Click here to load reader

Harian Equator 1 Agustus 2011

  • View
    326

  • Download
    21

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Harian Equator 1 Agustus 2011

Text of Harian Equator 1 Agustus 2011

  • Harga Eceran : Mempawah Rp 2.500,- Singkawang Rp 2.500,- Bengkayang Rp 2.500,- Sambas Rp 2.500,- Landak Rp 3.000,- Sanggau Rp 3.000,- Sintang Rp 3.000,- Melawi Rp 3.000,- Kapuas Hulu Rp 3.000,- Ketapang Rp 3.000, -

    http://www.equator-news.com Eceran Rp 2.500,-1 Ramadan 1432 H/ 2 Chit Gwee 2562

    Senin, 1 Agutus 2011

    Terbit Pertama: 29 November 1998

    Kalimantan Barat SebenarnyaKalimantan Barat Sebenarnya

    Puasa adalah salah satu perintah Allah SWT kepada umatnya. Setiap perintah yang berasal dari Allah SWT pasti akan berguna bagi ma-nusia. Contohnya, per-intah salat lima waktu yang tidak hanya bisa meningkatkan iman takwa, tetapi juga men-gandung manfaat yang sangat baik untuk kes-ehatan manusia. Begitu juga dengan

    puasa Ramadan yang di-lakukan setahun sekali. Pasti ada manfaatnya buat kesehatan manusia yang menjalankan puasa tersebut, yakin pemilik sapaan Deden ini.Pria yang juga ber-status sebagai dosen di Fakultas Kehutanan Untan ini menjelaskan, puasa berar t i men-gistirahatkan saluran pencernaan (usus) be-serta enzim dan hor-

    mon. Saat tidak ber-puasa, enzim dan hor-mone tersebut biasanya bekerja untuk mencerna makanan terus-menerus selama kurang lebih 18 jam. Dengan berpuasa, organ vital ini dapat istirahat selama 14 jam. Jika berpuasa dilakukan secara benar, ternyata berbagai jenis penyakit dapat dikendalikan. - Bang Meng

    -- Kalau masih terjadi, terrrlaaaluDilarang meminta DP kepada pasien

    Injet-injet Semut

    Hikmah Ramadan (2)

    Hari ini adalah hari pertama ibadah puasa bagi umat Islam. Banyak hikmah yang bisa dipetik dari pelaksa-naannya. Wakil Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Kalbar,

    Dr Ir Gusti Hardiansyah mengatakan, ibadah puasa merupakan kewajiban bagi umat Muslim.

    Halaman 7

    Berpuasa Meremajakan Sel-sel Tubuh

    KETAPANG. Kabar yang menyebutkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ketapang, Drs Andi Djamiruddin MSi sudah dua kali diperpanjang masa pensiunnya, sama sekali tidak banar. Fak-tanya, mantan Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Ketapang ini baru diper-panjang sekali.Tak benar kalau disebutkan Andi Djamiruddin itu sudah dua kali perpanjangan. Yang bersang-kutan baru sekali diperpanjang terhitung sejak 1 November 2009 selama empat tahun berdasarkan PP Nomor 65/2008, ungkap Umar Mansyur, Ketua Biro Hukum dan HAM Rumpun Masyarakat Arus Bawah (RMAB) Kabupaten Ketapang kepada wartawan, Minggu (31/7). Penjelasan itu disampaikan menanggapi pernyata-an anggota DPRD Kabupaten Ketapang, Syamsidi. Legislator dari Partai Golkar ini dinilai mengeluarkan statement keliru ketika berbicara mengenai penga-wasan proses pergantian pejabat.Di bagian lain, pria yang concern memerhatikan sosial politik di Kabupaten Ketapang ini mengin-gatkan, pengawasan DPRD bukan pada hak pre-rogatif Bupati. Seharusnya, anggota DPRD yang diberi amanah oleh rakyat melakukan pengawasan pada APBD secara maksimal. DPRD tak berhak mencampuri hak prerogatif Bupati, tandasnya.Dalam pernyataannya di media tersebut menunjukkan bahwa seorang anggota dewan (Syamsidi, Red) kurang memahami aturan pe

