of 16/16
Harga Eceran : Mempawah Rp 2.500,- Singkawang Rp 2.500,- Bengkayang Rp 2.500,- Sambas Rp 2.500,- Landak Rp 3.000,- Sanggau Rp 3.000,- Sintang Rp 3.000,- Melawi Rp 3.000,- Kapuas Hulu Rp 3.000,- Ketapang Rp 3.000, - http://www.equator-news.com Eceran Rp 2.500,- 22 Syawal 1432 H/23 Peh Gwee 2562 Selasa, 20 September 2011 Terbit Pertama: 29 November 1998 Kalimantan Barat Sebenarnya Kalimantan Barat Sebenarnya SAMBAS. Menjawab Pan- dangan Umum (PU) Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tentang operasi pasar pada hari-hari besar yang dis- ampaikan Faisal M Bakri, se- cara berkala sudah dilakukan Pemkab Sambas. “Dua minggu sekali Pemkab melakukan pemantauan harga dan persiapan sembilan bahan pokok (Sembako). Bahkan pada hari besar selalu melakukan pengawasan dan mengadakan pertemuan dengan pengusaha Sembako,” kata dr Hj Juliarti Djuhardi Alwi MPH, Bupati Sambas menjawab PU Fraksi PPP. Sedangkan mengenai saran PPP agar Pemkab Sambas dapat memenuhi pencegahan standar kebakaran dengan me- nyediakan tabung pemadam kebakaran dan memiliki mobil pemadam sendiri, sudah per- nah dilakukan. Bahkan beker- jasama dengan pemerintah Kal- bar dalam menyusun Rencana Induk Sistem Proteksi Keba- karan (RISPK) melalui seminar yang dilaksanakan 1 Desember 2010, nomor surat 600/261/ FA-Bappeda. Hanya saja pada 2011 belum terealisasi. ”Kita berharap tahun 2012 dapat dianggarkan untuk penyediaan stasiun pemadam kebakaran di lingkungan Pemkab Sambas, khususnya disetiap instansi,” ungkap Juliarti. Juliarti juga menyikapi per- masalahan keruhnya air Sungai Sambas akibat Pertambangan - Bang Meng -- Telajak ke sengaje? Anas Balas Sindiran Cornelis Injet-injet Semut Halaman 7 Fraksi PPP Pertanyakan Harga Sembako Bupati Sambas Jawab PU Fraksi DPRD Halaman 7 Anas Balas Sindiran Cornelis Nasional RENCANA digelarnya reshuffle Kabinet Indone- sia Bersatu II memang sebaiknya segera tereal- isasi. Ini karena kepercayaan publik pada kinerja KIB II saat ini terus merosot tajam. Berdasarkan hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) kepercayaan publik kepada kabinet Susilo Bam- bang Yudhoyono dan Boediono hanya menyentuh angka 37,7 persen. “Kepuasan publik pada pemerintah ini mero- sot. Ini adalah waktu yang pas untuk melakukan reshuffle,” ujar Adjie Alfarabi, peneliti LSI dalam paparan hasil survei Melorotnya Kepercayaan Publik Atas Dua Tahun Kabinet SBY-Boediono di kantor LSI, Minggu (18/9). Angka tersebut kalah dengan pendapat re- sponden yang menyatakan tidak puas. Sebanyak 44,7 persen responden menyatakan tidak puas kepada kinerja KIB II. Survei itu sendiri digelar pada rentang tanggal 5-10 September, dengan melibatkan 1200 responden di seluruh provinsi melalui mekanisme wawancara tatap muka. Menurut Adjie, jika dibandingkan dengan tingkat kepercayaan publik sebelumnya, angka 37,7 persen adalah titik terendah. Pada survei LSI terkait 100 hari kabinet SBY-Boediono yang dige- lar Januari 2010, kepercayaan publik masih men- capai 52,3 persen. “Angka 50 persen keatas itu masih masuk dalam kategori bahwa publik masih menaruh harapan pada pemerintah,” ujarnya. 10 Kementrian Layak Dirombak Berita Duka PONTIANAK. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalbar Achmad Zaim mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Soedarso karena menderita kanker hati. Silih berganti pelayat mendatangi rumah duka di Jalan H A Rais Gang Sentosa Nomor 15, menyampaikan belasungkawa atas kepergian almarhum. Mendiang mantan Kepala Dinas Ke- sehatan Kabupaten Bengkayang dikenal sebagai sosok sederhana. Selain banyak mendedikasi diri untuk kepentingan umat. Pesan Achmad Zaim Sebelum Meninggal Halaman 7 Pemerintahan PONTIANAK. Pemerintah kabupaten sudah memberi logo Pemerintah Daerah (Pemda) pada mobil dinas di masing-masing SKPD. Namun hal itu belum diikuti pemerintah provinsi. Desakan agar hal serupa dilakukan tidak dipersoalkan eksekutif, semua dikembalikan kepada masing- masing SKPD. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Pem- prov Kalbar, Christianus Lumano menyatakan, ti- dak menjadi suatu permasalahan apabila anggota DPRD Kalbar menyarankan seluruh Kepala SKPD yang ada di Kalbar memberlakukan plat merah terhadap kendaraan mereka, selain memberikan logo pemerintah daerah. “Tidak masalah, Semua tergantung SKPD. Hanya saja harus menambah anggaran. Sementara untuk logo masih bersifat kebijakan umum saat melakukan rapat bersama pihak legislatif. Kalau dari kami tidak masalah, kembali lagi kepada kepala SKPD masing-masing, karena menyangkut anggaran penambahan pemasangan logo,” terang Lumano. Usulan itu juga disambut baik Sekretaris DPRD Kalbar, Bambang Soerachmat. Menurutnya pem Pemberian Logo Pemda Tergantung SKPD Halaman 7 Bupati Juliarti menjawab PU Fraksi diruang sidang DPRD Sambas. SUKADANA. Banyak kalangan menduga 16 paket pekerjaan di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kayong Utara (KKU) sarat dengan nepotisme atau kongkalikong. Berbagai pihak menghendaki paket ber- masalah tersebut dibatalkan dan dilaku- kan tender ulang sesuai Perpres Nomor 54/2010 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah. “Kita tidak menuding, namun bukan hal yang mustahil, jika 16 paket ini sudah dikondisikan dan pemenangnya sudah diatur. Terbukti, belasan paket tersebut terkesan ditutup-tutupi dengan tidak diu- mumkannya secara terbuka melalui LPSE,” ungkap Akhmad Suandi, Wakil Ketua Sekre- tariat Bersama (Sekber) Asosiasi Konstruksi se Kabupaten Kayong Utara menjawab Equator di Sukadana, baru-baru ini. Hal senada juga dikemukakan Baharudin, Sekretaris Aspeknas Kabupaten Kayong Utara. Terkait tender 16 paket, dia ber- harap, Dinas PU Kabupaten Kayong Utara harus transparan. “Jangan ada kongkalikong atau jatah-ja- tahan pada tender dan pelaksanaan proyek 2011, agar kegiatan pembangunan di dae- rah ini bisa berjalan lancar, sebagaimana yang diharapkan,” ujar Baharudin. Kalangan kontraktor juga sudah mulai pesimis dengan pelaksanaan pembangunan Tender Proyek PU KKU Sarat Nepotisme SINTANG-BENGKAYANG- SANGGAU. Pembangunan wilayah perbatasan di Ka- bupaten Sintang masih jauh tertinggal bila dibandingkan pembangunan yang telah dilakukan Negara tetangga, Malaysia. Ketertinggalan ini bakal menjadi ancaman terha- dap nasionalisme masyarakat setempat. “Bila pemerintah tidak segera memperhatikan wilayah perbatasan, lambat- laun nasionalisme masyarakat perbatasan akan memudar,” tutur Ketua Komunitas Per- batasan (Kimtas) Sintang, Am- breius Murjani pada Equator Senin (19/9) kemarin. Alasan Ambresius menge- mukakan hal ini, lantaran ketergantungan masyarakat yang tinggal di wilayah per- batasan lebih kepada Malaysia ketimbang Indonesia. “Sepa- ruh hidup mereka di Malaysia. Aktifitas ekonomi, seperti menjual dan membeli barang semua dilakukan di Malaysia,” terangnya. Selain itu, kata Ambresius, masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan kerap kali membanding-bandingkan pembangunan antara Indo- nesia dan Malaysia. Menu- rut mereka pembangunan di Malyasia jauh lebih baik dari Indonesia, terlebih berke- naan dengan pembangunan wilayah perbatasan. Hal itui dapat dilihat dari akses jalan yang menuju daerah perba- tasan, bila ditempat kita masih hamparan tanah, di Malaysia sudah berupa aspal. Begitu- pula dengan pembangunan pusat perbelanjaan, seperti pasar yang sudah sangat re- sentatif. “Kalau masyarakat sudah lebih suka memband- ing-bandingkan, otomatis mer- eka membanggakan Malaysia. Lambatlaun rasa cinta NKRI itu akan pudar,” jelasnya. Ketertinggalan Perbatasan Ancaman Nasionalisme PONTIANAK. Kendaraan dinas operasional Ketua DPRD Kalbar periode 2004-2009 belum dikembalikan kepada pemerintah provinsi. Kendara- an jenis sedan Toyota Camry 2400 AT itu sampai saat ini masih di tangan Mantan Ketua DPRD Kalbar, Zulfadhli. Bahkan berulang kali Sekre- tariat DPRD Kalbar melayang- kan surat kepada legislator Partai Golkar yang kini duduk di DPR RI tersebut. Namun tidak digubris. “Kita sudah berulang kali menyurati yang bersangkutan dan meminta agar mobil tersebut dikem- balikan. Apalagi masalah ini menjadi catatan dalam ha- sil pemeriksaan Tim Badan Pemeriksa Keuangan terha- dap Laporan Keuangan Pem- prov 2010,” ungkap Bambang Soerachmat SH, Sekretaris DPRD Provinsi Kalbar kepada wartawan, Senin (19/9). Menyikapi hal ini, Bambang menambahkan, pihaknya su- dah menyurati Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kalbar pada 8 September 2011. Tujuannya menyampaikan konfirmasi atas temuan BPK tersebut. Berdasarkan arsip di Sek- retariat DPRD, Bambang menjelaskan, Zulfadhli saat menjabat sebagai Ketua DPRD pernah menyurati pemerintah provinsi pada 3 September 2009 silam. Dalam surat itu, Zulfadhli menyampaikan per- mohonan hibah/pinjam pakai kendaraan, karena merasa masih memerlukan kendaraan tersebut pasca-memangku ja- batan Pimpinan DPRD Kalbar. Namun permintaan Zulfa- dhli ditolak Pemprov melalui surat Plt Sekretaris Zulfadhli Belum Kembalikan Mobil Dinas Letkol CZI Ade Heri. M Khusyairi Ketua Umum DPP Partai Demokrat membuka pelaksanaan Musda II Partai Demokrat Kalbar di Hallroom Hotel Kapuas Palace Pontianak PONTIANAK. Suasana pembu- kaan Musda II Partai Demokrat Kalbar mengundang tawa para kader, simpatisan dan tamu un- dangan yang hadir. Mereka men- ertawakan sambutan Gubernur Kalbar yang terselit lidah ketika membacakan Partai Demokrat, dibacanya Partai Demokrasi. “Yang terhormat Ketua DPP Partai Demokrasi, eh Partai De- mokrat. Maaf telajak. Kebetulan saya dari Partai Demokrasi Indo- nesia Perjuangan,” ucap Cornelis tersenyum dan disambut tawa para undangan yang hadir di Ballroom Hotel Kapuas Palace Pontianak, Senin (19/9) tempat dilaksanakannya Musda. Pada kesempatan itu pula, Cor- nelis mengungkapkan, PDI Per- juangan dengan Partai Demokrat berkoalisi pada pemilihan bu- pati di tiga kabupaten di Kalbar, yakni Sintang, Sekadau dan Sam- bas. Cornelis juga memaparkan, pelaksanaan demokrasi yang sedang berlangsung di Kalbar, keamanan dapat terkendali. Ketua Umum DPP Partai De- mokrat, Anas Urbaningrum sebe- lum memulai sambutannya juga membuat suasana pembukaan Musda semakin ramai. Anas membalas sambutan Cornelis yang sebelumnya sempat salah membacakan kata Demokrat. “Itu disengaja, bukan tidak disen- gaja,” ucap Anas disambut tepuk tangan para kader dan simpati- san dan yel-yel hidup Anas. Anas menegaskan, koalisi yang pernah dibangun antara Partai Demokrat dan PDI Perjuangan pada pemilihan bupati bukan hal yang aneh. Justru menurut Anas, harus dibiasakan. “Bagi Partai Demokrat, tidak ada satupun partai yang kami anggap musuh. Namun yang boleh dilakukan adalah berkompetisi,” tegas dia. Dengan berkompetisi, sam- bung Anas, partai-partai politik berlomba-lomba menunjukkan kebaikan kepada masyarakat. Selanjutnya, masyarakat yang akan memilih mana yang layak untuk memperjuangkan aspirasi dan kepentingannya. Pada kesempatan itu pula, Anas mengingatkan kepada seluruh kader Partai Demokrat untuk terus membesarkan partai. Berbuat untuk partai dan mere- alisasikan aspirasi masyarakat. “Saya yakin dalam Musda ini, seluruh kader Partai Demokrat mampu dan bisa mendedikasikan pikirannya untuk merumuskan Pembukaan Musda II Partai Demokrat Diwarnai Gelak Tawa Halaman 7 Halaman 7 Halaman 7 Halaman 7 Suasana di rumah duka di Jalan H A Rais Gang Sen- tosa Nomor 15, Senin (19/9).SYAMSUL ARIFIN

Harian Equator 20 September 2011

  • View
    333

  • Download
    7

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Harian Equator 20 September 2011

Text of Harian Equator 20 September 2011

  • Harga Eceran : Mempawah Rp 2.500,- Singkawang Rp 2.500,- Bengkayang Rp 2.500,- Sambas Rp 2.500,- Landak Rp 3.000,- Sanggau Rp 3.000,- Sintang Rp 3.000,- Melawi Rp 3.000,- Kapuas Hulu Rp 3.000,- Ketapang Rp 3.000, -

    http://www.equator-news.com Eceran Rp 2.500,-22 Syawal 1432 H/23 Peh Gwee 2562

    Selasa, 20 September 2011

    Terbit Pertama: 29 November 1998

    Kalimantan Barat SebenarnyaKalimantan Barat Sebenarnya

    SAMBAS. Menjawab Pan-dangan Umum (PU) Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tentang operasi pasar pada hari-hari besar yang dis-ampaikan Faisal M Bakri, se-cara berkala sudah dilakukan Pemkab Sambas. Dua minggu sekali Pemkab

    melakukan pemantauan harga dan persiapan sembilan bahan pokok (Sembako). Bahkan pada hari besar selalu melakukan pengawasan dan mengadakan pertemuan dengan pengusaha

    Sembako, kata dr Hj Juliarti Djuhardi Alwi MPH, Bupati Sambas menjawab PU Fraksi PPP.Sedangkan mengenai saran

