Click here to load reader

Johan Pengantar Pendidikan

  • View
    367

  • Download
    47

Embed Size (px)

Text of Johan Pengantar Pendidikan

  • Soal dan Jawaban Pengantar Pendidikan

    1. Pendidikan merupakan proses pemberdayaan dan pembudayaan manusia.

    a. Bagaimana pendapat anda, berikan alasan secara teori maupun

    praktis.

    b. Apakah landasan hukumnya, kemukakan

    c. Apa hubungannya landasan Filosofis dengan menentukan arah

    pendidikan ke depan atau tujuan pendidikan

    Jawab :

    a. " Pendidikan sebagai proses pemberdayaan Pendidikan sebagai proses pemberdayaan maksudnya ialah

    manusia pada dasarnya lemah sehingga harus diberdayakan atau

    diberi kemampuan, proses pendidikan haruslah diarahkan sehingga

    potensi yang ada pada anak manusia dapat dikembangkan seoptimal

    mungkin sesuai dengan fitrahnya, dia dapat menyumbangkan

    kemampuannya untuk pengembangan dirinya, masyarakatnya,

    negaranya, dan kehidupan manusia pada umumnya. Di dalam proses

    pemberdayaan, lingkungan kehidupan anak harus bisa memeberikan

    kesempatan untuk pengembangan potensi anak tersebut. Karena kita

    tahu bahwa pendidikan merupakan interaksi antara manusia dengan

    lingkungan, dan dalam interaksi tersebut manusia tidak hanya

    merupakan hasil interaksi tetapi juga sebagai pelaku aktif dalam

    interaksi tersebut.

    " Pendidikan sebagai proses pembudayaan Maksudnya proses pembelajaran manusia dipengaruhi oleh

    lingkungan, kultur, dan budaya sekitar, pendidikan merupakan salah

    satu bentuk pelestarian budaya, sehingga apabila pendidikan itu

    dilepaskan dari kebudayaan maka tujuan pendidikan dapat

    dimanipulasi ke arah yang kurang jelas atau bahkan ke arah yang

    salah dan dapat direkayasa oleh kekuatan politik penguasa. Kita harus

  • 1

    Pengantar Ilmu Politik

    A. Pengertian Politik, Ilmu Politik dan Konsep Ilmu Politik

    Politik berasal dari bahasa yunani polites berarti warga negara kemudian

    berkembang menjadi Politikos yang berarti kewarganegaraan, dan

    Politike yang berarti kemahiran politik. Adapun konsep-konsep dalam

    ilmu politik senantiasa berkutat dalam masalah:

    a. Kekuasaan sumber kekuasaan pengaruh pembuat dan

    pelaksanan kebijakan

    b. Kewenangan kekuasaan berdasarkan legitimasi

    c. Konflik dan konsensus

    d. Pengambilan keputusan dan cara mendistribusikan kekuasaan

    B. Lingkup dan pengertian Politik

    Sebagai ilmu, politik mempunyai lingkup yang meliputi berbagai aspek.

    Berikut pendapat para ahli tentang ruang lingkup dan pengertian ilmu

    politik:

    - Gambte:

    politik merupakan kumpulan dari satu wilayah kehidupan sosial

    seperti jender, ras, dan kelas sosial, sehingga politik diartikan sebagai

    aspek dari keseluruhan kehidupan sosial, dan tidak hanya terpusat

    pada lembaga-lembaga pemerintah.

  • 2

    - Lefwich

    Politik tidak terlepas dari kehidupan dan aktivitas publik. Politik

    menyangkut keseluruhan aktivitas dan kerjasama dan konflik di dalam

    atau antar masyarakat.

    - Deliar Noer

    Politik adalah segala aktivitas atau sikap yang berhubungan dengan

    kekuasaan dan yang dimaksud untuk mempengaruhi dengan jalan

    mengubah atau mempertahankan suatu bentuk susunan masyarakat.

    C. Sejarah Perkembangan politik

    Mengkaji tentang sejarah ilmu politik bisa dilihat dari dua pandangan

    yaitu pembahasan secara luas atau secara sempit. Secara luas berarti

    ilmu politik telah ada sejak zaman dahulu berupa pembahasan dalam

    buku-buku tertentu yang telah dikarang masa lampau, sedangkan secara

    sempit berarti ilmu politik dilihat dari aspek sistematisasinya sebagai

    ilmu dan pengakuannya dari aspek akademis. Sejarah secara luas. Ilmu

    politik telah ada sejak zaman dahulu, ini bisa dilihat dari karya-karya

    berikut;

    a. Yunani tahun 450 SM terdapat buku karya Herodatus, Plato dan

    Aristoteles.

    b. India tahun 500 SM terdapat kitab Dharmasastra dan arthasastra.

    c. Cina tahun 500 SM terdapat tokoh Confucius dan Kung Fu Tzu

    d. Arab abad 11 M terdapat karya al-Marwardi berjudul al-Ahkam

    as-Sulthaniyyah

  • 3

    e. Indonesia abad 13 M terdapat kitab Negarakertagama dan Babad

    Tanah Jawi.

