Kegiatan : Pembuatan Papan Nama Lorong

    Pengecatan Papan Nama Lorong Penulisan Nama Lorong

    15 buah papan nama lorong yang telah siap Pemasangan Papan Nama Lorong dibantu oleh pemudagampong

    Pemasangan Papan Nama lorong oleh Mahasiswa KKN Foto bersama anak-anak dan wakil ketua pemuda setelahpapan terakhir selesai dipasang

  • FOTO KEGIATAN KELOMPOK

    Kegiatan : Pembuatan dan Pemasangan Pos Distribusi

    Pembuatan papan Pos Distribusi Papan Pos Distribusi sudah siap

    Papan Pos Distribusi siap ditancapkan Pemasangan Pos Distribusi oleh Wakil Ketua Pemudabersama Mahasiswa KKN

  • FOTO KEGIATAN KELOMPOK

    Kegiatan : Lomba Rangking 1

    Pengarahan dan penjelasan sebelum lomba dimulai olehMahasiswa KKN Pembacaan soal lomba rangking 1 oleh mahasiswa KKN

    Peserta mengangkat kertas jawaban Foto bersama pemenang dan peserta Rangking 1 tingkatSekolah Dasar

    Foto bersama pemenang dan peserta Rangking 1 tingkatSMP

    Foto bersama pemenang dan peserta Rangking 1 tingkatSMA

  • FOTO KEGIATAN KENDURI SE-DPL KKN PERIODE 8

    Kegiatan : Kerjasama Kelompok Mengadakan Kenduri Perpisah KKN Bimbingan DPL Zainuddin, ST, M.Sc diGampong Abah Lueng

    Sedang memasak gulai kambing bersama DPL danmasyarakat gampong

    Kerja sama mahasiswa KKN dengan masyarakat gampongdalam mensukseskan acara kenduri

    Hidangan telah siap untuk dinikmati Makan bersama dengan panorama alam yang menggugahnafsu makan mahasiswa KKN

    Anak-anak dan masyarakat gampong ikut menikmatikenduri Mahasiswa KKN

    Foto bersama DPL setelah kenduri perpisahan MahasiswaKKN usai

  • FOTO KEGIATAN KELOMPOK

    Kegiatan : Kuis Tebak Kata

    Saat menjelaskan cara bermain tebak kata Anak-anak sedang menonton games

    Keseruan saat bermain gamestebak kata Keseruan saat bermain gamestebak kata

    Pesertagamestebak kata Keseruan saat bermain gamestebak kata

  • FOTO KEGIATAN KELOMPOK

    Kegiatan : Pertandingan Sepak Bola Mini Cup antar gampong semukim jalan rata

    Pemain sepakbola Tim Abah Lueng &Jie-jiem Tim Abah Lueng (merah-hijau) & Tim Jie-Jiem (merah-biru)

    Saat pertandingan berlangsung Tendangan bebas untuk Tim Abah Lueng

    Tim Abah Lueng sedang beristirahat Saat para pemain tim Abah Lueng kembali ke gampong

  • FOTO KEGIATAN KELOMPOK

    Kegiatan : Perlombaan Azan

    Saat menjelaskan tata cara lomba azan Saat perlombaan azan berlangsung

    Saat perlombaan azan berlangsung Saat perlombaan azan dan penjurian berlangsung

  • FOTO KEGIATAN KELOMPOK

    Kegiatan : Mengajar mengaji di TPA

    Anak-anak TPA sedang mengaji Anak-anak TPA sedang mengaji

    Anak-anak TPA sedang mengaji Anak-anak TPA sedang mendengarkan lantunan ayat suci Al-Quran

  • FOTO KEGIATAN KELOMPOK

    Kegiatan : Perpisahan Mahasiswa KKN dengan Masyarakat Gampong Abah Lueng

    Pembukaan acara perpisahan oleh MC Mahasiswi KKN Pembacaan salawat badar oleh mahasiswa KKN danmasyarakat gampong yang hadir di meunasah

    Kata-kata perpisahan dari Keuchik gampong Abah Lueng Kata-kata perpisahan dari wakil ketua pemuda gampongAbah Lueng

    Kata-kata perpisahan dari ketua kelompok KKN UNSYIAH Pembagian hadiah dari Mahasiswa KKN UNSYIAH kepadaanak-anak pemenang lomba

  • FOTO PANORAMA ALAM GAMPONG ABAH LUENG, KEC.BANDAR BARU, KAB. PIDIE JAYA

    Air Terjun Alue Manok, Gunung Palang, GampongAbah Lueng

    Mahasiswa KKN Kelompok 163 saat berada diAir Terjun Alue Manok Gampong Abah Lueng

    Sungai Gampong Abah Lueng Krueng Inoeng Gampong Abah Lueng