    PPP agar Pemkab Sambas dapat memenuhi pencegahan standar kebakaran dengan me-nyediakan tabung pemadam kebakaran dan memiliki mobil pemadam sendiri, sudah per-nah dilakukan. Bahkan beker-jasama dengan pemerintah Kal-bar dalam menyusun Rencana Induk Sistem Proteksi Keba-

    karan (RISPK) melalui seminar yang dilaksanakan 1 Desember 2010, nomor surat 600/261/FA-Bappeda. Hanya saja pada 2011 belum terealisasi. Kita berharap tahun 2012 dapat dianggarkan untuk penyediaan stasiun pemadam kebakaran di lingkungan Pemkab Sambas, khususnya disetiap instansi, ungkap Juliarti.Juliarti juga menyikapi per-

    masalahan keruhnya air Sungai Sambas akibat Pertambangan

    - Bang Meng-- Telajak ke sengaje?Anas Balas Sindiran Cornelis

    Injet-injet Semut

    Halaman 7

    Fraksi PPP Pertanyakan Harga SembakoBupati Sambas Jawab PU Fraksi DPRD

    Halaman 7

    Anas Balas Sindiran Cornelis

    Nasional

    RENCANA digelarnya reshu e Kabinet Indone-sia Bersatu II memang sebaiknya segera tereal-isasi. Ini karena kepercayaan publik pada kinerja KIB II saat ini terus merosot tajam. Berdasarkan hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) kepercayaan publik kepada kabinet Susilo Bam-bang Yudhoyono dan Boediono hanya menyentuh angka 37,7 persen.Kepuasan publik pada pemerintah ini mero-

    sot. Ini adalah waktu yang pas untuk melakukan reshu e, ujar Adjie Alfarabi, peneliti LSI dalam paparan hasil survei Melorotnya Kepercayaan Publik Atas Dua Tahun Kabinet SBY-Boediono di kantor LSI, Minggu (18/9).Angka tersebut kalah dengan pendapat re-

    sponden yang menyatakan tidak puas. Sebanyak 44,7 persen responden menyatakan tidak puas kepada kinerja KIB II. Survei itu sendiri digelar pada rentang tanggal 5-10 September, dengan melibatkan 1200 responden di seluruh provinsi melalui mekanisme wawancara tatap muka.Menurut Adjie, jika dibandingkan dengan

    tingkat kepercayaan publik sebelumnya, angka 37,7 persen adalah titik terendah. Pada survei LSI terkait 100 hari kabinet SBY-Boediono yang dige-lar Januari 2010, kepercayaan publik masih men-capai 52,3 persen. Angka 50 persen keatas itu masih masuk dalam kategori bahwa publik masih menaruh harapan pada pemerintah, ujarnya.

    10 Kementrian Layak Dirombak

    Berita Duka

    PONTIANAK. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalbar Achmad Zaim mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Soedarso karena menderita kanker hati. Silih berganti pelayat mendatangi rumah

    duka di Jalan H A Rais Gang Sentosa Nomor 15, menyampaikan belasungkawa atas kepergian almarhum. Mendiang mantan Kepala Dinas Ke-sehatan Kabupaten Bengkayang dikenal sebagai sosok sederhana. Selain banyak mendedikasi diri untuk kepentingan umat.

    Pesan Achmad Zaim Sebelum Meninggal

    Halaman 7

    Pemerintahan

    PONTIANAK. Pemerintah kabupaten sudah memberi logo Pemerintah Daerah (Pemda) pada mobil dinas di masing-masing SKPD. Namun hal itu belum diikuti pemerintah provinsi. Desakan agar hal serupa dilakukan tidak dipersoalkan eksekutif, semua dikembalikan kepada masing-masing SKPD.Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Pem-

    prov Kalbar, Christianus Lumano menyatakan, ti-dak menjadi suatu permasalahan apabila anggota DPRD Kalbar menyarankan seluruh Kepala SKPD yang ada di Kalbar memberlakukan plat merah terhadap kendaraan mereka, selain memberikan logo pemerintah daerah.Tidak masalah, Semua tergantung SKPD. Hanya

    saja harus menambah anggaran. Sementara untuk logo masih bersifat kebijakan umum saat melakukan rapat bersama pihak legislatif. Kalau dari kami tidak masalah, kembali lagi kepada kepala SKPD masing-masing, karena menyangkut anggaran penambahan pemasangan logo, terang Lumano.Usulan itu juga disambut baik Sekretaris DPRD

    Kalbar, Bambang Soerachmat. Menurutnya pem

    Pemberian Logo Pemda Tergantung SKPD

    Halaman 7

    Bupati Juliarti menjawab PU Fraksi diruang sidang DPRD Sambas.

    SUKADANA. Banyak kalangan menduga 16 paket pekerjaan di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kayong Utara (KKU) sarat dengan nepotisme atau kongkalikong. Berbagai pihak menghendaki paket ber-masalah tersebut dibatalkan dan dilaku-kan tender ulang sesuai Perpres Nomor 54/2010 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah.Kita tidak menuding, namun bukan hal

    yang mustahil, jika 16 paket ini sudah dikondisikan dan pemenangnya sudah diatur. Terbukti, belasan paket tersebut terkesan ditutup-tutupi dengan tidak diu-mumkannya secara terbuka melalui LPSE, ungkap Akhmad Suandi, Wakil Ketua Sekre-tariat Bersama (Sekber) Asosiasi Konstruksi se Kabupaten Kayong Utara menjawab Equator di Sukadana, baru-baru ini.Hal senada juga dikemukakan Baharudin,

    Sekretaris Aspeknas Kabupaten Kayong Utara. Terkait tender 16 paket, dia ber-harap, Dinas PU Kabupaten Kayong Utara harus transparan. Jangan ada kongkalikong atau jatah-ja-

    tahan pada tender dan pelaksanaan proyek 2011, agar kegiatan pembangunan di dae-rah ini bisa berjalan lancar, sebagaimana yang diharapkan, ujar Baharudin.Kalangan kontraktor juga sudah mulai

    pesimis dengan pelaksanaan pembangunan

    Tender Proyek PU KKU Sarat Nepotisme

    SINTANG-BENGKAYANG-SANGGAU. Pembangunan wilayah perbatasan di Ka-bupaten Sintang masih jauh tertinggal bila dibandingkan pembangunan yang telah dilakukan Negara tetangga, Malaysia. Ketertinggalan ini bakal menjadi ancaman terha-dap nasionalisme masyarakat setempat. Bila pemerintah tidak

    segera memperha t ikan wilayah perbatasan, lambat-laun nasionalisme masyarakat perbatasan akan memudar, tutur Ketua Komunitas Per-batasan (Kimtas) Sintang, Am-breius Murjani pada Equator

    Senin (19/9) kemarin.Alasan Ambresius menge-

    mukakan hal ini, lantaran ketergantungan masyarakat yang tinggal di wilayah per-batasan lebih kepada Malaysia ketimbang Indonesia. Sepa-ruh hidup mereka di Malaysia. Aktifitas ekonomi, seperti menjual dan membeli barang semua dilakukan di Malaysia, terangnya. Selain itu, kata Ambresius,

    masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan kerap kali membanding-bandingkan pembangunan antara Indo-nesia dan Malaysia. Menu-rut mereka pembangunan di

    Malyasia jauh lebih baik dari Indonesia, terlebih berke-naan dengan pembangunan wilayah perbatasan. Hal itui dapat dilihat dari akses jalan yang menuju daerah perba-tasan, bila ditempat kita masih hamparan tanah, di Malaysia sudah berupa aspal. Begitu-pula dengan pembangunan pusat perbelanjaan, seperti pasar yang sudah sangat re-sentatif. Kalau masyarakat sudah lebih suka memband-ing-bandingkan, otomatis mer-eka membanggakan Malaysia. Lambatlaun rasa cinta NKRI itu akan pudar, jelasnya.

    Ketertinggalan Perbatasan Ancaman Nasionalisme

    PONTIANAK. Kendaraan dinas operasional Ketua DPRD Kalbar periode 2004-2009 belum dikembalikan kepada pemerintah provinsi. Kendara-an jenis sedan Toyota Camry 2400 AT itu sampai saat ini masih di tangan Mantan Ketua DPRD Kalbar, Zulfadhli.Bahkan berulang kali Sekre-

    tariat DPRD Kalbar melayang-kan surat kepada legislator Partai Golkar yang kini duduk

    di DPR RI tersebut. Namun tidak digubris. Kita sudah berulang kali menyurati yang bersangkutan dan meminta agar mobil tersebut dikem-balikan. Apalagi masalah ini menjadi catatan dalam ha-sil pemeriksaan Tim Badan Pemeriksa Keuangan terha-dap Laporan Keuangan Pem-prov 2010, ungkap Bambang Soerachmat SH, Sekretaris DPRD Provinsi Kalbar kepada

    wartawan, Senin (19/9).Menyikapi hal ini, Bambang

    menambahkan, pihaknya su-dah menyurati Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kalbar pada 8 September 2011. Tujuannya menyampaikan konfirmasi atas temuan BPK tersebut.Berdasarkan arsip di Sek-

    retariat DPRD, Bambang menjelaskan, Zulfadhli saat menjabat sebagai Ketua DPRD

    pernah menyurati pemerintah provinsi pada 3 September 2009 silam. Dalam surat itu, Zulfadhli menyampaikan per-mohonan hibah/pinjam pakai kendaraan, karena merasa masih memerlukan kendaraan tersebut pasca-memangku ja-batan Pimpinan DPRD Kalbar.Namun permintaan Zulfa-

    dhli ditolak Pemprov melalui surat Plt Sekretaris

    Zulfadhli Belum Kembalikan Mobil Dinas

    Letkol CZI Ade Heri. M Khusyairi

    Ketua Umum DPP Partai Demokrat membuka pelaksanaan Musda II Partai Demokrat Kalbar di Hallroom Hotel Kapuas Palace Pontianak

    PONTIANAK. Suasana pembu-kaan Musda II Partai Demokrat Kalbar mengundang tawa para kader, simpatisan dan tamu un-dangan yang hadir. Mereka men-ertawakan sambutan Gubernur Kalbar yang terselit lidah ketika membacakan Partai Demokrat, dibacanya Partai Demokrasi. Yang terhormat Ketua DPP

    Partai Demokrasi, eh Partai De-mokrat. Maaf telajak. Kebetulan saya dari Partai Demokrasi Indo-nesia Perjuangan, ucap Cornelis

    tersenyum dan disambut tawa para undangan yang hadir di Ballroom Hotel Kapuas Palace Pontianak, Senin (19/9) tempat dilaksanakannya Musda. Pada kesempatan itu pula, Cor-

    nelis mengungkapkan, PDI Per-juangan dengan Partai Demokrat berkoalisi pada pemilihan bu-pati di tiga kabupaten di Kalbar, yakni Sintang, Sekadau dan Sam-bas. Cornelis juga memaparkan, pelaksanaan demokrasi yang sedang berlangsung di Kalbar,

    keamanan dapat terkendali.Ketua Umum DPP Partai De-

    mokrat, Anas Urbaningrum sebe-lum memulai sambutannya juga membuat suasana pembukaan Musda semakin ramai. Anas membalas sambutan Cornelis yang sebelumnya sempat salah membacakan kata Demokrat. Itu disengaja, bukan tidak disen-gaja, ucap Anas disambut tepuk tangan para kader dan simpati-san dan yel-yel hidup Anas.Anas menegaskan, koalisi yang

    pernah dibangun antara Partai Demokrat dan PDI Perjuangan pada pemilihan bupati bukan hal yang aneh. Justru menurut Anas, harus dibiasakan. Bagi Partai Demokrat, tidak ada satupun partai yang kami anggap musuh. Namun yang boleh dilakukan adalah berkompetisi, tegas dia.Dengan berkompetisi, sam-

    bung Anas, partai-partai politik berlomba-lomba menunjukkan kebaikan kepada masyarakat. Selanjutnya, masyarakat yang

    akan memilih mana yang layak untuk memperjuangkan aspirasi dan kepentingannya.Pada kesempatan itu pula,

    Anas mengingatkan kepada seluruh kader Partai Demokrat untuk terus membesarkan partai. Berbuat untuk partai dan mere-alisasikan aspirasi masyarakat. Saya yakin dalam Musda ini, seluruh kader Partai Demokrat mampu dan bisa mendedikasikan pikirannya untuk merumuskan

    Pembukaan Musda II Partai Demokrat Diwarnai Gelak Tawa

    Halaman 7 Halaman 7

    Halaman 7

    Halaman 7

    Suasana di rumah duka di Jalan H A Rais Gang Sen-tosa Nomor 15, Senin (19/9).SYAMSUL ARIFIN

  • Negara GagalMendukung pernyataan Menteri Dalam Negeri perang terha-

    dap ma a di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kalau mau maju negara ini, sudah disebut negara gagal tidak merasa malu, masalah e-KTP. Mohd F Pohan.

    0812562435716-9-2011 08.00

    Kapan Ditahan?Seharusnya Penyidik Polres Sambas menahan Kepala Desa

    (Kades) Lumang Mus. Inikan sudah tidak ada halangan lagi, karena izin bupati

    sudah ada untuk diproses secara hukum, dan tak mungkin ada tersangka lain dari Sug dan Mus sebagai otak pemalsuan/ma a tanah milik Fau. Kami minta Kades Lumbang Mus segera ditahan, karena hasil

    Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri telah terbukti. Kapan Pak Kapolres, Kades Lumbang Mus ditahan.

    08525218193114-9-2011 16.16

    PNS NakalBetul tindak tegas donk PNS yang nakal, jam kerja keluy-

    uran.

    08524501091716-9-2011 10.47

    Korupsi yang telah dino-batkan sebagai kejahatan luar biasa (extra-ordinary crime) dalam UU Nomor 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20/2001, belum sepenuhnya diikuti dengan upaya-upaya luar biasa (extra-ordinary ef-fort) dalam pemberantasan-nya. Di samping aparat penegak

    hukum masih tebang pilih atau pilih-pilih dalam menebang, pemberantasan korupsi masih didominasi oleh pendekatan menindas ketimbang preven-tif. Ujung-ujungnya, menghu-kum pelaku seberat mungkin (meskipun belum ada yang dihukum mati) menjadi pilihan terbaik yang dilakukan penga-dilan saat ini.Berbeda dengan kondisi

    di atas, banyak kalangan ke-cewa ketika majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) menjatuhkan hukuman 1,3 tahun penjara terhadap Agus Condro Pray-itno, anggota DPR periode 1999-2004 dalam kasus suap cek perjalanan yang juga meli-batkan sejumlah politisi lain. Meskipun lebih rendah tiga bulan dari tuntutan jaksa,

    majelis hakim yang menjatuh-kan hukuman tersebut sama sekali tidak mempertimbang-kan peran AC Prayitno sebagai pelaku yang menjadi pelapor atau yang meniupkan pluit (whistle blower), sehingga ka-sus yang awalnya tak tersentuh itu akhirnya terbongkar. AC Prayitno dihukum sama berat dan/atau tidak berbeda jauh dengan terdakwa dalam kasus yang sama.Tanpa bermaksud membela,

    kesaksian AC Prayitno dapat dikategorikan sebagai kesak-sian whistle blower, karena ia merupakan orang yang pertama kali melaporkan atau mengungkap dugaan tindak pidana suap. Sebagai whistle blower sekaligus tersangka, AC Prayitno sebenarnya berhak mendapat perlakuan khusus dibanding tersangka lain dalam kasus yang sama, karena tanpa pengakuannya mustahil kasus suap yang melibatkan ban-yak tersangka yang notabene adalah para politisi dapat di-bongkar oleh KPK.Sebagaimana diketahui, tin-

    dak pidana suap yang biasanya hanya melibatkan pemberi dan penerima suap, sangat sulit dibongkar (kecuali bila tertangkap tangan) karena baik pemberi maupun penerima suap sama-sama tidak mau mengaku.