    Sejarah secara sempit

    - Abad 18 dan 19 di Jerman, Austria dan Prancis telah muncul

    pembahasan tentang politik namun masih kental dipengaruhi

    hukum dan negara.

    - Di Inggris Ilmu politik dipengaruhi oleh filsafat moral dan sejarah

    - Di Paris Prancis tahun 1870 lahir Ecole libredes Scienies

    - Di Inggris tahun 1895 muncul lembaga London School of

    Economic and Political Science

    - Di AS tahun 1858 diangkat Francis Lieber sebagai guru besar

    Sejarah dan Ilmu politik di columbia College.

    - Masih di AS tahun 1904 lahir American Political Science

    Assosiation (APSA)

    - Unesco lembaga dibasah PBB tahun 1948 melahirkan buku

    Contemporary Political Science

    Dalam Buku Contemporary Political Science ini terdapat 4 bidang ilmu

    politik, yaitu:

    1. Teori Politik

    2. Lembaga Politik (Undang-Undang, pemerintah)

    3. Partai

    4. Hubungan Internasional (politik internasional, organisasi, hukum)

  • 4

    Pada zaman Yunani Kuno para pemikir yang terkenal antara lain:

    - Socrates (469-399 SM)

    Menurut socrates ilmu politik adalah ilmu yang membahas masalah

    Public good (kebaikan bersama) yakni struktur ideal serta tentang

    keadilan.

    - Plato (429-347 SM)

    Menurut socrates ilmu politik adalah ilmu yang membahas tentang

    siapa yang memerintah dan kedudukan individu dalam lingkup

    kekuasaan yang dipegang.

    - Aristoteles (384 - 322 SM)

    Menurut socrates ilmu politik adalah ilmu yang membahas tentang

    asal dan tujuan terbentuknya negara.

    Perkembangan sebagai ilmu pada akhir abad 19 mulai berkembang

    sebagai cabang ilmu social memiliki : rangka, dasar, fokus, dan ruang

    lingkup mengembangkan hukum-hukum ilmiah, obyektif, sistematis,

    dan empiris, Muncul pendekatan-pendekatan yg berkembang. David E

    Apter Menyatakan beberapa pendekatan yang berkembang:

    1. Pendekatan Kelembagan / institusional

    2. Pendekatan tingkah laku (behaviouralism)

    3. Pendekatan kenajemukan (pluralism)

    4. Pendekatan stuktural

    5. Pendekatan Developmentalis.

    Perkembangan ilmu politik diberbagai Negara berbeda-beda tahapnya,

    berikut adalah contoh perkembangan ilmu politik diberbagai Negara

    termasuk Indonesia.

  • 5

    Eropa Daratan Anglo Saxon Indonesia

    1. Negara-negara

    eropa selain Inggris

    2. Aspek Kajian

    - Kelembagaan

    - Filosofis

    - Historis

    - Yuridis Formal

    - Sempit

    3. Kecenderunga

    n

    - Klasik

    - Tradisional

    4. Sifat

    - Ilmu Terapan

    - Bernilai

    1. Negara-negara

    amerika dan

    pengaruhnya

    2. Aspek Kajian

    - Tingkah laku

    - Empiris

    - Sosiopsikologis

    - Luas

    3. Kecenderungan

    - Aktual

    - Fenomenal

    - Kotemporer

    4. Sifat

    - Ilmu Murni

    - Bebas nilai

    1. Belanda

    1596

    2. 1960

    3. 1970

    4. Anglo Saxon

    D. Fokus obyek kajian Ilmu Politik

    - Roger F Soltau:

    Ilmu Politik mempelajari negara, tujuan-tujuan negara dan lembaga-

    lembaga negara yang akan melaksanakan tujuan-tujuan tersebut,

    hubungan antar negara dengan warga negara dengan negara lain.

  • 6

    - Harold Laswll dan Abraham Kaplan:

    Ilmu Politik mempelajari pembentukan dan pembagian kekuasan

    - Joyce Mitchell ;

    Ilmu Politik mempelajari pengambilan keputusan kolektef dan atau

    pembuatan kebijakan umum untuk masyarakat.

    - Hoggerwerf :

    Ilmu Politik menelaah tentang kebijakan pemerintah, proses

    terbentuknya maupun akibat-akibatnya.

    - Harolod Laswell:

    Ilmu Politik memepelajari masalah siapa mendapat apa, kapan dan

    Bagaimana

    E. Bidang Kajian Ilmu Politik

    Politik sebagai ilmu politik memiliki bidang kajian antara lain:

    1. Teori-teori Politik

    Teori Politik berdasarkan moral dan menetukan norma-norma politik

    (mengandung nilai). Teori politik adalah generalisasi dari

    phenomena-phenomena politik. Teori politik ini terdiri dari :

    - Tujuan politik

    - Cara mencapai tujuan politik tersebut

    - Kemungkinan dan kebutuhan untuk cara tersebut

    - Kewajiban dalam mencapai kebutuhan tersebut

  • 7

    Ilmu politik secara teoritis terbagi kepada dua yaitu :

    1. Valuational artinya ilmu politik berdasarkan moral dan norma politik. Teori valuational ini terdiri dari filsafat politik, ideologi dan politik sistematis.

    2