Pemodelan Sistem Subuh

  • View
    216

  • Download
    4

Embed Size (px)

DESCRIPTION

ff

Text of Pemodelan Sistem Subuh

MAKALAH PEMODELAN SISTEMProses Pembuatan Keramik

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Pemodelan Sistem yang dibimbing oleh Bapak Ir. Bambang Indrayadi, MT

Disusun Oleh :ChANDRA PRASETYA0910670007ANDINI IRMA DEWI0910670047DURRY DAROJATUL AULA 0910670060ARGA MAHARDHIKA0910671024DIAN ANDRILLIA0910671038

KEMENTRIAN PENDIDIKAN NASIONALUNIVERSITAS BRAWIJAYAFAKULTAS TEKNIKMALANG2012

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat rahmat dan karuniaNya, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah pemodelan sistem mengenai proses pembuatan keramik untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Pemodelan SistemMakalah ini tidak lepas dari bantuan semua pihak, oleh karena itu penulis mengucapkan terima kasih kepada :1. Bapak Ir. Bambang Indrayadi, MT selaku dosen pembimbing mata kuliah Pemodelan Sistem.1. Teman-teman angkatan 2009, dan teman-teman satu Program Studi Teknik Industri. Terimakasih atas semua saran yang diberikan.Penulis menyadari dalam penulisan ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari semua pihak demi perbaikan dan penyempurnaan makalah ini. Akhirnya penulis berharap makalah ini dapat berfungsi bagi semua pihak yang memerlukannya.

Malang, Maret 2012

Penulis

BAB IPENDAHULUAN

1.1Latar BelakangPerformansi suatu sistem yang sudah kita miliki atau sudah berjalan harus kita jaga dan kita tingkatkan, selain dari itu desain baru suatu sistem diharapkan memiliki performansi yang optimal. Dalam upaya tersebut, sering sekali kita mengalami kesulitan dalam mengukur performansi dari desain baru suatu sistem sebelum dioperasikan atau akibat suatu perbaikan pada sistem yang sudah ada. Uji coba atas suatu perbaikan atau perubahan langsung terhadap sistem yang ada pasti akan memerlukan waktu dan biaya yang sangat besar di samping risiko kegagalan yang sulit diestimasi.Simulasi juga bertujuan untuk mendeskripsikan sistem secara nyata dan terperinci. Maka dari itu pada makalah tentang pembuatan keramik ini memberikan dasar-dasar pembuatan simulasi proses pembuatan keramik yang mudah dan cepat serta melakukan analisis terhadap output yang diperolehsesuai dengan sistem yang nyata. Penerapan pada makalah permodelan sistem proses pembuatan keramik ini diharapkan dapat memodelkan sistem proses pembuatan keramik secara utuh dan dapat menjadi referensi untuk perancangan sistem yang lebih baik.

1.2TujuanTujuan dari makalah ini adalah :1.Dapat menggunakan software Arena sebagai package software untuk simulasi.2.Mensimulasikan perubahan dari lingkungan di luar sistem proses pembuatan keramik dan mengamati pengaruhnya terhadap perilaku sistem yang terjadi.3.Membantu mempelajari interaksi antar komponen dan subsistem di dalam sistem proses pembuatan keramik yang kompleks.4.Dapat memodelkan sistem pembuatan keramik sesuai dengan sistem yang nyata dan dapat menjadi referensi untuk perancangan sistem yang lebih baik.

1.3ManfaatManfaat dari praktikum ini antara lain :1.Dapat mengaplikasikan pembuatan model simulasi yang mampu menggambarkan kondisi nyata dari aktivitas proses dalam hal pembuatan keramik dengan menggunakan software Arena.2.Dapat mengetahui simulasi perubahan dari lingkungan di luar sistem dan mengamati pengaruhnya terhadap perilaku sistem yang terjadi.3.Memahami interaksi antar komponen dan subsistem di dalam sistem kompleks.4.Memperoleh perbaikan sistem proses pembuatan keramik yang lebih baik, dengan meninjau kesalahan-kesalahan yang terjadi ketika simulasi sistem berlangsung.

BAB IIPEMBAHASAN

2.1Gambaran SistemMembuat lintasan produksi bukanlah suatu perkara yang mudah. Menciptakan lintasan produksi yang baik membutuhkan perhitungan yang cermat agar keseimbangan lintasan produksi dengan output yang baik dapat tercapai. Kota Malang juga dikenal sebagai salah satu produsen keramik berkualitas di Indonesia dan sentra industri keramik di Malang berlokasi di Dinoyo. Proses produksi ini bergerak di bidang manufaktur untuk memproduksi keramik. Masalah yang sering terjadi pada rumah produksi keramik adalah banyaknya antrian yang tidak seimbang pada proses satu dengan lainnya. Penggunaan program pemodelan simulasi ini diharapkan dapat meminimasi lama waktu antrian antar proses produksi dan memaksimalkan jumlah produk yang dapat dihasilkan. Data yang diambil atau digunakan yaitu data waktu material yang datang ke sistem, waktu proses, dan waktu selesai pemrosesan. Untuk memperbaiki sistem, perbaikan pada proses produksi keramik yang perlu dilakukan yaitu dengan melakukan skenario penambahan server.Tujuan dari pembuatan sistem simulasi proses produksi keramik adalah meminimasi lama waktu antrian material pada suatu proses dan memaksimalkan jumlah produk yang dapat diproduksi. Ruang lingkup dan batasan studi, yaitu:a.Diasumsikan jenis produksi keramik adalah make to stock.b.Studi hanya membahas pelayanan pada proses produksi dari material masuk sampai menjadi keramik.c.Data yang diambil adalah waktu kedatangan material dan lama waktu pengerjaan material atau produk.d.Diasumsikan tidak ada waste material dan rework materials.e.Untuk pembangkitan bilangan acak pada sistem pembuatan keramik ini menggunakan sampling data selama 8 jam, yaitu dari pukul 08.00 - 16.00.f.Proses selanjutnya tidak dapat dimulai sebelum proses pendahulunya selesai.g.Tidak tersedianya warehouse dalam produksi keramik.