    Namun perlakuan khusus (yang salah satunya) berupa keringanan hukuman terha-dap whistle blower ini, meski-pun dijamin dalam UU Nomor 13/2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban, sepertinya belum mendapat tempat dalam praktik penegakan hukum di peradilan kita. Pasal 10 ayat 2 UU Nomor 13/2006 yang me-nyatakan, Seorang saksi yang juga tersangka dalam kasus yang sama tidak dapat dibe-baskan dari tuntutan pidana apabila ia ternyata terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah, tetapi kesaksiannya dapat dijadikan pertimbangan hakim dalam meringankan pidana yang akan dijatuhkan.Dalam kasus AC Prayitno,

    sama sekali tidak dijadikan dasar oleh majelis hakim dalam menjatuhkan putusannya. Benar inisiatif AC Prayitno mengungkap indikasi suap yang melibatkan dirinya dan rekan-rekan sesama politisi lainnya bukan karena pamrih, melainkan karena kesadaran akan kejahatan yang telah di-lakukannya. Tapi siapakah (se-lain AC Prayitno) yang berani mengakui kejahatan yang telah dilakukan bila akhirnya harus dihukum? Lalu, mungkinkah kasus suap tersebut terbong-kar bila tidak ada whistle blow-er-nya?Belum diberikannya tempat bagi seorang whistle blower seperti AC Prayitno dalam praktik penegakan hu-kum khususnya tindak pidana korupsi, sejatinya menimbul-kan dampak terhadap masa de-pan pemberantasan korupsi di Indonesia, yang sampai saat ini ibarat pepatah jauh panggang dari api. Menguatnya lilitan gurita korupsi di setiap sendi kehidupan pada saat berbagai

    upaya pembinasaannya sedang gencar dilakukan, mengindika-sikan bahwa upaya pemberan-tasan korupsi masih sebatas menambah daftar pelaku, tapi belum menguranginya. Ber-bagai upaya yang dilakukan penegak hukum untuk mem-buru koruptor, justru menjadi pupuk bagi tumbuh-suburnya korupsi.Eksistensi kepolisian dan ke-

    jaksaan serta KPK yang diberi kewenangan mengatasi korup-si, tak membuat para koruptor gentar dan mengurungkan niat-nya untuk melakukan korupsi. Sebaliknya, masih banyak

    kasus dugaan korupsi yang belum berhasil diungkap karena pihak-pihak yang diduga terlibat selalu bersembunyi dan saling melindungi.Bahkan, suap-menyuap dalam

    takaran kecil yang diindikasikan banyak terjadi dalam proses perizinan, penerbitan serti kat, pengurusan KTP, SIM, STNK, dan lain sebagainya, yang selama ini dianggap hanya isa-pan jempol oleh para petinggi instansi terkait akan dengan sangat mudah dibongkar bila ada salah seorang pelaku yang secara sukarela berani men-gungkapkannya.Mimpi buruk yang dialami AC

    Prayitno, pastilah menjadi pela-jaran berharga bagi siapa pun untuk tidak begitu saja menjadi seorang whistle blower dalam kasus korupsi dan kejahatan-kejahatan lainnya. Padahal, keberhasilan pem-

    berantasan korupsi tidak hanya ditentukan pada upaya yang di-lakukan oleh aparatur penegak hukum, tapi juga partisipasi masyarakat t e r m a s u k whistle blow-er untuk mel-

    aporkan dan/atau mengadukan adanya indikasi korupsi yang terjadi di sekitar mereka. Kiranya butuh pemahaman

    semua pihak khususnya lem-baga peradilan bahwa upaya luar biasa yang perlu dilakukan dalam memberantas korupsi tidaklah semata-mata menghu-kum pelaku seberat-beratnya, tapi meliputi pula memberi-kan jaminan perlindungan terhadap pelaku yang dengan kesadarannya mau menjadi whistle blower. Memberikan keringanan

    hukuman bahkan (bila perlu) pengampunan dan/atau pem-bebasan dari ancaman huku-man terhadap seorang whistle blower bukanlah pekerjaan yang sulit dibanding mengor-bankan diri sebagai orang per-tama yang akan dihukum.Seorang hakim tak harus ter-

    paku dengan ketentuan normatif yang termaktub dalam sebuah undang-undang bila putusan yang akan dijatuhkannya kelak justru akan mencederai rasa keadilan (sense of justice) banyak orang. Keputusan menjadi seorang

    whistle blower seperti AC Pray-itno pastilah sangat berisiko dan butuh keberanian luar biasa, sehingga logis bila kepu-tusannya itu diapresiasi tidak hanya dalam bentuk dukungan moril tapi juga pengampunan dan/atau pembebasan dari hukuman. Semoga masih ada AC Prayitno lain dalam kasus-kasus korupsi berikutnya.

    Penulis adalah Advokat/Praktisi Hukum di Padang, Su-matra Barat

    2

    5HGDNVLPHQHULPDRSLQLSHPEDFDPDNVLPDOKDODPDQNZDUWRXNXUDQKXUXI6LODNDQNLULPNHHPDLOUHGDNVL#HTXDWRUQHZVFRP

    Pengantar: Tumpahkan unek-unek, kritik, pujian ataupun k omentar Anda tentang la ya nan umum dalam kolom SMS Inter Aktif. Untuk SMS yang be lum di muat harap bersabar, antre! Kami tidak melayani SMS berbau SARA dan menyudutkan pribadi tanpa fakta. HP : 0819-5267-5378HP : 0819-5267-5378

    Penerbit: PT Kapuas Media Utama Press. Pembina : Dahlan Iskan. Direktur/Pemimpin Umum: Djunaini KS. Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: R Rido Ibnu Syahrie. Koordinator Liputan: Hamka Saptono. Dewan Redaksi: Mahmudi, Anton Perdana, Yuni Kurnianto, Elfrida Sinaga, Misrawie. Staf Redaksi: Arman Hariadi, Abdu Syukri, Julianus Ratno, Samsul Ari n. Umum dan Personalia: Djailani Kasno.

    Kota Pontianak: Indra Nova Jarta Kusuma. Biro Mempawah: Al Shandy (Jl Teratai Blok A No 3 Telp 0561-691326). Biro Kubu Raya: Yuniardi. Biro Singkawang: Mordiadi. Biro Sambas: M Ridho (Jl. Sukaramai Komp Didis Permai Blok G10, Desa Dalam Kaum, Sambas Telp. 0562-392738). Biro Sanggau: M Khusyairi (Ka Biro) (Komplek Pasar Rawa Bangun Lantai 2, Kota Sanggau). Biro Landak: Kundori (Jl Jalur 2 Ngabang depan Wisma Usaha Jaya Pal.2 Ngabang). Biro Kayong Utara: Kamiriludin (Ka Biro) (Jalan Simpang Tiga Desa Siduk, Kecamatan Sukadana). Ketapang: Kiram Akbar. Biro Sekadau: Antonius Sutarjo (stinger). Biro Kapuas Hulu: Kholil Yahya (Jl M Yasin, Putussibau Utara No 3 (Telp. 0567 22877). Biro Melawi: Sukartaji (Ka Biro) (Jl Juang Nanga Pinoh. Telp. 0568-22069). Biro Sintang: Suhardin (Jl Oevang Oeray Baning Sintang (Lantai 2 Graha Pena Kapuas Post Sintang). Biro Bengkayang: Yopi Cahyono. Promo Bisnis: Darussalam. Sekred: Juliati Fitria.

    Pracetak/Tata Wajah: Mustaan (Koordinator), Dennis, Defri (ii), Yudi. Website: Hendra Ramawan (Koordinator). Keuangan: Afrina Rosanty. Iklan: Uray Kamaruzaman (Manager), Jenggo, Deny A, A Jaiz. Pemasa-ran: Rosadi Jamani (Manager), Divisi Even: Mohamad Qadhafy. Distribusi: Abubakar. Iklan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Maruf No. 4 Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12560 Telp. 78840827 Fax. (021) 78840828 Tarif iklan per milimeter kolom: Hitam putih Rp 7.000,00. Spot colour: Rp 10.500,00. Full colour: Rp 15.000,00. Iklan baris: Rp 5.000,00/baris (minimal dua baris maksimal 10 baris).

    Harga Eceran: Rp 2.500,00. Harga Langganan: Rp 65.000,00/bulan, (luar kota tambah ongkos kirim). Bank: Bank Mandiri Cabang Pontianak Sidas. Perce takan: PT Akcaya Pariwara. (Isi di luar tanggung jawab percetakan).

    Jawa Pos Media GroupHarian

    SIUPP: Nomor. 792/Menpen SIUPP/1998 Tanggal 9 Desember 1998. Terbit 7 kali/minggu

    Alamat: Jalan Arteri Supadio Km 13,5. Telepon: (0561) 768677 (hunting), 725550. Fax: (0561) 768675. Telepon: (0561) 743344 (hunting), 760646. Fax: (0561) 760147.

    interaktif Selasa, 20 September 2011

    Membebaskan Whistle Blower?

    ARGAW

    Sampaikan pujian, kritik, saran dan ko-mentar Anda terkait pembangunan dan kebijakan di Kota Pontianak. SMS Anda akan dijawab langsung oleh Walikota Pontianak, H. Sutarmidji SH MHum.

    Aspirasi Warge Kote Pontianak

    HP:0819-5267-5378

    EQUATORIAL

    Buka BrankasPers Amerika Serikat, Fox News baru saja memband-

    ingkan kondisi ekonomi Mesir dengan Indonesia, saat berhasil menjatuhkan Presiden Soeharto tahun 1998 silam dan revolusi Mesir 2011. Dalam liputannya, sta-siun televisi Fox News mengatakan, Indonesia menjadi contoh reformasi politik yang baik. Fox membandingkan Mesir-Indonesia berdasarkan

    presidennya yang memimpin sangat lama. Presiden Hosni Mubarak berkuasa sejak 1981 dan enggan turun. Sementara Presiden Soeharto berkuasa sejak 1966.Mesir-Indonesia sama-sama mayoritas beragama Is-

    lam. Struktur penduduk kedua negara juga didominasi oleh kaum muda. Generasi muda ini yang mencari perubahan dan mereka melihat contoh ke Barat, ulas Fox. Disajikan pula gra k pendapatan domestik bruto (PDB)

    Mesir, menurut Fox berjalan lebih lamban ketimbang Indonesia yang agresif saat ini. Kalau Mubarak turun, Mesir bisa seperti Indonesia. Ekonominya membaik, demikian kupas Fox.Itu menurut Fox. Tapi warga di Kalbar khususnya dan

    Indonesia pada umumnya, masih mendambakan politik yang santun.Istilah buka brankas masih biasa terdengar pada

    perbincangan di kedai-kedai kopi di Pontianak. Istilah itu maksudnya, kalau berpolitik masih identik dengan siapkan uang. Mungkin untuk menduduki jabatan tertentu, maupun

    ingin menjadi calon tertentu di sistem pemerintahan maupun perpolitikan, perlu buka brankas. Masalah gur, nomor sekian. Itu hanya gossip. Semoga tak benar adanya. Setelah siaran Fox, banyak negara-negara Eropa dan

    benua Amerika menghaturkan kekagumannya kepada pemerintah Indonesia. Alasannya Amerika dan Eropa di September 2011 ini sedang dililit utang, bahkan sampai meminta ke negara-negara berkembang seperti Tion-gkok, Rusia, India, Brazil, dan Indonesia untuk membeli surat utang (obiligasi) negara-negara maju itu.Berbanding terbalik di luar negara, di dalam negeri

    masih banyak warga muak dengan perpolitikan di Jakarta dan di daerah-daerah. Demikian dilansir Komisi Perlindungan Anak Indonesia yang menilai tayangan politik yang ada dan diberitakan saat ini, sudah sangat berbahaya bila dikonsumsi anak-anak.Atas anjuran kelompok perwakilan warga, KPAI meminta

    semua pihak untuk tetap mengedepankan semangat posi-tif untuk memberi contoh yang baik. Semua pihak untuk baik itu komisi penyiaran, dewan pers dan lain sebagainya, untuk bisa menyajikan tayangan yang baik dan jauh dari politik yang vulgar.KPAI memandang banyak cara yang bisa dilakukan

    politik atau media untuk tetap menampilkan sisi kritis, namun tanpa mengabaikan norma dan sopan santun. Tayangan politik yang dipertontonkan hanya saling hujat, kon ik, tnah, dan ketidakdisiplinan para politisi. KPAI juga mengimbau para orangtua untuk selalu mendampingi dan melindungi anaknya dari tayangan politik yang tidak sehat. Ihwal ilmu politik, ada baiknya kita kembali ke pelajaran

    sewaktu di sekolah menengah atas (SMA) dulu. Di pela-jaran itu menerangkan teori yang dikemukakan Socrates (gurunya Plato dan Aristoteles).Socrates telah mengajarkan, politik adalah kesantunan.

    Politik adalah martabat dan harga diri. Sehingga, dalam berpolitik seseorang harus memiliki keutamaan moral. Dalam tataran praksis, politik adalah ilmu dan seni yang berorientasi pada upaya untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Manakala kepentingan masyarakat dalam rangka mewujudkan kesejahteraannya terabaikan, sesung-guhnya, hal ini telah menodai politik itu sendiri.Perilaku santun adalah keniscayaan yang seharusnya

    menjadi sandaran tingkah laku dalam berpolitik. Sebab, dalam politik perbedaan adalah hal yang lumrah. Jika me-maknai perbedaan tanpa memahami makna kandungan, aplikasinya justru akan menimbulkan kon ik. Segala bentuk perbedaan akan menciptakan sebuah

    kebersamaan manakala kesantunan menjadi landasan pijak atau pondasi dalam bersikap, bertutur kata, dan bertingkah laku. Kesantunan akan menuntun seseorang untuk menghargai perbedaan pendapat. Kesantunan akan membimbing seseorang pada sebuah komitmen atau kesepakatan sehingga perbedaan menjadi benih untuk mewujudkan kebersamaan. Kalau ada politikus menunggu ada yang buka brankas,

    apa pendapat Socrates ya? Tentu dia akan sibuk memb-etulkan teorinya. ***

    Asslamualaikum.wr.wb. Saya sebagai warga Kota Ponti-anak mengucapkan terimakasih kepada Pak Wali atas pem-bangunan Kota Pontianak yang begitu pesat, dan saya siap mendukung untuk pemilihan walikota, untuk melanjutkan pembangunan Kota Pontianak tercinte.

    08538623998912-9-2011 12.24

    Pak Wali Menjawab:Terimakasih Pak atas apresiasi Bapak. Saya hanya melak-

    sanakan tugas sebagai pemegang amanah untuk mengatur kota ini. Hanya kalau masalah walikota ke depan, kayaknya masih lama Pak. Nanti kalau sudah main dukung, dukung sekarang lalu

    kurang konsentrasi. Kalau saya lihat gimana aja nanti. Yang jelas saya berupaya untuk berbuat yang terbaik bagi warga Kota Pontianak. Terimakasih ya Pak atas apresiasi dan dukungannya.