    Pemerintahan

    Intervensi Prerogatif Bupati, Dewan Ketapang Diprotes

    Halaman 7

    BENGKULU. Imbauan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar Gubernur, Bupati, Walikota melakukan penghematan BBM direspons Pemprov Bengkulu yang akan segera merancang Peraturan Gubernur (Pergub), mengatur penghematan BBM. Isinya akan dibahas Plt Gubernur, H. Junaidi Hamsyah bersama walikota dan bupati se Provinsi Bengkulu.Yang jelas akan dirancang pergub. Isi maupun teknisnya, bagaimana cara mengatur penghema-tan BBM akan dibahas bersama bupati/walikota. Dalam waktu dekat akan kami undang. Ini meru-pakan tindak lanjut pertemuan Gubernur bersama Bapak Presiden di Palembang beberapa waktu lalu, ucap Asisten II Setdaprov Bengkulu, Drs. H. Zainal Abidin.Tidak menutup kemungkinan dalam pergub nantinya, lanjutnya akan mengatur larangan pembelian BBM subsidi bagi pejabat di lingkungan pemerintah daerah. Bahkan mengatur regulasi pengisian BBM bagi truk atau mobil dalam jumlah besar. Bisa jadi nanti untuk truk-truk mempunyai SPBU khusus. Kalau sekarang kami mengimbau kepada truk industri tidak mengisi di SPBU dalam kota. Seperti di P Natadirja Km 6,5. Cukup di Be-tungan atau di Air Sebakul, tandasnya. Bukan hanya itu, dalam pembahasan rancan-gan pergub nantinya Pemda Provinsi juga akan melibatkan kepolisian. Mengingat banyaknya truk industri maupun pertambangan seperti truk batu bara yang melakukan pembelian BBM di SPBU. Padahal berdasarkan peraturan tidak diperke-nankan melakukan pembelian BBM subsidi di SPBU. Jelas kita akan libatkan kepolisian, sehingga tak ada lagi truk pertambangan atau industri beli BBM bersubsidi untuk rakyat, terang Zainal singkat.

    Regulasi

    Pemprov Bengkulu Kreatif Racang Pergub Hemat Energi

    Halaman 7

    01 Agt 11 04:35 04:45 12:01 15:23 17:57 19:0902 Agt 11 04:35 04:45 12:01 15:23 17:57 19:0903 Agt 11 04:35 04:45 12:01 15:23 17:57 19:09

    PONTIANAK. Kesepakatan antara Direktur Rumah Sakit dan Dinas Kesehatan Kabu-paten/Kota se-Indonesia telah diberlakukan dalam menunjang kesehatan nasional. Salah satu realisasinya dari kesepakatan itu, rumah sakit tidak diperbolehkan meminta uang muka atau Down Payment (DP) kepada pasien.Kementerian kesehatan dalam hal ini men-ginginkan kepada semua pihak yang bekerja di rumah sakit untuk bisa mengamankan pasien, dengan memberikan pelayanan medis saat dirujuk, kata drg Multi Junto Bhataren-dro, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak kepada wartawan, Minggu (31/7).Ia mengatakan, bentuk pelayanan tersebut mesti dilakukan terhadap semua rumah sakit pemerintah maupun swasta. Saat pasien diterima di Puskesmas dalam kondisi darurat, harus diantar petugas kesehatan sampai di rumah sakit. Ketika di rumah sakit bisa diterima pihak rumah sakit baik menyangkut permasala-han administrasi maupun pelayanannya. Pada saat mendatangi rumah sakit, itu tidak boleh dikenakan DP oleh pihak rumah sakit. Ini sudah betul diwanti-wanti, kata Multi.