Sistem yang akan dibahas adalah sistem dari proses produksi keramik. Berikut ini adalah gambaran dari sistem proses produksi keramik:

Gambar 2.1Entity Flow Diagram (EFD) Sistem Proses Pembuatan Keramik di Dinoyo

2.2Cara Kerja SistemProses pembuatan keramik dimulai dari kedatangan (arrival) dari material berupa tanah liat untuk dicetak sesuai bentuk dan ukuran, terdapat dua buah server yang menangani proses pencetakan tanah liat ini. Kemudian tanah liat yang sudah dicetak didiamkan sampai mengering. Pada tahap ini akan terbentuk dua baris antrian (multi line) yang kemudian akan dilanjutkan pada proses selanjutnya yang bersifat serial server yaitu proses merapikan keramik yang sudah kering dengan cara menggosok bagian-bagian yang masih kasar. Setelah itu keramik melalui proses pembakaran dan kemudian dilanjutkan dengan proses finishing. Dengan kata lain produksi dari keramik diawali dengan kedatangan (arrival) dari material atau tanah liat, kemudian diproses dalam sistem. Awalnya material akan dikenai proses pencetakan. Kemudian setelah dicetak, hasil cetakan tersebut akan diinspeksi dan dirapikan (penghalusan) sebelum dilakukan pembakaran dan finishing (serial server). Pada proses pencetakan dan finishing terdapat dua buah server (multi server) dengan dua buah baris antrian (multi line). Setelah proses produksi usai maka sistem simulasi berakhir, yang diindikasikan dengan dihasilkannya produk keramik.

2.3Komponen SistemKomponen dari sistem proses produksi keramik ini memiliki daftar entitas, atribut, aktivitas, event, dan state variable sebagai berikut:Tabel 2.1 Daftar Komponen Untuk Sistem Proses Produksi KeramikSistemEntityAtributActivityEventState Variable

Proses pembuatan keramikTanah liatKecepatan prosesPengantrianOperasiStatus server:

Server PencetakanKapasitas produksiPencetakanIdle- Busy

Server PenghalusanPenghalusanTime Arrival- Idle

Server PenampunganPenampunganTime Departure

Server PembakaranPembakaran

Server FinishingFinishing

Operator

2.4Activity Cycle Diagram (ACD)Activity Cycle Diagram pada proses produksi keramik menggunakan model sistem proses pembuatan keramik. Sistem ini menggunakan satu jalur antrian serta 4 proses (server) yang tersusun secara serial. Pada proses pertama dan kedua masing-masing terdapat 2 server. Entitas pada model sistem ini adalah material (tanah liat) dan server. Aktivitas yang dilakukan material antara lain antri (aktivitas pasif) dan pemrosesan (aktivitas aktif). Aktivitas yang dilakukan server ialah idle (aktivitas pasif) dan memroses material (aktivitas aktif). Oleh karena itu, proses pembuatan ACD untuk sistem proses produksi keramik ini dapat dijabarkan sebagai berikut:Tabel 2.2 Daftar Entitas Untuk Sistem Proses Produksi KeramikNoEntitasKategoriGenerateTerminate

1Tanah LiatSementara

2Server_PencetakanPermanen

3Server_PenghalusanPermanen

4Server_PembakaranPermanen

5Server_FinishingPermanen

Setelah menentukan entitas yang terlibat dan menuliskannya ke dalam daftar entitas, langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah membuat identifikasi aktivitas yang terjadi dalam sistem ini. Aktivitas-aktivitas tersebut antara lain:1. Tanah liat (material) dibangkitkan kedatangannya dan ditambahkan ke dalam sistem (create costumer).2. Tanah liat (material) mengantri pada baris antrian pencetakan.3. Tanah liatdicetak pada server 1.4. Tanah liat dicetak pada server 2.5. Tanah liat (keramik setangah jadi) menuju pada baris antrian penghalusan.6. Operator pencetakan server 1 menganggur.7. Operator pencetakan server 2 menganggur.8. Tanah liat (keramik setangah jadi) mengantri pada baris antrian penghalusan.9. Tanah liat (keramik setangah jadi) dihaluskan permukaannya pada server 1.10. Tanah liat (keramik setangah jadi) dihaluskan permukaannya pada server 2.11. Tanah liat (keramik setangah jadi) menuju ke penampungan pembakaran keramik.12. Operator penghalusan server 1 menganggur.13. Operator penghalusan server 2 menganggur.14. Tanah liat (keramik setangah jadi) ditampung hingga berjumlah 40 (batch).15. Batch tanah liat (keramik setangah jadi) menuju pada serverpembakaran.16. Batch tanah liat (keramik setangah jadi) dibakar.17. Batch tanah liat (keramik) menuju pada baris antrian finishing.18. Operator server pembakaran menganggur.19. Batch tanah liat (keramik) mengantri pada baris antrian finishing.20. Batch tanah liat (keramik) dicat, dihias dan dikemas.21. Operator server finish