    HIMBAUAN PT PLNCABANG PONTIANAK

    Dihimbau kepada masyarakat agar tidak bermain layang-layang, terutama di wilayah

    transmisi PLN. Jika ada kawat layang-layang yang menyangkut di jaringan PLN, Mohon

    informasikan segera ke Unit Pelayanan Teknik PLN terdekat.

    Kami ucapkan terima kasih kepada warga yang tidak bermain layang-layang di Wilayah

    Transmisi PLNDemikian himbauan ini, agar menjadi perha-

    tian demi kenyamanan kita bersama.

    HUMAS PT PLN CABANG PONTIANAK

    Untuk pelayanan pengaduan pelanggan melalui SMS anda dapat mengirimkan SMS ke :

    No.HP. 08115718811

    PT. PLN (PERSERO)WILAYAH KALBARCABANG PONTIANAK

    Tekad PLN Memberikan pelayan yang terbaik untuk kepuasan pelanggan

    PINDAH ALAMATMulai 11 September 2011

    Jl. Imam Bonjol No. 36 Pontianak

    Jl. P

    ahla

    wan

    To

    l Kap

    uas

    I

    Jl. Imam Bonjol

    Hotel Garuda

    ARIA TOUR

    TELEPON PENTING

    Rumah Sakit

    RS. Soedarso 737701RS. St. Antonius 732101RS. YARSI 739685

    Poltabes Ptk 734900Polsek Ptk Kota 7558880Polsek Ptk Barat 774766Polsek Ptk Selatan 736184Polsek Ptk Timur 742910Polsek Ptk Utara 883126

    Din Kebakaran Kota 730897PMK PB 736344PMK Bintang Timur 585511PMK Merdeka 7171666PMK Sei Raya 7159596

    Pemadam Kebakaran

    PDAM

    PDAM 767999

    Polisi

    Kriiiing....!!!!

    Oleh : Sudi Prayitno

    EQUATORIAL

    Hingga kini, para pemangku kekuasaan condong kurang berpihak kepada rakyat. Tak heran bila praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) masih sering terjadi. Bahkan sering kali dibungkus dengan kata berpihak pada rakyat. Salah satu buktinya, saat masih banyak program pembangu-

    nan diperlukan masyarakat, DPRD Kalbar malah mengusulkan pengadaan empat mobil dinas (Mobdin) baru dan speedboat. Masing-masing 1 unit untuk Ketua DPRD dan salah satu Wakil Ketua, bahkan pembeliannya mendahului pembahasan anggaran. Malahan, dua orang unsur pimpinan memiliki dua Mobdin. Tak hanya itu, Belanja Perjalanan Dinas DPRD Kalbar yang diu-

    sulkan dalam APBD perubahan pun bertambah Rp 4,492 miliar. Dari Rp 19, 036 miliar menjadi Rp 23, 528 miliar.Sementara itu, desakan penanganan kasus korupsi mengemuka

    kembali di Kabupaten Melawi. Yaitu kasus pembangunan gedung olahraga, instalasi air bersih Poring, kasus jalan lingkar dan kasus korupsi lainnya. Begitu pula di Kabupaten Kayong Utara (KKU), sebanyak 16

    paket pekerjaan dinilai cacat hukum. Dinas Pekerjaan Umum pun didesak melakukan tender ulang. Apa pendapat Anda?

    Para koruptor penjahatnya pejabat. Katanya mau dibasmi, malah makin berani aja tuh mobil plat Jakarta. Ada LSM pakai mobil ber-tuliskan mau basmi koruptor, tapi dia malah tukang sopoi pejabat dan pengusaha. Tolong ditangkap tuh.

    08524551951219-9-2011 12.08

    ASALAHM

    ANGGAPANT

  • Selasa, 20 September 2011Pontianak3 PRO

    Pelarangan Bukan Solusi

    DIJUAL

    Ruko Siap Pakai Fasilitas Lengkap Lokasi Strategis,Jl Komyos Sudarso (Sui Jawi Luar)

    Cocok Untuk Minimarket Tempat Parkir Luas, Hubungi : 0811 567 613

    INFORMASI LOWONGAN KERJADalam rangka pembukaan Kantor Ca-bang Baru PT. CODEX INTL JKT Di Kab. Sintang, yang bergerak di bidang Bisnis dan Consultant, di butuhkan segera 50 orang pria/wanita, max usia 25 thn, min SMA/SMK sederajat, tidak sedang kerja atau kuliah, status single untuk ditempatkan di berbagai posisi sebagai berikut :1. Receptionist2. Administrasi3. Gudang4. Staff MDPSurat lamaran diantar langsung ke Ba-gian Personalia PT. CODEX INTL di Jl. Pangeran Antasari No. 57 (simpang III SMA Panca Setia) Kab. Sintang,

    Mulai Pukul 10.00 s/d 15.00

    PONTIANAK. Ketua Asosia-si Pengusaha Sarang Walet (Asperwa) Kota Pontianak, Alip Widyanto menuturkan, wacana sebagian anggota Badan Legis-lasi Daerah (Baleg) DPRD Kota

    Pontianak, merombak seluruh materi Raperda tentang pen-gawasan dan pengendalian sa-rang burung walet, hendaknya tidak bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi.

    Pada prinsipnya kita akan mengikuti Perda yang nanti ditetapkan dewan bersama Pemkot. Cuma kita juga ber-harap, Raperda yang disahkan dapat mengakomodir kita,

    ucapnya.Sebab pada dasarnya, Alip mengakui, pengusaha sarang burung walet sesungguhnya in-gin berusaha secara legal. Na-mun pengaturan yang ditetap-kan pun, hendaknya tidak memberatkan para pengusaha. Mengingat hasil panen usaha walet di Kota Pontianak kian hari semakin berkurang.Terkait wacana revisi me-nyeluruh Raperda tentang pengawasan dan pengendalian sarang burung walet, Alip kem-bali menuturkan, hendaknya produk Perda yang dihasilkan, tidak bertentangan dengan UU nomor 28 tahun 2009 yang mengatur mengenai penarikan pajak.Perda yang mengatur penarikan pajak dari sarang burung walet sudah ditetapkan, saya harap Raperda mengenai pengawasan dan pengendalian sarang burung walet, tidak ber-tentangan dengan Perda yang sudah disahkan, terangnya.Karena sesuai ketentuan, aturan yang di bawah tidak boleh bertentangan dengan aturan yang lebih tinggi. Kalau UU yang mengatur ada, kenapa Perda harus berbeda dengan ketentuan yang lebih tinggi. Jika memang rencana itu di-lakukan, kami akan melakukan gugatan, tuturnya.Kendati begitu Alip menu-turkan, akan mematuhi setiap keputusan yang sudah ditetap-kan.Hanya Alip mengharapkan, ketentuan yang dibuat tidaklah mematikan usaha sarang bu-rung walet di Kota Pontianak.Sebelumnya keberadaan rumah walet di Kota Pontianak dikeluhkan sejumlah Ketua RT/RW. Selain tidak memberikan kontribusi pada warga seki-tar, keberadaan rumah walet dikhawatirkan menimbulkan gangguan kesehatan terhadap masyarakat.Keluhan para pengurus RT dan RW inilah yang akhirnya menjadi pertimbangan bagi sejumlah anggota badan legis-lasi daerah (Banleg), meninjau

    kembali keberadaan rumah walet di Kota Pontianak.Karena tidak menutup ke-mungkinan, Raperda mengenai pengaturan pengendalian, pengawasan sarang budidaya burung walet yang kini diba-has, berubah menjadi Raperda pelarangan sarang budidaya burung walet. Kemungkinan itu bisa saja terjadi. Karena tujuan semula revisi Raperda, untuk mengawasi dan mengen-dalikan. dapat berubah menjadi pelarangan, ujar Ardiansyah, SH, MH, anggota Banleg DPRD Kota Pontianak.Dikatakan Ardiansyah, Perda nomor 13, sudah diterbitkan sejak tahun 2006. Artinya sepanjang 5 tahun berjalan, belum diketahui berapa be-sar kontribusi yang diberi-kan rumah walet terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pontianak. Kalau melihat dari asas manfaatnya selama ini, seper-tinya sejak Perda sarang bu-rung walet diberlakukan tidak memberikan kontribusi. Nah sekarang kita mencoba untuk merevisi, supaya melegalkan

    budidaya sarang burung walet. Saya khawatir, Perda ini tidak hanya untuk memperkuat po-sisi pengusaha sarang burung walet saja, ucapnya.Jika revisi Perda sarang burung walet, hanya untuk me-menuhi UU nomor 28 tentang pajak dan retribusi, sebaiknya revisi Perda ini dirombak total menjadi Perda pelarangan bu-didaya sarang burung walet.Sebab pada hakikatnya, re-visi Perda nomor 13 tahun 2006, tentang pengaturan pengendalian, pengawasan sarang budidaya burung walet, bertujuan menyambung Perda pajak budidaya sarang burung walet. Kendati begitu, Ardian-syah melihat, baik Perda dan Raperda masih belum menye-butkan secara rinci persoalan teknis mengenai tata cara penarikan pajak.Saya khawatirkan, setelah Raperda pengaturan pengen-dalian, pengawasan sarang budidaya burung walet ditetap-kan, bernasib sama seperti Perda Pajak budidaya sarang burung walet sebelumnya yang mengatur masalah pa-

    jak. Akhirnya pajak sarang burung walet tidak dapat di-tarik. Karena dalam Perda dan Raperda tidak mengatur secara rinci, bagaimana mekanisme penarikan pajak dilakukan, terangnya.Dijelaskan Ardiansyah, tidak terkumpulnya pajak dari sa-rang burung walet, lantaran ti-dak ada mekanisme penarikan jelas baik yang tertuang dalam Perda maupun pengajuan Ra-perda baru tersebut. Akhirnya pajak sarang burung walet, sama sekali tidak tertarik dari pengusaha.Sementara itu, penangkaran sarang burung walet di Kota Pontianak sudah sangat men-jamur. Karena penangkaran sudah dilegalkan dengan Perda nomor 13 tahun 2006 terse-but.Untuk apa kita mengurus Raperda yang tidak jelas kon-tribusinya. Apalagi dalam per-temuan kemarin, masyarakat yang diwakili RT dan RW may-oritas menolak. Bahkan tidak ada satu pun yang menerima rumah walet di pemukiman mereka, yakinnya. (oVa)

    Raperda Sarang Burung Walet

    PONTIANAK. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pontianak, Dra Utin Sri Lena Candramidi MSi berjanji, segera menata kembali taman di depan masjid Al Mursalat, perumahan nasional (Pe-rumnas) 1, Jeruju. Langkah perbaikan taman dilakukan, sebagai salah satu respond positif DKP Kota Pontianak. Kendati begitu, Utin me-minta, warga sekitar yang menimbun material bangu-nan mereka di tempat terse-but, dapat memindahkannya terlebih dahulu. Kita belum memiliki dana, untuk menata sepenuhnya taman tersebut. Tapi dalam waktu dekat, ta-man itu akan kita perbaiki terlebih dahulu, janjinya.Namun untuk penataan taman secara menyeluruh, diakui Lena, dilakukan setelah pengajuan dana disetujui ta-hun depan.Sebab untuk menata ta-man tersebut secara penuh, diperlukan alokasi dana yang cukup besar.Saya sudah memerintah-kan petugas untuk merapikan taman itu terlebih dahulu. Hanya memang kita kesu-litan memangkas rumput di

    taman itu, karena banyak batu dari material bangunan warga yang tersimpan disana. Makanya kita minta, warga dapat memindahkan material bangunan, tuturnya.Diakui Lena pula, pengajuan untuk penataan taman depan masjid Al Mursalat, Perumnas satu, sudah beberapa kali di-lakukan. Namun karena tidak masuk dapat APBD 2011, makanya penataan secara menyeluruh tidak dapat di-lakukan. Tapi kita akan mem-perbaikinya. Setelah di tata, tolong warga sekitar dapat ikut menjaga taman tersebut. Karena tanpa andil warga sekitar, penataan taman han-ya percuma, kilahnya.Terpisah, anggota DPRD Kota Pontianak, Sugiri As-wat, SH, menuturkan sudah beberapa kali meminta Dinas Kebersihan dan Pertamanan melakukan penataan ter-hadap taman tersebut. Sebab, bila tidak segera di tata, dirin-ya khawatir berdiri bangunan di atas lahan yang berada di persimpangan tiga Perumnas tersebut.Banyak lahan Pemkot yang sekarang beralih fungsi. Makanya sebelum berdiri

    bangunan liar, saya minta taman ini segera ditata, in-gatnya.Penataan taman pun, hendaknya tidak dilakukan seadanya. Bila perlu Pemkot membangun pagar besi. Se-hingga tumbuhan yang sudah ditanam, tidak dirusak oleh ternak warga.Kita minta taman ditata dengan rapi. Bila perlu leng-kapi taman dengan lampu. Supaya persimpangan tiga di Perumnas tidak gelap sep-erti sekarang. Jangan hanya memangkas rumputnya saja. Kalau akhirnya seperti itu, penataan taman tidak maksi-mal, tegasnya.Terlebih lokasi taman su-dah dipenuhi pohon pisang. Itu terjadi, karena taman tidak pernah dirawat. Sehingga po-hon pisang pun dapat tumbuh dengan subur.Andi yang berasal dari Daerah Pemilihan Pontianak Barat ini menuturkan, per-mintaan agar taman di depan Perumnas satu, Jeruju ditata sendiri, sudah dilakukan sejak beberapa tahun sebelumnya. Namun permintaan ini seper-tinya tidak mendapat respond positif. (ton)

    Perbaiki Taman Perumnas Satu

    Utin Sri Lena Candramidi

    Tapi kita akan memperbaikinya. Setelah di tata, tolong warga sekitar dapat ikut menjaga taman tersebut. Karena tanpa andil warga sekitar, pe-

    nataan taman hanya percuma,

    Sugiri Aswat SH

    Kita minta taman ditata dengan rapi. Bila perlu lengkapi taman dengan

    lampu. Supaya persimpangan tiga di Perumnas tidak gelap seperti seka-

    rang. Jangan hanya memangkas rum-putnya saja. Kalau akhirnya seperti itu, penataan taman tidak maksimal,

    Perda yang mengatur penarikan pajak dari sarang burung walet sudah ditetapkan, saya harap Raperda mengenai pengawasan dan pengendalian sarang burung walet, tidak bertentangan dengan Perda

    yang sudah disahkan,

    Alip Widyanto

    Kalau melihat dari asas manfaatnya selama ini, sepertinya sejak Perda sarang burung walet diber-lakukan tidak memberikan kontribusi. Nah sekarang kita mencoba untuk merevisi, supaya melegalkan budidaya sarang burung walet. Saya khawatir, Perda ini tidak hanya untuk memperkuat posisi pengusaha sarang burung walet saja,

    Ardiansyah SH, MH

  • Kalbar Raya 4

    Pemasaran & Iklan Graha Pena Equator

    Jl. Arteri Supadio Km 13.5 Telp : 0561-721229

    Referensi PromosiDunia UsahaTERPERCAYA

    - Melayani Carter Dalam & Luar Kota- Pengiriman Barang

    Pontianak - SanggauPontianak - Sanggau

    ARIS TAXI

    Telp (0561) 3305303Hp : 085245502235

    081522675500Sanggau

    Kantor Cabang : Jl. Ahmad Yani No. 24

    (Samping Hotel Merpati)