    RS Diharamkan Minta Uang Muka Pasien

    Gusti Hardiansyah. ABDU SYUKRI

    PONTIANAK. Kantor Cabang Telkomsel di Jalan H Rais A Rahman 88 E Pontianak Barat di bobol maling, Sabtu (30/7) dini hari. Dalam peristiwa tersebut, pelaku menjebol brankas dan membawa kabur uang setengah miliar rupiah lebih.Kasus tersebut dilaporkan karyawan kan-tor tersebut,M Firdaus, 27, ke Mapolsek Pontianak Barat. Warga Gang Tenaga baru ini mengaku ketika kejadian itu kantor dalam

    Petugas Polsek Barat melakukan olah tempat kejadian perkara, kemarin (31/7). SAMSUL ARIFIN

    Maling Kuras Duit Kantor Setengah Miliar

    PONTIANAK. Pemerintah In-donesia didesak menyelesaikan masalah perbatasan wilayah, terutama dengan negara tet-angga Malaysia. Hal tersebut dipandang sangat penting untuk mengantisipasi terjadinya pel-ecehan kedaulatan NKRI kembali terjadi.Kita mendesak pemerintah segera tuntaskan persoalan batas negara di Camar Wulan tersebut. Karena sampai saat ini belum juga tuntas, dan di-duga ada permainan perusahaan perkebunan sawit asal Malaysia, tegas Wakil Ketua DPRD Kalbar, Prabasa Anantatur kepada Equa-

    tor, Minggu (31/7).Politisi daerah pemilihan Sam-bas ini menegaskan, persoalan pengrusakan patok batas 01 buatan Belanda-Inggris serta pembuatan patok SRTP 01/Swk di atas baru besar berjarak 30 meter dari patok A 01 harus diusut tuntas. Siapa yang meru-sak dan membuat patok itu, apakah pemerintah Malaysia atau perusahaan perkebunan kepala sawit yang berkepentin-gan untuk memanfaatkan lahan di wilayah itu.Selain itu, mantan Wakil Bu-pati Sambas ini juga berharap ke

    Pemerintah Didesak Tuntaskan Camar Wulan

    PONTIANAK. Gubernur Kal-bar, Drs Cornelis MH meng-ingatkan pejabat di jajaran Pemprov maupun kabupaten/kota untuk mematuhi aturan sebagai pejabat pemerintah. Hal ini penting dilakukan agar tidak menjadi masalah di kemudian hari.Beker ja harus sesuai aturan, tegas Cornelis di sela peresmian gedung pusat oleh-oleh dan makanan khas Kalbar di kompleks Kantor Dewan Kerajinan Nasional Daerah

    (Dekranasda) Kalbar, belum lama ini.Cornelis tidak mau nama baiknya tercoreng karena ulah oknum pegawai pemerintah. Terlebih tantangan ke depan akan semakin berat. Apalagi mau dekat Pilkada. Tantangan makin berat, ujarnya.Tantangan yang dimaksud Cornelis ini berupa kritikan terhadap kebijakan yang di-lakukan pemerintah. Yang benar saja, masih dianggap salah. Apalagi yang salah,

    tukas Cornelis.Sejauh ini, sejumlah kebi-jakan pemerintah provinsi me-mang banyak memunculkan pro-kontra. Berbagai kritikan pun berdatangan. Salah satu kebijakan yang memunculkan pro-kontra itu adalah pengali-han asset 6,4 lahan olahraga di kompleks Gelora Khatulis-tiwa, Pontianak. Pemprov dinilai melakukan pelanggaran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional

    (SKN). Kebijakan lain Pem-prov yang juga memunculkan pro-kontra adalah rencana pembangunan perkampungan budaya. Sebagian anggota de-wan menilai rencana tersebut tidak realistis.Semangat untuk memban-gun kebudayaan itu sudah baik. Tapi harus realistis, te-gas Ir Ikhwani A Rahim, Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Kalbar di kantor dewan, beberapa waktu lalu.

    Soal Aset dan Kampung Budaya Terus Dikritik

    Rumah Sakit Soedarso, salah satu rumah sakit pemerintah terbesar di Kalbar yang banyak melayani pasien. SYAMSUL ARIFIN

    Halaman 7 Halaman 7

    Halaman 7

    Halaman 7

    Patok segi tiga di atas batu di pasir merumput di wilayah Ma-laysia berjarak sekitar 800 mtr dari patok srtp 01/swk. Patok tersebut di yakini warga Temajuk sebagai patok 01 buatan Belanda Inggris.

  • Harga sejumlah kebutuhan pokok terus merangkak naik. Pada-hal, bulan Ramadan diperkirakan baru akan dimulai akhir bulan Juli atau awa