    Telp : (0561) 7161816 (0561) 779655Hp : 081256271689PontianakKantor Pusat :Jl. Tabrani AhmadKomp : Hasia Permai No. B 8

    Hubungi: YAYATHp: 08125721381 / 085252465555

    RANGER | ESCAPE |EVEREST | FIESTA

    Proses Mudah dan Cepat

    DPMURAH

    194 jt

    RANGER RAS CABINRANGER RAS CABIN

    280 jtFORD FIESTAFORD FIESTA

    Cashback s/d

    25 jtCashback s/dCashback s/d

    2525 jt jt

    SEDOT WC

    Fasilitas:1 Unit instalasi pengolahan IPLT

    2 Unit kendaraan jenis vacuum truck

    DINAS KEBERSIHAN DANPERTAMANAN KOTA PONTIANAK

    Jl. Kom Yos Sudarso

    Hub: Telp. (0561)772807

    DP DP 10% 10% S/d S/d 4 4

    ThTh

    DODY 08125608423, 0561-7565151

    Grand MaxGrand MaxGrand MaxPU-BOX Gran Max

    Segera Hubungi :

    XeniaXenia

    Kunjungi Workshop Kami :Kunjungi Workshop Kami :

    Lebih 1000 Model Undangan Terbaru Lebih 1000 Model Undangan TerbaruMelayani :Melayani :

    Cetak Yasin, Kop, Bon, Nota, Cetak Yasin, Kop, Bon, Nota, Digital PrintingDigital Printing

    Aneka Souvenir Kawinan Aneka Souvenir Kawinan ( Ratusan Model Ready Stock) ( Ratusan Model Ready Stock)

    PERCETAKAN ANUGRAHPERCETAKAN ANUGRAHJl. Kh. Wahid Hasyim No. 60 PontianakJl. Kh. Wahid Hasyim No. 60 PontianakTelp. (0561) 7057240, 7537420Telp. (0561) 7057240, 7537420(Depan Supermarket Asoka Baru)(Depan Supermarket Asoka Baru)

    PERCETAKAN ADIPERCETAKAN ADIJl. H. Rais A. Rahman Gg. Gunung SahariJl. H. Rais A. Rahman Gg. Gunung SahariNo. 21 Pontianak Telp. 7183366, No. 21 Pontianak Telp. 7183366, 081282587257, (Belakang Garuda Mitra)081282587257, (Belakang Garuda Mitra)

    Undangan && SouvenirSouvenircetakcetak

    Promo Tepat SasaranPasang 6 x Terbit 7 KaliPasang 25 x Terbit 30 Kali

    * Syarat dan Ketentuan Berlaku

    Kontak Person Kontak Person ::DenyDeny 0811570832 0811570832

    JaizJaiz 085245411544 085245411544Of ceOf ce : 0561-721229 : 0561-721229

    Buat apa Bayar Mahal Buat apa Bayar Mahal Kalau hasil nya SamaKalau hasil nya Sama

    Hanya Hanya Rp15.000/hariRp15.000/hari

    JOHANES 0812566061250561 753897 7

    Proses

    MUDAH & CEPAT

    '3-XWDDQ

    '3

    SWIFT-APV-SX4-X OVER

    DISCOUNT s/d 25 Jutaan

    085654695608081256815588

    Tidak Melayani

    SMS

    OJEK PICK UP

    Melayani : Rental/sewa pick up (L300),

    Carry, Grand Max, Zebra, Hilux Angkutan (Pindahan rumah, kost

    dll) Antar Jemput barang (dalam & Luar kota)

    Khusus menjual :

    Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 18 Pontianak

    (Jl. Penjara / dpn Jl. Beringin)Telp. (0561) 743999

    REFLEXIOLOGI TITIK-TITIK AMPUH

    DITANGANI LANGSUNG OLEHSHINSHE MURSYID AL MUDAWALI

    HP. 081345500116Jl. Tanjungpura Gg. Kamboja No. 19Samping Ramayana Mall Pontianak

    Buka: 08.00-20.00 WIB

    EJAKULASI DINI LEMAH SYAHWAT MANI ENCER IMPOTEN PROSTAT HERNIA KANKER PAYUDARA KANKER RAHIM KEPUTIHAN TERLAMBAT DATANG BULAN BELUM PUNYA KETURUNAN KISTA AMANDEL ASAM URAT MATA RABUN FLU/PILEK MENAHUN TELINGA BERNANAH AMBAYEN/WASIR STROKE DIABETES GINJAL TUMOR LIVER REMATIK GONDOK POLIP AYAN MAAG SIPILIS JANTUNG ASAM URAT ASMA DARAH TINGGI/RENDAH EXIM/GATAL-GATAL

    IZIN PRAKTEK DINKES NO. 448/574 PKPM 2002PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN

    THERAPY

    Kardiansyah081257282270085654400673

    Tenor 5 Tahun

    Dp 10 %( FREE Angsuran 1 Bln)

    Hubungi :

    Daihatsu Sebar Hadiah Terbesar!Daihatsu Sebar Hadiah Terbesar!Daihatsu Sebar Hadiah Terbesar!Daihatsu Sebar Hadiah Terbesar!

    Innovation for Tomorrow

    Bunga 5,1*%Angsuran Cuma

    3 Jt-an

    Jl. Tabrani Ahmad No. 16-19Sui Jawi Dalam Pontianak Barat

    Telp : (0561) 773672HP : 0811563377

    Melayani :1. Pelatihan mekanik motor reguler2. Pelatihan mekanik mobil reguler3. Pelatihan analisa engine dgn

    komputer/Scanner EFI4. Penyediaan alat Scanner EFI5. Service mesin EFI, Reset Oil,

    Mobil : Asia, Amerika dan Eropa

    Full ac

    LEMBAGA PELATIHAN KERJA SWASTA

    Xenia VVT-iXenia VVT-i

    L U X I O

    TERIOS SIRION LUXIO GRAN MAX PU/MB

    Innovation for Tomorrow

    Gran Max Pick up

    Hub: SUI JIN 081257472700561-7062289

    DapatkanCash Back

    s/d 15 jt

    DP mulai10 %

    DP mulai 10%

    Buruan Beli DaihatsuBuruan Beli DaihatsuDapatkan Promo Dapatkan Promo Undian Undian DAHSYATDAHSYAT Promo Undian Bulan Promo Undian Bulan Juni S/d Oktober 2011Juni S/d Oktober 2011

    Selasa, 20 September 2011

    PONTIANAK. Mulai hari ini, Mabes Polri akan memeriksa mantan pengurus KONI Kalbar dan be-berapa pejabat Pemprov Kalbar yang terlibat kasus alihfungsi lahan KONI di kawasan Gelora Khatulistiwa.Berdasarkan penjelasan dari

    Kombes Mahendra Jaya, salah

    satu Wadir Tipikor Mabes Polri, tanggal 20-21 September 2011, pihaknya akan memeriksa man-tan pengurus KONI, Ibu Sukarsih (mantan Sekum KONI) dan Drs H Syakirman (mantan salah satu Ketua KONI) serta pejabat Pem-prov Drs M Zeet Hamdy Assovie (Sekda Kalbar) dan Kartius (man-

    tan Biro Aset Pemprov Kalbar, ujar Ir H Luth A Hadi, juru bicara KONI Kalbar ketika menghubungi Equator, Senin (19/9).Mabes Polri juga akan memerik-

    sa Ketua BPN Kota Pontianak serta jajarannya yang terlibat mengalih-fungsikan aset KONI. Pemeriksaan terhadap mantan pengurus KONI

    dan beberapa pejabat Kalbar serta jajaran BPN tersebut mengacu pada laporan Ketua Umum KONI Kalbar, Sy Machmud. Ketua KONI melaporkan terjadinya alihfungsi lahan KONI untuk pembangunan pusat bisnis, Carrefour di lokasi Gelora Khatulistiwa Pontianak.Tidak menutup kemungkinan,

    mantan Ketua KONI Kalbar (H Usman Jafar) juga akan ikut diperiksa nantinya. Tentunya setelah mendapatkan izin pres-iden, karena yang bersangkutan saat ini menjabat anggota DPR-RI, jelas Luthfi. Dikatakan mantan Ketua DPW PBR Kalbar yang juga mantan anggota DPRD Kalbar peri-

    ode 2004-2009 itu, dilakukannya pemeriksaan terhadap mereka yang terlibat pengalihfungsian lahan KONI, menunjukkan ke-seriusan Mabes Polri. Apalagi pengalihfungsian aset olahraga Kalbar tersebut terindikasi masuk ranah hukum pidana.Bagaimanapun aset KONI tidak

    ada melibatkan dana APBD Kalbar. Aset KONI diperoleh dari Porkes atau SDSB serta bantuan dari berbagai pihak diluar pemerintah Kalbar. Saya minta mereka yang terlibat mengalihfungsikan aset KONI harus mempertanggung-jawabkan perbuatannya di mata hukum, tegas Luth . (amk)

    Mantan Pengurus KONI dan Pejabat Pemprov Diperiksa

    PONTIANAK. Penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) tabung elpiji 3 Kg yang mencekik masyarakat, khususnya di wilayah timur Kalbar mendapat perhatian serius Komisi C DPRD Kalbar. Pertemuan koordinasi segera dilakukan mengundang pihak terkait. Kita akan segera menjadwalkan pertemuan dengan pihak terkait. Kita akan undang Pertamina, Dinas Pertamban-gan dan Energi, serta Biro Perekonomian, kata H Mulyadi H Yamin, Ketua Komisi C DPRD Kalbar kepada Equator, Minggu (18/9). Menurutnya, penetapan HET itu sangat membebani masyarakat penerima tabung elpiji yang disubsidi pemerintah. Mulyadi menilai, Peraturan Bersama Mendagri dan Menteri ESDM yang memberi kewenangan kepada pemerintah daerah untuk menetapkan HET perlu dibarengi dengan kebijakan penambahan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE). Sehingga penetapan HET tidak mencekik masyarakat.Kita akan koordinasikan dulu dengan pemerintah provinsi

    dan pihak pertamina. Untuk selanjutnya mengambil langkah, mencari solusi agar kebijakan konversi itu benar-benar men-gurangi pengeluaran rumah tangga, bukan malah sebaliknya, ujar legislator Partai Golkar ini.Anggota Komisi C DPRD Kalbar, HM Ali Akbar AS menegas-

    kan, harusnya ongkos angkut dibebankan kepada pemerintah. Apalagi elpiji 3 Kg bersubsidi. Atau Pertamina bertindak tegas memerintahkan pengusaha di daerah yang sudah dapat izin SPBE untuk segera membangun SPBE di daerah. Bisa juga Pertamina langsung yang membangun penambahan SPBE, katanya. Legislator PPP ini mengingatkan, pemerintah harus konsisten dengan kebijakan konversi dari minyak tanah ke elpiji 3 Kg. Apalagi kebijakan itu awalnya bertujuan untuk mengu-rangi pengeluaran rumah tangga, terutama masyarakat kurang mampu. Kalau HET saja mencapai Rp40 ribu pertabung, sama saja kebijakan itu tidak pro kepada rakyat, tapi pro kepada pelaku usaha. Tidak ada cara lain jika peemerintah benar-benar ingin membantu masyarakat, tambah lagi SPBE, karena di Kalbar baru ada satu SPBE yakni di Kota Pontianak, terang Ali Akbar. Hal itu, sambung politisi daerah pemilihan Kota Pon-tianak ini, menyebabkan jarak angkut menjadi jauh, berdampak kepada membengkaknya ongkos angkut. Parahnya lagi, ongkos angkut itu harus dibebankan kepada masyarakat.Bangun SPBE merata di setiap kabupaten/kota di Kalbar.

    Sehingga memudahkan pelayanan kepada masyarakat. HET yang ditetapkan tidak mencekik masyarakat penerima program konversi itu seperti sekarang ini, kata Ali Akbar.Tingginya penetapan HET juga menaruh keprihatinan Komisi

    B DPRD Kalbar. Komisi yang membidangi perekonomian dan keuangan ini mendesak pemerintah membangun SPBE di kabupaten/kota, agar harga elpiji 3 Kg ini tidak memberatkan masyarakat. Kami minta pemerintah tidak setengah-setengah melaksanakan program elpiji 3 Kg ini. Saat ini harga di tingkat pengecer masih memberatkan masyarakat, karena ditambah ongkos angkut dari SPBE ke daerah-daerah di Kalbar, kata Wakil Ketua Komisi B DPRD Kalbar, Sy Izhar Assyuri.Dia memaparkan, masih tingginya harga tabung elpiji 3 Kg

    karena masalah jauhnya transportasi dari SPBE yang baru di Kota Pontianak, kemudian dibawa ke kabupaten lainnya yang jaraknya rata-rata di atas 60 Km. Menurut legislator PAN ini, solusi bijak yang perlu dilakukan pemerintah adalah memper-banyak SPBE, bukan malah mengeluarkan aturan yang isinya memberikan kewenangan pada pemerintah daerah untuk menetapkan HET untuk ongkos angkut gas subsidi dari SPBE ke konsumen. Pertamina Kalbar harus segera merealisasikan pembangu-

    nan SPBE di setiap kabupaten/kota agar penyaluran tabung elpiji 3 Kg lancar. Harganya juga tidak memberatkan masyara-kat, tegas Izhar. (jul)

    HET Elpiji 3 Kg Cekik Rakyat

    PONTIANAK. Tahun 2011 ini men-jadi tahun yang istimewa bagi Perguruan Tinggi Widya Dharma. Pada tahun ini, Perguruan Tinggi Widya Dharma merayakan ulang tahunnya yang ke-25. Sudah 25 tahun berkiprah, menjadi rentang waktu yang panjang bagi Pergu-ruan Tinggi Widya Dharma untuk mengabdi di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi.Ketua Panitia HUT Widya Dhar-

    ma, Sun Hiong SE MM menjelas-kan, pada awal pembentukannya, Perguruan Tinggi Widya Dharma mengemban misi pengabdian ilmu pengetahuan yang berpijak

    pada kehidupan nyata di bumi khatulistiwa, bagi kehidupan dan pembangunan bangsa yang maju dan bermartabat.Selama perjalanan 25 tahun, Per-

    guruan Tinggi Widya Dharma telah melewati berbagai fase perkem-bangan dan dinamika perubahan. Perjalanan inilah yang selanjutnya menghantarkan Perguruan Tinggi Widya Dharma menjadi salah satu perguruan tinggi terkemuka di bumi khatulistiwa. Dengan rentang waktu 25 tahun, telah berhasil menghasilkan lulusan sekitar 10 ribu orang untuk mengabdikan keterampilan dan keahlian pada

    berbagai bidang di masyarakat.Karena itu, melalui rangkaian

    kegiatan ulang tahun perak ini, kami berusaha mengukuhkan peran Perguruan Tinggi Widya Dharma sebagai pemandu perkem-bangan dan perubahan dalam masyarakat bumi khatulistiwa, ujar Sun Hiong.Khususnya, sambung dia, melalui

    kegiatan penelitian, pendidikan dan pengabdian masyarakat yang merupakan representatif dari Tridharma perguruan tinggi. Ten-tunya dengan cara yang inovatif dan bermutu tinggi, serta tanggap terhadap perubahan global dan

    tantangan lokal.Mengenai rangkaian acara HUT

    Widya Dharma ke 25, Sun Hiong menjelaskan, dimulai dari tanggal 17 September 2011 dengan agen-da seminar life management. Pem-bicaranya berasal dari Guru Besar UGM, T Hani Handoko bertempat di Hotel Santika Pontianak. Acara itu dihadiri 500 peserta

    yang dengan antusias mengikuti seminar tersebut. Acara ditutup pembagian hadiah undian dari Hotel Santika dan Telkomsel, ungkap dia.Sun Hiong menambahkan, rang-

    kaian acara berikutnya adalah pada

    23 September 2011, hari Jumat bertempat di Kampus Widya Dhar-ma. Diadakan serangkaian kegiatan seperti bazar, diikuti Astra Motor Honda, Telkomsel, LG, Gradenia, Bank BNI, Insis Store, Leonovo, Acer, King Foto, Bank Danamond, Astra Mobil, Rumah Makan Ale-ale, Nasi Ayam 5000, Viar Motor.Masih banyak lagi peserta yang

    berjumlah kurang lebih hampir 35 stand, termasuk sembako murah yang akan dijual pada kegiatan bazar. Ini merupakan salah satu kegiatan bakti sosial terhadap masyarakat sekitar Kampus Widya Dharma, ucapnya. (jul)

    Memeriahkan Ulang Tahun Perak

    Widya Dharma Gelar Berbagai Kegiatan

    Seminar life management dengan pembicara T Hani Handoko, Guru Besar UGM di Hotel Santika Pontianak. JULIANUS RATNO

  • Langkah berikutnya yang penting dilakukan agar tetap bisa berusaha, meski hanya memiliki dana yang cekak untuk berpromosi seperti dikutip dari majalah ide bisnis adalah:5. Kerjakan Kata Pelang-gan Contohnya seperti yang

    kami lakukan. Klien kami mencari konsultan bisnis. Kami bertanya pada bebera-pa klien untuk memberikan pilihan beberapa nama yang kami sodorkan. Mereka me-m i l i h 3 Acres Anda C ow . Jawa-b a n m e r -e k a m e m -buat kami ter-kejut karena nama t e r s e b u t s a n g a t unik dan membuat mereka ingin tahu lebih baik. Kami jadi yakin, d a n klien senang karena kami mengajak mereka turut serta. Kami mendengar dan menger-jakan yang mereka kerjakan. 6. Beri Informasi Gratis Dengan akses ke ratusan

    desain website gratis menja-dikan orang berpikir bahwa memiliki website saja cukup. Padahal tidak. Orang mengak-ses website untuk mendapat-kan informasi, berita, review dan penawaran. Jadi, isi website Anda den-

    gan informasi yang tepat guna, ditulis dengan bahasa yang mudah dimengerti. Jaga isinya dengan hal yang up to date. Tapi, website, bukan satu satunya tempat berbagi informasi. Anda juga bisa me-nyebarkan info dan promosi lewat SMSminta penerima untuk menyebarkan SMS pada teman yang lain.

    7. Pakai Online Market-ingKirim email dan berkomuni-

    kasilah dengan pros-pek k l ien atau calon p e l a n g -gan. Ber-p a r t i s i -

    pasilah dalam obrolan dan forum. Buat akun Face-book un-tuk bis-nis atau p r o d u k

    Anda. Gu-nakan Twit-

    ter untuk tes-timonial produk,

    interaksi dengan pelanggan, dan pengadaan barang dalam industri anda. Ambil keuntungan seban-

    yaknya dari online marketing yang secara reguler dapat anda gunakan dan perbaha-rui. Cepat, gratis dan dapat diakses kapan saja. 8. Gunakan Relasi MediaOrang menaruh perhatian

    pada artikel di koran, maja-

    lah, internet, dan blog prib-adi karena mereka merasa mendapat informasi yang mereka inginkan. Cara cerdas beriklan gratis, usahakan agar berita atau cerita bisnis Anda dimuat di media. Jika Anda tidak bisa melaku-

    kan ini sendiri, gunakan spe-sialis publicRelation Agency (PR) yang menangani usaha bisnis kecil dan menengah dan dapatkan liputan di ber-bagai media. 9. Masuk KomunitasBeriklan memerlukan biaya

    besar, namun terjangkau jika dilakukan secara bijak. Media komunitas jadi pilihan tepat untuk bisnis kecil dan menen-gah yang memiliki anggaran terbatas. Media komunitas dibagi menjadi dua, spesial-isasi dan geogra s. Sebagai contoh, Indonesia

    punya banyak media komuni-tas berdasar wilayah geogra s yang tersebar di perumahan dan area tertentu, seperti Kelapa Gading, Bali, Bandung dan Bintaro Jaya, Serpong. Selain itu, media komunitas

    orang Jepang, ex patriat, komunitas sepeda dan olah-raga. Jika Anda menjual pada kelompok tersebut, buat apa mengeluarkan anggaran un-tuk iklan nasional. 10. Menggunakan Papan IklanMembuat papan iklan di de-

    pan restoran atau took tidak cukup. Papan iklan di tempat tepat merupakan alat promosi sangat baik karena mudah ter-

    lihat, dan mudah dibaca. 11. Kecil Berdampak Be-sar Kebanyakan, kita fokus

    terhadap hal besar namun melupakan hal hal yang se-pele seperti senyuman, salam, kamar mandi yang bersih dan harum, mengangkat telepon dalam tiga klai dering, kartu nama yang dikemas dalam kertas yang berkualitas, siap dihubungi setiap saat, dan ke-bersihan staf dan kantor. Per-caya atau tidak, hal tersebut sangat mempengaruhi citra Anda di mata pelanggan. 12. Beri Hadiah Tak perlu biaya mahal un-

    tuk memberikan hadiah tam-bahan bagi prospek klien atau pelanggan baru. Beri informasi tips, brosur atau lewat perbincangan menjadi cara terbaik dalam menarik pelanggan. Tawarkan pengiri-

    man gratis, atau re ll minu-man. Sertakan produk kedua yang ingin dipromosikan, bersamaan dengan produk unggulan agar pelanggan tertarik mencoba. 13. Gunakan Word of Mouth Orang gemar berbicara,

    di dunia pemasaran dise-but word of mouth. Orang senang berbagi informasi dan pengalaman. Mereka senang terlihat sebagai pakar. Jika Anda tidak memberi tahu keunggulan produk Anda tidak memberi tahu keung-gulan produk Anda mereka akan mengatakan apa yang mereka mau. Dengan mem-buat slogan, kartu, voucher, sms atau apapun yang mudah mereka teruskan. Yakinlah un-tuk meneruskan dan mereka menyebarkan untuk Anda. (bersambung)

    Saat ini photographer jadi tren dan banyak diminati oleh banyak kalangan sebagai hobi atau bahkan profesi. Jika photography jadi hobi, akan lebih baik jika bisa menghasil-kan uang. Salah satunya adalah usaha jasa foto udara. Banyak orang seperti ditulis

    laman idepeluangusaha, meng-gunakan jasa foto udara untuk mengabadikan bangunan dari berbagai sudut, termasuk ke-jadian-kejadian penting yang sulit diambil dari darat.Pembangunan hotel, vila,

    resor dan restoran saat ini makin marak. Kondisi ini mem-buat bisnis jasa potret udara cukup menjanjikan, karena lo-kasi suatu bangunan akan jelas terpotret dari atas. Permintaan pun mengalir seiring dengan pembangunan building- build-ing tersebut.Salah satu yang mengge-

    luti peluang usaha ini adalah

    Choliq Abdullah, pendiri Jirolu Photography di Denpasar, Bali, misalnya. Saat ini dia berusia 27 tahun. Bagaimana proses pemotretan udara tersebut? Banyak permintaan foto udara, tapi mahal. Makanya dipakai sa-rana helicam untuk mendukung pemotretan.Helicam adalah helikopter

    radio kontrol yang menggen-dong kamera. Jadi, fotografer cukup membidik objek dengan pengendali jarak jauh (remote control). Sesi pemotretan mem-butuhkan waktu 30 menit, dit-ambah persiapan 15 menit.Dengan cara ini, klien bisa

    memonitor proses pemotretan dari layar digital, sehingga dapat leluasa mengatur objek dan sudut gambar foto yang mereka inginkan. Sayang, he-licam tidak bisa dipakai saat angin kencang karena gambar akan goyang.Beberapa klien adalah peru-

    jendela usah a Selasa, 20 September 20115

    Info Selular

    HTC Ingin Beli HTC Ingin Beli Mobile OS-nya SendiriMobile OS-nya Sendiri

    Icip-icip

    Bubur Bola Ubi ManisBubur Bola Ubi Manis

    HTC menunjukkan ketertarikan untuk membeli sistem operasinya sendiri. Menurut sumber Focus Taiwan. Cher Wang, anggota direksi HTC mengatakan HTC bisa menggunakan sistem operasi mana saja yang diinginkan, dan perusahaan tersebut sudah berdiskusi

    mengenai tindakan tersebut.

    HTC seperti di-lansir dari laman t e k n o . s i d om i , membuat hand-set dengan sistem operasi Windows Phone 7 dan An-droid. HTC juga menyua r a k an dukungannya terhadap akuisisi Google pada Mo-torola, dan se-baliknya, Google juga mendukung HTC, buktinya adalah menjual 9 paten miliknya untuk HTC.

    Wang men-gatakan, HTC memiliki po-t en s i d a l am

    membuat sistem operasi meski tidak

    harus dilakukannya, maka dari itu HTC lebih menyu-kai membeli atau melisensikan platform dari sebuah sistem operasi daripada harus membuatnya sendiri.Dan ada satu sistem operasi yang mungkin menjadi

    incaran HTC, jawabannya adalah webOS dari HP, mung-kinkah HTC serius? Lihat kelanjutannya nanti. (ts)

    Bubur Bola Ubi Manis, keluarga pasti suka deh! karena ubi merah yang kaya serat dan betakaroten bisa menjadi isian kolak yang enak. Rasa kenyal lembutnya berpadu dengan kuah yang legit mulus.

    Bahan:750 gram ubi jalar, kukus, haluskan125 gram tepung sagu sendok teh garam1,5 liter air200 gram gula merah, sisir halus50 gram gula pasir2 lembar daun pandan, potong-potong2 sendok makan tepung kanji, larutkan dengan

    sedikit air5 mata nangka, potong kecil Bahan Saus:100 ml santan4 sendok makan NESTL DANCOW Fullcream250 ml air sendok teh garam sendok teh vanili bubuk

    Cara Mengolah :1. Ambil 650 gram ubi halus, aduk dengan tepung

    sagu dan garam hingga rata.2. Bentuk menjadi bola-bola kecil.3. Didihkan air, gula merah dan gula pasir serta daun

    pandan. Angkat, saring.4. Didihkan kembali, masukkan bola-bola ubi dan

    nangka kemudian masak hingga mengapung.5. Tuangi larutan kanji, dan sisa ubi, didihkan hingga

    kental. Angkat.6. Sajikan hangat dengan Sausnya.7. Saus: Rebus semua bahan hingga mendidih. Ang-

    kat.

    Tips:- Pilih ubi jalar yang tua umbinya agar rasanya legit

    dan tidak lembek saat dibentuk menjadi bola-bola.- Pilih gula merah yang warnanya tidak terlalu gelap

    agar warna bubur tidak terlalu gelap/tua.- Jangan lupa saring larutan gula sebelum ditambah

    bahan lainnya. (rspkta)

    Tips usaha

    Berpromosi dengan Dana Terbatas (2)

    MengabadikanMengabadikan Momen Penting dari Penting dari Udara

    sahaan yang hotel dan vilanya sahaan yang hotel dan vilanya baru saja selesai dibangun atau baru saja selesai dibangun atau direnovasi. Kebanyakan dekat direnovasi. Kebanyakan dekat pantai atau tebing. Hasilnya pantai atau tebing. Hasilnya untuk foto positioning pem-untuk foto positioning pem-bangunan, reklame, baliho atau bangunan, reklame, baliho atau majalah, tuturnya.majalah, tuturnya.Salah satu tujuan pemotretan

    udara adalah untuk memotret hotel yang masih tahap pemug-aran dari atas langit. Tujuan-nya, untuk mengetahui sudah berapa persen proses penger-jaannya. Dalam setahun, setidaknya

    ada dua permintaan foto udara khusus hotel yang baru tahap renovasi di Bali.Berapa tarifnya? Dengan

    tarif minimal Rp 10 juta sekali proyek, dalam sebulan rata-rata menerima tiga sampai lima permintaan, karena di Denpasar pertumbuhan vila dan hotel sangat pesat. Jadi anda harus memilih juga kota yang tepat untuk menggarap peluang usaha ini, sarannya.

    Pemain usaha jasa photog-Pemain usaha jasa photog-rapher foto udara lainnya, rapher foto udara lainnya, Rainaldy, pemilik Hi-Cam. Ia Rainaldy, pemilik Hi-Cam. Ia lebih banyak menggunakan lebih banyak menggunakan balon udara untuk melakukan balon udara untuk melakukan pemotretan. Dibandingkan pemotretan. Dibandingkan dengan helicam, balon udara dengan helicam, balon udara lebih murah dan e sien.lebih murah dan e sien.Itu sebabnya, untuk sekali Itu sebabnya, untuk sekali

    foto, Rainaldy memasang tarif minimal Rp 5 juta. Penggu-naan balon udara juga mem-buat waktu pemotretan san-gat eksibel. Dalam satu bu-lan, Rainaldy bisa menerima dua hingga tiga permintaan pembuatan foto udara. Selain pengembang, kliennya datang dari pemilik pabrik, pengusaha resor hingga perorangan.Meski pasar jasa foto udara

    kurang begitu berkembang, usaha ini tetap menghasil-kan keuntungan yang stabil. Makanya, bisnis ini juga dilirik Septi Endrasmoro, pria berusia 24 tahun asal Yogyakarta ber-

    sama dua kawannya, Muham-mad Thoha dan Dendi Pratama. Pada 11 Januari 2011 lalu, mereka mendiri kan Ca-pung Aerial Photo and Video. Proyek pertama kami adalah ketika bencana lahar dingin Gunung Merapi, ujar Septi.Septi menggunakan tricopter dan pesawat terbang untuk membuat foto udara. Tricopter sanggup terbang hingga keting-gian 100 meter, sedang pesawat terbang daya jelajahnya sampai 300 meter. Dia memakai kamera GoPro

    yang biasa dipakai untuk terjun payung dan underwater. Jika angin sedang kencang,

    dia lebih memilih memakai ka-mera saku dengan resolusi 10 megapixel. Soal tarif, untuk proyek di

    Yogyakarta, tarifnya Rp 1,5 juta per pemotretan. Tarif di luar Yogyakarta bisa Rp 2,5 juta per pemotretan. (ipu)

  • sosialitaSelasa, 20 September 20116

    PONTIANAK. Kemenag Kabu-paten Kubu Raya, sudah 85 persen mempersiapkan calon jamah haji, asal KKR sendiri untuk siap be-rangkat, yang diperkirankan pada bulan Okteber nanti.Alhamdulilah, persiapan calon jamah haji asal Kubu Raya tahun 2011 sendiri, 85 persen sudah siap berangkat, kata Kasubaag TU Kemenag KKR, Syakirin, SH.M.AP kepada Equator, Senin (19/9).Sedangkan calon jamah haji KKR, sebanyak 127 orang yang siap untuk berangkat. Untuk per-siapannya mulai dari gabungan pertama, menasik haji, dan peluna-

    san setoran uang haji tahap kedua, semuanya sudah kami dilakukan. Kemudian peralatan lainnya sudah siap, seperti cover dan paspor, hanya saja menunggu jadwal be-rangkatannya, paparnya.Kemudian katanya, antusias masyarakat Kubu Raya sendiri dalam mendaftarkan sebagai calon jamah haji sangat banyak sekali. Sehingga kami harus membatas-kan sesuai dengan jatahnya.Dengan antusiasnya masyara-kat KKR terhadap hal ini, itu merupakan suatu indikator bahwa minat masyarakat itu sendiri, san-gat tinggi tentang haji, dan menun-

    jukan masyarakat Kubu Raya itu sejahtera, karena sudah banyak dianggap mampu, ujarnya.Harapanya, untuk calon jamah haji yang siap berangkat, supaya bisa mempersiapkan diri dengan baik sampai selesai melaksanakan jamah hajinya nanti.Kepala Kemenag KKR, Drs.Ramli H.M.Said, juga menyatakan tahun 2011 ini adalah pertama kali KKR, untuk mempersiapkan calon jamah haji sebanyak 127 orang. Sebelumnya jamah haji masyara-kat Kubu Raya termasuk di jamah Kabupaten Mempawah. Karena sudah ada pemekaran KKR bisa

    sendiri, jelasnya.Jelasnya, calon jamah haji KKR berada di kloter nomor 19, ber-sama dengan jamah Kota Ponti-anak. Nah, kita di kloter 19 di gelombang kedua, penerbangan kedua, dari Pontianak ke Batam, ujarnya.Tahun 2011 ini juga, Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan SH, berangkat haji. Alhamduli-lah ini sesuatu kebanggaan dan kehormatan bagi kami, karena Bupatinya bisa berangkat haji sama-sama dengan rakyatnya yaitu jamah haji asal Kubu Raya sendiri, katanya. (hakim)

    85 Persen Persiapan Calon Jamah Haji KKR Siap Berangkat

    EKO SERVICESEDOT WC

    HUB TELP. 744880Fasilitas Selang baru tanpa bau, pengalaman 25 th di bidang WC. Juga menerima servis AC (rumah & kantor)

    DISCOUNT 60% GARANSI

    SANGGAUIngin berlangganan Harian Equator di Sanggau Hub : 0564-21525

    BENGKAYANGIngin berlangganan Harian Equator di BKY Hub : 085288031117

    JUAL RUMAHKomplek Warga Sejahtera Jl. Ko-myos Sudarso Fas : PDAM, Telp, Listrik Hub : 085345038038

    JUAL RUMAHJl Gajah Mada 30 Gg Dungun No 28, fas: PLN, PAM, telp, 3KT, 1KM, tp strategis, hrg nego. Hub : 762813 Komp. Mitra Indah Utama 6 C.61 Type 48,PLN,Sumur Bor,SHM,Serdam Hub : 081257989839

    SINGKAWANGIngin berlangganan Harian Equator di SKW Hub: 081256056477

    MELAWIIngin berlangganan Harian Equator di MELAWI Hub : 0568-22069

    PEMANGKATBerlangganan Harian Equator di Pmngkt Hub : AGUS 081256032440

    SAMBASIngin berlangganan Harian Equator di Sbs. Hub : 085245698977

    SINTANGIngin berlangganan & pengecer Harian Equator di Sintang. Hub : HP. 081345184340/08115705595

    JUAL RUMAHPerumnas II, Gg, Goa 4 no 75, 2 tingka t(4 kmr + AC (1 di kmr). Telp, listrik (me-teran), PDAM + Bak air besar di bawah tanah Harga nego (tanpa perantara) hub, 08125726674/081345979784.

    BANTUAN MODALHibah Bantuan modal Usaha Hub : 082154360123

    LOWONGANDibutuhkan 1 org wanita, SMA/D3,bisa komputer, ditempatkan di Ng-abang. SALES, min SMA/SMK,ditempatkan di Ngabang. Hub:081352515590.

    Deny : 0811570832 Deny : 0811570832 Jaiz : 0561-7911322 Jaiz : 0561-7911322 Hadi : 081345645582 Hadi : 081345645582 Solihin : 085345038038 Solihin : 085345038038 Uray : 0561 - 7092490 Uray : 0561 - 7092490 Yuzo : 0561 - 7557007 Yuzo : 0561 - 7557007 Kantor : 0561 - 721229 Kantor : 0561 - 721229

    PEMASANGAN IKLAN HUBUNGI :

    JUAL TANAHJl. Parit Wak Lijah (sdh aspal) Nipah Kuning, SHM No315. Luas 6400m2 (20mx320m). Harga Rp 650 jt (Nego). Hub: 081522646767

    FRESH RESTOTelah Hadir Hidangan Prasmanan Senin, 19 September 2011 Senin-Jumat Pukul 09.00-14.00Sajian Fresh yang Menggugah Sel-era, Kunjungi dan Dapatkan Disc 20% (19 Sept 2011 s/d 19 Oktober 2011) Fresh Resto 100% Halal.

    IKLAN BARIS2 Baris Rp. 100.000 - 3 Baris Rp. 150.000

    Shinwani: Kami Butuh Asrama Mahasiswa PermanenPONTIANAK. Untuk mem-pererat ukhuawah Islamiyah dengan saling memaafkan. Dengan ini Persatuan Ikatan Mahasiswa Kubu Raya (Pri-maraya), bersama Asrama Mahasiswa Kabupaten Kubu Raya mengadakan acara halal bihalal, di Aula Asrama Ma-hasiswa KKR, jalan Sepakat II, Gang. Mawar.Acara halal bihalal ini dengan tujuan untuk mem-pererat ukhuwah Islamiyah dengan saling memaafkan sesama umat, dan khususnya sesama mahasiswa asal Kubu Raya sendiri, kata Ketua Asrama mahasiswa KKR, Shinwani, kepada Equator, Sabtu (17/9).Shinwani, berharap pemer-intah Kubu Raya supaya memperhatikan keadaan suasana asrama mahasiswa KKR sendiri. Karena asrama kami saat ini, sudah tidak mampu menampung kawan-kawan mahasiswa asal Kubu Raya sendiri, ungkapnya.Acara ini dihadiri oleh Bu-pati Kubu Raya, yang diwakili Asesten tiga Bupati KKR, M.

    Nuh Suimin, dan ustadz dari Ikadi KKR, Altin Junaida, yang menyampaikan tauysiah.Asrama mahasiswa KKR ini, berdiri sejak tahun 2009.

    Sudah dua tahun asrama ini di kontrak, dengan biaya per-tahun sebesar 114.000.000. Sedangkan penghuni lama sebanyak 40 orang, dan yang

    baru masuk 30 orang. Sementara kondisi asrama kami pada saat ini, bisa di-katakan memperihatinkan. Karena manusianya yang

    masuk banyak, keluarnya sedikit, ungkap Ketua Pri-maraya, Mustofa. Mustofa, juga meluruskan ada beberapa informasi yang

    kami dapat dari luar, kalau asrama mahasiswa KKR ini, hanya untuk orang-orang tertentu saja.Pada hal kami yang ada di

    asrama ini, membuka pintu selebar-selebarnya kepada mahasiswa asal dari Kubu Raya sendiri, untuk sama-sama tinggal disini dan sama-sama untuk berintribusi un-tuk daerah KKR, ujarnya.Sedangkan kegiatan dalam asarama ini, seperti bakti so-sial, bakti ramadhan, diskusi dinas, dan seminar dikam-pung-kampung. Insya Al-lah, sebentar lagi kami akan mengadakan kegiatan festi-val seni tingkat pelajar yang ada di KKR sendiri, dengan tujuan untuk melestarikan kesenian di Kubu Raya send-iri, tukasnya.Keinginan ini sangat di-harapkan agar pemerintah daerah Kubu Raya mem-bangun asrama permanen seperti asrama mahasiswa kabupaten lainnya. Kami sudah bosan mengurus biaya kontrak asrama yang sema-kin tahun, semakin mahal. Jadi kalau ada asrama per-manen sendiri, bisa mengu-rangi biaya orangtua dalam membiayai anaknya kuliah, katanya. (hakim)

    Primaraya dan Asrama Mahasiswa KKR Adakan Hal Bihalal

    Kegiatan untuk Pembinaan TeritorialRASA kekeluargaan dan kekompakan dalam berbagai kegiatan sudah mulai terkikis di masyarakat sekarang ini, tanpa ada uang mungkin rasa kekompakan dan kekeluargaan menjadi tidak murni lagi. Ber-beda dengan zaman dahulu yang selalu memikirkan rasa gotong royong dan rasa memi-liki yang memang sudah lama muncul. Disanalah muncul keiklasan dalam membantu sesama, tidak melihat pangkat dan jabatan, untuk kepentin-gan bersama mereka harus turun membantu. Mungkin ini jugalah yang ingin diban-gun oleh KMT Mempawah/ Wilayah Selatan, meskipun ini adalah program kegiatan mereka. Kekompakan dalam berbagai kegiatan sosial selalu ditunju-kan oleh anggota Komunikasi Mitra Territorial (KMT) Kodim 1201/ Mempawah Wilayah

    Selatan, baik itu kegiatan sosial dimasyarakat maupun di dalam internal keanggotaan. Begitu-lah yang tampak pada kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan 18 September lalu dimana ja-

    jaran anggota beserta Pembina KMT Kodim 1201/Mempawah Wilayah Selatan yang langsung dipimpin oleh Kapten Endang Rosadi selaku Danramil 17 Sungai Raya saling bahu-mem-

    bahu memperbaiki markasnya. Kegiatan ini merupakan ke-giatan pembinaan territorial khususnya kodim mempawah ini, kata Danramil Sungai Raya, Endang Rosadi kepada Equator (18/9). Endang juga menjelaskan bahwa KMT Kodim 1201/Mempawah Wilayah Selatan ini selalu menjadi mitra masyara-kat yang tetap berkoordinasi kepada TNI, kepala desa dan masyarakat sekitar. Untuk itu kita juga mengharapkan dari masyarakat dapat bekerja sama dalam membantu kes-ejahtearaan dari mereka agar bisa melaporkan kepada kami akan masalah mereka, salah satu contoh masalah kesehat-an, penghijauan lingkungan, pendidikan, sosial, apa pun yang menyangkut terhadap ke-pentingan masyarakat banyak. KMT selalu membantu ma-syarakat, untuk itu masyara-

    kat jangan ragu melaporkan kepada kami, ujarnya.Salah satu contoh saja saat ini baaimana KMT Wilayah Selatan benar-benar menjadi mitra masyarakat adalah ketika daerah Sungai Raya Dalam (Serdam) melakukan pemili-han kepala desa setempat, KMT Mempawah Wilayah Selatan ikut berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dalam kegiatan itu, selain disana ada kepolisian. Sudah kewajiban kita, karena disana wilayah kita juga, lanjut pria yang juga pernah menjadi Batalyon ARM 16 Ngabang ini.Ditambahkan oleh Isnanto yang merupakan Pembina KMT Kodim 1201/ Mempawah Wilayah Selatan dan juga Babinsa Desa Kapur Koramil 17 Sungai Raya ini menjelas-kan bahwa untuk kegiatan ini dilakukan seluruhnya dari ang-

    gota dan mitra yang mempu-nyai keahlian masing-masing. Untuk itu pun kegiatan yang selalu dilakukan ini kepada mereka semuanya tanpa di-suruh, karena mereka sudah tahu apa yang mereka laku-kan. Ada barang dan meli-hat situasi mereka langsung mengerjakan tuturnya.

    Untuk itu kedepannya di-harapkan KMT Mempawah Wilayah Selatan ini dapat terus berkembang dan maju dan yang paling diinginkan dari organisasi ini ialah menjadi sahabat masyarakat, bukannya masyarakat melihat kedatan-gan kami ini sebagai orang asing bahkan musuh. (pik)

    Koramil Sungai Raya Bhakti Sosial

    Suasana kantor Kemenag KKR.

    Kapten ARM Endang Rosadi foto bersama Komandan KMT Kodim 1201 Mempawah wilayah selatan dan pembina KMT Isnanto.

    Kapten ARM Endang Rosadi Danramin 17 Sungai Raya beserta jajaran membantu memasang keramik Koramil 17 Sungai Raya.

    Pengurus Asrama mahasiswa KKR, dan pengurus Primaraya fhoto bersama setelah usai acara halal bihalal.

    Suasana halal bihalal di Aula Asrama mahasiswa KKR.

  • sambungan 7 Selasa, 20 September 2011

    Cocok Untuk : Fitness Centre, Hotel, Apartemen Dan Lain-lainMelayani : Grosir dan EceranPesan Antar : Dalam dan Luar Kota (Khusus Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

    IDACHI STOREIDACHI STOREIDACHI STORE

    Platinum Bike

    Slimming Undergarment

    FS 280 ANew Crosstrainer

    New Black Power

    PROFESIONAL HEALTH CARE PRODUCTS

    Jl. Tanjungpura Mall Ramayana Lt. 2 No. 3 Telp. 0561-7506345 Pontianak Tgl 13 Sept S/d 20 Sep 2011Selama Persediaan

    MASIH ADA

    Disc S/dS/d

    FS 729-4Treadmil Manual

    Foot Terapist

    Hanya7.650 / 3.638

    Ribu

    Bra Design Expert

    FS 1405 AAir Walker

    60Power Yoga

    Sandal KesehatanFS 1980

    Motorized Treadmill

    Hanya765 / 278

    Ribu

    Magic Hand Massager

    Hanya3.750 / 1.858

    Ribu

    Hanya6.150 / 3.958

    Ribu

    Hanya1.350 / 688

    Ribu

    Hanya3.150 / 1.928

    Ribu

    Hanya300 / 198

    Ribu

    Hanya785 / 308

    Ribu

    Hanya1.350 / 598

    Ribu

    Hanya895 / 408

    Ribu

    Hanya2.750 / 1.058

    Ribu

    BigBigPromoPromo

    Hanya6.385/ 4.058

    Ribu

    Barang Import Harga lokalSMS SMS 087883556888 087883556888

    (New)(New)

    Zulfadhli Belum .......................................................... dari halaman 1

    Ketertinggalan Perbatasan ..................... dari halaman 1Menurut Ambresius, gejolak beberapa waktu lalu pernah terjadi di wilayah perbatasan dimana warga menyatakan in-gin pindah kewarganegaraan disertai ancaman pengibaran bendera Malaysia di Mungguk Gelombang, Ketungau Tengah merupakan pelajaran beharga yang harus diambil pemerin-tah. Kekecewaan masyarakat itu merupakan salah satu indi-kasi rasanasionalisme sudah memudar, karena minimnya pembangunan yang ada. Ini baru awal, bukan jami-

    nan akhir. Kalau tetap ter-tinggal, mungkin bukan lagi ancaman, tapi benar-benar pindah kewarganegaraan, tegasnya. Kawasan perbatasan Indo-

    nesia-Malaysia yang berada di Kalbar mestinya menjadi wajah Indonesia. Sayangnya wajah yang diperlihatkan pemerintah Indonesia sangat buruk dari berbagai bidang. Apabila pemerintah pu-

    sat menganggap perbatasan merupakan beranda terde-pan NKRI, mestinya segera memerhatikan pembangu-nannya agar menarik dipan-dang oleh negara tetangga (Malaysia), ujar Suryadman Gidot SPd, Bupati Bengkay-ang, kemarin.Gidot mengatakan, Kabu-

    paten Bengkayang memiliki dua kecamatan yang terting-gal di daerah perbatasan Indonesia-Malaysia, yakni Sid-ing dan Jagoi Babang. Namun akses jalan di dua kecamatan tersebut rusak parah, bahkan belum ada pengerasan jalan. Terutama jalan menuju Keca-matan Siding, tegas mantan

    wakil Bupati Bengkayang 2005-2010 tersebut.Diungkapkannya, Malaysia

    melakukan patroli di perba-tasan sudah memakai kenda-raan. Sedangkan Kalbar masih berjalan kaki dan berhari-hari baru sampai ke tujuan. Patroli dilakukan dengan cara men-daki gunung dan menuruni bukit. Diharapkan antar instansi

    terkait saling berkoordinasi dalam hal pembangunan. Itu merupakan hal yang terpent-ing demi meningkatkan kese-jahteraan rakyat yang berada di daerah perbatasan, tegas Gidot.Komandan Pos Libas Ja-

    goi Babang, Lettu Inf Dedi Hartono mengungkapkan, menjalankan tugas menjaga wilayah perbatasan terken-dala transportasi. Pos Libas Jagoi Babang hanya memiliki dua unit kendaraan roda dua yang kondisinya kurang maksimal. Sedangkan medan yang dihadapi yang sulit dilalui.Patroli untuk cek patok

    batas yang jauh, t idak di dukung dengan alat trans-portasi, sehingga mengan-dalkan jalan kaki . Hanya Kawasaki Ninja buatan 2009 yang dapat digunakan, na-mun sering rusak. Sedang-kan sepeda motor Yamaha YT kondisinya rusak berat, ungkap Dedi.Dikatakan Ade, prajurit

    TNI yang menjaga wilayah perbatasan dihadapkan den-gan persoalan konvensional. Diantaranya mengenai letak tapal batas, pelintas batas, barang-barang illegal, terma-

    suk peredaran narkoba. Ini menjadi tugas TNI juga. Jan-gan sampai keutuhan NKRI terganggu, ungkapnya.Disinggung peralatan per-

    senjataan? Ade mengungkap-kan, prajurit yang menjaga sepanjang jalur perbatasan dilengkapi berbagai pera-latan dan persenjataan. Siap siaga berjaga dan melak-sanakan patroli di sepanjang jalur perbatasan. Peralatan dan persenjataan

    kita standar. Ada enam pos penjagaan yang kita siagakan di wilayah Kabupaten Sang-gau ini, paparnya.Raja Sanggau, Pangeran

    Ratu Surya Negara Drs H Gusti Arman MSi meminta pemer-intah mempercepat proses pembangunan insfrastruktur di wilayah perbatasan.Kalau infrastruktur min-

    im, jelas ancaman disintegra-si bangsa dari masyarakat di wilayah perbatasan negara terus membayangi dari wak-tu ke waktu, katanya. A rman membebe rkan ,

    wilayah perbatasan masih ditempatkan sebagai hala-man belakang. Hal itu di-tandai dengan minimnya sarana dan prasarana dasar. Pemerataan pembangunan memang belum dinikmati masyarakat yang berada di daerah perbatasan, bahkan terabaikan begitu saja. Kita tidak mengingink-

    an terjadinya disintegrasi. Hanya dikarenakan pemer-intah pusat menganggap sepele problem yang di -hadapi masyarakat wilayah perbatasan, ungkapnya. (din/cah/sry)

    Anas balas ............................................................................. dari halaman 1program yang baik, untuk di-laksanakan atau direalisasikan selama lima tahun kedepan, harap Anas.Selain itu, dirinya juga men-

    egaskan agar dalam pelaksa-naan Musda dapat menjaga de-mokrasi. Terwujudnya Musda yang sehat, matang dan santun, serta bermartabat. Sesuai den-gan tema Musda, yakni melak-sanakan konsulidasi menuju partai yang kuat, modern dan merakyat.Menurut Anas, Kalbar adalah

    raksasa yang siap bangkit menjadi provinsi besar. Partai Demokrat di Kalbar harus bisa bersahabat dengan seluruh partai politik (Parpol) untuk mewujudkan sinergi kebijakan pembangunan daerah.Plt Ketua DPD Partai De-

    mokrat Kalbar, Muda Mahen-drawan berharap, hasil Musda nanti, terwujudnya partai yang kuat dan modern untuk men-capai kemenangan yang abadi. Melakukan gerakan konsoli-

    dasi.Muda yang juga Bupati Kubu

    Raya ini menyampaikan per-mohonan maaf kepada seluruh kader dan simpatisan Partai Demokrat. Dia mengaku, se-lama dipercaya menjadi Plt Ketua DPD Partai Demokrat Kalbar sejak September 2009, belum sempat melakukan kon-solidasi.Selama dirinya men-jabat sebagai Plt Ketua DPD Partai Demokrat Kalbar, sudah beberapa kali dilaksanakan pemilihan bupati di Kalbar. Hasilnya ada empat bupati yang berhasil dimenangkan, yakni Sintang, Sekadau, Keta-pang, dan Sambas.

    Kedatangan Anas pada Mus-da Partai Demokrat Kalbar bersama Sekjen DPP Partai Demokrat Edhie Baskoro Yud-hoyono (Ibas) dan rombongan DPP lainnya disambut luar bi-asa para simpatisan dan kader Partai Demokrat Kalbar.Pembukaan Musda itu di-

    tandai dengan pemukulan gong sebanyak lima kali oleh Ketua Umum yang didampingi Sekjen DPP Partai Demokrat, Gubernur Kalbar Cornelis, Plt Ketua DPD Partai Demokrat Kalbar Muda Mahendrawan, Sekretaris Partai Demokrat Kalbar Nicodemus R Toun, dan dua pengurus DPP. (jul)

    .................................................................................................................... dari halaman 1Pesan AchmadSebelum menjabat Ketua MUI, Achmad Zaim memimpin Pengurus Wilayah Nahdathul Ulama (PWNU) Kalbar selama dua periode. Berbagai pejabat terlihat hadir di rumah duka. Diantaranya Walikota Pontianak Sutarmidji, Dirut Utama Bank Kalbar, Ketua ICMI, Kepala Kan-wil Kemendepag dan mantan Wakil Bupati Sintang dr Djarot Winarno. Karangan bunga ucapan duka

    tersusun rapi menelusuri jalan Gang Sentosa. Seolah mengabar-kan masyarakat Kalbar amat begitu kehilangan. Salah satu karangan bunga kiriman dari Gubernur Kalbar, Cornelis. Beliau berpesan kepada

    semua masyarakat, terutama umat Islam menjaga kerukunan. Saling mengembangkan seman-gat toleransi. Kemajemukan bu-kan penghalang kejayaan, tapi anugerah Yang Maha Kuasa.

    Majemuk modal untuk lebih baik dan baik lagi, kata Iman-syah, juru bicara keluarga saat menyampaikan pesan terakhir Achmad Zaim.Sanak keluarga begitu merasa

    kehilangan atas kepergian al-marhum. Apalagi selama ini menjadi panutan dan suri tau-ladan. Sekaligus meminta selu-ruh masyarakat dapat membuka pintu maaf bagi mendiang. Teru-tama terkait amal perbuatan

    selama memimpin organisasi. Mungkin ada pernyataan

    atau komentar almarhum yang dianggap menyinggung, kami mohon dibukakan pintu maaf, kata Imansyah yang juga menan-tu almarhum.Achmad Zaim dikebumikan

    di Taman Pemakaman Umum (TPU) Muslim di Gang Sentosa, Senin (19/9) pukul 13.00. Begitu ramai pelayat yang mengantar ke pemakaman. (sul)

    KEHILANGANSTNK Honda Supra X 125, KB 3702 WT, NK: MH1JB52196K259725, NS: JB52E-1258725, a.n DRS. ABUBAKAR YAUDIN.STNK tersebut dinya ta kan tidak berlaku lagi.

    KEHILANGANBPKB Yamaha RX-King, KB 2605 WL, NK: MH33KA0102K512074, NS: 3KA-486123, a.n HANDI S.

    BPKB tersebut dinya ta kan tidak berlaku lagi.

    Daerah Kalbar, MH Munsin, tertanggal 3 April 2010. Dalam surat itu, Pemprov menyatakan, dengan berakhirnya masa bakti pimpinan dan anggota DPRD periode 2004-2009, kenda-raan dinas jabatan pimpinan DPRD maupun kendaraan operasional yang dipinjamkan kepada Anggota DPRD harus dikembalikan kepada Pemda Cq Sekretaris DPRD selaku pengguna anggaran/barang, paling lambat satu bulan sejak tanggal pemberhentian. Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Mendagri Nomor 024/3341/SJ.Bambang menambahkan,

    sebelumnya Sekretaris DPRD juga sudah menyurati Zulfadhli pada 1 Oktober 2009 (Nomor 028/369/Set.DPRD-A). Dalam surat ini, Sekretaris DPRD me-minta agar yang bersangkutan mengembalikan kendaraan dinas operasional pimpinan DPRD tersebut.Kemudian, dia melanjutkan,

    surat pemberitahuan kedua dilayangkan pada 29 Oktober 2009 dengan nomor surat 028/490/Set.DPRD-A. Surat terakhir dilayangkan pada 28 April 2010 tentang penari-kan kendaraan dinas jabatan pimpinan DPRD periode 2004-2009.Dalam surat itu diterangkan,

    kendaraan dinas jabatan Ketua DPRD

    itu sudah tidak memiliki nomor polisi. Sebab, nomor polisi KB 4 sekarang terdaftar dan dipergunakan atas nama kendaraan Ketua DPRD Kalbar periode 2009-2014.Kepala Badan Pengelolaan

    Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kalbar, Christianus Lumano membenarkan, ma-salah ini menjadi salah satu catatan dalam pemeriksaan BPK. Sekarang masalah itu masih ditangani oleh SKPD, Sekretariat DPRD. Kalau tidak sanggup, baru nanti akan di-tangani oleh BPKAD, jelasnya singkat.Dikon rmasi terpisah, Man-

    tan Ketua DPRD Kalbar Ir Zulfadhli menjelaskan, per-soalan mobil dinas ini sudah berlangsung lama. Ia juga mengakui bahwa Pemprov me-lalui Sekretaris Daerah pernah menyurati dirinya dan meminta mobil tersebut dikembalikan. Tetapi saya sebelumnya sudah menyurati Pemprov memohon peminjaman mobil itu.Suratnya resmi lho, kata dia.

    Zulfadhli menegaskan, mobil tersebut masih diperlukannya untuk mendukung tugas-tugas, karena dirinya masih menjabat sebagai anggota DPR RI yang mewakili Kalbar. Mobil itu digunakan saat kunjungan lapangan ke daerah-daerah di Kalbar ketika masa reses. Apa itu salah. Saya mewakili ma-

    syarakat Kalbar juga. Kecuali kalau saya tidak lagi bertugas untuk kepentingan Kalbar, sesalnya.Karena itu, Zulfadhli memin-

    ta kepada pemerintah provinsi dapat mempertimbangkan kembali permohonan pinjam pakai yang pernah disam-paikan sebelumnya. Zulfa-dhli juga meminta pemerintah provinsi bersikap bijaksana dan dapat memberi kesempa-tan kepadanya untuk memakai mobil tersebut.Saya tahu mobil itu bukan

    milik saya. Itu aset Pemprov. Tetapi apakah Pemprov sudah perlu benar dengan mobil itu, sehingga tanpa mobil itu pelay-anan publik jadi terganggu. Bukankah pimpinan DPRD sekarang masing-masing sudah punya mobil. Kalau memang Pemprov perlu benar untuk pelayanan publik, dan ngotot ingin menariknya secara paksa, saya akan kembalikan, tegas Zulfadhli.Jika memang akan ada upaya

    penarikan paksa, Zulfadhli me-minta agar Pemprov dapat ber-laku adil. Sebab, selama ini ia melihat banyak kendaraan dan aset Pemprov lain yang masih dikuasai mantan pejabat dan belum dikembalikan. Kalau mau ditarik paksa, saya minta keadilan. Mengapa hanya ke-pada saya saja yang ngotot, kesal Zulfadhli. (jul)

    .................................................................................................................................. dari halaman 1Fraksi PPPTanpa Izin (PETI) dan aktivi-tas pembukaan lahan Sawit. Pengawasan dan antisipasi terhadap pencemaran air Sungai Sambas, sehingga ter-jadi penurunan kualitas atau keruhnya air akibat kedua ke-giatan tersebut, harus dilaku-kan peningkatan kordinasi lintas sektor secara terpadu. Bisa dari pembinaan, periz-inan dan pengawasan serta penindakan. Oleh karena itu, upaya terpadu selayaknya kita lakukan dengan koor-

    dinasi dengan melibatkan masyarakat dan pengawas serta penindakannya, tegas Juliarti.Penerbitan peraturan bupati

    tentang harga eceran tertingi (HET) Bahan Bakar Minyak (BBM), undang-undang dan peraturan mengenai minyak dan gas (Migas) secara kes-eluruhan belum memberikan kewenangan kepada bupati untuk menerbitkan HET, khu-sus Bensin dan Solar. Alasan-nya menyangkut subsidi, ke-

    wenangannya masih berada di pemerintah pusat, DPR RI dan gubernur. Sedangkan pelim-pahan kepada bupati hanya peredaran minyak tanah dan gas elpiji, jelasnya.Mengenai saran peraturan

    tata niaga dan pengawasan pendistribusian pupuk yang menghilang di pasaran, su-dah dilakukan penindakan. Sedangkan saran dari Dinas Kesehatan agar menyiapkan tenaga medis pelayanan ke-sehatan untuk menangani

    Jakmkesda, juga sudah di-lakukan, termasuk menyiap-kan dokter spesialis maupun dokter umum. Berkaitan den-gan penyeberangan Prigi Piyai, berdasarkan hasil rapat bersama ASDP sudah ditinda-klanjuti. Begitu juga sengketa tapal batas desa sudah dilaku-kan pembinaan oleh Pemkab Sambas. Mengenai status ke-beradaan PDAM merupakan milik daerah yang terbentuk berdasarkan Perda nomor 7/2010. (edo)

    ............................................................................................................ dari halaman 1Pemberian Logoberian logo kendaraan op-erasional di Sekretariat DPRD itu akan memudahkan iden-ti kasi dan pengawasan ter-hadap penggunaan kendaraan tersebut. Bahkan, dirinya me-nyatakan siap jika usul ini segera direalisasikan.Saya sih siap saja. Tidak

    masalah. Tidak malu saya kalau mobil dinas yang saya pakai ada tulisan mobil opera-sional. Masalahnya, apa yang lain mau. Apa dinas-dinas lain selain sekretariat DPRD juga siap, kata Bambang.

    Dia menyarankan, jika aturan ini ingin diterapkan, hendaknya semua satuan kerja perangkat daerah dapat diperlakukan sama. Ia juga menyebutkan, pada periode lalu, pihaknya sempat melakukan kebijakan ini di internal DPRD.Namun, sambung Bambang,